Vol. 8 No. 3 (2025): September-December 2025
Total Articles: 57
Issue Coverage: 119 Author(s) from 4 Country(s)
Indonesia (115)
Malaysia (2)
Armenia (1)
Angola (1)
Research Articles
-
Tinjauan Model Pembelajaran Reggio Emilia dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
Ema Mayumi N, Ernawulan SyaodihShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini menganalisis mengenai dampak model pembelajaran Reggio Emilia dalam pengembangan karakter anak usia dini melalui pendekatan kualitatif dan studi pustaka. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan Reggio Emilia mampu mendukung perkembangan karakter positif seperti rasa ingin tahu, kemampuan berpikir kritis, disiplin, dan kemandirian. Penerapan model ini mampu membentuk karakter yang berorientasi pada eksplorasi, kreativitas, dan interaksi sosial. Dalam pelaksanaannya, guru berperan sebagai fasilitator, bukan sumber pengetahuan tunggal, dan lingkungan berperan sebagai "guru ketiga". Tahapan pembelajaran yang melibatkan invitasi, provokasi, dan dokumentasi mendorong anak untuk terlibat aktif, membangun pengetahuan mereka sendiri, dan mengembangkan keterampilan sosial-emosional. Keberhasilan implementasi model ini sangat bergantung pada faktor-faktor pendukung seperti peran keluarga, peran sekolah, dan peran lingkungan. Kurangnya pemahaman mendalam dari pendidik dan keterbatasan sumber daya menjadi tantangan yang perlu diatasi. Dengan demikian, dukungan dari berbagai pihak sangat penting untuk keberhasilan implementasi pendekatan Reggio Emilia dalam pembentukan karakter anak usia dini.
1086-1093 -
Pengembangan Media Papan Bolang Untuk Pengenalan Kosakata Bahasa Jawa
Wardah Nuril, Syarifatul Khusniyah, Alfi Najmi Rahmania, Sandy Tegariyani PutriShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Bahasa jawa merupakan salah satu Bahasa daerah di Indonesia khususnya di Jawa Timur, Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Di Jawa Timur khususnya di Kota Malang, penggunaan Bahasa Jawa dalam komunikasi semakin menurun dan mengancam eksistensi bahasa ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media papan bolang sebagai sarana mengenalkan kosakata Bahasa jawa pada anak usia 4-5 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 16 Kota Malang. Pengembangan media papan bolang ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE meliputi Analyze, Design, Development, Implementation, Evaluation. Penelitian dilaksanakan selama 4 bulan dimulai dari tahap analisis sampai evaluasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa permainan Papan Bolang dapat digunakan untuk mengenalkan kosakata Bahasa Jawa sehari-hari melalui kegiatan bermain yang menyenangkan pada anak.
1094-1103 -
Pola Asuh yang Mendukung Kesehatan Mental Anak Usia Dini dalam Menghadapi Stres
Awallia Romadhona, Sibawaihi Sibawaihi, Sigit Purnama, Fitri Junianti, Khoirotin Khoirotin, Cahniyo Wijaya Kuswanto, Nadia FuthiraShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Masa anak usia dini adalah periode krusial untuk fondasi perkembangan mental, sehingga penting untuk memahami bagaimana pola asuh memengaruhi kesehatan mental anak dalam menghadapi stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pola asuh dalam mendukung kesehatan mental anak usia dini saat menghadapi stres, mengidentifikasi dimensi pola asuh yang memengaruhi resiliensi anak, serta kontribusi interaksi keluarga terhadap kesejahteraan psikologis mereka. Penelitian ini menggunakan metodologi tinjauan literatur sistematis dengan mengikuti pedoman PRISMA. Data diperoleh dari sepuluh artikel empiris yang telah melalui peer-review dari database seperti Google Scholar, ScienceDirect, dan Scispace, diterbitkan antara tahun 2020-2025. Analisis tematik dilakukan untuk mengidentifikasi dan melaporkan tema-tema penting dalam data. Hasil menunjukkan bahwa pola asuh positif, yang mencakup kehangatan emosional dan komunikasi terbuka, secara signifikan meningkatkan ketahanan psikologis anak dan kemampuan mereka mengelola stres. Implikasi hasil ini menyoroti pentingnya pola asuh yang mendukung untuk menciptakan rasa aman dan dicintai, memungkinkan anak mengembangkan keterampilan ekspresi emosi dan penyelesaian masalah.
1104-1113 -
Persepsi Guru PAUD terhadap Pelaksanaaan Pembelajaran Al-Qur’an dengan Metode Talaqqi dan Iqra’
Dini Fitriyanti, Amir Syamsudin, Prayitno PrayitnoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Metode talaqqi dan metode iqra’ merupakan metode yang umum digunakan dalam pembelajaran Al-Qur’an di lembaga PAUD. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan persepsi guru terhadap pelaksanaan pembelajaran Al-Qur’an dengan metode talaqqi dan iqra’ di lembaga PAUD. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengambilan data berupa wawancara. Subjek penelitian yang digunakan ialah empat orang guru dari empat lembaga PAUD yang ada di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memaknai metode talaqqi sebagai cara yang efektif dalam membentuk pelafalan dan hafalan bacaan Al-Qur’an anak secara lisan, sedangkan metode iqra’ dipersepsikan sebagai cara sistematis dalam menstimulasi kemampuan teknis membaca secara bertahap. Persepsi tersebut tercermin dalam praktik pembelajaran yang disesuaikan dengan karakteristik masing-masing metode. Respon anak terhadap pelaksanaan metode umumnya positif, meskipun masih terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh guru. Implikasi dari temuan ini menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap metode yang digunakan berkontribusi pada efektivitas pembelajaran Al-Qur'an di PAUD serta memberikan dasar dalam membentuk kemampuan baca Al-Qur’an sejak usia dini.
1114-1125 -
Membangun Rasa Aman Anak Usia Dini Melalui Pendekatan Responsif Guru
Intan Ramadhanty, Yunus Abidin, Dwi Undayasari, Euis Siti AisyahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Rasa aman merupakan kebutuhan dasar yang esensial bagi perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran pendekatan responsif guru dalam membangun rasa aman anak di TK Perintis Subang. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian melibatkan 2 orang guru dan 15 anak kelompok B. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa pedoman observasi dan wawancara terstruktur. Data dianalisis menggunakan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru yang responsif terhadap kebutuhan emosional anak mampu menciptakan kelekatan yang positif dan lingkungan belajar yang aman. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya penguatan kompetensi guru dalam pendekatan responsif untuk mendukung perkembangan psikologis anak usia dini.
1126-1133 -
Neuroparenting untuk Anak Laki-Laki: Memahami dan Mengasuh Berdasarkan Neurosains
Srie Maya Pratiwi, Yeni RachmawatiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Neuroparenting menjadi pendekatan penting dalam memahami dan mengasuh anak, terutama anak laki-laki, berdasarkan ilmu otak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep neuroparenting serta bagaimana stimulasi sensorik dalam pola asuh memengaruhi perkembangan otak anak laki-laki. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur dengan menganalisis berbagai penelitian terkait neuroparenting, perkembangan otak, dan pola asuh berbasis stimulasi sensorik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh yang sesuai dengan prinsip neuroparenting dapat meningkatkan perkembangan kognitif, emosional, dan sosial anak laki-laki secara optimal. Studi ini merekomendasikan bahwa orang tua perlu memahami bagaimana stimulasi sensorik berkontribusi terhadap perkembangan otak anak untuk menerapkan strategi pengasuhan yang lebih efektif.
Abstract
Neuroparenting is an essential approach to understanding and raising children, especially boys, based on brain science. This study aims to explore the concept of neuroparenting and how sensory stimulation in parenting influences boys' brain development. The method used is a literature review by analyzing various studies related to neuroparenting, brain development, and parenting based on sensory stimulation. The findings indicate that parenting aligned with neuroparenting principles can optimally enhance children's cognitive, emotional, and social development. This study recommends that parents understand how sensory stimulation contributes to brain development to implement more effective parenting strategies.1134-1141 -
Analisis Filosofis Pengekangan Ekspresi dalam Pembelajaran Seni Anak Usia Dini: Studi Kasus Ganda
Fitri Annisa, Joko PamungkasShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Seni memiliki peran penting dalam pendidikan anak usia dini sebagai sarana berekspresi secara emosional dan intelektual. Namun yang masih terjadi justru sebaliknya, anak beraktivitas berdasarkan instruksi pendidik dan rencana pembelajaran yang sudah disusun di awal semester, sehingga menghasilkan karya yang bisa diprediksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis ruang ekspresi anak dalam aktivitas seni di dua sekolah PAUD yang menggabungkan dua kurikulum, nasional dan berbasis agama. Metode yang digunakan adalah kualitatif, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara tematik dan filosofis untuk melihat pola praktik ekspresi anak dalam pembelajaran seni. Hasil menunjukkan adanya perbedaan pendekatan di mana sekolah A memberikan anak kebebasan dalam menafsirkan tema, sementara sekolah B memberikan arahan awal namun tetap menyediakan ruang ekspresi. Implikasi penelitian ini mendorong desain kurikulum PAUD menyeimbangkan antara struktur pedagogis dan kebebasan berekspresi anak, guna membentuk pengalaman belajar yang kontekstual, estetis, dan humanistik.
