Vol. 8 No. 1 (2025): January-April 2025
Total Articles: 52 | Total Pages: 777
Issue Coverage: 136 Author(s) from 1 Country(s)
Indonesia (136)
Research Articles
-
Pelaksanaan Kegiatan Finger Painting untuk Meningkatkan Kemampuan Sosial Emosional Anak Usia 5-6 Tahun
Ana Novitasari, Mursid MursidShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.828 | Check in Google Scholar
Kemampuan sosial emosional sangat penting ditingkatkan pada anak usia dini salah satunya dapat dilakukan melalui finger painting. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan kegiatan finger painting untuk meningkatkan kemampuan sosial emosional anak usia 5-6 tahun. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan mengumpulkan data melalui kegiatan wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan kepada 1 guru dan 22 anak. Teknik analisis data yang digunakan yaitu melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan kegiatan finger painting di TK Hidayatul Mubtadiin dilakukan melalui tiga tahap yaitu tahap awal, tahap pelaksanaan, dan tahap akhir. Pelaksanaan kegiatan ini dapat menciptakan kemandirian, menciptakan suasana kelas yang aktif, membangun interaksi, menumbuhkan empati, kerja sama, serta solidaritas dimana hal tersebut sangat berkaitan dengan sosial emosional. Dengan demikian, penelitian ini dapat dijadikan sebagai salah satu permainan yang direkomendasikan sebagai metode dalam menunjang perkembangan anak usia dini terlebih pada aspek sosial emosional.
1-9 -
Penanaman Karakter Sosial Anak Melalui Program Berbagi
Kholifatus Saniya, Lilif Muallifatul Khorida FilasofaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.836 | Check in Google Scholar
Penanaman karakter sosial pada anak memiliki arti penting dalam membentuk pribadi yang empati, peduli, dan bertanggung jawab, terutama dalam konteks pembiasaan di lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya penanaman karakter sosial pada anak usia dini. Pembiasaan sekolah menjadi faktor penting dalam menanamkan karakter anak. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Subjek penelitian ini merupakan anak usia 5-6 di kelompok TK B. Teknik pengumpulan data yang dipakai ialah observasi, wawancara dan dokumentasi. Fokus penelitian ini adalah pembiasaan berbagi baik di dalam kelas seperti belajar berkelompok, berbagi makanan, berbagi cerita, dan infaq, maupun berbagi di luar kelas seperti berbagi takjil saat bulan Ramadhan dan bakti sosial. Analisis menunjukan pembiasaan di dalam kelas meningkatkan rasa tanggung jawab, tolong menolong, dan kerjasama. Sedangkan di luar kelas anak memiliki rasa rasa empati, peduli orang lain, dan rasa menghargai. Pembiasaan yang konsisten di sekolah terbukti efektif dalam menanamkan karakter sosial serta membuka peluang penelitian lanjutan.
10-19 -
Penggunaan Metode Bermain Peran (Role Playing) untuk Mengembangkan Keterampilan Sosial Emosional Anak Usia 4-5 Tahun
Rizkiyatul Musthofiyyah, Mustakimah Mustakimah, Sofa MuthoharShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.902 | Check in Google Scholar
Kemampuan bermain peran pada anak usia dini sangat penting karena menjadi dasar untuk perkembangan sosial emosional terhadap lingkungan. Bermain peran adalah metode pembelajaran interaktif yang melibatkan anak secara aktif dalam memainkan peran tertentu,serta memberikan kesempatan untuk mengeksplorasi. Penelitian ini bertujuan menganalisis kontribusi metode bermain peran terhadap keterampilan sosial emosional anak usia 4-5 tahun. Melalui metode kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik triangulasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi kepada pendidik dan anak. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data dengan memilih dan memfokuskan informasi penting; penyajian data dengan mengorganisasikan dan menginterpretasikan temuan; serta penarikan kesimpulan melalui verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan metode bermain peran berkontribusi positif pada perkembangan sosial emosional anak, ditandai dengan kemampuan bermain kooperatif, memahami karakter, dan mengikuti alur permainan sesuai peran. Metode ini efektif untuk membantu anak memahami kemampuan bekerja sama, mengelola emosi, menunjukkan empati, dan berkomunikasi. Temuan ini dapat menjadi referensi bagi pendidik dalam merancang pembelajaran interaktif.
20-30 -
Pemanfaatan Bahan Alam untuk Meningkatkan Kreativitas Anak melalui Kegiatan Ecoprint
Nurma Kurnia Putri, Mustakimah MustakimahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.893 | Check in Google Scholar
Kegiatan ecoprint ini dilatarbelakangi oleh ketidaktahuan anak dalam mengolah bahan alam menjadi sesuatu yang bermanfaat serta mengenalkan warna dari zat alami. Tujuan dari penelitian ini yaitu (1) memberikan variasi pembelajaran pada anak usia dini; (2) memberikan solusi dalam keterbatasan media yang digunakan; (3) menjadikan anak lebih kreatif dan inovatif; (4) memberikan pengetahuan dan wawasan luas kepada anak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini terdapat dua kategori yaitu data primer dan data sekunder. Data primer berupa observasi dan wawancara sedangkan data sekunder berupa jurnal, artikel, dan situs internet yang relevan. Kegiatan ini dilakukan di Kb RA Masjid Al-Azhar Ngaliyan Semarang dengan teknik hammering (pukul). Subjek penelitiannya adalah 1 Guru kelas A dan objek penelitiannya adalah anak kelompok A yang berusia 4-5 tahun dengan jumlah 10 anak. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober. Jadi dapat disimpulkan bahwa kegiatan ecoprint yang dapat meningkatkan kreativitas pada anak usia 4-5 tahun.
