Efforts To Improve Cultural Literacy Through Learning Regional Dance

Authors

  • Aprilita Ni’matul Madinah Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Armenia
  • Elly Purwanti Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Indonesia
  • Sefriyanti Sefriyanti Sekolah Tinggi Agama Islam Darussalam, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v9i2.1147

Keywords:

Cultural Literacy, Lampung Dance, Regional Dance, Early Childhood

Abstract

Cultural literacy is essential in early childhood as it shapes character, national identity, and appreciation of local culture from a young age. This study aims to improve children’s cultural literacy through learning regional dance, specifically Lampung Dance, at ECE Budi Luhur II. The study uses a descriptive qualitative method involving teachers, 5–6-year-old students, and the principal, with instruments including observation, interviews, and documentation. Data were analyzed through descriptive analysis by comparing children’s development outcomes across learning cycles. The results show a significant improvement, with children achieving the Very Good Development (BSB) category increasing from 26.67% in Cycle 1 to 73.33% in Cycle 2. These findings imply that regional dance learning is an effective, interactive, and enjoyable strategy to enhance cultural literacy and foster children’s cultural identity.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Afriliani, A. T. N., Latifah, A., Sahroni, D., & Farida, N. A. (2023). Early children education based on local culture. Scientia, 2(2), 1–6. https://doi.org/10.51773/sssh.v2i2.221

Ali, A. (2021). Quantitative Research Tools. https://doi.org/10.13140/RG.2.2.30033.25442

AL-Mighwar, M., Isfahani, J. M., Khalimatusyaadah, K., & Aqillah, W. A. (2023). Upaya fasilitas masyarakat terhadap pelatihan dan pentas seni tari dan lagu daerah bagi anak–anak sebagai upaya dalam Proses pengembangan budaya di Dusun Cilimus, Desa Mekarsari, Kecamatan Cimaung. TEKMULOGI: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 99–108. https://doi.org/10.17509/tmg.v3i2.62573

Annisa Dwi Hamdani, Dinie Anggraeni Dewi, & Rizky Saeful Hayat. (2023). Minimnya Literasi budaya dan kewargaan dapat mereduksi nilai karakter kebangsaan. CENDEKIA: Jurnal Ilmu Sosial, Bahasa Dan Pendidikan, 4(1), 140–147. https://doi.org/10.55606/cendikia.v4i1.2348

Annisa Zakia Nasution, Juraidah Br. Sembiring, Rafiqah Hayati, & Hilda Zahra Lubis. (2025). Tari membantu anak mengekspresikan perasaan. Misterius: Publikasi Ilmu Seni Dan Desain Komunikasi Visual, 2(2), 74–80. https://doi.org/10.62383/misterius.v2i2.653

Azhara, A., Yetti, E., & Hartati, S. (2024). Analisis pengaruh kegiatan tari terhadap kemampuan literasi budaya anak usia 5-6 tahun. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 958–964. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.781

Bu’ulolo, B. (2024). Peran guru profesional dalam menerapkan permainan tradisional pada anak usia dini. 1(3).

Djibran, F., & Pamungkas, J. (2023). Pembelajaran tari tradisional untuk stimulasi aspek perkembangan anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 876–886. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.4167

Eka Pratiwi Estiningtyas, Sri Kusrini, & Hesti Susasih. (2023). Pembelajaran tari tradisi daerah dalam mengembangkan kecakapan budaya dan kreativitas di sekolah menengah: sebuah pendekatan inovatif dalam pendidikan multikultural. PIJAR: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(3), 435–439. https://doi.org/10.58540/pijar.v1i3.495

Gutiawati, T. A., & Wulansari, B. Y. (2022). Pengembangan tema budaya lokal ponoragan untuk membentuk karakter cinta tanah air dalam kurikulum paud. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 10(2), 167–181. https://doi.org/10.24269/dpp.v10i2.4050

Hartono, H., Kusumastuti, E., Pratiwinindya, R. A., & Lestar, A. W. (2022). Strategi penanaman literasi budaya dan kreativitas bagi anak usia dini melalui pembelajaran tari. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(6), 5476–5486. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2894

Hermawan, R., Wafa, W. A., & Laela, L. N. A. (2022). Pedagogic Competence of teachers in developing early childhood literacy skills. Proceedings of the 1st International Conference of Humanities and Social Science, ICHSS 2021, 8 December 2021, Surakarta, Central Java, Indonesia. Proceedings of the 1st International Conference of Humanities and Social Science, ICHSS 2021, 8 December 2021, Surakarta, Central Java, Indonesia. https://doi.org/10.4108/eai.8-12-2021.2322621

Indriani, A., Anggraini, H., & Kumala, F. N. (2025). Traditional dance learning to enhance self-confidence in early childhood. Jurnal Riset Pendidikan Dan Pengajaran, 4(1), 81–88. https://doi.org/10.55047/jrpp.v4i1.979

