Peran Permainan Tradisional Belogo dalam Pengembangan Perilaku Prososial Anak Usia 5-6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i2.1567Keywords:
Perilaku Prososial Anak, Permainan Tradisional Belogo, Permainan Tradisional KalimantanAbstract
Perilaku prososial pada anak usia dini penting dikembangkan sejak awal karena berpengaruh terhadap kemampuan sosial dan emosional anak di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran permainan tradisional belogo dalam pengembangan perilaku prososial anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, dan peneliti sebagai instrumen utama. Subjek penelitian terdiri atas 15 anak kelompok B usia 5-6 tahun dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi permainan tradisional belogo mampu menstimulasi perilaku prososial anak, khususnya pada aspek berbagi dan bekerja sama. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa permainan tradisional dapat dijadikan strategi pembelajaran yang efektif dalam mengembangkan perilaku prososial anak di lembaga PAUD
Downloads Statistics
References
Agustina, N. R., & Khasyiin, N. (2023). Budaya permainan tradisional balogo dan nilai-nilai pendidikan islam. nusantara journal of multidisciplinary science, 1(5). https://jurnal.intekom.id/index.php/njms
Aini, M. Y., Nursihah, A., & Kurnia, A. (2023). Perkembangan perilaku prososial anak usia dini melalui permainan ular tangga. kreasi: jurnal pengabdian masyarakat, 3(1), 33–44. https://doi.org/10.51529/kjpm.v3i1.498
Alfisyah, Apriati, Y., & Azkia, L. (2023). Folkgames banjar (Dharmono & Halimudair, eds.). batang. https://share.google/GUcjRenUMGGTmidq6
Andayani, S. (2021). Bermain sebagai sarana pengembangan kreativitas anak usia dini. jurnal an-nur: kajian ilmu-ilmu pendidikan dan keislaman, 7(1), 230–238. https://journal.an-nur.ac.id/index.php/annur/article/view/87
Annisa, D., & Djamas, N. (2021). Meningkatkan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun melalui permainan tradisional babintingan. jurnal anak usia dini holistik integratif (audhi), 3(1), 42. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v3i1.592
Darumoyo, K., Rahmadi, Rakhman, A., Dirgantoro, E. W., & Amalia, B. (2025). Pendidikan karakter: menanamkan nilai-nilai karakter melalui permain olahraga tradisional balogo. jurnal pendidikan modern, 10(3). https://doi.org/https://doi.org/10.37471/jpm.v10i03.1219
Estiani, M., & Suparno, S. (2022). Stimulasi perkembangan sosial anak melalui permainan tradisional tenggoh-tenggohan. aulad: journal on early childhood, 5(3), 355–364. https://doi.org/10.31004/aulad.v5i3.386
Fajriani, K., Pancasilawati, A., Hasmawaty, H., & Liana, H. (2022). Pembentukan karakter anak usia dini melalui permainan tradisional balogo. antroposen: journal of social studies and humaniora, 1(2), 92–104. https://doi.org/10.33830/antroposen.v1i2.4024
Fitri, A. W., & Safitri, I. D. (2022). Stimulasi perilaku prososial melalui model pembelajaran kooperatif tipe stad pada anak usia 5-6 tahun. indonesia journal of early childhood: jurnal dunia anak usia dini, 4(2), 343. https://doi.org/10.35473/ijec.v4i2.1445
Fitria, Utomo, H. B., & Dwiyanti, L. (2020). Pembentukan perilaku prososial anak usia dini melalui permainan kooperatif. jurnal penelitian dan pengembangan pendidikan anak usia dini, 7(2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.30870/jpppaud.v7i2.8424
Hayati, S. N., & Putro, K. Z. (2021). Bermain dan permainan anak usia dini. generasi emas: jurnal pendidikan islam anak usia dini, 4(1), 52–64. https://doi.org/10.25299/jge.2021.vol4(1).6985
Hidayah, A. M. (2025). Peran permainan tradisional belogo dalam pengembangan keterampilan berkebhinekaan global anak usia dini 4-6 tahun. early childhood journal, 5(2), 68–82. https://doi.org/10.30872/ecj.v5i2.4826
Husaini, M. (2023). Sinergi kepala adat dan pemerintah daerah dalam mempertahankan adat dan budaya di kabupaten kutai barat (studi kasus kecamatan muara lawa kampung benggeris). ejournal pemerintahan integratif, 10(2), 261–270. https://share.google/4AOxfPrfLRYBd7e7Y
