Vol. 7 No. 2 (2024): May-Agustus 2024
Total Articles: 39 | Total Pages: 379
Issue Coverage: 96 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (96)
Research Articles
-
Rumusan Visi, Misi dan Tujuan dalam Pengembangan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan Anak Usia Dini
Rudiyanto Rudiyanto, Iis Rodiah, Dwiputri NirmalaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.629 | Check in Google Scholar
Salah satu tahapan dalam pengembangan kurikulum operasional satuan PAUD adalah merumuskan visi, misi dan tujuan satuan pendidikan. Rumusan visi misi satuan pendidikan merupakan pemandu dalam menyusun program pendidikan dan sebagai jati diri satuan pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses rumusan visi, misi pada jenjang pendidikan anak usia dini. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Responden dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru dan orang tua siswa. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan Focus Group Discussion. Prosedur penelitian terdiri dari Analisis Lingkungan Belajar, Rumusan Visi, Misi dan Tujuan serta Peninjauan. Hasil dari penelitian ini bahwa perumusan visi, misi dan tujuan satuan PAUD dilakukan melalui analisis budaya, potensi sumber daya alam, analisis kebutuhan guru dan analisis pemangku kepentingan. Impilikasi dari penelitian ini yaitu satuan PAUD dapat merumuskan visi misi sesuai prosedur dan kebutuhan pemangku kepentingan serta memberikan motivasi bagi warga satuan PAUD dalam mengimplementasikan kultur satuan PAUD
251-260 -
Pengembangan Literasi Digital di Era Teknologi Informasi melalui Channel TV Sekolah
Musarofah Musarofah, Sri WatiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.618 | Check in Google Scholar
Channel TV Sekolah mampu menghadirkan fitur-fitur pembelajaran digital dalam bentuk panggung sekolah, perpustakaan digital, kelas virtual, ekskul MD, Mikromart sekaligus hiburan yang mendidik sehingga dapat menstimulasikan semua aspek perkembangan anak. Pemanfaatan channel TV Sekolah sumber media informasi yang tepat di lembaga RA.Al-Munawaroh TM Kabupaten Bekasi bertujuan mengembangkan literasi digital melalui channel TV Sekolah menggunakan media pembelajaran inovatif dalam penelitian ini dapat membantu mengembangkan kecerdasan anak dengan memanfaatkan teknologi pembelajaran secara optimal pada RA.AL-Munawaroh TM. Peran penting guru dibutuhkan dalam menentukan pemilihan media pembelajaran yang tepat. Metode deskriptif kualitatif diperlukan dalam mengumpulkan data berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Didapatkan hasil penelitian RA. Al-Munawaroh TM telah mengembangkan literasi digital di era teknologi informasi melalui platform channel TV Sekolah hingga diperoleh rekam jejak digital dan bisa ditonton publik
261-276 -
The Role of Parents in Disciplining Toilet Training for Children 1-3 Years Old
Novita Wulandari, Yeni RachmawatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.641 | Check in Google Scholar
Understanding and supporting the role of parents in toilet training is crucial, not only for the individual development of the child but also for the overall well-being of the family. This article aims to explore the role of parents in disciplining toilet training. This research employs a qualitative approach with a Systematic Review method. The study draws from books and research articles that discuss the role of parents in disciplining child toilet training. The data analysis method used is thematic analysis, which involves identifying patterns through data collected by the researchers. Based on the research findings and existing theories, it can be concluded that parents play a significant role in the success of toilet training for children. Parents' roles are substantial in guiding, assisting, training, supervising, accompanying, and evaluating. The implications suggest that parents' roles are expected to discipline and assist in controlling the desire to defecate and urinate, reduce the use of disposable diapers, enhance children's motor skills, and foster independence. Thus, the implementation of toilet training progresses smoothly.
277-283 -
Implementasi Hasil Evaluasi Program Praktek Kerja Industri melalui Model CIPP di Sekolah Menengah
Ahmad Nasirudin, Dinny, Mahdiyah MahdiyahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.595 | Check in Google Scholar
Rendahnya kualitas pendidikan adalah masalah pendidikan terbesar di Indonesia. Indonesia berada di peringkat 62 dari 140 negara dalam pilar keenam keterampilan, menurut statistik dari Global Human Capital. Situasi ini menunjukkan betapa sumber daya manusia Indonesia kurang kompetitif di kancah internasional. SMK menghadapi sejumlah tantangan dalam upaya memenuhi tujuan pendidikan kejuruan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui efektivitas program praktik kerja industri di SMK melalui evaluasi program dengan menggunakan model CIPP (Context, Input, Process, Product). Model CIPP digunakan dalam metodologi teknik evaluasi program kuantitatif dengan cara pengumpulan data menggunakan survei. Empat puluh lima siswa SMK dipilih secara acak untuk menjadi sampel penelitian. Temuan menunjukkan bahwa meskipun komponen CIPP dari penilaian program praktik kerja industri cukup kuat, komponen produk memerlukan peningkatan melalui tinjauan terhadap kemampuan yang telah diperoleh siswa dari pelaksanaan praktik kerja industri.
284-294 -
Pengembangan Buku Saku: Pendampingan Orang Tua untuk Optimalisasi Perkembangan NAM Anak Usia Dini di Era Digital
Desni Yuniarni, Pratista Arya Satwika, Novia SolichahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.646 | Check in Google Scholar
Aspek perkembangan norma, agama dan moral (NAM) adalah aspek penting yang harus diberikan pada anak sejak usia ini. Semakin berkembangnya teknologi di era digital, membuat kurang terstimulasinya aspek NAM bagi anak usia dini (AUD). Padahal orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak untuk membentuk NAMnya. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku saku pendampingan orang tua untuk optimalisasi perkembangan NAM anak di era digital dengan pengembangan model 4D menggunakan angket dan wawancara. Subyek penelitian orang tua TK Y. Validator ahli materi dosen PG-PAUD dan validator ahli media guru TK Y. Teknik analisisnya deskripsi kuantitatif dan kualitatif. Hasil dari penelitian yang dilakukan menggambarkan buku tersebut layak digunakan, bermanfaat, dibutuhkan orang tua, memiliki tampilan menarik, kata-kata mudah dan kejelasan gambar sehingga memudahkan orang tua memahami isinya. Implikasi hasil penelitian ini adalah bertambahnya wawasan orang tua mengenai adanya media yang dapat mengambah pengetahuan berbentuk buku saku berisi pendampingan orang tua untuk optimalisasi perkembangan NAM anak di era digital.