Kurniati, A., & Agustang, A. (2022). Buton cultural potential in curriculum policy development of early childhood education unit in baubau city. JED (Jurnal Etika Demokrasi), 7(1), 148–159. https://doi.org/10.26618/jed.v7i1.6777

Labib, H. A., & Pamungkas, J. (2024). Transformasi teori ke praktik: pembelajaran seni tari di paud dan kesenjangannya. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(6), 2019–2024. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i6.6246

Lanet, A. (2023). Pengaruh Tarian tradisional dan bermain musik terhadap kemampuan kognitif anak kelompok b. JIIP - Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 6(8), 6368–6375. https://doi.org/10.54371/jiip.v6i8.2628

Liya, A., & Katoningsih, S. (2022). The development of learning the arts of dance to the ability of early childhood gross motor development. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 4(2), 1–8. https://doi.org/10.23917/ecrj.v4i2.12107

Maharani, L. (2023). Penanaman literasi budaya dalam pembelajaran tari tempurung untuk peserta didik smpn 14 pontianak melalui program gsms. 2(2).

Mukhlisin, M., & Lestari, K. (2024). Proses Pembelajaran Tari Anak Usia Dini. Masa Keemasan: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 1–8. https://doi.org/10.46368/mkjpaud.v4i1.1934

mustafa, L. hakim A. (2022). Pengaruh menggunakan metode bercerita dengan media gambar untuk meningkat kemampuan belajar bahasa anak: kajian pada kelas b paud dahlia sembung narmada lombok barat. Jurnal El-Huda, 13(1). https://doi.org/10.59702/elhuda.v13i01.25

Naur, A. Y., Yetti, E., & Pujiastuti, S. I. (2024). Pengaruh media video tutorial bermain musik tradisional manggarai terhadap kemampuan literasi budaya anak. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 692–700. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.783

Nurazizah, T. S., Dewi, D. A., & Hayat, R. S. (2023). Penanaman Literasi Budaya Dan Kreativitas Melalui Pembelajaran Tari Tradisional Siswa Sekolah Dasar Di Era Digital. 2(2), 101–112. https://doi.org/10.9644/sindoro.v2i2.1547

Nurlia Djafar & Novianty Djafri. (2024). Penanaman literasi budaya dan kreativitas melalui pembelajaran tari tradisional di smp 1 kabila bone sebagai bentuk objek pemajuan kebudayaan daerah kawasan teluk tomini. Prosiding Seminar Nasional Ilmu Pendidikan, 1(2), 08–22. https://doi.org/10.62951/prosemnasipi.v1i2.27

Nurpadilah, R., & Adela, D. (2023). Seminar nasional pendidikan dasar dan menengah studi literatur : peran tari tradisional sunda. 3(1), 84–89.

Pratiwi, A., & Asyarotin, E. N. K. (2019). Implementasi literasi budaya dan kewargaan sebagai solusi disinformasi pada generasi millennial di Indonesia. Jurnal Kajian Informasi & Perpustakaan, 7(1). https://doi.org/10.24198/jkip.v7i1.20066

Riska Riska & Muhammad Syukur. (2023). Peran Budaya literasi dalam meningkatkan minat baca siswa di sekolah dasar. Harmoni: Jurnal Ilmu Komunikasi dan Sosial, 1(2), 103–110. https://doi.org/10.59581/harmoni-widyakarya.v1i2.435

Sinyor, R., Kadir, R. S., Arni, A., Arianti, A. R., Maulana, A., & Langaru, Moh. R. S. (2024). Menanam cinta budaya: pengenalan tarian tradisional monamot pada siswa sekolah dasar di desa bongo, kabupaten buol. TOLIS MENGABDI : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 47–51. https://doi.org/10.56630/tm.v2i2.771

Suryawan, A. I., Mariah, Y. S., & Dyani, P. L. (2022). Improving creativity through development of dance learning models for teachers in junior high schools in bandung. 4th International Conference on Arts and Design Education (ICADE 2021). https://doi.org/10.2991/assehr.k.220601.003

Wahyudi, A. V. (2023). Implementation of archipelago dance as a means of introducing cultural literacy to early children. Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 7(4), 197–206. https://doi.org/10.14421/jga.2022.74-05

Wiranata, I. G. L. A. (2022). Penerapan tari bali untuk pengembangan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Jurnal Ilmiah Potensia, 7(2), 154–161. https://doi.org/10.33369/jip.7.2.154-161

Yetti, E., Syarah, E. S., Mutiara Sari, K., Oktarini, S., Nurdyana, T., Syakhruni, S., Puspawati, G. A. M., & Jovanka, D. R. (2023). Children s multicultural education through local-dance activities: teacher s thoughts and involvement. Lnternational Electronic Journal of Elementary Education, 2. https://doi.org/10.26822/iejee.2024.324.

Downloads

Published

02-06-2026

How to Cite

Madinah, A. N., Purwanti, E., & Sefriyanti, S. (2026). Efforts To Improve Cultural Literacy Through Learning Regional Dance . Aulad: Journal on Early Childhood, 9(2), 589–598. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i2.1147

Issue

Section

Research Articles