Vol. 2 No. 3 (2019): December 2019
Total Articles: 6
Issue Coverage: 10 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (10)
Research Articles
-
Hubungan Regulasi Diri dengan Kemandirian Anak Usia Dini
Nur Qistia, Ria Novianti, Rita KurniaShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan regulasi diri dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Marpoyan Damai Kota Pekanbaru. Metode yang digunakan yaitu korelasi Person Product Moment untuk melihat hubungan antara variabel regulasi diri dengan kemandirian anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi. Teknik analisa data menggunakan metode analisis statistik. Dari hasil penelitian diketahui tingkat regulasi diri anak berada dalam kategori kurang baik dengan nilai persentase 52,75% dan kemandirian anak berada dalam kategori cukup baik dengan nilai persentase 70,53%. Berdasarkan hasil uji hipotesis yang diperoleh terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara regulasi diri dengan kemandirian anak usia 5-6 tahun di TK Negeri Pembina 3 Kecamatan Marpoyan Damai Kota Peanbaru61-72 -
Hubungan Konsep Diri dengan Perilaku Moral Anak Usia Dini
Nurheliza Yunika, Ria Novianti, Zulkifli ZilkifliShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan konsep diri dengan perilaku moral anak usia dini di TK Pertiwi Kelurahan Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah seluruh anak usia 5-6 tahun di TK Pertiwi Kelurahan Sungai Pakning Kabupaten Bengkalis berjumlah 54 orang anak. Metode yang digunakan adalah survey denfan teknik korelasi. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi data. Teknik analisa data adalah teknik statistik dengan menggunakan rumus Pearson Product Moment. Hasil penelitian diketahui tingkat konsep diri anak berada dalam kategori tinggi (51,85%) dan tingkat perilaku moral anak berada dalam kategori sedang (55,55%). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar rxy = 0,837 lebih besar dari pada rtabel = 0,268 (0,837 > 0.268) dengan taraf signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara konsep diri dengan perilaku moral. Tingkat hubungannya termasuk dalam kategori sangat tinggi dengan nilai koefisien determinan sebesar 70% artinya bahwa konsep diri memberi kontribusi sebesar 70% terhadap perilaku moral, sisanya 30% ditentukan oleh variabel lain.
73-80 -
Raising Tolerant Attitude to Children
Daviq ChairilsyahShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
This paper aimed to provide logical reasons for parents and teachers about the importance of teaching tolerance from early age. This paper explained the types of tolerance that should be trained such as religious tolerance, tolerance of multi-ethnicity, multiracial, cultural and gender differences. Literature review was used in explaining theoretical studies, and discussion. The steps of writing a literature review are: 1) Finding data that fits the purpose. 2) Identifying data. 3) Choosing data of writing the article. 4) Formulate, create and assess the quality of writing articles. 5) Synthesize the writing scientific articles. Teaching it from an early age can create children who are able to respect others and do not distinguish. Parents and family members are the main facilitators for children to cultivate an attitude of tolerance. Parents are required to teach tolerance starting from the family environment to the wider community. Meanwhile, the teacher can teach from the social environment to fellow students at school. It can be concluded that the role of parents and teachers here is very important in the inculcation of attitude and tolerance in early childhood81-90 -
Hubungan Regulasi Emosi dengan Perilaku Prososial Anak Usia Dini
Rizky DrupadiShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial pada anak usia dini. Pendekatan penelitian menggunakan penelitian kuantitatif dengan jenis studi expo facto dengan pengambilan data secara survey. Pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan kuesioner yang ditunjukkan kepada guru kelas untuk memperoleh data regulasi emosi pada anak, dan perilaku prososial menggunakan wawancara yang ditunjukkan kepada anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif yang signifikan antara regulasi emosi dengan perilaku prososial dengan nilai rxy sebesar 0,436 dengan signifikansi 0,000 (p<0,05) korelasi yang terjadi berada dalam kategori sedang
91-97 -
Edutainment Karaoke dalam Pengembangan Kecerdasan pada Anak Usia Dini
Novi FatkhiyatulShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Kecerdasan musik merupakan kecerdasan yang paling dini muncul, bahkan sejak dalam kandungan. Memberikan stimulus sejak dini cenderung memiliki kemampuan bermusik yang lebih baik. Edutainmen karaoke adalah salah satu strategi dalam mengembangkan kecerdasan musikal, banyak indikator yang muncul ketika anak melakukan kegiatan tersebut. salah satu lembaga yang menerapkan kegiatan tersebut adalah TK Islam Plus Mutiara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Adapun tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan bagaimana kegiatan edutainmen karaoke diimplementasikan sebagai bentuk pengembangan kecerdasan musikal anak. Dengan fokus pada aspek pelaksanaan serta hasil yang didapat dari kegiatan tersebut. dan hasil penelitian ini diperoleh data bahwa Edutainmen karaoke dilakukan dengan cara anak bernyanyi dengan menghafal lagu, bukan membaca teks atau menonton video pada layar seperti pada umunya. Lagu yang dinyanyikan adalah 10 lagu karya guru TK Islam Plus Mutiara, yang memiliki pesan edukatif di dalamnya. Hasil dari kegiata tersebut adalah tercatat ada 2 anak yang memiliki kecerdasan musikal yang bagus dan 9 anak dengan kecerdasan musikal yang masih harus dikembangkan lagi98-104 -
Pemahaman Guru TK tentang Metode Sosiodrama terhadap Kompetensi Sosial
Ari Sofia, Ulwan SyafrudinShow Abstract | Download PDF | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar Pemahaman guru paud/tk tentang metode sosiodrama tinggi berpengaruh terhadap kompetensi sosial; (2) seberapa besar pemahaman guru paud/tk tentang metode sosiodrama rendah berpengaruh terhadap kompetensi sosial. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dan dilakukan pada mahasiswa PPG PGPAUD Universitas Lampung dengan jumlah Populasi atau sampel sebanyak 28. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan angket. Angket dibagi menjadi 2 data Pemahaman guru tentang sosiodrama dan kompetensi sosial. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear sederhana dan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru tentang metode sosiodrama tinggi berpengaruh terhadap kompetensi sosial, dengan sumbangan sebesar sebesar 12,5 %, (2) pemahaman guru tentang metode sosiodrama rendah tidak berpengaruh terhadap kompetensi sosial105-112