295-303 -
An Analysis of Social-Emotional Development in the Early Childhood Education Process
Shela Dian Damayanti, Syafrimen SyafrilShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.638 | Check in Google Scholar
Delayed social emotional development will have an impact on the difficulty of socializing with the environment. For this reason, proper social emotional development is needed. The aim of the research was to analyse social emotional development in the early childhood education process. This method research was Systematic Literature Review. Data collection used basic Scopus and analysis with Nvivo 12 software. Research results show that social emotional competence in early childhood are social emotional competence (establishing positive relationships with peers, have self-confidence, and collaboration with other people), self-regulation (learn to regulate one's behavior and attention and managing emotions), prosocial behavior (help and entertain others and collaborate with peers), and emotional social behavior (imitate, rivalry, sympathy, empathy, social support, negativism, damage, collaboration, and thinking about yourself). It is believed that research will help teachers in the social emotional development of early childhood according to the child's characteristics.
304-313 -
Pemahaman Mahasiswa Calon Guru PAUD Tentang STEAM Berbasis Teknologi Digital
Iftidatul Nurul Maiyah, Wahju Wardhani, Asti AdwitiyaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.650 | Check in Google Scholar
Artikel ini bertujuan memaparkan hasil survei secara deskriptif tentang pemahaman STEAM berbasis teknologi digital pada calon guru PG PAUD. Sejak pandemi Covid-19 proses belajar sejak PAUD hingga pendidikan tinggi dikenalkan pada pentingnya pembelajaran berbasis teknologi digital. Hal ini memberi konsekuensi pada calon guru, khususnya mahasiswa PG PAUD atau yang sejenis untuk memiliki kemampuan menggunakan teknologi digital. Metode dalam penelitian ini menggunakan metode survei dengan subyek penelitian mahasiswa prodi PG PAUD atau prodi yang sejenis. Dengan menggunakan google form, angket disebar melalui WhatsApp Group. Data dianalisis dengan menggunakan statistik deskriptif. Google form yang diisi sebanyak 91 orang. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman mahasiswa tentang STEAM berbasis teknologi digital beragam. Pemahaman mahasiswa yang bagus tentang STEAM belum tentu didukung oleh kemampuan penguasaan teknologi digital yang bagus pula, demikian juga sebaliknya.
314-322 -
Motivasi, Disiplin, Lingkungan Sekolah: Kunci Prestasi Belajar
Burniati Azmi, Rhini Fatmasari, Henny JacobsShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.654 | Check in Google Scholar
Riset ini bertujuan analisis dampak variabel motivasi, kedisiplinan dan lingkungan sekolah pada prestasi belajar siswa. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian survei, melibatkan siswa dari beberapa sekolah dasar sebagai responden. Metodologi riset ini memakai penelitian kuantitatif. Jumlah sampel senbanyak 80 siswa. Teknik analisis data menggunakan software SPSS 20 untuk menguji hipotesis penelitian. Merujuk pada hasil analisis, diperoleh hasil: (1) prestasi belajar siswa terdampak positif dari motivasi siswa; (2) prestasi belajar terdampak positif dari variabel disiplin siswa; (3) presatasi belajar terdampak positif dari variabel lingkungan sekolah. Riset ini memberi simpulan: variabel motivasi, lingkungan sekolah, kedisiplinan siswa secara parsial berdampak positif terhadap prestasi belajar siswa SD di kecamatan Sungai Lala kabupaten Indragiri provinsi Riau. Dalam riset selanjutnya, perlu dilakukan riset pada variabel yang berdampak pada siswa yang lain.
323-333 -
Dinamika Sibling Rivalry Pada Anak Kembar Usia Dini
Fani Maulinasari, Ernawulan Syaodih, Tina Hayati DahlanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.665 | Check in Google Scholar
Sibling rivalry atau persaingan antar saudara, dapat menyebabkan banyak masalah yang mempengaruhi pertumbuhan anak usia dini. Sibling rivalry mengacu pada persaingan, konflik, dan perasaan kompetitif yang terjadi antara saudara, dalam sebuah keluarga. Hal ini sering terjadi pada hubungan antar saudara yang usianya berdekatan, termasuk saudara kembar. Sibling rivalry pada anak kembar usia dini, jika dibiarkan dan tidak diatasi dengan baik dapat meningkatkan risiko depresi, kecemasan, dan kemarahan pada saat dewasa. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi apa saja bentuk sibling rivalry pada anak kembar usia dini dan faktor yang menyebabkannya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasilnya perilaku agresif seperti berteriak terus-menerus, melempar barang, menyakiti secara fisik merupakan beberapa bentuk sibling rivalry. Saran untuk orang tua yang memiliki anak kembar, berikan perhatian yang adil dan merata, tidak membanding-bandingkan, validasi perasaan anak, berikan perhatian khusus sesuai kebutuhan individu anak, karena meskipun kembar mereka tetap individu yang berbeda.
