Implementasi Tari Kreasi Gambang Suling Sebagai Media Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun

Authors

  • Sri Rahmawati Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia
  • Syahria Anggita Sakti Universitas PGRI Yogyakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1333

Keywords:

Tari Kreasi Gambang Suling, Stimulasi Motorik Kasar, Perkembangan Anak Usia Dini, Pembelajaran Berbasis Seni

Abstract

Tari kreasi sebagai media pembelajaran seni memiliki arti penting dalam menstimulasi motorik kasar anak usia dini, terutama pada usia 5–6 tahun yang merupakan masa emas perkembangan fisik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi tari kreasi Gambang Suling sebagai media stimulasi motorik kasar serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambatnya di RA Rumah Kreatif Wadas Kelir, Klaten. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan subjek guru serta anak, kemudian dianalisis secara tematik menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi tari dilakukan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan berbasis demonstrasi dan permainan, serta evaluasi otentik yang efektif meningkatkan keseimbangan, koordinasi, dan kepercayaan diri anak. Temuan ini mengimplikasikan pentingnya dukungan sekolah, guru, dan orang tua dalam mengembangkan model pembelajaran berbasis seni di pendidikan anak usia dini.

Downloads Statistics

Download data is not yet available.

References

Antara, P. A., Paramita, V. A., & Iju, A. S. (2022). Pengembangan Media Video Pembelajaran Dalam Stimulasi Kemampuan Tarian Modern Untuk Anak Usia Dini. Jurnal Bimbingan Dan Konseling Indonseia, 7(2), 0–00. https://ejournal2.undiksha.ac.id/index.php/jurnal_bk

Arshy Prodyanatasari. (2024). Meningkatkan Kemampuan Motorik Kasar Melalui Senam Ceria (Improving Gross Motor Skills Through Cheerful Gymnastics). Media Abdimas, 3(1), 10–16. https://doi.org/10.37817/mediaabdimas.v4i1.3607

Auliya. (2024). Peningkatan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(November 2024), 383–392.

Devi, K. (2021). Instrumen Kemampuan Motorik Diskrit untuk Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 9(3), 400. https://doi.org/10.23887/paud.v9i3.38177

Haida, G., Samsidar, S., & Daulay, F. (2023). Tarian Kreasi sebagai Sarana Efektif Pengembangan Motorik Kasar pada Anak Usia Dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7277–7287. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5731

Hasanah, U. (2021). Pengembangan Kemampuan Fisik Motorik Melalui Permainan Tradisional Bagi Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan Anak, 5(1), 717–733. https://doi.org/10.21831/jpa.v5i1.12368

Jahra, I. A., Melasari, V., & Malik, A. (2023). Pola Tata Ruang Untuk Pertunjukan Tari Gambang. Imaji, 9(1), 101–110.

Komariah. (2024). Meningkatkan Kemampuan Jasmani Anak Usia Dini melalui Permainan Lompat Tali. CERIA (Cerdas Energik …, 7(3), 233–243. http://journal.ikipsiliwangi.ac.id/index.php/ceria/article/view/22584

Lestari, P. (2018). Membangun Karakter Siswa Melalui Kegiatan Intrakurikuler, Ekstrakurikuler, dan Hidden Curriculum di SD Budi Mulia Dua Pandeansari Yogyakarta. Jurnal Penelitian, 10(1), 71. https://doi.org/10.21043/jupe.v10i1.1367

M.S Luh Putu Lestariani. (2019). Pengaruh Model Pembelajaran Tari Kreatif Terhadap Kemampuan Motorik Kasar Kelompok B Gugus I Kecamatan Banjar. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 7(2), 239. https://doi.org/10.23887/paud.v7i2.19010

Ma’rifat, R. A. (2024). Pengembangan Seni tari Anak Usia Dini. Tumbuh Kembang, 2, 306–312.

Nasution, R. H., & Lubis, H. Z. (2025). Pengaruh Seni Gerak dan Tari Terhadap Perkembangan Kognitif Anak Usia Dini 5-6 Tahun di TK Nurul Izzah. Invention: Journal Research and Education Studies, 6(3), 162–173. https://doi.org/10.51178/invention.v6i1.2440

Perdana, F., Sunarto, & Utomo, U. (2017). Kesenian Rampak Kenthong sebagai Media Ekspresi Estetik Masyarakat Desa Kalirejo Kabupaten Pekalongan. Catharsis, 6(1), 1–8.