1142-1151 -
Pengaruh Project Based Learning pada Anak 4-14 Tahun
Banu Atmoko, Kaniati Amellah, Muhammad Sholeh, Tiyas Saputri, Didik WidiyonoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fokus-fokus penelitian terkait penerapan model PjBL pada jenjang PAUD, SD, dan SMP. Studi ini menggunakan teknik telaah literatur sistematis terhadap sejumlah artikel dan hasil penelitian yang relevan. Instrumen yang digunakan berupa pedoman analisis dokumen, sedangkan subjek kajian mencakup berbagai publikasi ilmiah yang membahas penerapan PjBL di ketiga jenjang tersebut. Data dianalisis menggunakan teknik kategorisasi tematik dan komparatif. Hasil menunjukkan bahwa fokus penerapan PjBL berbeda di setiap jenjang: PAUD lebih menekankan pada pengembangan motivasi belajar dan keterampilan berpikir kritis awal; SD pada peningkatan literasi dan hubungan sosial; serta SMP pada kemampuan pemecahan masalah dan berpikir tingkat tinggi. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan PjBL yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan perkembangan peserta didik di masing-masing jenjang. Implikasi dari hasil ini menunjukkan perlunya strategi implementasi PjBL yang adaptif mulai dari pendekatan eksploratif dan motivasional di PAUD, pendekatan tematik integratif di SD, hingga pembelajaran reflektif dan menantang di SMP.
1152-1164 -
Strategy for Exploring Children's Talent by Early Childhood Teacher: Method, Constraint, and Solution
Taufikin Taufikin, Sri Nurhayati, Maskanatul FiqiyahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Early childhood talent exploration by Early Childhood Education (ECED) teachers is an essential challenge in optimizing children's future potential. However, teachers' methods are often insufficiently structured, with constraints regarding training, limited time, and resources. This study aims to explore the methods used by ECD teachers in researching children's talents and the constraints they face in implementing these strategies. The technique used was a qualitative approach with a case study involving in-depth interviews with 10 teachers and observations in three PAUD institutions. The results show that spontaneous observation, project-based activities, and standardized evaluation tools are the primary methods teachers implement. However, most teachers face constraints regarding lack of training, limited time, and inadequate resources. To improve the effectiveness of talent acquisition, this study suggests the importance of continuous training, increased resources, and the application of more systematic evaluation methods. The findings contribute to the development of early childhood education theory and practice and point to the need for policies that support the development of teachers' skills in identifying and developing children's talents.
1165-1173 -
Pelaksanaan Asesmen pada Anak Usia Dini: Studi Kasus pada Kelompok A (4-5 Tahun) dan B (5-6 Tahun)
Zulfa Rihadah Fauziyah, Alya Rahmah, Hanni Niranna Amalia , Maya Argilia Dian Safitri, Juwita Novita Sari, Karina Cahya Kamila, Ayu Aprilia Pangestu PutriShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Asesmen dalam pembelajaran anak usia dini penting karena membantu menentukan strategi stimulasi yang sesuai dengan tahap perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan asesmen pada kelompok usia 4–6 tahun di salah satu lembaga PAUD. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta melibatkan guru sebagai subjek penelitian. Analisis data dilakukan melalui teknik triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa asesmen dilakukan secara formatif, berkelanjutan, dan kontekstual dengan berbagai teknik seperti observasi, catatan anekdot, ceklis, portofolio, dan foto berseri. Guru memiliki peran penting dalam menyesuaikan asesmen dengan karakteristik anak. Asesmen untuk Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) juga dilakukan secara kolaboratif. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya peningkatan kompetensi guru serta kerja sama lintas pihak dalam mendukung asesmen yang holistik dan bermakna di PAUD.
1175-1183 -
Implementasi Manajemen Penyelenggaraan PAUD
Maya Argilia Dian Safitri, Alya' Azzah Salsabila, Chindy Aprisilia Saputri, Atiq Kartika; Alya Rahmah; Zulfa Rihadah Fauziyah, Ayu Aprilia Pangestu PutriShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Manajemen penyelenggaraan PAUD berperan penting dalam menjamin kualitas layanan pendidikan anak usia dini yang holistik dan kontekstual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi manajemen PAUD di TK Tulabul Ilmi Kota Samarinda. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru, serta orang tua. Analisis data dilakukan secara tematik melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan bahwa manajemen mencakup aspek kurikulum, peserta didik, pendidik, sarana-prasarana, pembiayaan, serta evaluasi berjalan secara terpadu. Kurikulum Merdeka diterapkan secara tematik dan berbasis proyek, sementara pembiayaan dikelola transparan melalui partisipasi orang tua. Evaluasi dilakukan secara otentik dan berkelanjutan. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya penguatan sistem penilaian kinerja guru dan peningkatan jumlah pendidik guna mendukung praktik manajemen PAUD yang adaptif dan selaras dengan prinsip Kurikulum Merdeka.
1184-1194 -
Analisis Guru dalam Penilaian Capaian Pembelajaran Anak Usia Dini
SIti Balqis Syafitri, Harun Harun, Prayitno PrayitnoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penilaian perkembangan anak usia dini memegang peran penting dalam mendukung tumbuh kembang optimal dan pengelolaan pembelajaran yang efektif di PAUD. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman guru PAUD dalam melaksanakan penilaian perkembangan peserta didik dan tantangan yang dihadapi. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan instrumen wawancara dan survei, melibatkan tujuh guru. Data dianalisis menggunakan triangulasi untuk memperoleh gambaran komprehensif. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas guru masih mengandalkan penilaian manual yang kurang melibatkan orang tua secara optimal dan menghadapi kendala dalam akurasi serta efisiensi. Implikasi hasil menekankan kebutuhan pengembangan media penilaian digital dan pelatihan guru untuk meningkatkan kualitas dan kolaborasi penilaian secara efektif di PAUD
1195-1203 -
Analysis of Fine Art Learning to Stimulate Creativity in Kindergarten
Widya Dwi Hardiyanti, Prayitno Prayitno, Joko PamungkasShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Creativity is an important skill in the 21st century. One of the activities to develop creativity is through the fine arts. This study aims to describe the process of fine art learning in early childhood to develop creativity. This research is a case study approach. The subjects consist of children and teachers at Aisyiyah XI and Nurul Hidayah Kindergarten Surakarta. Analysis data using the Miles, Huberman, and Saldana Models. The results of the study show that the art learning activities carried out include drawing and colouring, painting, mosaics, montage, and collaborative work using blocks and lego. Art learning methods can promote free expression, demonstration, and collaboration. The most effective method to stimulate a child's creativity is to allow the child to express their thoughts and feelings freely. The artworks of free expression-based learning are more varied because they align with the creativity of early childhood.
1204-1216 -
Sudut Pandang Mahasiswa Laki-Laki dalam Memilih Program Studi Pendidikan Anak Usia Dini di Tengah
Muhammad Haidar Hilmi, Sibawaihi, Khamim Zarkasih Putro, Supihatul Mahpudoh , Reffin Laily Nur WidyaniShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas pandangan mahasiswa laki-laki di UIN Sunan Kalijaga dalam memilih Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) di tengah kuatnya stereotipe gender. Penelitian ini bertujuan menggali latar belakang pemilihan jurusan, tantangan sosial-psikologis, serta strategi menghadapi tekanan sosial. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif fenomenologis, dengan teknik wawancara mendalam dan observasi partisipatif pada lima mahasiswa PIAUD jenjang S1. Hasilnya menunjukkan mahasiswa memilih PIAUD karena minat pribadi, dukungan keluarga, atau keterbatasan pilihan. Mereka meyakini profesi guru PIAUD penting untuk perkembangan anak usia dini, meski sering mendapat komentar negatif. Mahasiswa mampu bertahan melalui pengalaman praktis, penguatan diri, dan edukasi masyarakat. Penelitian ini menegaskan perlunya kesadaran untuk meruntuhkan norma gender yang membatasi pilihan karier, serta pentingnya kehadiran guru laki-laki dalam pendidikan anak usia dini.