334-342 -
Keefektifan Permainan Tapo’ Pipit untuk Menstimulasi Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia 5-6 Tahun
Apriyana Siti Yanti, Halida Halida, Lukmanulhakim Lukmanulhakim, Ariyani R RamadhaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.652 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan motorik kasar melalui permainan tradisional tapo’ pipit pada anak kelompok B1 di TK Primanda Untan. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kuantitatif (eksperimen pre-test dan post-test. Subjek penelitian ini adalah anak kelompok B1 yang berjumlah 10 orang anak yang terdiri dari 5 laki-laki dan 5 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan melalui observasi, dokumentasi dan lembar test. Instrument penilai menerapkan 4 indikator yaitu kelincahan, keseimbangan, koordinasi dan ketepatan. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa melalui permainan tradisional petak umpet dapat meningkatkan keterampilan motorik kasar anak dari rata-rata pada pretest 1 yaitu 39,6 dengan kriteria cukup ke rata-rata pada posttest II yaitu 47,5 dengan kriteria baik. Peningkatan ini dikarenakan permainan tradisional tapo’ pipit difokuskan pada kelincahan, keseimbangan, koordinasi dan ketepatan. Penelitian ini kurang cocok untuk anak yang kurang bertenaga dan yang kurang semangat dalam melakukan gerakan. Permainan ini terbukti mampu meningkatkan potensi anak dalam menstimulasi motorik kasar anak usia 5-6 tahun.
343-352 -
Analisis Kesiapan Guru PAUD dalam Implementasi Kurikulum Merdeka
Neri Nur Aniza, Deri Hendriawan, Roby Naufal ArzaqiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.667 | Check in Google Scholar
Kurikulum Merdeka adalah suatu pendekatan pembelajaran inovatif yang bertujuan untuk merevolusi sistem pendidikan dengan menekankan otonomi siswa, berpikir kritis, dan kreativitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan guru PAUD dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Pendekatan Mixed Methods dengan strategi Concurrent Triangulation digunakan. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan side-by-side comparison, menyajikan hasil statistik kuantitatif terlebih dahulu, diikuti dengan pembahasan data kualitatif untuk menentukan keselarasan atau ketidaksesuaian dengan hasil kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebanyak 94% dari total 25 guru dan kepala sekolah di KB-TK Permata Safira, TK Bona dan TK Aisyiah Bustanul Athfal Athfal 3 Serang siap menerapkan Kurikulum Merdeka. Beberapa tantangan ditemui, seperti perubahan paradigma dalam proses pengajaran dan keterbatasan dalam penggunaan teknologi pendidikan. Dukungan sekolah, pemerintah, tambahan pelatihan, dan alokasi sumber daya memadai dibutuhkan. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi pedoman praktis bagi para pendidik.
353-363 -
Pengaruh Penggunaan Gadget Terhadap Perkembangan Sosial Anak Usia 5-6 Tahun
Azriasih Putri, Khadijah KhadijahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.677 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berfokus untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak, dikarenakan anak mengalami kesulitan dalam perkembangan sosialnya yang dilatarbelakangi oleh anak menggantikan teman bermainnya dengan gadget serta dapat membantu orangtua dan pendidik membuat keputusan yang baik mengenai batasan penggunaan gadget untuk mendukung perkembangan sosial anak.Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun. Metode penelitian yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif korelasional. Peneliti menggunakan data skunder pada sumber data penelitian ini, dikarenakan guru dan orang tua sebagai sumber data nya. Sampel pada penelitian ini sebanyak 20 siswa.Instrumen pengumpulan data yang digunakan ialah observasi,dokumentasi dan angket. Adapun analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji normalitas data, uji homogenitas data, uji hipotesis data. hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial anak usia 5-6 tahun.
364-373 -
Analisis Manajemen Sarana dan Prasarana di Taman Kanak-kanak
Nabila Hasliadi, RaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.728 | Check in Google Scholar
Sarana dan prasana pendidikan memainkan peran penting terhadap terselanggaranya pembelajaran yang maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk manajemen sarana dan prasarana pendidikan. Metode penelitian yaitu menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini adalah tiga orang guru. Teknik analisis data melalui proses menghimpun data, mereduksi data, menyajikan data dan penarikan kesimpulan. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa sekolah memiliki manajemen yang sistematis dan terstruktur dengan baik terhadap sarana dan prasarana. Bentuk manajemen yang dilaksanakan dimulai dari tahapan perencanaan yang melibatkan seluruh pihak terkhsusus para guru. Tahapan selanjutnya yaitu pengadaan kebutuhan sarana dan prasarana, sedangkan tahap akhir yaitu mereview/evaluasi yang dilaksanakan melalui rapat dan peninjauan bersama dengan guru, staf hingga wali siswa pada setiap aspek sarana dan prasana pembelajaran (fasilitas pada lingkungan belajar).
372-381 -
Perencanaan dan Pelaksanaan Program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dengan Tema Bhinneka Tunggal Ika di SD
Sri Nurhakiki, Fitriyeni FitriyeniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.671 | Check in Google Scholar
Salah satu program yang ada di sekolah adalah P5. Penelitian ini bertujuan melihat pelaksanaan projek penguatan penguatan profil pelajar Pancasila dengan tema bhinneka tunggal ika. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Sumber data yang digunakan adalah coordinator P5, tim fasilitator P5, dan kepala sekolah. Teknik pengumpul data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi. Analisis data yang dilakukan meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan di SDN 21 Pekanbaru telah menerapkan program projek penguatan profil pelajar Pancasila (P5) dengan tema bhinneka tunggal ika dimulai dari perencanaan. Dalam perencanaannya melalui tahapan-tahapan sebagai berikut: 1) Menunjuk koordinator projek penguatan profil pelajar Pancasila yaitu wakil kepala sekolah bagian kurikulum; 2) tim fasilitator terdiri dari guru kelas 1 dan guru kelas IV; 3) satuan pendidkan yaitu SDN 21 Pekanbaru hanya sampai pada tahap awal; 4) menentukan dimensi dan tema P5 ini; 5) merancangan modul projek penguatan profil pelajar Pancasila; 6) menyusun rubrik pencapaian yang berisikan capaian kegiatan.