31-40 -
Pengembangan Pop Up Book Berbasis Digital Pembelajaran Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Anak Usia Dini
Ulfa Najilla, Dewi Fitriani, Umar bin Abd AzizShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.845 | Check in Google Scholar
Mengenalkan PHBS kepada anak merupakan salah satu cara untuk membentuk sikap positif terhadap anak, karena memiliki sikap yang positif akan membantu anak dalam mengenal, memahami, dan menghargai kebutuhan dirinya dan orang sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk melihat kelayakan dari media pop up book digital pada materi PHBS. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan Research and Development (R&D) dengan sampel 16 anak. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui uji kelayakan oleh 2 validator (ahli media dan ahli materi) serta hasil uji coba kelayakan produk terhadap anak usia 5-6 tahun dengan menggunakan skala likert. Hasil penilaian kelayakan oleh ahli media menunjukkan 90% yang dikategorikan sangat layak, kemudian hasil penilaian kelayakan oleh ahli materi menunjukkan hasil 97% dengan kategori sangat layak dan hasil uji coba produk terhadap anak usia 5-6 tahun menunjukkan hasil 98,88% dengan kategori layak. dengan begitu media ini dinyatakan layak digunakan dan dapat menjadi bahan ajar baru pada materi PHBS anak usia dini.
41-61 -
Efektivitas Penggunaan Kartu Huruf Hijaiyah dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Huruf Hijaiyyah Anak Usia Dini
Maksuroh Maksuroh, Mubiar AgustinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.873 | Check in Google Scholar
Penelitian penggunaan kartu huruf hijaiyyah sebenarnya suda banyak diduganakan disetiap daerah. Dan rata-rata menunjukkan hasil dapat meningkatkan kemampuan mengenal huruf hijaiyyah. Namun langkah-langkah penggunakan kartu huruf berbeda-beda bahkan bentuk kartunya pun juga bervariasi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dampak penggunaan kartu huruf hijaiyah, faktor-faktor yang mendukung efektivitasnya, serta kendala yang mungkin dihadapi dalam penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode statistik literatur review dengan bantuan applikasi POP untuk pencarian jurnal, dan menggunakan diagram prisma untuk mengestraksi jurnal yang sesuai. Berdasarkan hasil analisis, kartu huruf hijaiyah terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan membaca huruf hijaiyah, Keberhasilan pembelajaran juga dipengaruhi oleh pendampingan dari pendidik atau orang tua dan konsistensi penggunaan kartu. Beberapa kendala yang ditemukan mencakup kurangnya variasi dalam desain kartu serta keterbatasan alat bantu interaktif. Hasil SLR ini diharapkan dapat memberikan landasan bagi pengembangan media kartu huruf hijaiyah yang lebih efektif dan menarik bagi anak usia dini.
62-69 -
Implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat Dalam Program Sekolah Ramah Anak PAUD
Hazimah Hubby Zuhra, Lilif Muallifatul Khorida Filasofa, Mursid MursidShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.903 | Check in Google Scholar
Terdapat beberapa sekolah yang mengklaim sebagai sekolah ramah anak namun belum menerapkan PHBS secara efektif, yang berdampak pada kesehatan siswa dan kualitas proses belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada anak usia dini di satuan PAUD yang telah terdeklarasi sebagai sekolah ramah anak. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah kualitatif. Instrumen yang digunakan berupa pedoman wanawancara dengan kepala sekolah dan guru. Analisis data dilakukan dengan mereduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa: 1) Penerapan SRA sudah terlaksana dengan baik 2) Implementasi PHBS juga sudah terlaksana dengan lancar 3) Keberhasilan implementasi PHBS dipengaruhi oleh faktor internal yaitu dukungan para pendidik dan fasilitas sekolah yang memadai, sementara hambatannya dipengaruhi oleh faktor eksternal yaitu orang tua yang kerap membawakan bekal makanan kurang sehat.
