Abstract


Permasalahan yang sering terjadi sekarang di indonesia adalah banyaknya lembaga PAUD yang sarana dan prasarananya kurang memadai dan banyak yang memprihatinkan apalagi yang berada dalam daerah pendalaman atau daerah yang terpencil, seperti halnya fasilitas yang kurang atau tidak memadai yaitu kelas yang bocor, alat praktek yang kurang, bangku dan meja yang rusak dan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi sarana dan prasarana yang dimiliki oleh lembaga PAUD. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode evaluasi model CIPP dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menyimpulkan bahwa hasil evaluasi pada prasarana relative baik, terlihat pada beberapa hal seperti gedung sekolah, luas sekolah, dan transportasi telah menunjukkan bahwa sekolah ini sudah memenuhi syarat, hasil evaluasi menemukan bahwa sudah tersedia beberapa permainan di halaman sekolah untuk melatih motorik kasar anak seperti ayunan, perosotan, jungkat jungkit, yang terbuat dari papan sehingga dari sisi keamanan bisa membahayakan anak termasuk pijakan tempat alat-alat ini diletakkan juga dibuat dari kayu.

Keywords


Evaluasi; Sarana; Prasarana; PAUD