374-385 -
Determinan Kemampuan Membaca Siswa Anak
Surase Surase, Lidwina Sri Ardiansih, Suroyo SuroyoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.651 | Check in Google Scholar
Kemampuan berbicara merupakan faktor penting dalam proses transfer ilmu di dunia pendidikan, keluarga maupun masyarakat. Penelitian ini bertujuan menguji : (1) hubungan minat/motivasi membaca dengan kemampuan membaca; (2) kemahiran kosa kata dengan kemmapuan bicara; (3) hubungan motivasi membaca, kemahiran kosa kata dengan kemampuan membaca. Metode riset ini memakai pendekatan kuantitaif “ex post facto.” Populasi dan sampel sejumlah 130 peserta didik. Teknik analisis data memakai analisis data regresi linier SPSS 20. Hasil riset ini: (1) motivasi atau minat baca memiliki korelasi dengan kemampuan bicara siswa di Sekolah Dasar Negeri 006 Kelawat; (2) kemahiran kosa kata memiliki korelasi dengan kemampuan bicara siswa di Sekolah Dasar Negeri 006 Kelawat; (3) minat baca dan kemahiran kosa kata memiliki hubungan baik dengan kemampuan siswa Sekolah Dasar Negeri 006 Kelawat. Rekomendasi penelitian ini dapat dilaksanakan penelitian dengan memakaifaktor-faktor yang memengaruhi kemampuan/kemampuan bicara siswa, seperti faktor lingkungan dan metode pembelajaran yang baik
386-396 -
Efektivitas Pendekatan Parenting terhadap Peningkatan Hasil Belajar PPKn Kelas 1 SD
Nada Wian Kusuma, Zaka Hadikusuma RamadanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.702 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas pendekatan parenting dalam meningkatkan hasil belajar pada mata pelajaran PPKn kelas 1 SD. Jenis Penelitian ini melalui pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksperimen. Populasi penelitian ini yakni kelas 1 yang terdiri dari 2 kelas. Sedangkan sampel penelitian ini menggunakan teknik pengambilan purposive sampling maka sampel penelitian pada kelas 1A sebagai kelas eksperimen dengan jumlah siswa yakni 20 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan uji prasayarat yakni uji normalitas, homogenitas, uji hipotesis dan uji N-Gain. Berdasarkan pengolahan data hasil penelitian yakni pendekatan parenting efektif dapat meningkatkan hasil belajar pada mata plajaran PPKn kelas 1 SD, dengan besaran pengaruhnya 77 persen tergolong pada kategori efektif terhadap hasil belajar siswa menjadi lebih baik.
397-404 -
Multimodal Literasi dalam Pendidikan Seksual Bagi Anak Usia Dini
Avanti Vera Risti Pramudyani, Tiya Nurfitri Ningsih, Ega Asnatasia MaharaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.691 | Check in Google Scholar
Literasi pendidikan seksual tidak hanya diberikan dalam bentuk kemampuan membaca dan menulis terkait materi akan tetapi, pemahaman akan tanda, makna, simbol, sinyal, kata-kata, objek fisik yang berkaitan dengan pendidikan seksual menjadi bagian dari literasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam tentang multimodal literasi pendidikan seksual bagi anak usia dini. Penelitian ini akan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenalogis dan melibatkan guru TK dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan didukung wawancara serta dokumentasi yang menggambarkan proses multimodal literasi dalam pendidikan seksual, kemudian terakhir akan divalidasi menggunakan triangulasi teknik dengan metode analisis data, kemudian dilakukan thematic analysis untuk mengidentifikasi pola dari data yang dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukan multimodal literasi yang digunakan berupa symbol, kata-kata, dan objek fisik. Untuk simbol digunakan pada toilet laki-laki dan Perempuan; sedangkan kata-kata dengan penjelasan, nasehat, berdiskusi, isyarat. Objek fisik berupa media boneka, buku cerita, vidio dan bermain peran terkait pendidikan seksual
405-414 -
Analisis Pola Asuh Ibu Terhadap Interaksi Sosial Anak Dalam Penggunaan Gadget
Putri Fadilah Hasibuan, Ira WirtatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.701 | Check in Google Scholar
Setiap pola asuh yang diberikan kepada anak yang menggunakan gadget dapat mempengaruhi bagaimana interaksi sosial anak. Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana pola asuh yang diberikan ibu kepada anak yang menggunakan gadget terhadap interaksi sosial. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Instrumen dalam penelitian ini menggunakan 5 informan dengan subjek penelitian berupa para Ibu. Teknik analisis data yang digunakan berupa reduksi data, menyajikan data dan memverifikasi data untuk menarik kesimpulan. Hasil penelitian ini bahwa setiap ibu memiliki caranya sendiri dalam mendidik anak, karena dari didikan tersebut akan terlihat bagaimana anak ketika sudah menggunakan gadget apakah interaksi sosial terganggu atau masih berjalan dengan baik dan interaksi sosial sangat penting untuk anak. Implikasi hasil penelitian ini, para ibu dapat lebih tahu dan lebih ekstra membimbing anak agar dalam interaksi sosial mereka tidak terganggu walaupun sudah menggunakan gadget.
415-421 -
Pengembangan Buku Panduan Pemanfaatan Bahan Alam untuk Menstimulasi Seluruh Aspek Perkembangan Anak Usia 5-6 Tahun
Edelweis Satria Rahma, Luh Putu Indah Budyawati, Aisyah Nur AtikaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.605 | Check in Google Scholar
Pembelajaran pada anak usia dini dilakukan untuk menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak sesuai dengan tingkat usianya. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan pendidik kurang memanfaatkan bahan alam sebagai media belajar anak di sekolah dan lebih tertarik untuk menggunakan media pembelajaran yang sudah ada seperti LKA. Maka dari itu peneliti membuat sebuah buku panduan pemanfaatan bahan alam untuk menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Pengembangan (Research & Development) dengan model ADDIE, yang dilaksanakan melalui lima tahapan yaitu Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek penelitian ini anak kelompok usia 5-6 tahun. Peneliti menentukan keberhasilan penelitian ini minimal skor mencapai kriteria valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa buku panduan pemanfaatan bahan alam yang dikembangkan telah memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif, serta dapat membantu guru dalam memanfaatkan bahan alam sebagai sumber belajar untuk menstimulasi seluruh aspek perkembangan anak usia 5-6 tahun.
