Abstract


Pendidikan anak usia dini harus terencana, distimulan dan holistik. Kecemasan yang terjadi pada anak tak dapat diabaikan. Penelitian ini mengidentifikasi kecemasan yang dialami seorang anak perempuan berusia 5 tahun 6 bulan yang bersekolah di kelompok B TK Majaksingi kecamatan Borobudur. Terdapat upaya yang dilakukan guru, dan pengelola, penyebab siswa senang/ tidak senang, kerja sama sekolah dengan orang tua, serta hasil intervensinya. Pendekatan penelitian menggunakan qualitative research dengan case study. Peneliti melakukan survey pendahuluan, field study, penelusuran literatur, dan beberapa informan. Pengumpulan data melalui indept interview, metode observasi, dan teknik dokumentasi. Analisis data secara deskripsi terinci tentang kasus, pengumpulan kategori, interpretasi langsung,membentuk pola, serta kesepadanan kata. Kecemasan dipacu kesulitan akademik, tuntutan orang tua, riwayat kesehatan buruk. Pihak sekolah memberi intervensi berupa: mengkomunikasikan kepada orang tua, pendampingan, pengulangan, dan pembiasaan, namun belum menunjukkan hasil maksimal

Keywords


kecemasan anak sekolah; bantuan mengatasi; emosi