70-81 -
Trend Penelitian Literasi Finansial Pada Anak Usia Dini Di Indonesia
Alfianti Arini G, Asep Deni GustianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.847 | Check in Google Scholar
Keterampilan literasi finansial merupakan salah satu dari berbagai tujuan yang ingin dicapai oleh pendidikan abad ke-21. Penelitian ini bertujuan untuk melihat trend penelitian tentang literasi finansial untuk anak usia dini di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi terhadap berbagai artikel yang telah dipublikasikan dalam Jurnal Pendidikan Anak Indonesia di seluruh Indonesia. Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah publikasi yang berfokus pada pendidikan literasi finansial telah mengalami peningkatan. Di antara publikasi-publikasi tersebut, penelitian yang paling dominan dirancang adalah penelitian dengan metode kualitatif. Selain itu, anak usia dini merupakan subjek penelitian yang paling banyak digunakan dan penelitian yang ada masih berpusat pada wilayah Indonesia bagian barat. Serta media berbasis digital mulai banyak dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan literasi finansial pada anak usia dini. Berdasarkan hasil penelitian yang ditemukan, beberapa rekomendasi telah diajukan untuk referensi pada penelitian yang akan datang terkait pendidikan literasi finansial.
82-94 -
Stimulasi Kemampuan Berbahasa melalui Kegiatan Edutainment “WordWall” untuk Anak Usia Dini
Nesna Agustriana, Desvi WahyuniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.871 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan stimulasi kemampuan berbahasa melalui kegiatan edutainment berupa permainan WordWall pada anak usia 5-6 tahun. Hal ini dilatar belakangi oleh belum maksimalnya stimulasi kemampuan berbahasa anak melalui kegiatan bermain yang lebih variative. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis ex post facto yang melibatkan 34 anak di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang berada di Gugus Anggrek Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes dan dianalisis dengan menggunakan Independent Sample T-test. Hasil yang diperoleh dengan menggunakan perhitungan SPSS adalah kegiatan edutainment berupa permainan WordWall dapat menstimulasi kemampuan bahasa pada anak usia 5-6 tahun. Dengan adanya penelitian ini, peneliti dapat mengembangkan kegiatan pembelajaran berbasis edutainment dengan memanfaatkan teknologi seperti permainan WordWall.
95-104 -
Desain Kurikulum Taqwa dalam Pendidikan Keluarga: Menumbuhkan Keimanan Sejak Dini
Dinar Nur Inten, Dewi MulyaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.841 | Check in Google Scholar
Keluarga merupakan madrasah pertama bagi anak. Pendidikan dalam keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter anak. Salah satu nilai yang perlu ditanamkan adalah ketakqwaan. Namun, implementasi nilai taqwa dalam pendidikan keluarga seringkali masih menjadi tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sebuah desain kurikulum Ketaqwaan yang dapat diterapkan dalam konteks keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan studi literatur untuk menggali pemahaman yang lebih mendalam tentang konsep taqwa dalam pendidikan Islam, serta berbagai pendekatan yang telah dilakukan dalam menanamkan nilai-nilai taqwa pada anak dalam konteks keluarga. Analisis data dilakukan secara sistematis dan mendalam untuk menghasilkan temuan yang relevan guna mendesain dan mengembangkan program pendidikan yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai taqwa pada anak. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa penerapan kurikulum taqwa dalam pendidikan keluarga memiliki potensi yang signifikan dalam meningkatkan pemahaman anak dan orang tua tentang nilai-nilai ketaqwaan. Orang tua sebagai actor penting dalam memberikan: keteladanan, keterlibatan dan motivasi bagi anak untuk melatih nilai-nilai ketakwaan
105-119 -
Perilaku Moral Anak Usia 6-8 Tahun di Suku Muna (Studi Etnografi tentang Tradisi Katoba)
Inda Sukmawati, Sri Martini Meilanie, Sri Indah PujiastutiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.786 | Check in Google Scholar
Perkembangan moral anak usia dini merupakan proses manusiawi yang dapat diamati melalui pemahaman konsep salah dan benar yang ditunjukkan melalui penalaran, perasaan, dan perilaku anak dalam kehidupan sehari-hari anak. Tuhuan dari penelitian ini untuk melihat proses pengenalan perilaku moral anak di suku Muna tentang tradisi Katoba. Jenis penelitian ini kualitatif dengan pendekatan etnografi. Model Spradley digunakan untuk analisis. Data penelitian diperoleh dengan cara observasi, dokumentasi dan wawancara. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa proses pengenalan perilaku moral tentang tradisi katoba menunjukkan perilaku moral ketuhanan, moral kemanusiaan, moral persatuan moral kerakyatan, dan moral keadilan sosial. Beberapa perilaku moral tersebut dihasilkan melalui adanya kontribusi dan pembiasaan dari orang tua. Selain itu, aturan budaya masyarakat suku Muna yang mewajibkan semua anak usia dini untuk dikenalkan dan menerapkan perilaku moral yang positif dalam kehidupan sehari-hari melalui tradisi katoba.
120-128 -
The Implementation and Challenges of YouTube at Islamic Kindergarten Schools
Kurnia Budiyanti, M. Zaim, Harris Effendi ThaharShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.693 | Check in Google Scholar
YouTube is considered one of the most popular social media platforms for teaching. However, the implementation and challenges of YouTube have become part of teachers’ experience. Therefore, this study aimed to explore the implementation and challenges faced by kindergarten teachers during their experience using YouTube. The study was a case study research design. This research involved six female teachers of an Islamic kindergarten school. The data were collected through interviews. The researcher applied the phases of data collection, reduction, display, and verification to analyse the data. The results revealed that YouTube was used as a medium for teaching, even though they did not show YouTube to their students all the time. Moreover, the teachers designed new teaching after getting new ideas from YouTube. Besides, the findings also indicated the challenges such as inappropriate content and advertisement disturbances. The research findings have implications for the learning process in Islamic kindergarten schools, which is an effective platform for teachers to acquire creative ideas in teaching.
