Survei Pengetahuan dan Kebutuhan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Budaya Anak Usia Dini

Authors

  • Fitri Annisa Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia
  • Rina Wulandari Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia https://orcid.org/0009-0009-2109-9795
  • Prayitno Prayitno Universitas Negeri Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1397

Keywords:

Literasi Budaya, Guru TK, Anak Usia Dini, Pemahaman Guru, Kebutuhan Guru

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kebutuhan guru TK terhadap literasi budaya anak usia dini. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey, data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap literasi budaya berada pada ketegori tinggi, terutama dalam aspek konseptual dan urgensinya, namun terdapat kesenjangan antara pemahaman dan penerapan di kelas. Guru juga menghadapi kendala dalam kurangnya  pelatihan serta minimnya dukungan dari dinas pendidikan kebudayaan. Di sisi lain, mayoritas guru menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik perhatian dan aplikatif, seperti pop-up book dan media digital berbasis budaya. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pengetahuan konseptual guru belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran karena terbatasnya pelatihan kontekstual dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya anak usia dini perlu diupayakan melalui pengembangan strategi, kebijakan, dan media yang berbasis nilai budaya lokal agar dapat menumbuhkan identitas budaya dan karakter anak sejak dini.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Affrida, E. N., Hasiana, I., Pamungkas, A. S., Wae, C. F., & Dewi, W. K. (2022). Pelatihan pengembangan kemampuan seni dengan APE berbasis bahan kertas asturo bagi komunitas praktisi program sekolah penggerak wilayah Surabaya 2. Peka: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(2), 138–146. https://doi.org/10.33508/peka.v5i2.4370

Arista, E. N., Istiningsih, S., & Safruddin, S. (2022). Analisis persiapan guru dalam pembelajaran berbasis literasi numerasi di sekolah inklusi SDN 1 sangkawana. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 7(4b), 2453–2459. https://doi.org/10.29303/jipp.v7i4b.990

Astutik, P., & Hariyati, N. (2021). Peran guru dan strategi pembelajaran dalam penerapan keterampilan abad 21 pada pendidikan dasar dan menengah. Jurnal Inspirasi Manajemen Pendidikan, 9(3), 621.

Budiaji, W. (2013). The measurement scale and the number of responses in likert scale. Jurnal Ilmu Pertanian dan Perikanan Desember, 2(2), 125–131. https://doi.org/10.31227/osf.io/k7bgy

Cholifah, T. N. (2024). Profil literasi membaca dan literasi budaya siswa dalam mendukung penerapan kurikulum merdeka di sekolah dasar. Al-Madrasah: Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 282. https://doi.org/10.35931/am.v8i1.2941

Citrawuni, M. D., Suharsini, M., Fauziah, E., & Adriani, K. P. (2017). The effect of the pop-up book aku dan gigiku on pulse rate in children aged 4–6 years. International Journal of Applied Pharmaceutics, 9(Special Issue 2), 135–136. https://doi.org/10.22159/ijap.2017.v9s2.36

Connor Desai, S., & Reimers, S. (2019). Comparing the use of open and closed questions for Web-based measures of the continued-influence effect. Behavior Research Methods, 51(3), 1426–1440. https://doi.org/10.3758/s13428-018-1066-z

Cook, V., Maine, F., & Čermáková, A. (2022). Enacting cultural literacy as a dialogic social practice: the role of provisional language in classroom talk. London Review of Education, 20(1), 1–13. https://doi.org/10.14324/LRE.20.1.02

Corp, I. (2016). IBM SPSS statistic 24 brief guide. IBM Corporation.

Darihastining, S., Aini, S. N., Maisaroh, S., & Mayasari, D. (2020). Penggunaan media audio visual berbasis kearifan budaya lokal pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1594–1602. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.923

Fadillah, S., Novitasari, Y., & Atika Putri, A. (2024). Peran guru dalam pengembangan literasi budaya dan kewargaan anak usia dini. Jurnal Pelita PAUD, 8(2), 480–488. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v8i2.3984

Fauziah, D., Suriansyah, A., & Rafianti, W. R. (2024). Kegiatan literasi budaya dalam dunia pendidikan anak sekolah dasar. Cendekia Pendidikan, 4(4), 50–54. https://doi.org/10.9644/sindoro.v3i9.252

Furqon. (2023). Mengenalkan keberagaman budaya di rumah bersama anak. PAUDPEDIA. https://paudpedia.kemendikdasmen.go.id/berita/mengenalkan-keberagaman-budaya-di-rumah-bersama-anak?do=MTUzNy0zYmJiYTljNg%3D%3D&ix=NDctNGJkMWM0YjQ%3D&utm_source=chatgpt.com

Hartono, H., Kusumastuti, E., Pratiwinindya, R. A., & Lestar, A. W. (2022). Strategi penanaman literasi budaya dan kreativitas bagi anak usia dini melalui pembelajaran tari. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5476–5486. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2894

Iskandar, M. F., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2024). Pentingnya literasi budaya dalam pendidikan anak SD: Sebuah kajian literatur. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 5(1), 785–794. https://doi.org/10.54373/imeij.v5i1.723

Iswatiningsih, D. (2019). Penguatan pendidikan karakter berbasis nilai-nilai kearifan lokal di sekolah. Jurnal Satwika, 3(2), 155. https://doi.org/10.22219/satwika.vol3.no2.155-164

Kampa, R., Lokollo, L., & Makaruku, V. K. (2023). Hubungan pelatihan dengan kinerja guru PAUD berbasis bahasa sehari-hari di kota ambon. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 963–970. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3630

Kurniawati, E., & Rindrayani, S. R. (2025). Pendekatan kuantitatif dengan penelitian survei : Studi kasus dan implikasinya. SOSIAL, 3(1).