1217-1225 -
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN STEAM TERHADAP KEMAMPUAN LITERASI ANAK USIA DINI: SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW
Ni Made Ayu Suryaningsih, I Gde Wawan Sudatha, I Kadek Suartama, Made Hery SantosaShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji literatur mengenai implementasi pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, Mathematics) terhadap kemampuan literasi anak usia dini. Literasi anak usia dini mencakup kemampuan dasar dalam membaca, menulis, dan berpikir kritis, yang menjadi fondasi penting bagi perkembangan pendidikan selanjutnya. Studi literatur ini menggunakan metode Prisma, dengan mengumpulkan berbagai artikel yang mengevaluasi pengaruh pembelajaran STEAM terhadap aspek-aspek literasi. Sebanyak 15 artikel bereputasi yang digunakan berasal dari jurnal nasional dan internasional yang diperoleh dari database Google Scholar, dan Scopus dengan menggunakan aplikasi Publish or Perish. Dalam penelitian ini, model pembelajaran STEAM yang diterapkan di berbagai konteks pendidikan akan dianalisis untuk mengidentifikasi efektivitasnya terhadap kemampuan literasi anak usia dini, serta faktor pendukung dan penghambat implementasinya. Hasil dari tinjauan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi pendidik, pengambil kebijakan, dan peneliti dalam merancang dan mengimplementasikan kurikulum yang berbasis STEAM guna meningkatkan kemampuan literasi anak usia dini.
1226-1235 -
Strategi Guru dalam Menerapkan Pendidikan Inklusif Berbasis Sekolah Ramah Anak
Derana Abidatul Beridanissa, Mustakimah Mustakimah, Mursid MursidShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemahaman guru mengenai pendidikan inklusif berbasis Sekolah Ramah Anak (SRA) di sekolah, menganalisis strategi guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan ramah anak, serta mengidentifikasi hambatan yang dihadapi dalam penerapannya. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan guru sebagai subjek penelitian melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang dianalisis secara naratif. Temuan menunjukkan guru berperan penting sebagai fasilitator, penghubung, dan pendamping anak berkebutuhan khusus, menciptakan lingkungan kondusif, serta melakukan identifikasi dini. Strategi guru meliputi penggunaan media pembelajaran yang aman, memenuhi hak dan kebutuhan belajar anak secara sama dan adil tanpa diskriminasi, dan pendekatan diskusi. Tantangan utama adalah keterbatasan guru pembimbing khusus dan komunikasi yang terbatas dengan anak berkebutuhan khusus. Studi ini memberi kontribusi untuk meningkatkan literatur terkait praktik pendidikan inklusif di PAUD berbasis Sekolah Ramah Anak.
1236-1246 -
From Play to Learning : Designing a Transition Model to Early Childhood School Readiness
Hapidin Hapidin, Yuli Pujianti, Nurbiana Dhieni, Ade Dwi UtamiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
This study aims to develop a contextual transition learning model to improve the readiness of early childhood schools in Jakarta. The method used is based on Borg & Gall's research and development process, which involves the stages of needs analysis, model design, limited testing, evaluation, and model refinement. A needs analysis of 150 children showed that 43% were ready, 38% were somewhat prepared, and 19% were not ready, with the main weaknesses identified in the social-emotional and independence aspects. The designed model consists of six phases: relaxation, orientation, exploration, collaborative planning, implementation, and expression, based on neuropedagogical principles. Limited testing results showed significant improvement, with the ready category increasing from 43% to 61%, while the not ready category decreased from 19% to 8%. Expert validation resulted in an average score of 3.78 (very good). These results suggest that the contextual transition model is effective in enhancing children's readiness and have implications for teacher practice, parental involvement, and systematic educational policy.
1236-1245 -
Filsafat Pancasila pada Implementasi Dokumen Kurikulum Merdeka
Akhmad Rofii’ Uddiin, Ana Fitrotun Nisa, Banun Havifah Cahyo Khosiyono, Heri Maria Zulfiati, Sutrisna WibawaShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Filsafat Pancasila merupakan dasar penting dalam pendidikan Indonesia yang menjiwai proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi nilai-nilai Pancasila dalam dokumen Kurikulum Merdeka dengan pendekatan deskriptif kualitatif berbasis studi pustaka. Subjek penelitian adalah guru kelas, dengan data diperoleh melalui analisis dokumen kurikulum dan literatur pendukung. Hasil menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka di SD Negeri Panasan telah mengintegrasikan nilai Pancasila secara kontekstual melalui pembelajaran berbasis proyek yang menumbuhkan kolaborasi, kreativitas, tanggung jawab sosial, dan kepedulian. Evaluasi berkelanjutan serta pendampingan guru mendukung efektivitas penerapan kurikulum. Kurikulum Merdeka berperan membentuk karakter siswa yang berakhlak, cerdas, dan peduli, sekaligus memperkuat identitas budaya dan persatuan bangsa. Keberhasilan implementasi nilai Pancasila bergantung pada sinergi antara budaya lokal, visi sekolah, perencanaan kurikulum, dan kompetensi guru.
1247-1260 -
Analisis Isi Penanaman Nilai Pendidikan Karakter Pelajar Pancasila Pada Permainan Tradisional Sebagai Literasi Budaya
Ari Utami, Heri Maria Zulfiati, Heri Maria Zulfiati, Banun Havifah Cahyo KhosiyonoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini menganalisis isi nilai-nilai pendidikan karakter siswa Pancasila dalam kegiatan literasi budaya melalui permainan tradisional yang dilaksanakan setiap hari Kamis Pon di sekolah Kabupaten Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bagaimana permainan tradisional dapat menanamkan nilai-nilai karakter. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis isi. Responden penelitian ini yaitu 11 guru. Analisis menunjukkan bahwa permainan tradisional mengandung nilai-nilai inti siswa Pancasila, termasuk karakter mulia, gotong royong, mandiri, kreatif, bernalar kritis, dan keberagaman global. Namun, tidak semua permainan tradisional mencerminkan setiap nilai utama Pancasila secara merata. Temuan ini menekankan peran guru dalam memilih dan mengadaptasi permainan untuk mendukung pendidikan karakter secara efektif. Guru perlu merancang strategi pembelajaran yang kreatif dan relevan untuk mengoptimalkan integrasi nilai-nilai karakter ke dalam kegiatan permainan tradisional. Dengan demikian, permainan tradisional tidak hanya menjadi upaya pelestarian budaya tetapi juga alat yang bermakna untuk membangun karakter siswa sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
1261-1269 -
Digitalisasi Dan Edupreneurship Pada Transformasi Paud Menuju Pendidikan Berdaya Saing Global
Nadia Aliyatuz Zulfa, Nurita Sari, Erni Munastiwi, Lailatu RohmahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi isu penting dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dan edupreneurship dalam meningkatkan daya saing PAUD. Menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di lima lembaga PAUD di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa lembaga telah mengadopsi teknologi dan konsep edupreneurship, kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi tenaga pendidik masih menjadi tantangan utama. Studi ini mengimplikasikan perlunya pelatihan pendidik, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan dan daya saing global PAUD.
1277-1285 -
Penanaman Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha pada Anak Usia Dini
Novi Andriani, Sulistianah Sulistianah, Jimi HariantoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk Menanamkan Karakter Disiplin Melalui Pembiasaan Salat Dhuha. Melalui pembiasaan ini peserta didik diajarkan untuk berkomitmen meluangkan waktu untuk beribadah, mengajarkan nilai kesabaran dan kedisiplinan dalam melaksanakan rutinitas harian. Dengan pembiasaan Salat Dhuha yang dilakukan di sekolah diharapkan peserta didik mampu mengatur waktu dengan baik, sehingga dapat mempengaruhi karakter disiplin. Penelitian ini menggunakan penelitian pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi. Instrumen penelitian meliputi pedoman observasi dan pedoman wawancara, dengan subjek penelitian adalah 11 siswa kelompok A di sekolah. Data dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan/verifikasi simpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembiasaan Salat Dhuha di Sekolah berperan strategis dalam menanamkan disiplin waktu, belajar, dan tata krama pada anak usia dini melalui rutinitas terjadwal, bimbingan guru, serta pembiasaan berjamaah yang konsisten sehingga menjadi instrumen pendidikan karakter religius dan disiplin secara utuh
1286-1294 -
Authoritative Parenting and School Support As Predictors Of Preschoolers’ Social Efficacy
Sulistyorini Sulistyorini, Ahmad Samawi, Sri WahyuniShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Social efficacy in early childhood plays a crucial role in developing successful social relationships and emotional growth; however, it often does not develop optimally. This study aims to analyze the influence of authoritative parenting and school social support on children’s social efficacy in kindergartens throughout Diwek District, Jombang Regency. The study employed a quantitative approach with an ex post facto design. The sample consisted of 328 parents selected using the cluster proportional random sampling technique. The research instruments were validated through Pearson validity tests and Cronbach’s Alpha reliability tests (α = 0.974). Data were analyzed using SPSS version 26 through t-tests, F-tests, and multiple linear regression analyses. The findings revealed that authoritative parenting and school social support had a significant effect on children’s social efficacy. These results emphasize the importance of collaboration between families and schools in fostering social efficacy among early childhood learners.