129-135 -
Information and Communication Technology (ICT) Integration in Teaching English for Young Learners
Siska Oktawidya Wati, M. Zaim, Harris Effendi ThaharShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.666 | Check in Google Scholar
Information and communication technology is not a new issue in education world, but it is interesting to follow its development. Teachers can use this kind of technology to increase work ethos. Besides, this technology makes it possible to do many kinds of activity fast, precisely, and accurately. The development of information technology shows that there appears varieties of activity based on technology. Teaching English as second language becomes more challenging to teach, particularly for young learners. The research method used Systematic Literature Review, namely a literature search both international and national using the Google Scholar website. Data collection was carried out by documenting and reviewing all articles related to ICT media in English for young learners. So it can be concluded that the use of ICT media in early childhood English learning can be done and has a positive impact that benefits both teachers and children.
139-144 -
Bagaimana Peran & Dampak Youtube dan Tiktok bagi Siswa Sekolah Dasar?
Winda Fenny Nugrahani, Muhammad AbduhShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.945 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji peran YouTube dan TikTok dalam pengembangan keterampilan kognitif siswa sekolah dasar. Dengan metode Systematic Literature Review (SLR), penelitian ini menemukan bahwa meskipun media sosial memiliki risiko paparan konten negatif, platform seperti YouTube dan TikTok dapat memberikan manfaat besar dalam pembelajaran mandiri yang interaktif dan visual. Media sosial ini mampu meningkatkan motivasi, berpikir kritis, dan kreativitas siswa. Namun, peran pendidik dan orang tua sangat penting untuk mengarahkan penggunaan media sosial agar memberikan dampak positif. Temuan ini menyarankan perlunya pengembangan strategi pedagogis inovatif yang memanfaatkan media sosial secara efektif untuk mendukung perkembangan kognitif siswa.
145-158 -
Dampak Penggunaan Instragram terhadap Keterampilan Menulis Berita di Kalangan Mahasiswa Prodi PGPAUD
Karimaliana Karimaliana, M Zaim, Harris Effendi ThaharShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.669 | Check in Google Scholar
Penggunaan platform media sosial, khususnya Instagram, semakin meluas dan memengaruhi cara mahasiswa dalam mengonsumsi dan membuat konten. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penggunaan Instagram terhadap keterampilan menulis berita mahasiswa Program Studi PGPAUD Universitas Sari Mutiara Indonesia Medan. Penelitian ini melibatkan seluruh mahasiswa dari dua kelas pada tahun ajaran 2023/2024 dengan menggunakan metode sampling jenuh. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa memiliki kemampuan menulis berita pada kategori sangat tinggi, dengan sebagian kecil berada pada kategori tinggi. Pengujian statistik menunjukkan perbedaan yang signifikan antara sebelum dan sesudah penggunaan Instagram sebagai media pembelajaran menulis berita. Dengan desain eksperimen One-Group Pretest-Posttest, data diperoleh melalui tugas menulis berita, dan hasilnya menunjukkan bahwa mahasiswa yang menggunakan Instagram cenderung memiliki kemampuan menulis yang lebih baik, khususnya dalam aspek kejelasan dan keringkasan. Berdasarkan hasil ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan Instagram memberikan dampak positif terhadap keterampilan menulis berita mahasiswa
159-169 -
Pengembangan Media Smart Little Board (Hijmalib) Untuk Pengenalan Huruf Hijaiyah Pada Anak Usia 5-6 Tahun
Afrilliany AfrillianyShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.839 | Check in Google Scholar
Pengenalan huruf hijaiyah pada anak suia dini suatu hal yang sangat diperlukan untuk membangun dasar literasi Al-Quran. Dengan demikian, diperlukan media pembelajaran yang sesuai untuk memperkenalkannya pada anak. Tujuan penelitian mengembangkan media Hijaiyah Smart Little Board (HIJMALIB) untuk Pengenalan Huruf Hijaiyah Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Penelitian ini menggunakan mix method dengan Desain and Development (DnD), model pengembangan ADDIE terdiri 5 tahapan pengembangan: 1) Analyze, 2) Design, 3) Development, 4) Implementation, 5) Evaluation. Instrument yang digunakan yaitu instrumen validator media, wawancara dan responden pengguna, subyeknya guru kelas, 10 orang anak, analisis data menggunakan skala likert. Hasil uji kelayakan ahli validator media sebesar 100%, sedangkan dari ahli materi 92,85% kategori Sangat Layak dan hasil ujicoba media sebesar 91,67%. Hal ini menunjukkan implikasi penggunaan media HIJMALIB layak digunakan untuk mengenalkan huruf hijaiyah dan pengaruh dari penelitian ini untuk memberikan kontibusi nyata pada dunia pendidikan.