422-433 -
Analisa Efektivitas Metode Montessori terhadap Kemampuan Atensi Anak ADHD
Nor Hanifah, Norma Hasanatul Magfiroh, Abdulloh Aziz Assa’diyShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.689 | Check in Google Scholar
Tingkat prevalensi ADHD selalu meningkat setiap tahunnya. Permasalahan ini perlu ditangani dengan tepat agar tidak menjadi indikator yang menghambat perkembangan lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas metode Montessori dan menganalisis proses intervensi melalui metode Montessori terhadap kemampuan atensi anak ADHD. Jenis penelitian ini adalah kualitatif deduktif. Data diperoleh melalui riset kepustakaan (library reserach). Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu studi kepustakaan. Teknik analisis data pada penelitian ini dengan menggunakan teknik analisis kualitatif deduktif. Hasil penelitian yang didapatkan bahwa metode pembelajaran montessori memiliki pengaruh yang efektif terhadap perkembangan atensi anak ADHD. Keterkaitan atensi anak ADHD melalui intervensi metode Montessori yaitu dengan karakteristik utama metode Montessori yakni lingkungan yang terstruktur, bebas dalam batasan, anak lebih tertarik dengan aktivitas pilihannya sehingga mampu memiliki durasi konsentrasi yang lebih lama. Tindakan intervensi metode Montessori berbasis aktivitas menggunakan sensorial material, sehingga anak akan lebih terlibat dan berkonsentrasi serta berpartisipasi secara aktif dalam pembelajaran.
434-444 -
Analisis Pembelajaran STEAM Menggunakan Loose Parts Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 4-5 Tahun
Siti Risalatul Muawanah, Haryanti Jaya HarjaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.668 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui implementasi pembelajaran berbasis STEAM menggunakan media loose parts dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak usia 4-5 tahun di RA Mutiara Bunda. Subyek pada penelitian ini berjumlah 19 anak kelas A di RA Mutiara Bunda Desa Tegal Kecamatan Kemang Kabupaten Bogor Provinsi Jawa Barat. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data yang dilakukan di lapangan melalui observasi langsung, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa melalui pembelajaran berbasis STEAM maka anak usia 4-5 tahun mengalami peningkatan berpikir kritis dan anak mampu memecahkan permasalahan dalam kehidupan sehari-hari.
445-454 -
Pengaruh Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Kegiatan Ecoprint terhadap Kreativitas Seni dan Kemandirian Anak
Aslamiyah Aslamiyah, Ruqoyyah Fitri, Rachma HasibuanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.726 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh Contextual Teaching and Learning pada Kegiatan Ecoprint terhadap kemampuan kreativitas seni dan kemandirian anak usia 5-6 tahun. dilakukan karena rendahnya kemampuan kreativitas seni dan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen semu (quasi-experimental), dengan desain nonrandomized pretest-posttest control group design. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan ecoprint memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kemampuan kreativitas seni dan kemandirian anak usia 5-6 tahun. Hal ini terlihat dari uji statistik non-parametriks dengan uji Mann-Whitney U test yang menunjukkan nilai Sig. sebesar 0.017 yang merupakan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05. Penerapan ecoprint memiliki pengaruh terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun. Hal ini terlihat dari hasil uji yang menunjukkan nilai Sig. sebesar 0.001 yang merupakan nilai signifikansi lebih kecil dari 0,05
455-465 -
Model Pembelajaran sentra melalui Penerapan P5 terhadap Kemandirian dan Kerja sama Anak
Asri Nur Firmawanti, Bachtiar Sjaiful Bachri, Ruqoyyah FitriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.724 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh model pembelajaran sentra melalui penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila terhadap kemandirian dan kerja sama pada anak usia dini. PAUD memiliki peran penting dalam pembentukan karakter dan keterampilan dasar anak. Usia 5-6 tahun, anak berada dalam tahap ini membentuk fondasi untuk kemandirian dan kerja samanya, karena minimnya pemahaman pentingnya PAUD dalam perkembangan anak usia dini sehingga aspek perkembangan kemandirian dan kerja sama anak belum terpenuhi. Penelitian ini termasuk dalam non-equivalent group design yang terdiri dari kelompok eksperimen dan kelompok control dimana kemandirian dan kerja sama diukur melalui kegiatan pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi yang hasilnya dihitung dengan menggunakan SPPS versi 22. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan Model pembelajaran sentra melalui penerapan P5 memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kemandirian anak usia 5-6 tahun
466-479 -
Collaborative Learning melalui Jump Rope Game pada Kemampuan Motorik Sosial Emosional Anak
Siti Amini, Rachma Hasibuan, Bachtiar Sjaiful BachriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.722 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat pengaruh Model Collaborative Learning melalui Jump Rope Game terhadap Kemampuan Motorik Kasar dan Sosial Emosional Amak Usia lima sampai enam tahun. Berdasarkan hasil observasi, ditemukan permasalahan kurangnya perkembangan yang signifikan terutama dalam kegiatan pembelajaran yang menarik dan menyenangkan bagi anak. Dalam kegiatan menggerakkan tangan secara terkoordinasi belum terbiasa dilaksanakan. Maka dari itu peneliti menggunakan permainan collaborative di dapat membantu meningkatkan perkembangan sosial emosional anak-anak usia dini, sehingga dapat tumbuh menjadi endividu yang mandiri, percaya diri, dan mampu berinterksi dengan baik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah metode kuantitatif, yang dilaksanakan melalui metode eksperimen untuk mengetahui variabel bebas (treatment/perlakukan) terhadap variabel terikat (hasil) dalam kondisi terkendali. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Metode collaborative learning melalui jump rope game secara signifikan berpengaruh terhadap motorik kasar dan sosial emosional terhadap anak usia lima sampai enam tahun, dilihat dari hasil penelitian yang diperoleh pada subjek penelitian di atas. Terdapat perbedaan antara kelompok yang diberi jump rope game dan kelompok dengan metode belajar konvensional. Anak dengan metode collaborative learning lebih memiliki keunggulan daripada anak dengan metode belajar konvensional
488-495 -
Pengaruh Permainan Sirkuit “Mini Pos Fantasi” Pada Motorik Kasar dan Sosial Emosional Anak
Nurul Hidayati, Miftakhul Jannah, Ruqoyyah FitriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.723 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat sejauh mana pengaruh permainan sirkuit “Mini Pos Fantasi” terhadap kemampuan motorik kasar dan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Hal ini dilakukan karena rendahnya kemampuan motorik kasar dan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Adapun metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian eksperimen nonrandomized pretest-posttest control group design. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi sedangkan teknik analisis datanya adalah statistik deskriptif dan statistik inferensial yang nantinya akan dihitung dengan menggunakan SPPS versi 26. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan permainan sirkuit Mini Pos Fantasi memiliki pengaruh yang cukup signifikan terhadap kemampuan motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Hal ini terlihat dari uji statistik non-parametriks dengan uji Mann-Whitney U test yang menunjukkan nilai Sig. (2-Tailed) sebesar 0.004 yang merupakan nilai signifikansi lebih kecil dari 5 persen. Penerapan permainan sirkuit Mini Pos Fantasi memiliki pengaruh terhadap kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Hal ini terlihat dari hasil uji independent sample t-test yang menunjukkan nilai Sig. (2-Tailed) sebesar 0.001 yang merupakan nilai signifikansi lebih kecil dari 5 persen.