Rahman. (2023). Optimalisasi Perkembangan Fisik Motorik Kasar pada Anak Usia Dini. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 429–437. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i1.238

Rahmasari, S. (2023). Tari Kreasi Kehidupan Sebagai Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun. Kumara Cendekia, 13(3), 316–322.

Retnawulan, R. N. S., Budiman, A., & Sudirman, A. (2024). Kreativitas Gerak Tari Dengan Stimulus Media Audio Visual. Ringkang : Kajian Seni Tari Dan Pendidikan Seni Tari, 4(3), 494–509. https://doi.org/10.17509/ringkang.v4i3.77516

Roza, M., Hariyati, T., Afifatun, S., & Sajdah, M. (2023). Meningkatkan Motorik Kasar Anak Melalui Permainan Tradisional Lompat Tali Di TK ABA VI Sukajadi Kecamatan Abung Selatan Tahun Ajaran 2020/2021. Al Jayyid: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 20–38.

Sari, D. A. (2024). Meningkatkan Perkembangan Motorik Anak Usia 5-6 Tahun Melalui Tarian Tradisonal Minang, Maolah Tari. Yaa Bunayya : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 84. https://doi.org/10.24853/yby.8.1.84-92

Sriyanti, S., & Anggraini, R. (2021). Seni Tari Meningkatkan Motorik Kasar Anak di TK Al Istqomah Kota Bekasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6650–6653. https://www.jptam.org/index.php/jptam/article/view/2006%0Ahttps://www.jptam.org/index.php/jptam/article/download/2006/1772

Sugara, U., & Sugito. (2022). Etnopedagogi: Gagasan dan Peluang Penerapannya di Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 7(2), 93–104. https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.2888

Sutini, A. (2018). Pembelajaran Tari Bagi Anak Usia Dini. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2). https://doi.org/10.17509/cd.v3i2.10333

Tilaar. (2022). Aktulialisasi Nilai-Nilai Tradisi Budaya Daerah Sebagai Kearifan Lokal Untuk Memantapkan Jatidiri Bangsa.

Travelancya, T. (2022). Penerapan Seni Tari Dalam Mengembangkan Motorik Kasar Anak Usia 3-4 Tahun Di Kb Zainul Hasan Tambelang Krucil Probolinggo . BAHTSUNA: Jurnal Penelitian Pendidikan Islam, 4(2), 205–216. https://doi.org/10.55210/bahtsuna.v4i2.131

Triska, R. N., Zahro, I. F., & Westhisi, S. M. (2024). Tari Jaipong : Implementasi Tari dalam Mengembangkan Kemampuan Motorik Kasar Anak Usia Dini. Ceria (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif), 7(2), 135–144.

Utami, A. P., & Pamungkas, J. (2025). Kolaborasi Seni Tari dan Musik sebagai Media Pembelajaran Kreatif di Pendidikan Anak Usia Dini. 8(2), 1048–1057. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1251

Valensia, E. V., & Sari, A. T. R. (2020). Upaya meningkatkan kemampuan motorik kasar anak melalui tari bermain pada anak usia 5-6 tahun di ra islam salafiyah padangan. Semdikjar 6, 41–44.

Yuliani, R. D., & Hanif, M. (2024). Peran Guru Dalam Pengembangan Motorik Kasar Anak Usia Dini Pada TK Aisyiyah Muhammadiyah Wangandowo. 2, 158–168.

Yuliastuti. (2020). Penerapan Metode Latihan Dengan Menggunakan Media Audio Visual Dalam Tari Kreasi Untuk Meningkatkan Motorik Kasar Pada Kelompok B. Potensia, 5(1), 25–30.

Yusri, A. R., Nirwana, N., & Fitri, R. (2024). Peningkatan Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Kegiatan Tari Kreasi Di Taman Kanak-kanak. Ihya Ulum: Early Childhood Education Journal, 2(3), 383–392. https://doi.org/10.59638/ihyaulum.v2i3.411

Zulfiati, H. M., Suyant0, S., & Pamadhi, H. (2019). Modal Budaya Sebagai Penguat Pembentukan. 5(01).

Downloads

Published

06-04-2026

How to Cite

Rahmawati , S., & Sakti , S. A. (2026). Implementasi Tari Kreasi Gambang Suling Sebagai Media Stimulasi Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun . Aulad: Journal on Early Childhood, 9(1), 214–222. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1333