1301-1307 -
Peran Guru Paud dalam Menciptakan Lingkungan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Tiara Septia Utami; Ayu Aprilia Pangestu Putri, Lailatul Badriyah, Nur RafizahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pendidikan inklusif di jenjang PAUD menuntut keterlibatan aktif guru dalam membangun lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAUD dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi terhadap guru di lembaga PAUD inklusif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa guru berperan dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak, membangun interaksi sosial positif, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan tenaga pendukung. Penelitian ini juga menemukan adanya faktor pendukung serta hambatan yang memengaruhi pelaksanaan peran guru dalam mewujudkan lingkungan inklusif di PAUD
1308-1317 -
Transformasi Kemandirian Belajar Siswa Melalui Website Edukatif
Ria Fita Lestari , Ana Fitrotun Nisa, Heri Maria Zulfiati, Banun Havifah Cahyo KhosiyonoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pembelajaran konvensional dan rendahnya kemandirian belajar menyebabkan siswa bergantung pada guru sehingga kreativitas, berpikir kritis, dan daya saing sulit berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh media pembelajaran berbasis website terhadap peningkatan kemandirian belajar siswa. Metode yang digunakan adalah campuran kuantitatif dan kualitatif dengan 29 siswa kelas I sebagai responden. Data diperoleh melalui survei, wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui tahapan pengumpulan, reduksi, pengkodean, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan kemandirian belajar terdiri atas kemampuan, keinginan, dan kebebasan belajar. Mayoritas siswa berada pada kategori “sangat mampu” dan “cukup mampu” memahami materi Pancasila Bab 3. Kesimpulannya, media berbasis website efektif meningkatkan kemandirian belajar siswa kelas I. Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi guru, sekolah, dan pihak terkait untuk memperkuat kemandirian belajar di lingkungan sekolah.
1318-1328 -
Upaya Pembelajaran Khusus Dalam Mengatasi Speech Delay Pada Usia Dini
Nuriskha Amanda Putri, Muslam MuslamShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas pentingnya pembelajaran khusus dalam menangani speech delay pada anak usia dini, karena keterlambatan bicara dapat menghambat perkembangan komunikasi dan sosial anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui upaya yang diberikan kepada anak speech delay. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah salah satu anak usia dini yang mengalami speech delay. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian bersifat individual dan disesuaikan dengan kebutuhan anak. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan pentingnya peran guru dan orang tua dalam merancang pembelajaran yang adaptif untuk mendukung perkembangan bahasa anak secara optimal.
1326-1334 -
Survei Pengetahuan dan Kebutuhan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Budaya Anak Usia Dini
Fitri Annisa, Rina Wulandari, Prayitno PrayitnoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kebutuhan guru TK terhadap literasi budaya anak usia dini. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey, data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap literasi budaya berada pada ketegori tinggi, terutama dalam aspek konseptual dan urgensinya, namun terdapat kesenjangan antara pemahaman dan penerapan di kelas. Guru juga menghadapi kendala dalam kurangnya pelatihan serta minimnya dukungan dari dinas pendidikan kebudayaan. Di sisi lain, mayoritas guru menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik perhatian dan aplikatif, seperti pop-up book dan media digital berbasis budaya. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pengetahuan konseptual guru belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran karena terbatasnya pelatihan kontekstual dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya anak usia dini perlu diupayakan melalui pengembangan strategi, kebijakan, dan media yang berbasis nilai budaya lokal agar dapat menumbuhkan identitas budaya dan karakter anak sejak dini.
1335-1341 -
Analisis Faktor Maternal yang Mempengaruhi Perkembangan Anak
Lia Dian Ayuningrum , Arantika Meidya Pratiwi, Erna Yovi Kurniawati, Antika IndahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
UNICEF (2019) mencatat bahwa 27,5% atau sekitar 3 juta balita mengalami gangguan perkembangan motorik, dan masalah-masalah seperti perilaku, autisme, hiperaktif, dan keterlambatan perkembangan semakin meningkat di Indonesia. Faktor maternal memiliki peran yang sangat penting. Karakteristik ibu, seperti usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, pendapatan, dan pola asuh, terbukti berhubungan erat dengan stimulasi yang diberikan pada anak. Tujuan: untuk menganalisa faktor maternal yang mempengaruhi perkembangan anak usia dini. Metode: menggunakan penelitian analitik dengan rancangan crossectional, dengan jumlah sampel sebanyak 106 ibu secara konsekutif sampling di KB Harapan Bangsa Pandak dan TK Masyithoh Kauman. Hasil: Penelitian ini mengkaji faktor dari ibu dengan hasil karakteristik usia, mayoritas berusia 25-35 tahun (45,28%), sebagian besar ibu bekerja dengan rata-rata pendidikan terakhir pada kelompok SMP, 63,21% ibu memiliki penghasilan sesuai dengan UMR, lebih dari 50% ibu memperoleh informasi dari media sosial dengan pengasuhan anak mandiri dan lebih dari 60% perkembangan anak dalam kategori berkembang sesuai harapan. Kesimpulan: Penelitian ini tidak menemukan hubungan yang signifikan antara faktor maternal dengan perkembangan anak usia dini.
1342-1349 -
Contextual Vocabulary Learning and Early Reading Achievement in Preschool: A Focus on Read-Aloud Strategies
Restiana Ertika Latifah, Jamilah Mohd BasirShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji dampak aktivitas membaca nyaring terhadap pembelajaran kosakata kontekstual dan pencapaian membaca awal pada anak prasekolah. Melalui observasi kelas, wawancara dengan guru dan orang tua, serta diskusi kelompok terfokus, penelitian ini mengidentifikasi strategi membaca nyaring yang efektif dalam mempromosikan penguasaan kosakata. Temuan menunjukkan bahwa pertanyaan interaktif, keterkaitan konteks cerita dengan dunia nyata, dan pendekatan yang sensitif terhadap gender dapat meningkatkan pembelajaran kosakata. Selain itu, penelitian ini menyoroti perbedaan gender dalam keterlibatan dan penguasaan kosakata, dengan anak perempuan menunjukkan perhatian yang lebih berkelanjutan dan anak laki-laki menunjukkan output verbal yang lebih tinggi. Temuan ini menekankan pentingnya strategi membaca nyaring yang disesuaikan dalam mendukung perkembangan literasi awal.
1361-1369 -
Pola Kerjasama Guru dan Orang Tua dalam Membentuk Karakter Mandiri Anak Usia Dini
Risky Hermawati, Sofa Muthohar, Nilal Muna FatmawatiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pembentukan karakter mandiri anak usia dini tidak dapat dilakukan secara sepihak. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola kerjasama yang dilakukan guru dan orang tua dalam membangun kemandirian anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Wawancara ini ditujukan pada guru dan orang tua untuk membahas terkait pembentukan mandiri. Observasi ini dilakukan terhadap prilaku anak usia dini pada saat di sekolah. Dokumentasi berupa potret kegiatan pembelajaran yang menunjukkan kemandirian anak. Subjek penelitian ini melibatkan guru, orang tua dan siswa TK B. Teknik analisis data menggunakan reduksi data, display data dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola kerjasama guru dan orang tua dilakukan melalui komunikasi dua arah dan pemantauan berkelanjutan. Kerjasama ini terbukti efektif dalam mendukung pembentukan karakter mandiri anak, hal ini karena prosesnya berlangsung tidak hanya disekolah tetapi juga dirumah, sehingga kemandirian anak berkembang secara optimal.