496-508 -
Model Collaborative Learning melalui Permainan Rolling Marbles terhadap Kemampuan Kognitif dan Motorik Halus Anak
Sri Handayani, Wahyu Sukartiningsih, Rachma HasibuanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.721 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk melihat Pengaruh Model Collaborative Learning Melalui Permainan Rolling Marbles Terhadap Kemampuan Kognitif Dan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun. Pendidikan Anak Usia Dini memiliki peran penting dalam mengembangkan semua aspek perkembangan anak. Kemampuan kognitif dan motorik halus salah satu kemampuan yang harus di rangsang. Penelitian ini termasuk dalam non-equivalent group design yang terdiri dari kelompok kontrol dan kelompok eksperimen Dimana kemampuan kognitif dan motorik halus diukur melalui kegiatan pretest dan posttest. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi yang hasilnya dihitung dengan menggunakan SPSS versi 24. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan model collaborative learning melalui permainan rolling marbles memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kemampuan kognitif dan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hasil uji menunjukkan jawaban bahwasanya metode collaborative learning melalui permaianan rolling marbles berpengaruh terhadap kemampuan kognitif dan motorik halus anak usia 4-5 tahun
509-516 -
Pengembangan Aplikasi Mengenal Hewan Ternak untuk Stimulasi Kemampuan Pemecahan Masalah pada Anak Usia 5-6 Tahun
Felisia Gusti Pangestu, Deri Hendriawan, Roby Naufal ArzaqiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.688 | Check in Google Scholar
Kemampuan pemecahan masalah penting untuk di stimulasi sejak dini agar anak dapat menyelesaikan masalah secara mandiri. Berdasarkan pra observasi kurangnya pemanfaatan media digital dalam pembelajaran, sehingga Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi untuk menstimulasi kemampuan pemecahan masalah pada anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian yang digunakan adalah design and development (D&D) dengan model pengembangan Allesi & Trollip, terdapat tiga tahapan yaitu perencanaan, desain dan pengembangan. Sumber data berupa angket, observasi, dan wawancara. Partisipan penelitian ini diantaranya validator media, materi dan guru. Teknik analisis data menggunakan deskriptif kualitatif dan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian ini berupa aplikasi edukasi. Hasil validasi media 1&2 memperoleh sebesar 96% dan 98%, validasi materi 1&2 sebesar 100% dan 97,6% dan uji usability dari kelima aspek mendapat interpretasi sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi MENERNAK (Mengenal Hewan Ternak) sangat layak digunakan oleh anak 5 untuk menstimulasi kemampuan pemecahan. Guru dapat menggunakan aplikasi ini untuk media pembelajaran yang menyenangkan.
517-528 -
Peningkatan Kemampuan Sosial Melalui Permainan Outdoor Pada Anak Usia 5-6 Tahun
Nurul Anisa, Masganti SitShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.699 | Check in Google Scholar
Memberikan pengalaman sosial awal dalam pendidikan menjadi tugas guru ketika berada di sekolah dan menjadi tugas orang tua ketika berada di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan sosial melalui permainan outdoor pada anak usia 5-6 tahun TK Nurul Ihsan Ilmi Jl. Gambir Pasar VIII Tembung. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas. Metode pengumpulan data dilakukan dengan observasi dan dokumentasi. Subjek dalam penelitian ini anak usia 5-6 tahun yang dengan jumlah peserta didik yaitu 15 anak yang terdiri dari 9 peserta didik laki-laki dan 6 peserta didik perempuan. Hasil penelitian kemampuan sosial anak prasiklus terdapat 33,3%. Setelah dilakukan siklus I menunjukkan adanya peningkatan kemampuan sosial anak yaitu terdapat 45,56% dan pada siklus II kemampuan sosial anak menjadi 89,56%. Dapat disimpulkan bahwa melalui permainan outdoor dapat meningkatkan kemampuan sosial anak usia 5-6 tahun di TK Nurul Ihsan.
529-537 -
Penerapan Sekolah Ramah Anak untuk Pencegahan Kekerasan Seksual
Dina Ma’rifatul Khoiriyah, Lilif Muallifatul Khorida FilasofaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.674 | Check in Google Scholar
Penelitian ini berfokus untuk mengetahui bagaimana peran sekolah ramah anak dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual di sekolah. Kasus kekerasan seksual yang dialami anak usia dini di sekolah memerlukan upaya pencegahan agar kekerasan pada anak usia dini dapat diatasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penerapan sekolah ramah anak dalam mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak di TK Himawari Semarang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan naratif. Instrumen yang digunakan adalah pedoman wawancara dengan kepala sekolah. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis deskriptif melalui pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan sekolah ramah anak dapat mencegah terjadinya kekerasan seksual pada anak di sekolah. Bentuk pencegahannya berupa simulasi ke anak, penerapan SOP, dan sosialisasi dengan orang tua ketika parenting.
