Analisis Perkembangan Emosi Anak: Sintesis Temuan Empiris tentang Peran Guru, Lingkungan, dan Konteks Sosial Budaya
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1296Keywords:
Emosi anak, Guru PAUD, Lingkungan belajar, Konteks, Sosial budayaAbstract
Perkembangan emosi anak usia dini sangat penting karena menjadi dasar bagi hubungan sosial yang sehat dan kesejahteraan psikologis di masa depan. Penelitian ini bertujuan memahami secara mendalam bagaimana pengasuhan, lingkungan belajar, dan nilai budaya memengaruhi pembentukan emosi anak. Studi ini dilakukan melalui tinjauan pustaka kualitatif deskriptif-analitis, menelaah berbagai artikel dan laporan penelitian relevan. Instrumen kajian berupa panduan penelaahan literatur, dengan subjek berupa publikasi akademik terbaru. Data dianalisis menggunakan pengelompokan tematik dan sintesis teoretis untuk menemukan pola penting. Hasil penelitian bahwa perkembangan sosial-emosional anak usia dini dipengaruhi oleh peran guru, lingkungan belajar, program pembelajaran, serta keterampilan lain seperti bahasa dan penggunaan teknologi. Guru berperan sebagai pendamping emosi yang membantu anak mengenali dan mengelola perasaan, sementara lingkungan dan program sosial-emosional yang mendukung mampu menumbuhkan empati serta perilaku positif. Implikasinya, pendidik, keluarga, dan komunitas perlu bekerja bersama dengan pendekatan yang penuh empati, kontekstual, dan menyeluruh agar perkembangan emosi anak lebih optimal.
Downloads Statistics
References
Agustini, N., Amrillah, H. M. T., & Hartati, M. (2025). Peran guru dalam mengembangkan emosi positif anak usia dini di ra baitul makmur curup. Undergraduate, Institut Agama Islam Negeri (Iain) CURUP. https://e-theses.iaincurup.ac.id/9339/
Ain, S. T. (2025). Peran qalb perspektif al-ghazali terhadap perkembangan emosional anak. bachelorThesis, FU. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/83460
Anisa, Y. (2023). Sinergi pendidikan: membangun fondasi kokoh melalui kolaborasi guru dan orang tua dalam pembelajaran anak usia dini. Jurnal Bocil: Journal of Childhood Education, Development and Parenting, 1(3), Article 3. https://doi.org/10.28926/bocil.v1i3.1283
Anita. (2020). Pengembangan nilai moral dan agama anak usia dini: panduan bagi orang tua, guru, mahasiswa, dan praktisi paud. Edu Publisher.
Astuti, W., & Triani, L. (2024). Peran pendidikan anak usia dini dalam menunjang perkembangan kognitif dan sosial anak. Early Childhood Education Development and Studies (ECEDS), 5(2), 36–47. https://doi.org/10.35508/eceds.v5i2.18733
Blewitt, C., O’Connor, A., Morris, H., Nolan, A., Mousa, A., Green, R., Ifanti, A., Jackson, K., & Skouteris, H. (2021). “It’s embedded in what we do for every child”: a qualitative exploration of early childhood educators’ perspectives on supporting children’s social and emotional learning. International Journal of Environmental Research and Public Health, 18(4), Article 4. https://doi.org/10.3390/ijerph18041530
Curby, T. W., Zinsser, K. M., Gordon, R. A., & Casey, E. G. (2024). Emotion-focused teaching differs across preschool activity settings. aera Open. https://doi.org/10.1177/23328584241287469
Durachman, & Fuad, Z. A. (n.d.). Peranan orangtua, guru, dan teman sebaya dalam proses pembentukan karakter siswa sekolah dasar | Jurnal Tunas Bangsa. Retrieved April 19, 2025, from https://ejournal.bbg.ac.id/tunasbangsa/article/view/979
Fitriya, A., Indriani, I., & Noor, F. A. (2022). Konsep perkembangan sosial emosional anak usia dini di ra tarbiyatussibyan ploso karangtengah demak. Jurnal Raudhah, 10(1), Article 1. https://doi.org/10.30829/raudhah.v10i1.1408
Hanifah, S., & Kurniati, E. (2024). Peran guru pendidikan anak usia dini dalam mengelola emosi anak usia dini: peran guru pendidikan anak usia dini dalam mengelola emosi anak usia dini. Ceria (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(1), 26–33.