Irmawati, & Resviya. (2023). Nilai-nilai edukatif dalam permainan tradisional balogo pada pembelajaran penjas di sdn-1 sabuh kecamatan teweh baru. meretas: jurnal ilmu pendidikan, (2). https://doi.org/http://dx.doi.org/10.52947/meretas.v10i2.488
Irmayana, & Arjuna, F. (2025). Efektivitas permainan tradisional balogo terhadap kebugaran jasmani siswa kelas atas di sd negeri 15 buntok. gelanggang olahraga: jurnal pendidikan jasmani dan olahraga (jpjo), 9(1), 223–235. https://doi.org/10.31539/n5tng868
Istati, M. (2017). Penguatan keterampilan konseling anak: memahami karakteristik anak melalui permainan balogo. jurnal tarbiyah : jurnal ilmiah kependidikan, 6(2), 2017. https://doi.org/10.18592/tarbiyah.v6i2.1571
Latifah, Jamalie, Z., & Wibowo, F. (2026). Budaya permainan tradisional balogo (konsep, filosofi, dan nilai-nilai pendidikan islam). al-ilmiya: jurnal pendidikan islam, 1. https://journal.al-afif.org/index.php/al-ilmiya/article/view/800
Ni’mah, N., Setyawan, D., & Astuti, A. D. (2024). Efektivitas pembelajaran berbasis permainan tradisional “balogo” terhadap literasi numerasi dan berpikir kritis pada siswa sekolah dasar. pedagogik: jurnal pendidikan, 19(2), 207–214. https://doi.org/10.33084/pedagogik.v19i2.8400
Normuliati, S., & Urahmah, N. (2023). Permainan tradisional balogo pada masyarakat kalimantan selatan dalam karya sastra. tashwir, 11(1), 31–43. https://doi.org/10.18592/jt.v11i1.9476
Nugraha, R. A. (2020). Perilaku prososial dan pengembangan keterampilan sosial siswa. badan penerbit universitas pancasakti tegal. https://www.researchgate.net/publication/340446971_Perilaku_Prososial_Dan_Pengembangan_Ketrampilan_Sosial_Siswa
Rahiem, M. (2023). Upaya orang tua dalam mengembangkan perilaku prososial anak usia dini. aulad: journal on early childhood, 6, 20–29. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/aulad.v6i1.440
Safri, N., & Junita, N. (2025). Gambaran perilaku prososial pada remaja di kota ihokseumawe description of prosocial behavior in adolescents in ihokseumawe city. insight: jurnal penelitian psikologi, 3(1), 66–73. https://doi.org/https://doi.org/10.2910/insight.v3i1.18163
Samsiar, A., Syukri, M., & Halida. (2018). Peningkatan perilaku prososial melalui permainan galah hadang pada anak usia 5-6 tahun. jurnal pendidikan dan pembelajaran, 7(12). https://doi.org/https://doi.org/10.26418/jppk.v7i12.30137
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. alfabeta. https://share.google/vQOVFjYYy2jmGk9k8
Sumarti, S., Kristiana, D., & ‘Azam Muttaqin, M. (2024). Pengembangan perilaku prososial anak usia 5-6 tahun melalui permainan tradisonal jamuran di ra al mabrur. saliha jurnal pendidikan agama islam, 7(2), 461–475. https://doi.org/10.54396/saliha.v7i2.1142
Wahyuni, A., & Sari, N. F. (2022). Peningkatan keterampilan sosial melalui metode bermain kooperatif tipe make a match pada anak usia dini. jurnal obsesi : jurnal pendidikan anak usia dini, 6(6), 6961–6969. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i6.2300
Widjayatri, R. D., Pangestu, F. G., Triana, N. P., Nurlaela, S., Husna, T., & Aditya, W. (2023). Permainan tradisional bakiak dalam mengembangkan kemampuan sosial anak usia dini. jurnal tunas siliwangi, 9(2), 74. https://doi.org/https://doi.org/10.22460/ts.v9i2.3832
Wulandari, D. (2023). Upaya mengenalkan nilai-nilai kearifan lokal melalui permainan tradisional balogo kalimantan. early childhood journal, 4(2), 85–95. https://doi.org/10.30872/ecj.v4i2.4823
Yabu, I., Ardini, P. P., & Sutisna, I. (2024). Pengaruh permainan tradisional balap karung terhadap perilaku prososial anak usia 5-6 tahun di tk aster kelurahan molosipat kecamatan kota barat kota gorontalo. khirani: jurnal pendidikan anak usia dini, 2(4), 99–109. https://doi.org/https://doi.org/10.47861/khirani.v2i4.1348
Yuningsih, T. I., & Agustin, M. (2024). Permainan tradisional untuk mendukung profil pelajar pancasila fase fondasi. aulad: journal on early childhood, 7(1), 130–137. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.606
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Nurani Widyanti Hasanah, Alifatul Harisa, Zulfa Rihadah Fauziyah, Hanum Chailan Salsabila, Farah Nazhwa Pragista, Alya Rahmah, Fitri Anjarwati, Titin Nihayah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