1370-1378 -
Strategi Guru dalam Mengajarkan Hadis Harian kepada Anak Usia Dini melalui Murojaah dan Media Digital
Dwi Feskariani, Sri Yanti, Eka Oktavianingsih, Atika Anggraini, Kartini Kartini, Elce PurwandariShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pembelajaran hadis harian pada anak usia dini merupakan fondasi strategis dalam pembentukan karakter religius di era digital. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi guru dalam mengajarkan hadis harian di RA Ummi, menggambarkan penerapan metode murojaah, serta menganalisis pemanfaatan media digital sebagai alat bantu pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik wawancara mendalam terutama terhadap guru kelas, kepala sekolah, wali murid, dan anak. Analisis data dilakukan melalui model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran hadis dirancang secara tematik dan kontekstual, didukung metode murojaah yang konsisten melalui pengulangan di sekolah dan rumah. Pemanfaatan media digital berupa video dan audio terbukti meningkatkan antusiasme, fokus, dan daya ingat anak. Sinergi guru dan orang tua menjadi faktor kunci keberhasilan, meskipun masih ditemui kendala teknis dan keterbatasan waktu. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kolaborasi dan pengembangan media digital yang lebih interaktif untuk pembelajaran hadis anak usia dini.
1473-1482 -
Early Childhood Vocabulary Acquisition through Multimodal Strategies: A Semiotic Study of Miss Rachel
Thalita , Rohmani Nur IndahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
In this digital era, YouTube Kids has become one of the applications most frequently used by children with a variety of content, some aimed at education and others at entertainment. This research analyzes educational videos specifically for children to examine the multimodal strategies in Miss Rachel's YouTube educational videos that support early childhood vocabulary acquisition. It uses Kress and Leeuwen (2006) multimodality theory, which includes seven semiotic modes: linguistic, visual, gestural, audio, spatial, temporal, and three-dimensional. The method used is descriptive qualitative, with data consisting of video footage of Miss Rachel introducing vocabulary through various multimodal strategies. The results show that each mode contributes meaningfully to the vocabulary learning process. All modes support each other and create a fun, interactive, and meaningful learning experience for children. This research concludes that multimodal strategies in Miss Rachel videos effectively support vocabulary acquisition in early childhood. It also recommends that educators, parents, and digital content developers consider using multimodal approaches in children's language learning activities.
1483-1492 -
Pembentukan Keterampilan Kerja sama Anak Usia 5-6 Tahun dalam Praktik Pedagogi Bermain Sains Pembuatan Tape
Indah Reina Shalma, Elindra Yetti, Ade Dwi UtamiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pembentukan keterampilan kerja sama anak usia 5–6 tahun melalui kegiatan bermain sains pembuatan Tape. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan kerja sama anak berkembang secara bertahap melalui pengalaman konkret bekerja dalam kelompok, seperti berbagi peran, berkomunikasi, merencanakan, dan menyelesaikan masalah bersama. Guru berperan penting sebagai perancang kegiatan kolaboratif yang menumbuhkan positive interdependence, pengatur lingkungan emosional yang suportif, serta fasilitator dialog sosial yang memberi ruang bagi anak untuk mengambil keputusan. Kegiatan bermain sains pembuatan Tape terbukti menjadi wahana efektif untuk menstimulasi keterampilan kerja sama anak karena memadukan eksplorasi ilmiah dengan interaksi sosial yang bermakna. Temuan ini menegaskan pentingnya praktik pedagogi bermain yang berorientasi pada pengembangan keterampilan sosial anak usia dini.
1487-1493 -
Pet Attachment pada Anak Usia Dini terhadap Hewan Peliharaan dan Dampaknya pada Perkembangan Sosio-Emosional
Sintha Puspa Paramitha, Nurbiana Dhieni, Sri Indah PujiastutiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Fenomena pet attachment pada anak usia dini penting dikaji karena berkontribusi pada perkembangan sosial-emosional, empati, dan regulasi emosi anak. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi bentuk keterikatan anak terhadap hewan peliharaan serta memahami faktor yang memengaruhi hubungan tersebut. Metode yang digunakan adalah studi literatur berbasis PRISMA dengan menelaah artikel ber-ISSN, full-text, dan terbit tahun 2020–2025. Data dianalisis melalui reduksi, klasifikasi temuan, dan sintesis untuk mengidentifikasi pola, perbedaan, dan celah penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa pet attachment berkaitan dengan peningkatan empati, penurunan kecemasan, penguatan regulasi emosi, serta perkembangan sosial yang lebih baik pada anak usia dini. Selain itu, kualitas interaksi anak–hewan menjadi penentu utama munculnya manfaat. Temuan ini mengimplikasikan perlunya pemanfaatan hewan peliharaan sebagai media dukungan perkembangan anak serta perlunya penelitian lanjutan dalam konteks budaya Indonesia
1493-1504 -
Aktivitas Literasi di Rumah dan Bahasa Reseptif Anak Usia Dini: Tinjauan Gender pada Keluarga di Daerah Pedesaan
Karinta Elmira Amalia, Shally Novita, Yuliana HanamiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Literasi rumah berperan penting dalam perkembangan bahasa anak, terutama di wilayah pedesaan dengan akses literasi terbatas. Penelitian ini bertujuan menjelaskan praktik literasi rumah pada keluarga pedesaan serta bagaimana gender memengaruhi perkembangan kosakata reseptif anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus, melibatkan tiga ibu di wilayah pedesaan Jatinangor. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan lima tema utama: rutinitas literasi, akses bahan bacaan, respons anak, perkembangan kosakata sehari-hari, dan dinamika emosional-gender. Anak perempuan cenderung lebih verbal dan responsif, sementara anak laki-laki membutuhkan pendekatan yang lebih fleksibel. Perbedaan ini dipengaruhi karakter individu dan pola asuh berbasis gender. Temuan ini menegaskan pentingnya program literasi rumah yang sensitif gender dan sesuai konteks pedesaan untuk mendukung perkembangan bahasa anak di pedesaan.
1494-1504 -
Eksplorasi Penggunaan Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Quizizz untuk Menciptakan Minat Belajar Anak
I Putu Ryan Geryana Suantara, Ni Gusti Ayu Made Yeni Lestari, I Gde SuryawanShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pembelajaran yang menyenangkan dan sesuai perkembangan anak penting di era digital untuk menumbuhkan minat belajar sejak dini. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi penggunaan media interaktif Quizizz dalam meningkatkan minat belajar anak kelompok B. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap anak usia dini kelompok B. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan acuan teori Piaget tentang perkembangan kognitif dan teori Vygotsky mengenai interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan Quizizz mampu meningkatkan antusiasme, keterlibatan aktif, serta respons emosional positif anak melalui gamifikasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa Quizizz efektif sebagai media pembelajaran interaktif, namun perlu dukungan guru dan kesiapan infrastruktur agar penerapannya optimal
1504-1515 -
Peran Guru dalam Menanamkan Karakter Kemandirian pada Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Metode Pembiasaan
Rizka Adelia, Hasbi, RusShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Kemandirian penting dikembangkan sejak dini karena menjadi fondasi kepribadian dan kesiapan anak menghadapi kehidupan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan peran guru dalam menumbuhkan kemandirian anak serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat keberhasilan metode pembiasaan di sekolah tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus instrumental, melibatkan 15 anak, dua guru, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wawancara, observasi dan lembar analisis dokumen. Kemudian, dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana, dilengkapi triangulasi sumber dan teknik serta member check untuk memastikan keabsahan data. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode pembiasaan yang sistematis dan konsisten efektif meningkatkan kemandirian, tanggung jawab, dan rasa percaya diri anak. Secara praktis, hasil ini menekankan pentingnya peran guru sebagai teladan dan fasilitator, serta perlunya dukungan keluarga dan lingkungan sekolah yang kondusif agar kebiasaan kemandirian anak dapat terus berkembang.