170-188 -
Persepsi Guru Terhadap Tantangan dan Peluang dalam Implementasi Pendidikan Inklusi
Dina Wahyu Pratiwi, Sukartono SukartonoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.954 | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas persepsi guru terhadap tantangan dan peluang dalam implementasi pendidikan inklusif . Pendidikan inklusif penting untuk memastikan semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, mendapatkan pendidikan yang setara. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan tantangan, peluang, serta strategi guru dalam menghadapinya. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi pada guru dan kepala sekolah. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman. Hasilnya menunjukkan tantangan meliputi keterbatasan keterampilan guru, perbedaan jenis kebutuhan siswa, dan sarana prasarana yang kurang memadai. Peluang termasuk dukungan pihak sekolah dan kesempatan pembelajaran setara. Upaya yang dilakukan mencakup pelatihan guru, peningkatan fasilitas, serta kolaborasi dengan orang tua. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya penguatan pelatihan guru dan dukungan kebijakan untuk optimalisasi pendidikan inklusif.
189-197 -
The Culture of Tolerance From Ende Ethnic in Interfaith Aspect
Dentiana Rero, Elly Malihah, Sapriya Sapriya, Neiny Ratmaningsih, Asnimawati AsnimawatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1006 | Check in Google Scholar
Masyarakat Ende yang hidup bertoleransi dengan umat yang berbeda agama dan hidup berdampingan satu sama lain. Toleransi terhadap keberagaman yang dimaksud adalah toleran bukan berarti menganut kepercayaan orang lain, melainkan bagaimana menjalankan kepercayaan agama lain dengan baik tanpa mengganggu agama sendiri. Kenyataannya, masyarakat Indonesia pada umumnya sangat rentan terhadap konflik akibat isu-isu yang beredar di media elektronik. Penelitian ini merupakan kajian sosiologi yang dilakukan oleh Bikhu Parekh yang menemukan tiga hal yaitu budaya, pluralitas, dan solusinya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksplanatori dan deskriptif. Toleransi budaya masyarakat suku Ende terbukti dimana toleransi terhadap keberagaman agama merupakan realitas kehidupan sehari-hari. Sebagaimana agama Islam yang merayakan hari besar keagamaan. Hal tersebut meliputi membersihkan masjid, menata bagian dalam masjid, menjaga keamanan bagi yang berbeda agama. Agama Katolik merayakan hari raya, begitu pula agama Islam melakukan hal yang sebaliknya. Berbeda halnya dengan pembangunan gereja dan masjid, kontribusi masyarakat lintas agama, mulai dari ide, biaya, hingga tenaga pembangunan. Dapat dikatakan bahwa masyarakat Ende terdiri dari berbagai suku dan agama. Masyarakat Ende telah berhasil menerapkan toleransi di masyarakat. Mereka tidak pernah melakukan hal-hal negatif terhadap perbedaan agama dan hidup saling toleransi dan gotong royong.
195-301 -
Implementation of Assemblr EDU in Early Childhood Education: Teacher’s Perspective
Salsabila KhoerunnisaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.875 | Check in Google Scholar
This research discusses the implementation of Assemblr Edu in early childhood education which aims to find out the views and efforts of teachers in implementing learning through Assemblr Edu. The approach used in this research is a qualitative approach using the case study method. The results showed that; (1) The background of PGRI Purworejo Kindergarten and Anak Sholeh Mojosari Kindergarten teachers utilising the Assemblr EDU application is by attending training, besides that teachers also feel many benefits and advantages so that the objectives in utilising the Assemblr EDU application as a learning media are maximally achieved; (2) The efforts of teachers in utilising the Assemblr EDU application include planning, implementing and evaluating learning; (3) The obstacles felt by teachers in utilising the Assemblr EDU application include the intensity of using the Assemblr EDU application and the lack of available facilities such as the internet and mobile phones as supporting tools.
198-206 -
Pelaksanaan Senam Irama untuk Mengembangkan Kecerdasan Kinestetik Anak Usia Dini
Nahdhila 'Arifah, Mursid MursidShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.923 | Check in Google Scholar
Senam irama merupakan salah satu metode efektif untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak usia dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelaksanaan senam irama terhadap perkembangan kecerdasan kinestetik anak usia 4-6 tahun. Metode pada penelitian ini menggunakan tehnik observasi, wawancara langsung dan dokumentasi. Analisis data dilakukan melalui 5 tahap yaitu: Transkripsi dan Kategorisasi Data, identifikasi tema, penyusunan narasi, dan verifikasi temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelaksanaan senam irama untuk mengembangkan kecerdasan kinestetik anak usia dini harus memperhatikan 3 Indikator yaitu 1) Pemahaman guru tentang senam irama 2) menentukan kondisi anak yang memerlukan senam irama 3) Sarana Prasarana dan pelaksanaan senam irama. Dalam pelaksanaan senam irama melalui beberapa tahapan yaitu pengenalan, pengembangan, aplikasi dan evaluasi. Penilaian ini sesuai dengan kompetensi dasar yang telah dipersiapkan guru dalam RPPM. Oleh karena itu, senam irama dapat dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan anak usia dini untuk meningkatkan kecerdasan kinestetik anak.
