Eksplorasi Gerak Dalam Lingkungan Sensorik Sebagai Media Stimulasi Motorik Halus Pada Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i2.1689Keywords:
Eksplorasi Gerakan, Fisik, Lingkungan Bermain Sensorik, Keterampilan Motorik Halus, Praktik Pedagogis Guru, Pendidikan Anak Usia DiniAbstract
Kemampuan motorik halus krusial bagi kemandirian anak, namun perkembangannya sering terhambat akibat minimnya stimulasi multisensorial di kelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik guru di lembaga PAUD dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan eksplorasi gerak pada lingkungan sensorik. Penelitian kualitatif studi lapangan ini melibatkan dua guru dan anak Kelompok B yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semistruktur, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas meronce, menuang bahan alam, dan kolase biji jagung terbukti mengoptimalkan kelenturan jari, teknik menjepit (pincer grasp), serta koordinasi mata-tangan anak. Implikasinya, pengintegrasian ruang bermain sensorik secara terstruktur dapat diadaptasi oleh praktisi PAUD sebagai strategi pedagogis untuk mengubah kelas konvensional menjadi lingkungan belajar yang mandiri dan interaktif.
Downloads Statistics
References
Akib, T., & Amri, N. A. (2025). The effect of sensory integration activities on the fine motor abilities of early childhood. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 13(1), 122–130. https://doi.org/10.23887/paud.v13i1.87415
Ambarwati, H. (2024). Analisis media pembelajaran dalam meningkatkan perkembangan motorik halus anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 28–45. https://doi.org/10.61104/dz.v2i2.317
Andry, V. M. M. (2021). Kajian literatur pengembangan koordinasi mata dan tangan anak usia taman kanak-kanak. Jurnal Pelita PAUD, 6(1), 110–117. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v6i1.1440
Anggraini, K. (2026). Penataan lingkungan belajar (M. Wardi (ed.)). CV. Duta Sains Indonesia.
Aryani, W., Wardany, H., & Royani, I. (2025). Peran lingkungan belajar ramah anak terhadap perkembangan holistik anak usia dini. Satya Widya, 41(2), 183–193. https://doi.org/10.24246/j.sw.2025.v41.i2.p183-193
Daryana, A., Triyati, M., Hartiani, E., Aminah, S., & Fahimah, N. (2026). Eksplorasi media sensorik berbasis tekstur dalam menstimulasi motorik halus anak usia 4 sampai 5 tahun. Indonesian Journal of Social Science and Education (IJOSSE), 2(1), 1267–1279. https://doi.org/10.62567/ijosse.v2i1.2354
Elliani, F., Mulyani, E. S., & Nashriyah, N. (2025). Kompetensi pedagogik guru dalam mengajar di kelas inklusif pada tk harsya ceria banda aceh. Atthufulah: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 150–158. https://doi.org/10.35316/atthufulah.v5i2.7474
Farida, C. A. Y. (2023). Meningkatkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan meronce. AL-TAHDZIB Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(2), 81–92. https://doi.org/10.54150/altahdzib.v2i2.247
Haerotunisa, Sari, Mulyawan, D. (2025). Pemanfaatan media playdough untuk menstimulasi motorik halus anak usia dini di paud melati indah. Ar-Raihanah: Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 462–471. https://doi.org/10.53398/arraihanah.v5i2.877
Hasanah, U. (2018). Strategi pembelajaran aktif untuk anak usia dini. INSANIA: Jurnal Pemikiran Alternatif Kependidikan, 23(2), 204–222.
Hasmita, S., Yunita, U., & Franssisca, Y. (2025). Penggunaan media loose part dalam meningkatkan motorik halus dan kreativitas pada anak usia dini. DZURRIYAT: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 40–48. https://doi.org/10.61104/dz.v3i1.885
Hilbana. (2026). Merancang pembelajaran bermakna untuk anak usia dini: model, strategi, dan praktik transformatif paud.
Isnaini, R., & Katoningsih, S. (2022). Problematics of improving fine motor abilities of children age 5-6 years. Early Childhood Research Journal (ECRJ), 4(1), 58–64.