1505-1514 -
Pengembangan Media KOMPI (Komik Mitigasi Perubahan Iklim) Untuk Menstimulasi Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak TK Usia 5-6 Tahun
Lilik Sangadah Dwi Saputri, Mallevi Agustin Ningrum, Sri Setyowati, Dewi Komalasari; Alisha Arrochma, Laila FathiatuddiniShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Bahasa ekspresif adalah kemampuan anak untuk memahami berbagai informasi, mengomunikasikan pikiran secara lisan, tulisan, dan berbagai media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kevalidan, kepraktisan, dan keefektifan dari media KOMPI. Penelitian ini menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ASSURE. Desain penelitian ini adalah one group pretest- postest pada kelompok TK B2 yang berjumlah 17 anak di TK Happy Smart Kids. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket ahli media dan ahli materi, lembar observasi aktivitas guru dan anak serta lembar observasi pretest-postest yang dianalisis menggunakan SPSS 21. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa media KOMPI valid dengan skor validasi media sebesar 95% dan validasi materi sebesar 94,44%, praktis dengan kriteria aktivitas guru terlaksana dengan baik dan kriteria aktivitas anak aktif, serta efektif untuk menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak dengan kriteria N-gain sedang. Implikasi dari penelitian ini adalah media visual, seperti KOMPI dapat menstimulasi kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun
1515-1527 -
Efektifitas Teknik Coaching dalam Membangun Keterlibatan Belajar Anak Usia 5-6 Tahun
Farida Nur Maulidya, Ahmad Samawi, Rosyi Damayani Twinsari ManingtyasShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur keefektifan teknik coaching dalam membangun keterlibatan belajar anak usia 5–6 tahun di TK Al Muhajirin Kota Malang. Keterlibatan belajar merupakan aspek penting dalam pembelajaran karena membangun rasa percaya diri dan mendorong anak untuk lebih mandiri dalam mengeksplorasi berbagai pengalaman belajar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi eksperimen tipe Nonequivalent Control Group Design. Subjek penelitian berjumlah 40 anak usia dini berusia 5-6 tahun yang terbagi dalam kelompok eksperimen dan kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan berupa 4 indikator dengan 10 sub indikator yang sudah diuji validitas. Hasil analisis menunjukkan bahwa teknik coaching efektif meningkatkan keterlibatan belajar anak, baik secara kognitif, emosional, maupun perilaku, dengan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,00 (<0,05). Implikasi dari hasil ini menunjukkan bahwa teknik coaching efektif dalam membangun keterlibatan belajar anak usia 5–6 tahun.
1528-1536 -
Improving Logical And Mathematical Intelligence Through Numeracy Activities In Early Childhood At Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Kindergarten
Vivi Nur Afifah Novia Anggraini, Nur Indah Sari, Anita OktavianaShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Kecerdasan logis matematis pada anak usia dini melibatkan pemahaman angka, pola, dan hubungan dalam pemecahan masalah. Kecerdasan ini penting bagi perkembangan anak dan diatur dalam Permendikbud No.137 Tahun 2014. Tujuan penelitian ini adalah untuk merealisasikan kegiatan numerasi dapat meningkatkan kecerdasan logis matematis pada anak usia 5-6 tahun di TK Aisyiyah Bustanul Athfal. Dalam mengumpulakan data peneliti menggunakan metode Observasi, wawancara, dan Dokumentasi. Penelitian di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 1 Braja Harjosari menunjukkan bahwa beberapa anak masih mengalami kesulitan dalam membilang, menulis angka, atau mengalami huruf terbalik. Strategi pembelajaran yang lebih menarik dan interaktif diperlukan untuk meningkatkan kemampuan numerasi anak. Hasil dari penelitaian ini dapat dilihat pada kegiatan prasiklus anak yang Berkembang Sangat Baik hanya 20%, pada saat Siklus I anak yang Berkembang sangat Baik meningkat menjadi 33,33%, dan pada Siklus II anak yang Berkembang Sangat Baik meningkat menjadi 80% sesuai dengan target peneliti.
1537-1542 -
The Role of Economic Status and Environmental Factors in Early Childhood Cognitive Development: Systematic Literature Review and Bibliometric
Nur Afifah Sulaiman, MellyShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Low socioeconomic status (SES) significantly affects adolescents’ cognitive development, influenced by factors like stress, parental education, and limited resources. This study explores themes and publication trends related to SES and cognitive development using a systematic literature review (SLR) and bibliometric analysis (BA). Data from Scopus were analyzed with VOSviewer and Microsoft Excel. A total of 26 peer-reviewed articles were reviewed using statistical methods. Findings show that variables like BMI, household income, parental education, brain structure, and family background positively correlate with cognitive development. In contrast, depression, trauma, puberty, and disciplinary history negatively impact it. Bibliometric analysis reveals a shift from general child development research to more focused areas like executive function and prenatal influences, showing strong ties between SES and cognitive development.
1537-1547 -
The Impact of Clean and Healthy Living Behavior Program on the Independence and Discipline of Children Aged 4-5 Years
Rizka Maulida Mustika, Rina WulandariShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Clean and Healthy Living Behavior (CHLB) in early childhood is crucial for supporting children’s health, independence, and discipline. This study aimed to examine the effectiveness of the CHLB program on the independence and discipline of children aged 4–5 years. A quantitative ex post facto design was employed with a sample of 150 children from kindergartens in Banda Sakti District, selected through purposive sampling. The instruments were validated through content validity with reliability coefficients of 0.892 for independence and 0.948 for discipline. Data were analyzed using an independent sample t-test. The findings revealed significant differences in independence (Sig. 0.000 < 0.05; t = 5.832 > t-table 1.646) and discipline (Sig. 0.000 < 0.05; t = 8.591 > t-table 1.646) between schools that implemented CHLB for 10 years and 5 years. These results imply that CHLB programs can strengthen independence and discipline, and serve as a foundation for policy and early childhood education practices.
1548-1555 -
Interpretasi dan Kebutuhan Pendidik PAUD dalam Intervensi Perilaku Agresif Anak Usia Dini: Studi Deskriptif Kuantitatif
Firqotul Arifah, MuthmainahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
This study was motivated because aggressive behavior often occurs in early childhood and is a concern for educators in schools. Aggressive behavior that is left unchecked can disrupt the learning process and interactions with peers in the classroom. This study aims to describe how early childhood educators interpret children's aggressive behavior, the frequency of aggressive incidents, and to determine the needs of educators for a guidebook for interventions for aggressive behavior in children. This research method is quantitative descriptive with a survey. Data collection using a questionnaire via google form with 83 educators as respondents. Data analysis using descriptive statistical analysis including percentage, mean, median, mode, and standard deviation (SD). The results showed that the frequency of educators encountering physically aggressive behavior was quite high, namely 47% almost every day, while verbal and rational aggression was reported rarely. Most educators are aware that untreated aggression can continue into adulthood and believe that good language and positive parenting can reduce aggression.
1556-1565 -
Green Generation: Building Environmentally Caring Characters Early Childhood Through Green School Programs
Fatnia Amanda, Sudaryanti SudaryantiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Environmental awareness in childhood is a fundamental aspect in developing awareness, responsibility, and sustainable habits towards environmental conservation from an early age. This study aims to test the effectiveness of the Green School program on the environmental awareness of children aged 5–6 years. This study used an ex post facto quantitative design with a sample of 142 children from kindergartens in Blang Mangat District, selected through a purposive sampling technique. The research instrument was validated through content validity and showed a high reliability coefficient of 0.892. Data were analyzed using an independent sample t-test to compare children's environmental awareness based on the duration of the Green School program. The analysis showed a significant difference in environmental awareness between children who participated in the Green School program for 5 years and 3 years (t(142) = 5.57; p < 0.001; Cohen's d = 0.932). These findings indicate that the Green School program effectively contributes to strengthening the environmental awareness of early childhood children and has important implications for the development of policies and practices for early childhood education oriented towards environmental sustainability.
1567-1573 -
Pengembangan Buku Panduan Guru dalam Permainan Sensori Motorik Anak Usia 4-5 Tahun Berbasis Model 4D
Irah Wati Murni, Nita Priyanti, Hamid PatilimaShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengatasi keterbatasan metode apersepsi konvensional di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kelompok A RA Miftahul Jannah, di mana guru cenderung bergantung pada pendekatan verbal monoton tanpa variasi sensorimotorik terstruktur, sehingga menghambat keterlibatan optimal anak usia 4-5 tahun dalam proses pembelajaran awal. Tujuan utama penelitian adalah meningkatkan pelaksanaan apersepsi guru secara efektif, kontekstual, dan berorientasi pada aspek kognitif, motorik, serta sosial emosional. Metode Research and Development (R&D) model 4D Thiagarajan diterapkan secara sistematis: tahap Define mencakup analisis kebutuhan melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi kelas intensif, dan studi dokumentasi kurikulum; Design berfokus pada perancangan draft awal produk; Develop melibatkan revisi berdasarkan validasi ahli materi (skor 87,5%), ahli media (89,09%), serta praktisi lapangan (82,5%); dan Disseminate melalui uji coba kelompok kecil serta penyebaran terbatas di lingkungan RA terkait, yang menghasilkan skor kelayakan keseluruhan di atas 80%. Hasil pengembangan menyatakan bahwa buku panduan ini sangat layak digunakan. Secara teoretis, penelitian memperkuat kerangka apersepsi sensorimotorik dalam kurikulum PAUD nasional; secara praktis, produk ini menjadi pedoman utama bagi guru untuk merangsang perkembangan anak secara inklusif berbasis bukti, mendukung transisi mulus ke sekolah dasar awal dengan praktik pembelajaran yang lebih dinamis dan berbukti efektif.
