Perkembangan Psikososial Anak Usia 3-4 Tahun di Daycare

Dilma’aarij Riski Agustia, Wahyu Setyaningsih, Budi Suharno

Abstract


Perkembangan psikososial perlu mendapat perhatian serius karena sangat mempengaruhi perkembangan anak selanjutnya, menentukan anak dalam bersikap, mengambil keputusan di masa depan. Perkembangan psikososial membutuhkan stimulus dan rangsangan yang tepat agar berkembang secara optimal. Penelitian ini untuk mengidentifikasi dan memberikan gambaran hasil perkembangan psikososial anak usia 3-4 tahun di Daycare Kota Malang. Metode: desain penelitian menggunakan deskriptif kuantitatif dengan metode survey. Jumlah sampel 39 anak yang dipilih secara proportional random sampling. Data tentang perkembangan psikososial diperoleh menggunakan Kuesioner Masalah Mental Emosional dan kuesioner tambahan yang telah diuji validasi dan reabilitasnya. Analisis data dilakukan secara deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 43,6% anak memiliki perkembangan psikososial yang menyimpang (KMME) dan 15,4% anak memiliki perkembangan psikososial yang kurang (kuesioner tambahan). Hal ini dikarenakan kurangnya pemberian stimulus oleh orangtua dan pengasuh daycare. Oleh karena itu, hasil penelitian ini diharapkan menjadi salah satu cara untuk meningkatkan perkembangan psikososial anak usia 3-4 tahun dengan pemberian stimulus yang tepat.

Keywords


Perkembangan psikososial; anak Usia 3-4 Tahun; daycare

Full Text:

PDF

References


Cahyaningsih, D. , S. (2011). Pertumbuhan Perkembangan Anak dan Remaja. Jakarta: Rineka Cipta

Berk, E.L. 2012. Development Through The Lifespan. Yogyakarta: Pustaka Pelajar

Briawan, dan Herawati. 2008. Peran Stimulus Orang Tua Terhadap Perkembangan Anak Balita Keluarga Miskin. repository.ipb.ac.id/ …/per. Diakses pada 10 September 2018.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia. 2013. Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh Kembang Blita Sosialisasi Buku Pedoman Pelaksanaan Deteksi Dini Tumbuh Kembang Di Tingkat Pelayanan Kesehatan Dasar. Depkes RI. Jakarta

Departemen Sosial. 2010. Pedoman Penyelenggaraan Pelayanan Sosial Anak di Taman Penitipan Anak (TPA). Jakarta: Ditjen Bina Kesejahteraan Sosial Departemen Sosial RI.

Fatma, Enok. 2018. Status Perkembangan Terhadap Perkembangan Emosi Anak Di Kota Samarinda. Vol. 6 nomor 1, Maret 2018. Diambil dari: http//www.researchgate.net

Gross, J. J., & Thompson, R. 2008. Emotion regulation: Conceptual foundations. In J. J. Gross (Ed.), Handbook of Emotion Regulation (pp. 3–24). New York: Guilford Press.

Kozier, Barbara, dkk. 2011. Fundamentals of Nursing. Edisi 5. California: Addison

Leny, Fatimah, Aminah. 2014. Pola Asuh Dan Perkembangan Anak Di Tempat Penitipan Anak. Vol. 1 nomor 1, Januari 2014. Diambil dari: http://library.stikesnh.ac.id

Permono, H. 2013. Peran Orangtua Dalam Optimalisasi Tumbuh Kembang Anak untuk Membangun Karakter Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Persada Indonesia

Saputra, Fauzi., Hasanah,Oswati ., & Sabrian, Febriana. 2015. Tumbuh Kembang Anak Toddler Yang Diasuh Orang Tua Dan Yang Dititipkan Di Tempat Penitipan Anak. Jurnal Ilmu Keperawatan. Riau: Universitas Riau. Vol. 2 Nomor 2. 2 Oktober 2015

Utami, Rahayu Budi. 2008. Pengaruh tingkat Pendidikan dan Tipe Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perkembangan Psikososial Anak Prasekolah Di Taman Kanak-kanak Aisyiah II Nganjuk. Tesis. Universitas Sebelas Maret.

Yulianto, Y., Lestari, Y. A. and Suwito, E. D. (2017) ‘Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Perkembangan Psikososial Anak Prasekolah Di Tk Pkk Xi Winong Kecamatan Gempol Kabupaten Pasuruan’, Nurse and Health: Jurnal Keperawatan, 6(2), pp. 21–29. doi: 10.36720/nhjk.v6i2.18.

Woolfolk, Anita. 2009. Educational Psychology Active Learning Edition. Boston: Allyn and Bacon




DOI: https://doi.org/10.31004/aulad.v3i3.75

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2021 Dilma’aarij Riski Agustia, Wahyu Setyaningsih, Budi Suharno

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.