Vol 1 No 1 (2018): December, 2018
Articles

Pengaruh Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Usia Dini

Sinta Fazira
Prodi PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Musnar Indra Daulay
Prodi PG-PAUD Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Lusi Marleni
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia
Published December 2, 2018
Keywords
  • Bermain Kolase,
  • Motorik Halus,
  • Anak Usia Dini
How to Cite
Fazira, S., Daulay, M., & Marleni, L. (2018). Pengaruh Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Usia Dini. Aulad : Journal on Early Childhood, 1(1), 60-71. https://doi.org/10.31004/aulad.v1i1.7

Abstract

Berdasarkan hasil pengamatan di TK Mutiara Kampung Godang terhadap kemampuan motorik halus anak belum berkembang dengan optimal. Sehingga perlu dilakukan penerapan kegiatan bermain kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 15 orang anak. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 16.0. hipotesis penelitian ini adalah kegiatan bermain kolase mempunyai pengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisisa data yang diperoleh diperoleh thitung = 17.193 dengan Sig = 0,0000, karena nilai sig 0,000< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan kemampuan motorik halus anak yang signifikan sesudah kegiatan bermain kolase dalam pembelajaran. Jadi artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah melakukan eksperimen dengan menerapkan kegiatan bermain kolase. Pengaruh  bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang sebesar 47,76%.

Downloads

Download data is not yet available.

References

  1. Anonim. (2011). Makalah kacang-kacangan dan biji-bijian.[online] tersedia dalam [https://www.google.co.id/amp/s/kevinmurasaki.wordprees.com/2011/2014/makalah-kacang-kacangan-dan-biji-bijian/amp/. Diakses pada tanggal 13 April 2018]
  2. Arikunto, Suharsimi. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT Rineka Cipta.
  3. Fauziddin, Mohammad. (2014). Pembelajaran PAUD Bermain, Bercerita, dan Menyanyi Secara Islami.Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
  4. Gunarti, winda dkk. (2010). Metode Pengembangan Prilaku dan Kemampuan Dsar Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.
  5. Hartono. (2008). Statistik Untuk Penelitian.Jogjakarta: Pustaka Pelajar.
  6. Isjoni. (2011). Model Pembelajaran Anak Usia Dini. Bandung: Alfabeta.
  7. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2009). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 58 Tahun 2009 Tentang Standar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Departemen Pendidikan Naional
  8. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 Tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia : Jakarta.
  9. Muharrar, Syakir dan Sri Verayanti. (2013). Kreasi Kolase, Montase, Mozaik Sederhana. Jakarta: Erlangga.
  10. Naibaho, Santha. (2017). Pengaruh Kegiatan Montase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun di TK Tunas Melati Kandis, Kabupaten Siak. Universitas Riau: Pekanbaru
  11. Nur, Annisa. (2016). Pengaruh Kegiatan Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B Di Tk Al-Azhar 7 Natar Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2015/2016. Universitas Lampung: Bandar Lampung. [http://digilib.unila.ac.id/22908/3/SKRIPSI%20TANPA%20BAB%20PEMBAHASAN.pdf diakses 24 Desember 2017]
  12. Rahyubi, Heri. (2014). Teori-Teori Belajar Dan Aplikasi Pembelajaran Motorik. Nusa Media: Bandung
  13. Sujiono, Yuliani Nurani. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: PT Indeks.
  14. Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: alfabeta
  15. Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: alfabeta
  16. Sukardi. (2003). Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta:PT Bumi Aksara.
  17. Syahlana, Riskiyah Ayu Abanda dan Mas’udah. (2015). Pengaruh Kegiatan Kolase Dengan Media Daun Kering Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B TK BAP Karang Dalam Sampang. Universitas Negeri Surabaya: Surabaya. [http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/article/11169/19/article.pdf Diakses 15 Maret 2018 Pukul 14:04]
  18. Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional.
  19. Yuniarti, Desi. (2014). Pengaruh Permainan Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Kelompok B Di TK Pertiwi II Jambeyen, Karanganom, Klaten Tahun Pelajaran 2013/2014. Universitas Muhammadiyah Surakarta: Surakarta.
  20. Wirawan dan wahyuni. (2002). Pengertian biji, benih dan bibit. [online] tersedia dalam [https://www.google.co.id/amp/s/mgmpaggrominapacitan.wordprees.com/2012/06/08/pengertiqn-biji-benih-bibit/amp/. Diakses pada tanggal 13 April 2018]