Peningkatan Sikap Percaya Diri dan Kerja Sama Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Melalui Model Inkuiri
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i2.1740Keywords:
Inkuiri, Percaya Diri, Kerja Sama, PembelajaranAbstract
Sikap percaya diri dan kerja sama merupakan keterampilan sosial yang penting untuk mendukung keberhasilan pembelajaran, namun keduanya masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan sikap percaya diri dan kerja sama siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus dengan subjek 21 siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sikap percaya diri dari 25,20 menjadi 47,80 dan 69,40, serta kerja sama dari 39,60 menjadi 56,40 dan 75,50 pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif mengembangkan keterampilan sosial siswa dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang lebih aktif serta kolaboratif.
Downloads Statistics
References
Bahtiar, A., dkk. (2024). Social inquiry learning dalam meningkatkan keterlibatan peserta didik melalui aktivitas penyelidikan, diskusi, dan refleksi. Jurnal Pendidikan.
Edison, E., & Sowanto, S. (2021). Peningkatan self-confidence peserta didik melalui pembelajaran kooperatif. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 5(2), 1500–1512.
Harahap, N. (2021). Pembelajaran aktif dalam meningkatkan interaksi sosial peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 12(1), 45–56.
Hmelo-Silver, C. E., Duncan, R. G., & Chinn, C. A. (2007). Scaffolding and achievement in problem-based and inquiry learning: A response to Kirschner, Sweller, and Clark (2006). Educational Psychologist, 42(2), 99–107. https://doi.org/10.1080/00461520701263368
Hurlock, E. B. (1978). Child development (6th ed.). McGraw-Hill.
Johnson, D. W., & Johnson, R. T. (2017). Joining together: Group theory and group skills (12th ed.). Pearson.
Joyce, B., Weil, M., & Calhoun, E. (2015). Models of teaching (9th ed.). Pearson.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2022). Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum dalam Rangka Pemulihan Pembelajaran. Kemendikbudristek.
Maulana, A. (2020). Penerapan pembelajaran kolaboratif untuk meningkatkan keterampilan sosial peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar, 11(2), 101–110.
Nabila, C.A. (2025). .Penerapan Bermain Peran Dalam Mengembangkan Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun. Aulad : Journal on Early Childhood. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.1018
National Research Council. (2000). Inquiry and the National Science Education Standards: A guide for teaching and learning. National Academies Press.
Nugraha, D., & Setiawan, A. (2021). Pembelajaran aktif dalam meningkatkan keberanian peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 6(1), 30–40.
OECD. (2019). OECD Learning Compass 2030: A series of concept notes. OECD Publishing.
Ormrod, J. E. (2020). Educational psychology: Developing learners (10th ed.). Pearson.
Rahmawati, R., & Faradita, M. N. (2024). Penerapan model pembelajaran inkuiri untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu.
Rohmawati, R. (2024). Penerapan model pembelajaran inkuiri dalam meningkatkan hasil belajar IPA di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar.
Santrock, J. W. (2018). Educational psychology (6th ed.). McGraw-Hill Education.
Sari, D., & Nugroho, A. (2021). Pengaruh pembelajaran kolaboratif terhadap kemampuan kerja sama peserta didik sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Dasar Indonesia, 6(2), 88–96.
Slavin, R. E. (2015). Cooperative learning: Theory, research, and practice (2nd ed.). Allyn & Bacon.
Supratman, S. (2025). Pengembangan karakter kerja sama peserta didik melalui pembelajaran kolaboratif di sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 15(1), 1–12.
UNESCO. (2021). Reimagining our futures together: A new social contract for education. UNESCO.
Wulandari, D., Sukarno, S., & Matsuri, M. (2024). Analisis bibliometrik penelitian pembelajaran inkuiri pada pendidikan dasar. Jurnal Basicedu.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Partnership for 21st Century Learning. (2019). Framework for 21st century learning definitions. Battelle for Kids. https://static.battelleforkids.org/documents/p21/P21_Framework_DefinitionsBFK.pdf
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in society: The development of higher psychological processes. Harvard University Press.
Bandura, A. (1997). Self-efficacy: The exercise of control. W. H. Freeman.
Bruner, J. S. (1961). The act of discovery. Harvard Educational Review, 31(1), 21–32.
Piaget, J. (1972). The psychology of the child. Basic Books.
Schunk, D. H. (2012). Learning theories: An educational perspective (6th ed.). Pearson.
Deci, E. L., & Ryan, R. M. (2000). The "what" and "why" of goal pursuits: Human needs and the self-determination of behavior. Psychological Inquiry, 11(4), 227–268. https://doi.org/10.1207/S15327965PLI1104_01
Pajares, F. (2002). Overview of social cognitive theory and of self-efficacy. Emory University. https://www.uky.edu/~eushe2/Pajares/eff.html
Woolfolk, A. (2019). Educational psychology (14th ed.). Pearson.
Zimmerman, B. J. (2000). Self-efficacy: An essential motive to learn. Contemporary Educational Psychology, 25(1), 82–91. https://doi.org/10.1006/ceps.1999.1016
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Nuryani, Ana Fitrotun Nisa, Banun Havifah Cahyo Kosiyono, Akbar Al Masjid

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