Jati, B. K., Riswano, R., Triani, R. R., & Karismawan, C. (2026). Implementasi alat permainan edukatif (ape) untuk menstimulasi motorik halus anak usia dini di kelurahan srengseng, jakarta barat. ABDISOSHUM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Bidang Sosial Dan Humaniora, 5(1), 201–209. https://doi.org/10.55123/abdisoshum.v5i1.7712
Kumalasari, S., Tjahjono, E., & Adinugroho-Horstman, A. D. (2024). Stimulasi motorik halus untuk meningkatkan kesiapan menulis siswa tk yasporbi. Keluwih: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 5(1), 12–24. https://doi.org/10.24123/soshum.v5i1.6816
Meilia, M., & Murdiana, M. (2019). Pendidik harus melek kompetensi dalam menghadapi pendidikan abad ke-21. Kordinat: Jurnal Komunikasi Antar Perguruan Tinggi Agama Islam, 18(2), 491–517. https://doi.org/10.15408/kordinat.v18i2.11501
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Nurjani, Y. Y. (2019). Upaya mengembangkan motorik halus anak usia dini melalui kegiatan menggunting. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 3(2), 85–92.
Purnama, L. A., Jampel, I. N., & Antara, P. A. (2020). Pengaruh teknik kolase terhadap kemampuan motorik halus anak pada kelompokb di gugus vi kecamatan buleleng. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Undiksha, 8(1), 45–52. https://doi.org/10.23887/paud.v8i1.23420
Rahayu, E., Sari, N. I., Saputri, R., & Dewi, K. M. (2023). Literatur review : macam-macam permainan sensory play untuk meningkatkan motorik anak. 2(2), 864–876.
Rahmadani, W. D., & Maula, I. I. (2025). Analisis konseptual perencanaan pembelajaran berbasis bermain dalam stimulasi perkembangan motorik anak usia dini. LENTERA ANAK, 6(2). https://doi.org/10.34001/jla.v6i2.8426
Renawati Renawati, Amelia Amelia, & Mila Sari. (2025). Kompetensi pedagogik guru dalam melaksanakan penilian pembelajaran anak usia dini di kb teratai lanal. Inovasi Pendidikan Dan Anak Usia Dini, 2(4 SE-Articles), 39–47. https://doi.org/10.61132/inpaud.v2i4.655
Ridwan, A., Nurul, N. A., & Faniati, F. (2022). Analisis penggunaan media loose part untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Mitra Ash-Shibyan: Jurnal Pendidikan Dan Konseling, 5(02), 105–118. https://doi.org/10.46963/mash.v5i02.562
Sanenek, A. K., Nurhafizah, N., Suryana, D., & Mahyuddin, N. (2023). Analisis pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1391–1401. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4177
Sari, Y., Haenilah, E. Y., & Sabdaningtyas, L. (2015). Penggunaan media pembelajaran untuk mengembangkan kemampuan motorik halus anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 1(3), 1–11.
Sholikhah, A. (2023). Peningkatan kemampuan motorik halus melalui kegiatan menyusun kolase dengan media biji-bijian. AUDIENSI: Jurnal Pendidikan Dan Perkembangan Anak, 2(1 SE-Articles), 58–73. https://doi.org/10.24246/audiensi.vol2.no12023pp58-73
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan r&d. Alfabeta.
Sujiono, Y. N. (2019). Konsep dasar pendidikan anak usia dini (Edisi Revisi). PT Indeks. https://www.penerbitindeks.com/konsep-dasar-paud
Suryadi, Y., Puspitasari, D., & Widodo, H. (2022). Pemanfaatan areal bermain untuk meningkatkan kemampuan motorik dan sensorik anak tk pertiwi dusun semaya, karanglewas. Abdi Insani, 9(2), 438–447. https://doi.org/10.29303/abdiinsani.v9i2.551
Suryana, D. (2021). Pendidikan anak usia dini: teori dan praktik pembelajaran. Kencana. https://www.prenadamedia.com/kencana/paud-teori-praktik
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Putri Aulia, Cahniyo Wijaya Kuswanto

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
