Edutainment Karaoke dalam Pengembangan Kecerdasan pada Anak Usia Dini

Main Article Content

Novi Fatkhiyatul Muyassaroh

Abstract

Kecerdasan musik merupakan kecerdasan yang paling dini muncul, bahkan sejak dalam kandungan. Memberikan stimulus sejak dini cenderung memiliki kemampuan bermusik yang lebih baik. Edutainmen karaoke adalah salah satu strategi dalam mengembangkan kecerdasan musikal, banyak indikator yang muncul ketika anak melakukan kegiatan tersebut. salah satu lembaga yang menerapkan kegiatan tersebut adalah TK Islam Plus Mutiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bagaimana kegiatan edutainmen karaoke diimplementasikan sebagai bentuk pengembangan kecerdasan musikal anak. Dengan fokus pada aspek pelaksanaan serta hasil yang didapat dari kegiatan tersebut. dan hasil penelitian ini diperoleh data bahwa Edutainmen karaoke dilakukan dengan cara anak bernyanyi dengan menghafal lagu, bukan membaca teks atau menonton video pada layar seperti pada umunya. Lagu yang dinyanyikan adalah 10 lagu karya guru TK Islam Plus Mutiara, yang memiliki pesan edukatif di dalamnya. Hasil dari kegiata tersebut adalah tercatat ada 2 anak yang memiliki kecerdasan musikal yang bagus dan 9 anak dengan kecerdasan musikal yang masih harus dikembangkan lagi.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Muyassaroh, N. (2019). Edutainment Karaoke dalam Pengembangan Kecerdasan pada Anak Usia Dini. Aulad : Journal on Early Childhood, 2(3), 98-104. https://doi.org/10.31004/aulad.v2i3.42
Section
Articles

References

Arip Saripudin. 2018. “Strategi Edutainment Dalam Pembelajaran Di Paud (Studi Kasus Pada Tk Di Kota Cirebon) | Saripudin | Awlady : Jurnal Pendidikan Anak.” Awlady: Jurnal Pendidikan Anak 4 (Maret). www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/awlady.
Don Campbell. 2001. The Mozzart Effect. Jakarta: PT. Gramedia.
Ebta Setiawan. t.t. “Arti kata karaoke - Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Online.” Kamus Besar Bahasa Indonesia. Diakses 27 November 2019. https://kbbi.web.id/karaoke.
Herlina, Ira, M. Syukri, dan Desni Yuniarni. 2014. “Peningkatan Kecerdasan Musikal Melalui Bermain Alat Musik Perkusi Pada Anak Usia 5-6 Tahun.” Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Khatulistiwa 3 (11). http://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/6969.
Krisdayani, Luh Winda, S. Pd Putu Aditya Antara, dan S. Psi Luh Ayu Tirtayani. 2016. “Pengaruh Pembelajaran Edutainment Terhadap Kemampuan Membaca Awal (Studi Eksperimenpada Anak Kelompok B Taman Kanak-Kanak Gugus Viii Kecamatan Buleleng Tahun Pelajaran 2015/2016).” Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha 4 (2). https://doi.org/10.23887/paud.v4i2.7798.
M. Fadhilah, M.Pd.I., dkk. 2014. Edutainment Pendidikan Anak Usia Dini: Menciptakan Pembelajaran Menarik, kreatif, dan menyenangkan. Cetakan ke-1. Jakarta: Kencana.
Nida’ul Munafiah. 2018. Strategi Pembelajaran Anak Usia Dini Berbasis Multiple Intelligences. Wonosobo: Mangkubumi.
Santoso, Santoso. 2018. “Penerapan Konsep Edutainment Dalam Pembelajaran Di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).” INOPENDAS: Jurnal Ilmiah Kependidikan 1 (1). https://doi.org/10.24176/jino.v1i1.2376.
Tim Pustaka Familia. 2006. Warna warni Kecerdasan Anak dan Pendampingnya. Yogyakarta: Kanisius.
Trianto. 2011. Desain Pengembangan Pembelajaran Tematik Bagi Anak Usia Dini TK/RA & Anak Kelas Awal SD/MI. Jakarta: Kencana.
Yuwono, Pratik Hari. 2016. “Pengembangan Intelegensi Musikal Siswa Melalui Pembelajaran Musik Di Sekolah.” Khazanah Pendidikan 10 (1). https://doi.org/10.30595/jkp.v10i1.1075.