Kompetensi Guru PAUD dalam PJJ melalui Pelatihan Pendekatan STEAM pada Masa Covid-19

Komala Komala(1Mail), Rohmalina Rohmalina(2),

(1)Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi Bandung, Indonesia,
(2)Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Siliwangi Bandung, Indonesia

Mail Corresponding Author
Article Metric
DOI : 10.31004/aulad.v4i1.96
Full Text:    Language: id | Submitted: 2021-04-01 | Published: 2021-04-01

Abstract


Guru perlu memiliki kompetensi dalam memilih dan menggunakan metode pembelajaran yang tepat untuk menyampaikan materi secara jarak jauh. Mengingat pentingnya peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) maka perlu adanya pelatihan. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui peningkatan kompetensi guru dalam pembelajaran jarak jauh (PJJ) melalui pelatihan pendekatan pembelajaran berbasis STEAM kepada guru-guru PAUD pada Masa Covid-19. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen. Penelitian ini menghasilkan beberapa temuan mengenai peningkatan kompetensi guru melalui pelatihan pendekatan STEAM pada guru anak usia dini. Hasil penelitian diperoleh bahwa rata-rata peningkatan kompetensi guru dalam PJJ sebelum pembelajaran tidak berbeda secara signifikan antara kelas eksperimen dan kontrol.

Keywords


Kompetensi Guru PAUD; Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ); Anak Usia Dini

References


Ananda, R. 2018. Profesi Pendidikan dan TenagaKependidikan. Medan. Lembaga Peduli Pengembangan Pendidikan Indonesia (LPPPI)

Asmuniv. 2015. Pendekatan Terpadu Pendidikan STEAM Upaya Mempersiapkan Sumber Daya Manusia Indonesia Yang Memiliki Pengetahuan Interdisipliner dalam Menyongsong Kebutuhan Bidang Karir Pekerjaan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). (http://www.vedcmalang.com/index.php/menuutama/listrikelectro/1507

-asv9), diakses 12 September 2017.

Birgili, B. 2015. Creative and Critical Thinking Skills in Problem-based Learning Environments. Journal of Gifted Education and Creativity, 2(2), 71-80 hlm. [Online], (https://files.eric.ed.gov/fulltext/ED563985.pdf), diakses September 2017.

Departemen Pendidikan Nasional Republik Indonesia.2005. Peraturan Pemerintah Republik Indo-nesia Nomor 19 Tahun 2005 Tentang Standar Nasional Pendidikan, Jakarta, h. 9

Fahrudin. U.A .2012. Menjadi Guru Faforit. Jogjakarta.DIVA Press. Guru Era 4.0”, http://krjogja.com/ web/news/read/59981/Guru_ Era_4_0, diakses 10 Desember 2018.

Hadinugraha dkk .2017. Keterampilan Abad 21 dan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art and Mathematic) Project dalam Pembelajaran Kimia. Jakarta. LPPM UNJ.

Kamil, M. 2012. Model-Model Pelatihan. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

“Ki Hadjar Dewantara dan Guncangan Pendidikan Era Industri 4.0”, https://edukasi.kompas.com/ read/2018/05/02/15561621/kihadjar-dewantara-dan-guncanganpendidikan-era-industri-40, diakses 10 Desember 2018

Mahmudi, Ali. (2009). Mengembangkan Kompetensi Guru Melalui Lesson Study. Jurnal Forum Kependidikan, Volume 28, No. 2, Maret 2009.

Minan. A. 2013. Modul Pelatihan Teknologi of Participatory. Solo. Assisting Political Parties for Capacity Building (APPROACH)

Moh. Uzer Usman. 2003. Menjadi Guru profes-sional. Bandung: Rosda Karya, h. 5.4 E.

Mulyasa. 2004. Kurikulum Berbasis Kompeten-si: Konsep, Karakteristik, dan Implementasi,. Bandung: Remaja Rosdakarya, h. 38.5

Ningsih, A. M., Hidayat, D. R., Whitney, M., & Sig, A. (2016). PENINGKATAN MOTIVASI BELAJAR SISWA ( Studi Kuasi Eksperimen Terhadap Siswa Kelas XI di SMA Negeri 59 Jakarta ) Abstrak. 5(1), 1–7


Article Metrics

 Abstract Views : 23 times
 PDF Download : 16 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Komala Komala, Rohmalina Rohmalina

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.