Herminastiti, R. (2025). The influence of a child-friendly learning environment on the emotional development early childhood childern at paud ra al marzuqiyah ciracas jak-tim. Innovative: Journal Of Social Science Research, 5(3), 7444–7463. https://doi.org/10.31004/innovative.v5i3.19789
Judijanto, L. (2025). Membangun generasi berkarakter melalui pendidikan berbasis budaya positif: sebuah tinjauan. peshum : Jurnal Pendidikan, Sosial Dan Humaniora, 4(3), 4351–4370. https://doi.org/10.56799/peshum.v4i3.8956
Khoiri, N., Yusbowo, Patimah, S., Firdianti, A., Rahelli, Y., & B, S. (2025). Kajian teoritis: pendekatan sosio emosional dalam pengelolaan kelas di sekolah dasar. collase (Creative of Learning Students Elementary Education), 8(2), Article 2. https://doi.org/10.22460/collase.v8i2.26751
Li, S., Tang, Y., & Zheng, Y. (2023). How the home learning environment contributes to children’s social–emotional competence: A moderated mediation model. Frontiers in Psychology, 14. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2023.1065978
Lindquist, K. A., Jackson, J. C., Leshin, J., Satpute, A. B., & Gendron, M. (2022). The cultural evolution of emotion. Nature Reviews Psychology, 1(11), Article 11. https://doi.org/10.1038/s44159-022-00105-4
Möller, C., Bull, R., & Aschersleben, G. (2022). Culture shapes preschoolers’ emotion recognition but not emotion comprehension: A cross-cultural study in Germany and Singapore. Journal of Cultural Cognitive Science, 6(1), 9–25. https://doi.org/10.1007/s41809-021-00093-6
Muzzamil, F. (2021). Pengaruh lingkungan terhadap perkembangan sosial emosional anak. murangkalih: jurnal pendidikan anak usia dini, 2(02). https://doi.org/10.35706/murangkalih.v2i02.5811
Nilfyr, K., & Ewe, L. P. (2025). thriving children’s emotional self-regulation in preschool: a systematic review discussed from an interactionist perspective. education sciences, 15(2), 137. https://doi.org/10.3390/educsci15020137
Ramadhanty, I., Abidin, Y., Undayasari, D., & Aisyah, E. S. (2025). Membangun rasa aman anak usia dini melalui pendekatan responsif guru. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(3), 1126–1133. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1125
Rima, H. (2021). Hubungan antara kematangan emosi dengan penyesuaian diri pada mahasiswa perantau [undergraduate, UIN Raden Intan Lampung]. https://repository.radenintan.ac.id/15917/
Risnawati, E., Wardani, L. M. I., Pramitasari, M., & Saputra, A. H. (2023). theory of mind, roles, and the development of emotion regulation in early childhood. jpud - jurnal pendidikan usia dini, 17(2), Article 2. https://doi.org/10.21009/JPUD.172.01
Setyowati, Y. (2005). Pola komunikasi keluarga dan perkembangan emosi anak (studi kasus penerapan pola komunikasi keluarga dan pengaruhnya terhadap perkembangan emosi anak pada keluarga jawa). jurnal ilmu komunikasi, 2(1), Article 1. https://doi.org/10.24002/jik.v2i1.253
Sierra-Huedo, M. L., Romea, A. C., & Bruton, L. A. (2024). Parents’ assumptions and beliefs about the impact of cultural diversity on children: a preliminary study in italy, bulgaria, germany, greece, and spain. Education Sciences, 14(6), Article 6. https://doi.org/10.3390/educsci14060640
Syauqi, M. (2022). Peran guru sebagai role model dalam membina akhlak siswa supm ladong aceh. Ar-Raniry: International Journal of Islamic Studies, 9(2), Article 2. https://doi.org/10.22373/jar.v9i2.17745
Thapa, S., Nganga ,Lydiah, & and Madrid Akpovo, S. (2022). A majority-world perspective on early childhood teachers’ understanding of children’s social-emotional development: an exploratory, cross-national study in nepal and kenya. Early Education and Development, 33(5), 786–805. https://doi.org/10.1080/10409289.2022.2054258
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ashar Ashar, Reski Idamayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