207-215 -
Persepsi Guru PAUD terhadap Implementasi Kurikulum Merdeka Belajar di Pendidikan Anak Usia Dini
Cucu Nuraeni, Pepi Nuroniah, Deri HendriawanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.982 | Check in Google Scholar
Penerapan Kurikulum Merdeka dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) bertujuan untuk meningkatkan fleksibilitas, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak. Keberhasilan implementasi kurikulum ini sangat bergantung pada persepsi guru, yang dipengaruhi oleh pemahaman, pengalaman, dan kesiapan mereka dalam mengadaptasi pendekatan pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi untuk mengeksplorasi pengalaman sembilan guru PAUD di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang. Teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi, yang dianalisis menggunakan model interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas guru memiliki pandangan positif terhadap fleksibilitas kurikulum merdeka, namun menghadapi tantangan dalam pemahaman konsep, penyediaan sumber daya, serta resistensi dari orang tua. Penelitian ini menekankan pentingnya pelatihan untuk guru dalam penerapan kurikulum baru dan pergeseran peran guru sebagai fasilitator eksplorasi anak. Implikasi penelitian ini menunjukkan perlunya kebijakan adaptif dalam mendukung transisi kurikulum dan pengembangan strategi berbasis pengalaman guru untuk meningkatkan efektivitas pembelajaran di PAUD.
216-227 -
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Android Menggunakan Aplikasi Capcut pada Pembelajaran Pendidikan Pancasila di Sekolah Dasar
Nabila Putri Rahmatillah, Reinita ReinitaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.727 | Check in Google Scholar
Penelitian ini di latar belakangi oleh kurangnya penggunaan media yang menarik, serta minimnya keterampilan guru dalam mempergunakan media berbasis digital dalam proses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media berupa video pembelajaran menggunakan aplikasi capcut pada pembelajaran Pendidikan Pancasila. Penelitian ini menggunakan metode penelitian Research & Development, Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D. Model pengembangan 4-D terdiri terdiri dari 4 tahap pengembangan yaitu; Definition (pendefinisian), Design (Perancangan), Development (pengembangan) dan Dissemination (penyebaran). Instrumen yang digunakan adalah kuisioner, wawancara dan observasi. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik kelas V SD dan satu orang wali kelas dari SDN 04 Rao-Rao dan SDN 02 Pekan Selasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran berupa video pembelajaran menggunakan aplikasi capcut pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di kelas V sekolah dasar telah dinyatakan valid, praktis dan efektif. Sedangkan implikasi hasil penelitian ini adalah mengintegrasikan teknologi dalam pembelajaran, siswa belajar cara mengedit dan menyusun video, yang dapat meningkatkan kemampuan literasi digital siswa.
228-238 -
Literasi Bahasa pada AUD dalam Kurikulum Merdeka: Tantangan dan Peluang
Avanti Vera Risti Pramudyani, Khafidoh Khafidoh, Fatiya Hanif Al Afada, Tiya Nurfitri Ningsih, Mariana Wahyu ListyatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.983 | Check in Google Scholar
Belum semua guru memahami konsep literasi dalam arti luas. Tujuan penelitian ini menggambarkan konsep pembelajaran literasi khususnya Bahasa Inggris bagi anak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan analisis deskriptif. Data diambil dengan angket kepada 73 sample dari 703 populasi guru TK di Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menunjukkan responden telah menguasai Kurikulum Merdeka pada ranah pengetahuan dengan baik dilihat dari penjelasan tujuan, konten, dan prinsip. Namun dalam implementasinya 4,1% terbatas pada konsep literasi sempit. Sejumlah 2% guru sudah mengajarkan literasi Bahasa Inggris dengan menyampaikan salam dan kabar. Selebihnya dalam pembelajaran 100% guru belum mengintegrasikan di kegiatan intrakulikuler, kokulikuler, atau ekstrakurikuler. Literasi secara luas diharapakan dikuasai anak salah satunya Bahasa Inggris sebagai respon atas perubahan pada lingkup global. Implikasi penelitian ini, pembelajaran literasi dapat menggunakan kegiatan menyanyi, mendengar cerita, dan bermain peran, begitu pula dalam mengajarkan bahasa asing.