538-546 -
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) pada Tahap Pembiasaan di Sekolah Dasar
Dewi Imelda, Febrina DafitShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.670 | Check in Google Scholar
Salah satu cara untuk membiasakan literasi yaitu disebut dengan gerakan literasi sekolah (GLS). Gerakan literasi sekolah (GLS) memiliki tiga tahapan salah satunya adalah tahap pembiasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan gerakan literasi sekolah di sekolah dasar pada tahap pembiasaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian inquiry naturalistic. Pengambilan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan program gerakan literasi pada tahap pembiasaan di SDN 48 Pekanbaru sudah berjalan antara lain yaitu (1) membaca 15 menit sebelum memulai pembelajaran, (2) Menata sarana dan lingkungan kaya literasi seperti perpustakaan, sudut baca, dan area baca di luar kelas yang disediakan oleh sekolah namun buku yang disediakan masih kurang beragam dan monoton hanya buku pembelajaran saja, (3) Menciptakan lingkungan teks, (4) Memilih buku bacaan di SD, dan (5) Pelibatan publik yaitu mengikutsertakan orang tua.
547-553 -
Pengaruh Media Gambar Berseri terhadap Kemampuan Menulis Siswa Kelas Rendah
Neni Widia Astuti, Riris Nurkholidah RambeShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.718 | Check in Google Scholar
Keterampilan berbahasa sangat penting bagi setiap individu karena berfungsi sebagai kerangka untuk mengembangkan kemampuan intelektual, sosial, dan karakter pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media gambar serial terhadap kemampuan menulis siswa dengan menggunakan pembelajaran yang didukung media gambar serial. Sampel dalam penelitian ini terdiri dari 23 siswa kelas II MIS Mardliatul Islamiyah kota Medan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain one-group pretest and posttest. Berdasarkan hasil dan analisis data dapat disimpulkan bahwa keterampilan menulis siswa meningkat dengan penggunaan media gambar serial. media gambar berseri meningkatkan semangat belajar siswa dengan menciptakan pengalaman belajar yang lebih menarik dan interaktif di era digital saat ini, dimana media memegang peranan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-hari.
554-562 -
Pengembangan E-Book “Hadiah Istimewa” terhadap Jati Diri Anak
Maghfirah, Lina AmeliaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.735 | Check in Google Scholar
Jati diri adalah salah satu komponen kurikulum merdeka yang penting dikembangkan untuk anak usia dini, karena tanpa jati diri perkembangan sosial anak cenderung rendah, dan tidak percaya diri dalam melakukan aktivitas. Salah satu media yang dapat membantu mengembangkan jati diri anak dimasa era digital ini adalah e-book dan jati diri dapat dikembangkan melalui cerita. Tujuan penelitian ini adalah melihat kelayakan E-book “Hadiah Istimewa” terhadap jati diri anak. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Developmen (Penelitian dan Pengembangan) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evalutions). Sampel 21 orang anak. Untuk melihat kelayakan buku melibatkan 1 orang ahli materi, 1 orang ahli media dan 17 guru di TKIT BAITUSSHALIHIN. Teknik pengumpulan data melalui kuesioner dan dokumentasi. Analisis data menggunakan kuantitatif dengan persentase Hasil penelitian menunjukkan presentase dari uji ahli media 85%, uji materi 82%, dari guru 95,6%. Persentase tersebut dapat disimpulkan bahwa pengembangan e-book “Hadiah Istimewa” terhadap jati diri anak termasuk dalam kategori sangat layak. Kesesuaian materi buku dengan elemen jati diri anak adalah 82,4%, juga berada pada kategori sangat layak. Artinya buku ini bisa dijadikan salah satu media untuk pengembangan jati diri anak usia dini.
563-571 -
A Literature Review of Teacher Strategies to Support Children with Selective Mutism in the Classroom
Kurnia Hartati, Euis Kurniati, Leli KurniawatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.734 | Check in Google Scholar
Selective mutism (SM) presents unique challenges in the classroom, characterized by an inability to speak in specific social situations despite normal verbal abilities in other settings. This literature review aims to identify effective strategies for supporting children with SM. The objectives include understanding SM, educating the school community, and implementing individualized support strategies. The review employs a synthesis of current research to outline key approaches, emphasizing the importance of comprehensive awareness to avoid misconceptions and foster a supportive environment. Findings highlight the need for early identification, tailored interventions, and accommodating both verbal and non-verbal communication. Effective collaboration among teachers, parents, and therapists is essential for consistent support and progress. The review concludes that a holistic, empathetic approach combined with targeted strategies and community-wide education is critical for creating an inclusive classroom environment that supports the academic and social development of children with SM.
582-591 -
Gambaran Kompetensi Guru dalam Memahami Kurikulum Merdeka
Elva Sofiana, Rani Puspa JuwitaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.736 | Check in Google Scholar
Kurikulum merdeka adalah inovasi pendidikan di Indonesia yang dirancang untuk memberikan kebebasan dan fleksibilitas dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan menggambarkan kompetensi guru dalam memahami kurikulum Merdeka. Data yang dikumpulkan dan dianalisis terkait pemahaman guru terhadap kurikulum merdeka, serta hambatan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yaitu menggunakan metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini ada 4 orang diantaranya 3 guru kelas dan 1 kepala sekolah. Teknik analisis data melalui proses mereduksi data, menyajikan data dan menarik kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan perkembangan positif bahwa guru telah memahami esensi kurikulum merdeka, yaitu penekanan pada perkembangan potensi individual siswa melalui pembelajaran yang lebih kontekstual dalam kehidupan sehari-hari. Namun tantangan muncul terutama terkait dengan pemahaman mendalam terhadap strategi pembelajaran yang sesuai dengan prinsip kurikulum baru serta penyesuaian terhadap perubahan pendekatan ini.