Kurniawati Mahardika, E., Sevi Nurmanita, T., Anam, K., & Aditya Prasetyo, M. (2023). Strategi literasi budaya anak usia dini melalui pengembangan game edukatif. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 80–93. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.287

Lähdesmäki, T., Baranova, J., Ylönen, S. C., Koistinen, A. K., Mäkinen, K., Juškiene, V., & Zaleskiene, I. (2021). Learning cultural literacy through creative practices in schools: cultural and multimodal approaches to meaning-making. In Learning Cultural Literacy through Creative Practices in Schools: Cultural and Multimodal Approaches to Meaning-Making. https://doi.org/10.1007/978-3-030-89236-4

Lestyaningrum, I. K. M., Trisiana, A., Safitri, D. A., Supriyanti, Pratama, A. Y., & Wahana, T. P. (2022). Pendidikan global berbasis teknologi digital di era milenial. https://www.google.co.id/books/edition/Pendidikan_Global_Berbasis_Teknologi_Dig/xeqbEAAAQBAJ?hl=en&gbpv=1

Mardiansyah, R., Dini, R., Sandeya, R., Suhada, W., Sandri, P., Afnida, M., Syafnita, T., & Hendri, N. (2025). Efektivitas media pop-up book berbasis augmented reality dalam mengoptimalkan literasi awal anak usia dini tentang budaya nusantara. 9(2), 472–478. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i2.6062

Martias, L. D. (2021). Statistika deskriptif sebagai kumpulan informasi. Fihris: Jurnal Ilmu Perpustakaan dan Informasi, 16(1), 40. https://doi.org/10.14421/fhrs.2021.161.40-59

Pratiwi, N. A., Widayati, S., Komalasari, D., & Maulidiyah, E. C. (2024). Pengembangan APE kosikal untuk meningkatkan kemampuan mengenal budaya lokal Surabaya pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Tunas Cendekia, 7(2), 53–63. https://doi.org/https://doi.org/10.24256/tunascendekia.v7i2.5734

Putra, P., & Oktaria, R. (2020). Urgensi mengembangkan literasi informasi dan literasi budaya pada anak usia dini. Jurnal Inovatif Ilmu Pendidikan, 2(1), 134–146. http://jurnal.fkip.unila.ac.id/index.php/JIIP/index

Royanti, I., & Eliza, D. (2024). Pengembangan video-blogging untuk pengenalan literasi budaya minangkabau anak usia dini 5-6 tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 219–234. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i1.5313

Safitri, S., & Ramadan, Z. H. (2022). Implementasi Literasi Budaya dan Kewargaan di Sekolah Dasar. Mimbar Ilmu, 27(1), 109–116. https://doi.org/10.23887/mi.v27i1.45034

Salsabila, P. A. (2022). Pengaruh Budaya Asing pada Remaja Penerus Generasi Bangsa. Serikat Nasional. https://www.serikatnasional.id/2022/07/pengaruh-budaya-asing-pada-remaja.html

Sigalingging, M. I. P., & Dirgantoro, K. P. S. (2021). Guru Sebagai Fasilitator Dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Peserta Didik Pada Pembelajaran Daring. JOHME: Journal of Holistic Mathematics Education, 5(2), 172–188.

Sugiyono. (2019a). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.

Sugiyono. (2019b). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Triwardhani, I. J., Mulyani, D., & Pratama, R. (2023). Literasi Budaya Lokal bagi Anak di Desa Jatisura. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1818–1827. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.3962

Tuekkhow, O., Hirun, S., Boonyos, K., Sittipon, W., & Thani, P. (2024). Promoting early childhood children’s collaborative behaviours through organising. 13(1), 70–80.

UAY. (2024). Penyuluhan dampak kecanduan gadget pada anak. Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah V Yogyakarta. https://lldikti5.kemdikbud.go.id/home/detailpost/penyuluhan-dampak-kecanduan-gadget-pada-anak

Viara, F. R., Supardi, & Lubna. (2009). Pendidikan agama islam di era globalisasi. Forum Tarbiyah, 7(1), 2–2.

Downloads

Published

24-11-2025

How to Cite

Annisa, F., Wulandari, R., & Prayitno, P. (2025). Survei Pengetahuan dan Kebutuhan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Budaya Anak Usia Dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(3), 1335–1341. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i3.1397

Issue

Section

Research Articles