1574-1585 -
Pengembangan Modul Untuk Menstimulasi Perkembangan Kognitif Anak Usia 5--6 Tahun
Hawa Nurul Jannah, Didik Suryadi, Delrefi D Delrefi DShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengembangkan modul sebagai media untuk membantu kesulitan orang tua dalam memberikan stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini, penelitian ini penting dilakukan karena perkembangan kognitif memiliki peran yang sangat penting bagi keberhasilan anak dalam belajar Modul dirancang menggunakan model ADDIE (analysis, design, development, implementation, and evaluation). Hasil expert judgement oleh ahli materi, ahli media, dan ahli praktisi menunjukkan bahwa modul berada dalam kategori sangat layak dengan jumlah persentase 97,91%. Uji coba kelompok kecil yang melibatkan 5 guru menghasilkan skor rata-rata 96,5%. Sementara itu, uji coba kelompok besar yang melibatkan 15 orang tua dan 3 guru memperoleh skor rata-rata 96,66% dari orang tua dan 93,9% dari guru. Hasil tersebut menunjukkan bahwa modul sangat layak digunakan sebagai media belajar yang aplikatif dan efektif untuk menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Implementasinya dapat diperluas melalui program PAUD dan kolaborasi antara guru dengan orang tua untuk mendukung perkembangan anak usia dini secara optimal.
1586-1598 -
Meningkatkan Keterampilan Literasi Sains Anak Usia Dini Melalui Metode Pemecahan Masalah di TK Negeri I Plus Banyuasin III
Fazalia Meylinda Andriana, Akbari AkbariShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki urgensi tinggi karena keterampilan literasi sains merupakan fondasi kritis bagi anak usia dini. Tujuan penelitian adalah menguji efektivitas Metode Pemecahan Masalah dalam meningkatkan keterampilan tersebut. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart, yang terdiri atas perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian melibatkan 12 anak yang dibagi menjadi kelompok kontrol dan eksperimen. Data dianalisis secara kuantitatif dengan membandingkan nilai pra-tindakan, Siklus I, dan Siklus II. Hasilnya, rata-rata keterampilan literasi sains meningkat dari 39 (pra-tindakan) menjadi 85 pada Siklus II. Temuan ini membuktikan bahwa Metode Pemecahan Masalah efektif dan dapat diimplikasikan sebagai strategi alternatif dalam pembelajaran sains untuk anak usia dini.
1599-1607 -
Manajemen Pengemasan Seni AUD
St. Nur Almaidah Rs., Joko Pamungkas, Prayitno PrayitnoShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini (PAUD) merupakan pendidikan pada jenjang yang membantu anak berkembang secara optimal pada seluruh aspek perkembangan. Salah satu aspek perkembangan yang penting untuk diperhatikan adalah aspek perkembangan seni yang berkontribusi pada kemampuan ekspresi dan kreativitas anak yang harus dikemas dengan baik. Pengemasan seni yang baik memerlukan manajemen yang mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pebelajaran yang kontekstual dan sesuai dengan karakteristik anak usia dini. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan manajemen pengemasan kegiatan seni pada anak usia dini dengan menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengemasan seni yang efektif memerlukan perencanaan terstruktur, pemanfaatan bahan lokal, pendekatan tematik dan keterlibatan orang tua sangat penting sebagai mitra pembelajaran Studi ini menekankan pentingnya sinergi antara sekolah dan rumah dalam menumbuhkan potensi seni anak sejak dini
1607-1617 -
Analisis Implementasi Kurikulum Nabawiyah Dalam Pembentukan Karakter Anak Usia Dini
Dianne Brilliantie Rosalind, Badru ZamanShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini memegang peranan penting dalam pembentukan karakter. Saat ini anak muslim sudah tidak banyak yang mengenal Rasulullah sebagai teladan mereka. Banyak diantara generasi muslim yang mengidolakan artis-artis ataupun tokoh lain yang perilakunya tidak baik untuk ditiru. Penelitian ini bertujuan mengkaji pola kurikulum yang diterapkan Rasulullah saw untuk anak usia dini yang diimplementasikan oleh Kuttab Bandung Barat. Metode yang digunakan adalah studi kasus kualitatif dengan instrumen wawancara, observasi kelas, dan dokumentasi. Data diperoleh dari wawancara dengan kepala Kuttab dan tiga guru yang membimbing anak usia 5-6 tahun serta observasi selama tiga bulan pelaksanaan kurikulum. Hasil penelitian menunjukkan implementasi kurikulum Nabawiyah di Kuttab Bandung Barat memberikan hasil positif. Terlihat dari munculnya keimanan anak yang tercermin dalam ucapan dan perbuatan, perkembangan adab baik terhadap teman dan orangtua, serta semangat dalam menuntut ilmu sebagaimana diajarkan dalam kurikulum tersebut. Dapat disimpulkan bahwa urutan kurikulum Nabawiyah untuk anak usia dini yang diterapkan di Kuttab ini tepat, efektif, dan layak diaplikasikan oleh umat muslim dalam membimbing anak-anak mereka
1618-1628 -
Pengaruh Flashcard Terhadap Kemampuan Regulasi Emosi AnaK Usia 5-6 Tahun
Wanda Lestari, Febry MaghfirahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Regulasi emosi anak usia dini penting untuk mendukung interaksi antar sosial, bagaimana cara suatu individu dapat mengendalikan emosi dan mengekspresikan di waktu tertentu. Oleh sebab itu, diperlukannya media pembelajaran yang tepat. Sesuai dengan kebutuhan anak usia dini. Salah satunya adalah media Flashcard. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media Flashcard terhadap peningkatan kemampuan regulasi emosi anak. Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu pendekatan kuantitatif dengan desain One Grup Pretest-Posttest, melibatkan 15 anak sebagai subjek. Teknik analisis menggunakan Uji Wilcoxon Signed Rank. Instrument berupa lembar observasi regulasi anak yang disusun berdasarkan indikator regulasi emosi yang telah diuji validitas serta reliabilitas. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata regulasi emosi dari 20,00 menjadi 30,93 serta nilai signifikansi p<0,05. Dengan demikian, media Flashcard berpengaruh signifikan dalam meningkatkan kemampuan regulasi emosi anak. Implementasi pada penelitian ini bahwasanya media Flashcard merupakan alternatif media pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan kemampuan regulasi emosi khususnya pada anak usia dini.
1629-1635 -
Pendidikan Karakter Anak Usia Dini : Kontribusi Guru Dan Peran Aktif Orang Tua
Qori Mulqi Fatimah, Asep Kurnia Jayadinata, Gia Nikawanti, Entin KartiniShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Pendidikan anak usia dini menjadi pondasi penting pembentukan kepribadian dimasa mendatang. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi guru dan peran aktif orang tua dalam pendidikan karakter anak usia dini. Pendekatan kualitatif dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi dilakukan selama dua bulan (September–Oktober 2025) terhadap 15 anak usia 5–6 tahun dan 1 guru kelas. Data dianalisis menggunakan model interaktif Miles-Huberman- Saldana melalui kondensasi, penyajian, dan penarikan kesimpulan dengan validasi triangulasi sumber, metode, dan waktu. Hasil menunjukkan guru memakai kode khusus dalam interaksi untuk membentuk lima nilai karakter utama (kejujuran, tanggung jawab, disiplin, rasa hormat, kerja sama), didukung program monitoring bersama dengan evaluasi berkelanjutan guru–orang tua. Implikasi penelitian ini adalah model kolaborasi terstruktur dapat diadaptasi lembaga PAUD lain untuk memperkuat konsistensi pendidikan karakter antara sekolah dan rumah serta meningkatkan efektivitas internalisasi nilai pada anak.