239-250 -
Kesiapan Orang Tua Mendampingi Anak Menjalani Masa Transisi Menuju Sekolah Dasar
Adriani Rahma Pudyaningtyas, Nurul Kusuma Dewi, Vera Sholeha, Anayanti Rahmawati, Warananingtyas Palupi, Muhammad Munif SyamsuddinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.815 | Check in Google Scholar
Anak berpindah dari TK ke SD pada usia 6-7 tahun. Menjalani masa transisi tidak hanya membutuhkan kesiapan anak, tetapi juga kesiapan orang tua. Kesiapan orang tua meliputi stimulasi, dukungan, dan sikap yang diberikan kepada anak, sehingga anak siap bersekolah. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi kesiapan orang tua mendampingi anak menuju SD. Penelitian dilaksanakan di Surakarta, Boyolali, Sukoharjo, Karanganyar, Wonogiri, Sragen, dan Klaten. Subjek penelitian adalah orang tua yang memiliki anak berusia 5-6 tahun sejumlah 353 orang. Kesiapan orang tua diukur dengan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan orang tua cukup siap dalam mendampingi anak menuju SD. Orang tua memberikan stimulasi, dukungan, dan sikap yang cukup baik bagi anak. Namun, stimulasi dan dukungan yang diberikan oleh orang tua dalam hal membacakan buku cerita kepada anak masih tergolong rendah. Penting bagi orang tua untuk dapat terlibat aktif dalam kegiatan membaca bersama dengan anak, sehingga kesiapan literasi pada anak dapat berkembang dengan lebih baik.
251-261 -
Magic Words Buku Dongeng Digital untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Santun pada Anak Usia Dini
Aldaina Kartika Putri, Deri Hendriawan, Robby Naufal ArzaqiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.986 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan buku dongeng digital sebagai alternatif untuk meningkatkan kemampuan bahasa santun anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan model Desain dan Pengembangan (D&D). Teknik pengumpulan data dilakukan uji kelayakan, hasil validasi menunjukkan kelayakan sebesar 82% dari ahli materi dan 86% dari ahli media, sehingga media ini sangat layak digunakan. Kebaruan penelitian ini terletak pada integrasi elemen interaktif yang tidak hanya menyajikan cerita, tetapi juga melatih anak menerapkan bahasa santun dalam kehidupan sehari-hari. Berbeda dari studi sebelumnya, buku ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan anak melalui aktivitas yang mendorong praktik nyata. Secara praktis, buku ini dapat dimanfaatkan oleh guru dan orang tua sebagai alat bantu edukatif dalam membentuk kebiasaan berbahasa santun. Kegiatan membaca bersama, diskusi interaktif, dan permainan berbasis cerita membantu anak memahami serta mengaplikasikan ungkapan sopan dalam interaksi sosial sehari-hari.
251-260 -
Minangkabau Women Balance the Role of a Mother and Entrepreneur in the Cultural System They Profess
Fitria Sari, Sapriya Sapriya, Nana Supriatna, Hari Mulyadi, Asnimawati AsnimawatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.996 | Check in Google Scholar
Minangkabau women, known as Bundo Kanduang, play a crucial role in raising children while also managing businesses. As societal dynamics evolve, they face the challenge of balancing their roles as mothers and entrepreneurs. This study aims to analyze how Minangkabau women navigate these dual roles within their cultural system and to identify the parenting values they uphold. A qualitative research approach was employed using ethnographic methods based on Spradley’s research framework. The study involved 10 informants from Dharmasraya Regency, West Sumatra. Data analysis was conducted through domain, taxonomic, and component analysis, with data validity ensured through source, technique, and time triangulation. Findings reveal that Minangkabau women’s parenting emphasizes ten core values, including independence, honesty, creativity, and solidarity, which significantly contribute to shaping children's character in adapting to modern challenges.
262-270 -
Smartcard Dan Perannya Dalam Pemahaman Nilai Mata Uang Bagi Siswa Sekolah Dasar
Oktarina Cahyani, Muhammad AbduhShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.969 | Check in Google Scholar
Penggunaan transaksi non-tunai semakin berkembang di lingkungan pendidikan, salah satunya melalui implementasi smartcard di sekolah dasar. Teknologi ini tidak hanya mempermudah transaksi keuangan tetapi juga membantu siswa memahami nilai mata uang serta mengembangkan keterampilan matematika dan literasi keuangan sejak dini. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus di SD Muhammadiyah 1 Ketelan Surakarta dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa smartcard membantu siswa dalam menghitung saldo, memahami nilai mata uang, dan membuat keputusan finansial. Pembatasan saldo oleh orang tua mendorong siswa berpikir kritis dalam mengelola uang, namun beberapa siswa menjadi bergantung pada sistem otomatis. Implementasi smartcard memiliki manfaat dalam aspek administratif, pembelajaran matematika, dan literasi keuangan, tetapi tetap memerlukan pendampingan guru dan orang tua untuk mengoptimalkan pemahaman siswa
271-278 -
Pengembangan Booklet Edukasi Ibu untuk Stimulasi dan Pencegahan Stunting pada Anak Usia Dini
Zahra Nur Aida, Pepi Nuroniah, Deri HendriawanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.987 | Check in Google Scholar