591-599 -
Pengembangan Buku Cerita Bergambar Berbasis Proyek dalam Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Iva Dwi Nurhayati, Bachtiar S Bachri, Ruqoyyah FitriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.705 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif anak usia dini sangat penting karena stimulasi yang baik pada aspek ini dapat mempengaruhi perkembangan lainnya, dan pembelajaran berbasis proyek yang dimulai dengan membacakan buku cerita bergambar dapat mendukung kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak. Tujuan penelitian ini untuk melakukan inovasi terhadap buku cerita bergambar berbasis proyek untuk kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini research and development dengan model Dick and Carry. Hasil uji validasi ahli materi 96% dan ahli media 97%, uji coba one to one 95 % dan uji coba small group tryout sebesar 98%. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa buku cerita bergambar berbasis proyek sangat layak digunakan untuk anak usia 5-6 tahun. Teknik analisis data yang digunakan pada penelitian ini adalah uji statistik parametrik Independent t test, diperoleh nilai 0,001 (p-value) dengan nilai signifikansi 0,05 yang artinya (p-value < 0,05), sehingga terdapat pengaruh buku cerita bergambar berbasis proyek terhadap kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun. Implikasi dalam penelitian ini menunjukkan bahwa buku cerita bergambar berbasis proyek dapat dijadikan alat pembelajaran yang layak dan efektif untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan kreatif anak usia dini.
600-609 -
Pengaruh Penggunaan Media Permainan Logico Berbasis Steam terhadap Perkembangan Kognitif Anak 5-6 Tahun
Andi Fausia Syam, Herlina Herlina, Syamsuardi SyamsuardiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.715 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif anak menjadi fokus pada penelitian ini, kemampuan anak di Indonesia masih membutuhkan stimulus karena menunjukkan prevalensi dugaan keterlambatan perkembangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur perubahan apakah terdapat pengaruh dari penggunaan media permainan logico berbasis Steam pada perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan desain penelitian Quasi Esperimental Design dengan menggunakan teknik analisis uji Anova (One way Anova). Teknik pengambilan sampel menggunakan sampel jenuh dan teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian adalah observasi dan dokumentasi. Sampel pada penelitian ini berjumlah 56 orang anak didik berusia 5-6 tahun. Berdasarkan hasil penelitian analisis data dan uji hipotesis sesudah pemberian perlakuan diperoleh nilai signifikan atau mengalami peningkatan positif. Berdasarkan hal tersebut disimpulkan bahwa terdapat pengaruh penggunaan media permainan logico terhadap perkembangan Kognitif Anak usia 5-6 Tahun.
610-615 -
Implementasi Psikologi inklusif dalam Pengembangan Keterampilan Sosial Emosional Anak Usia Dini
Herdi Herdian, Aan ListianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.749 | Check in Google Scholar
Psikologi inklusi dapat menciptakan lingkungan aman dan mendukung, di mana anak merasa diterima dan dihargai, mengurangi stres serta meningkatkan motivasi belajar. Namun dalam pelaksanaannya pendidik mengalami kendala seperti stigma sosial, kompleksitas kebutuhan anak dan kurangnya sumber daya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi psikologi inklusi yang tepat agar keterampilan sosial emosional dapat terkembangkan dengan optimal. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan desain studi kasus pada dua orang guru PAUD yang bekerja di sekolah inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara serta dianalisis menggunakan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan alat bantu visual, cerita, permainan, dan kegiatan berbasis kelompok, dapat mengembangkan keterampilan sosial emosioal anak seperti mengenali dan mengelola emosi serta mengembangkan rasa empati. Metode demonstrasi dan penggunaan bahasa yang sederhana dalam instruksi menunjukkan
636-636 -
Peran Media Wayang dalam Meningkatkan Keterampilan Bercerita dan Pemahaman Pancasila pada Anak Imigran Usia Dini di Malaysia
Dewi Komalasari, Muhammad Reza, Sri Setyowati, Nurul KhotimahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.733 | Check in Google Scholar
Latar belakang penelitian ini adalah pentingnya penerapan nilai-nilai Pancasila pada anak-anak imigran Indonesia yang berada di lingkungan budaya asing. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas media cerita wayang dalam mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen (Pre-Eksperimental one group pretest-posttest). Subjek penelitian terdiri dari 16 anak yang diamati melalui teknik observasi, dengan fokus pada kemampuan mereka dalam menceritakan kembali dan memahami konsep-konsep dalam cerita. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensia, dengan uji Wilcoxon yang menunjukkan nilai Sig sebesar 0.001, lebih kecil dari 0.05, menandakan Ho ditolak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media cerita wayang secara signifikan meningkatkan pemahaman anak terhadap nilai-nilai Pancasila. Kesimpulan penelitian ini, media wayang efektif dalam pembelajaran nilai-nilai Pancasila pada anak usia dini, terutama dalam konteks anak imigran di lingkungan asing, karena mampu memunculkan ketertarikan dan antusiasme mereka.
637-646
Articles of Community Service
-
Pegaruh Project Based Learning terhadap Kemampuan Literasi Numerasi Anak Usia Dini
Laela Nurhayati, Heny Djoehaeni, Rita Mariyana, Ine RahajuShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v7i2.645 | Check in Google Scholar
Kemampuan anak usia dini bukan hanya calistung yang bisa baca dan berhitung saja, tetapi bagaimana anak dapat memaknai simbol huruf dan angka sebagai bagian dari literasi numerasi yang menjadi kemampuan anak akan simbol huruf dan angka dapat ia pergunakan dalam kehidupan sehari-harinya terus terkuatkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan model pembelajaran project based learning terhadap kemampuan literasi numerasi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan Pre-eksperimen dengan desain One Group Pretest-Postest Design. Berdasarkan hasil analisis data dapat disimpulkan bahwa project based learning memiliki pengaruh terhadap kemampuan Literasi numerasi anak usia dini. Karena setelah diterapkan model pembelajaran project based learning dapat menunjukan kemampuan dasar untuk memecahkan masalah matematis dalam konteks nyata, meningkatkan daya pikir kritis, dan membangun pemahaman yang lebih mendalam terhadap konsep numerasi, kreatif dan kolaboratif. Anak dapat mengenali dan melihat hubungan antar pola, simbol dan data.
616-625