1636-1644 -
Penerapan Media Digital Wordwall dalam Mengembangkan Kemampuan Numerasi Anak Usia Dini
Juli Anggreni Nainggolan, Nenden Sundari, Esya Anesty MashudiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan numerasi anak usia 4–6 tahun di kelompok B TK Kartika Siliwangi 39, khususnya dalam aspek mengenal angka, menghitung objek, dan membandingkan jumlah. Masalah utama yang dihadapi adalah kurangnya keterlibatan anak dalam pembelajaran numerasi yang menarik dan menyenangkan. Tujuan utama penelitian ini adalah untuk mengembangkan kemampuan numerasi anak melalui pemanfaatan aplikasi Wordwall. Metodologi penelitian yang digunakan adalah model Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis dan McTaggart. Penelitian ini dilakukan di TK Kartika Siliwangi 39, dengan 14 anak berusia 4 hingga 6 tahun sebagai subjek. Metode pengumpulan data meliputi observasi aktivitas guru dan anak serta dokumentasi. Proses penelitian dilakukan dalam dua siklus, meliputi tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan numerasi, dengan 70% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan dan Berkembang Sangat Baik pada siklus II. Penelitian ini menunjukkan bahwa aplikasi Wordwall efektif mengembangkan kemampuan numerasi pada anak usia dini.
1645-1660 -
Integrasi Seni sebagai Strategi Pembelajaran Holistik dalam Pendidikan Anak Usia Dini
Oktaviana Maharani, Joko Pamungkas, Dhafirah Jaya Wita Cirbany, Muqaddas Sajjad, Aqiela Fadhila Haya, Azahra ShalsabilaShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Integrasi seni dalam pembelajaran anak usia dini berperan sebagai sarana ekspresi dan pengembangan aspek perkembangan anak. Kajian ini penting karena seni menjembatani pembelajaran yang bermakna, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik belajar anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik integrasi seni dalam pembelajaran holistik, nilai yang melandasinya, peran seni dalam perkembangan anak, serta tantangan penerapannya di PAUD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis dengan instrumen pedoman wawancara, lembar observasi, dan dokumentasi. Subyek penelitian adalah guru dan kepala sekolah dari tiga lembaga PAUD. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi seni diterapkan secara kontekstual untuk mendukung pembentukan karakter, meningkatkan kepekaan sosial-budaya, serta mengembangkan kreativitas dan keterlibatan belajar anak, namun masih menghadapi keterbatasan sarana, kompetensi guru, kurikulum akademik-sentris, dan dukungan orang tua. Temuan ini berimplikasi pada perlunya penguatan kompetensi guru, pengembangan kurikulum PAUD yang lebih holistik, serta kolaborasi orang tua dalam pembelajaran berbasis seni.
1661-1672 -
Strategi Dalam Menumbuhkan Keterampilan Berwirausahaan Melalui Kegiatan Market Day
Id'ha Tutfi Ulkhatiata, Unzillatur Rochma Irfah Zaidah, Aisyah Robiiatus TsaaniyahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Keterampilan berwirausaha penting ditanamkan sejak dini karena menjadi fondasi kemandirian, kreativitas, dan daya saing anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi strategi pengembangan keterampilan wirausaha melalui kegiatan Market Day di PAUD. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi, melibatkan guru, kepala sekolah, serta anak kelompok B. Analisis data dilakukan melalui reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang digunakan meliputi perencanaan terstruktur, kolaborasi dengan orang tua, bermain peran, pelibatan anak dalam pengambilan keputusan, serta refleksi pasca kegiatan. Strategi ini efektif meningkatkan rasa percaya diri, tanggung jawab, komunikasi, kreativitas, dan keterampilan sosial anak. Implikasi penelitian menegaskan pentingnya pembelajaran kontekstual dan kolaboratif di PAUD untuk menyiapkan generasi yang mandiri dan inovatif.
-
Implementasi E-modul dan Pembelajaran STEAM Guna Meningkatkan Karakter pada Anak Usia Dini: Literature Review
Nadila Adiansa, Sriyanti Nihi, Nurul Al FadhillahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Menerapkan E-modul pembelajaran pada anak usia dini membuat pembelajaran lebih menyenangkan dan bermakna. Tujuan dari penelitian ini guna melihat perkembangan nilai karakter anak usia dini setelah diterapkannya E-modul pembelajaran yang telah berbasis STEAM pada anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu jenis kualitatif dengan pendekatan literatur review. Analisis data pada penelitian ini menggunakan mengelompokkan, sintesis, dan interpretasi informasi dari berbagi sumber literatur. Hasil penelitian E-modul pembelajaran dikembangkan dengan berbasis STEAM mengaitkan pengetahuan dan keterampilan science, technology, engineering, art, dan mathematics. Dengan E-modul pembelajaran berbasis STEAM menjadi panduan dan perencaan guru dalam mengajarkan nilai-nilai karakter pada anak usia dini lebih terkoordinir serta terencana dengan baik. Selain itu modul tersbut membantu guru dalam membuat pembelajaran menjadi efektif dan efisien. Implikasi hasil dengan penerapan E-modul guru ataupun orang tua dapat mengakses pembelajaran dimana saja dan kapan saja. Kecanggihan teknologi sekarang membantu orang tua dengan mudah menciptakan pembelajaran pada anak di rumah dengan E-modul.
-
Pengaruh Kegiatan Menulis Jurnal Pagi Terhadap Perkembangan Bahasa Anak Usia 4-5 Tahun
Irhamni Nur Aisyah; Naili RohmahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Kurangnya motivasi untuk mengungkapkan ide secara lisan dan tulisan, yang dapat disebabkan oleh keterbatasan ide maupun belum terbiasanya mereka dalam mengekspresikan perasaan secara terbuka. Sebagian anak mengalami kesulitan dalam merangkai kalimat sederhana atau memilih kata yang sesuai untuk menggambarkan pengalaman mereka. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kegiatan menulis jurnal pagi terhadap perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun di KB Dian Pertiwi. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan pendekatan kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan yaitu One Group Pretest-Posttest dengan sampel terdiri dari 20 anak usia 4-5 tahun di KB Dian Pertiwi. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif, uji normalitas, uji-t berpasangan, serta uji N-gain. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kegiatan menulis jurnal pagi memiliki pengaruh terhadap perkembangan bahasa anak yang dapat dilihat dari analisis uji-t berpasangan menunjukkan nilai signifikansi 0.00<0.05. Hasil ini memperlihatkan adanya pengaruh signifikan, sehingga kegiatan menulis jurnal pagi berpengaruh dan mendukung perkembangan bahasa anak usia 4-5 tahun.
-
Keteladanan Guru Sebagai Living Example dalam Membentuk Sopan Santun Anak Usia Dini di Lingkungan Sekolah
Amilia Febrian Mufarrohah, Suyadi SuyadiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penanaman sopan santun pada anak usia dini penting sebagai dasar pembentukan karakter, moral, dan kemampuan sosial. Namun, perubahan gaya hidup sering membuat anak kurang terbiasa bersikap santun. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran guru sebagai living example dalam pengembangan sopan santun anak. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi lapangan. Subjek penelitian meliputi guru, kepala sekolah, dan anak-anak di TK. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara tematik dan deskriptif. Hasil menunjukkan empat peran utama guru: yaitu: (1) guru konsisten menunjukan sikap sopan dalam setiap interaksi, (2) membangun kebiasaan positif melalui keteladanan bukan sekedar intruksi, (3) menjadi panutan dalam menghadapi konflik atau situasi sosial dengan sikap tenang dan menghargai, serta (4) memberi penguatan positif terhadap perilaku sopan yang dilakukan anak. Keempat peran ini menumbuhkan kebiasaan hormat, disiplin, dan empati anak. Implikasinya, keteladanan guru menjadi strategi efektif dalam membentuk karakter anak secara alami.
-
Impact Digital Technology For Early Childhood Interpersonal Intelligence
Rani Nibras Idham, Mubiar AgustinShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Currently, technology is widely used by humans, including early childhood. However, technology addiction can also affect how children interact. This can result in interpersonal intelligence, lack of socialization with the surrounding environment, and impaired language development in children. Based on the above issues, the researcher aims to describe the impact of technology on the interpersonal intelligence of early childhood. This research method uses a quantitative descriptive approach with a questionnaire distributed via Google Form to 30 parents at the Nuris Raudhatul Muttaqin Early Childhood Education Center, Tanggamus, Lampung. The results show that many children already use technology, one of which is mobile phones. One of the applications that children often use is YouTube, with 15 respondents out of 30 children. Based on the data obtained, most children use mobile phones for 30 minutes. This is in line with the maximum recommended technology use for children, which is less than 1 hour under adult supervision. In addition, the results of this study found that many parents have implemented restrictions on their children's mobile phone use. They limit the time spent on mobile phones by always accompanying their children when they use the internet, setting an example in limiting mobile phone use, and redirecting them to creative activities and educational games.