bagi ibu dalam mencegah stunting dan menstimulasi perkembangan anak usia dini. Berbeda dari media edukasi lain, booklet ini dirancang berbasis model ADDIE dengan pendekatan holistik yang mengintegrasikan aspek pendidikan, kesehatan, dan gizi sesuai konsep PAUD HI. Melalui uji coba terbatas (6 guru), 83,3% menyatakan booklet layak digunakan tanpa revisi, sementara 16,7% menyarankan perbaikan kecil. Pada uji coba skala luas (20 ibu di dua PAUD), 90% menilai booklet siap digunakan, dan 10% mengusulkan revisi minor. Hasil ini menunjukkan bahwa booklet ini praktis, relevan, dan efektif sebagai sarana edukasi keluarga. Implementasinya dapat diperluas melalui program PAUD dan layanan kesehatan ibu-anak, memperkuat kolaborasi antara guru, tenaga kesehatan, dan orang tua dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
279-294 -
Pemanfaatan Cerita Bergambar Berbasis Digital Untuk Menstimulasi Kemampuan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun
Nuralia Safitri, Rusmayadi Rusmayadi, Syamsuardi Syamsuardi, Herlina Herlina, Suardi Suardi, Herman HermanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1052 | Check in Google Scholar
Kemampuan bahasa ekspresif pada anak usia dini merupakan aspek penting, perkembangan ini perlu didukung dengan media interaktif dan menyenangkan seperti cerita bergambar berbasis digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media cerita bergambar berbasis digital guna meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak usia 5-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang mencakup Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Instrumena yang digunakan adalah lembar validasi oleh ahli media dan ahli materi, analisis tingkat kebutuhan dan lembar angket respon guru, serta evaluasi media dilakukan dengan desain quasi-experimental pada kelompok eksperimen dan kontrol. Analisis data menggunakan skala likert pada intrumen dan analisis statik nonparametrik menggunakan uji wilcoxon pada evaluasi media. Hasil kelayakan uji media menunjukkan valid dengan kategori "sangat valid" dan hasil evaluasi media up-value 0,001 sehingga terdapat peningkatan dalam bahasa ekspresif anak. Hal ini menunjukkan implikasi penggunaan cerita bergambar berbasis digital layak digunakan untuk meningkatkan bahasa ekspresif anak.
284-399 -
Pengaruh Media Boneka Tangan Terhadap Kemampuan Berbicara Anak Usia 5-6 Tahun
Linda Alfitriani, Malpaleni Satriana, Febry MaghfirahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.994 | Check in Google Scholar
Kemampuan berbicara menjadi faktor yang sangat penting untuk dikembangkan pada anak usia dini, sebab dengan kemampuan berbicara yang baik maka dapat memudahkan anak berkomunikasi dengan orang lain. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh media boneka tangan sebelum dan sesudah menggunakan serta mengetahui pengaruh media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak. Penelitian ini memakai pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian pra-eksperimen desain One Group Pretest and Posttest. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis memakai uji validitas instrumen, uji reliabilitas instrumen, uji normalitas, uji homogenitas, analisis stastistik deskriptif dan uji hipotesis mengunakan uji T. Subyek penelitian yaitu 9 anak usia 5-6 tahun. Hasil penelitian diperoleh bahwa media boneka tangan dapat berpengaruh terhadap kemampuan berbicara anak. Hasil analisis paired samples test menunjukkan nilai 0,00 < 0,05. Dengan ini dapat dilihat bahwa terdapat pengaruh media boneka tangan terhadap kemampuan berbicara anak usia 5-6 tahun.
302-311 -
Introduction of Sunflower Number Media to Enhance Symbolic Thinking Ability in Early Childhood
Syarifah Halifah, Andi Tien Asmara Palintan, Nadia Nadia, Astira Rading, Tadzkirah TadzkirahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.680 | Check in Google Scholar
This research aims to introduce the sunflower media numbers in enhancing the development of symbolic thinking in early childhood. This research involves various aspects of child development, including moral and religious values, cognitive, and language. The research methodology uses a qualitative descriptive approach with the subjects of 17 children. Data collection techniques use observations and interviews to find out the processes of sunflower media numbers in enhancing symbolic thinking in children. The results of the research show that the application of sunflower media numbers can increase the enthusiasm of children in solving problems by arranging the numbers according to the solar pattern. Overall, the average indicator of symbolic thinking development indicates a continuous improvement, with children aged 5-6 years in the category of starting to develop (NA), developing as expected (MF), and developing very well (SA). Based on these findings, it can be concluded that the application of the sunflower media figures achieved as expected in improving the child's ability to think symbolically.
312-320 -
Pembelajaran Berdiferensiasi pada PAUD Sekolah Penggerak di Banda Aceh
Dewi Fitriani, Isna FajrianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.759 | Check in Google Scholar
Pembelajaran berdiferensiasi merupakan pendekatan yang mengayomi heterogenitas anak dan digunakan pada program sekolah penggerak di seluruh Indonesia, termasuk di Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah mengupas proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada PAUD Sekolah penggerak di Banda Aceh terutama aspek-aspek diferensiasi yang dilakukan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi; sedangkan analisis data menggunakan tematik analisis. Hasil penelitian menunjukkan proses pelaksanaan pembelajaran berdiferensiasi pada sekolah dilakukan melalui lima kategori, yaitu diferensiasi pada penyusunan dan pengembangan KOSP, diferensiasi pada tahapan pembelajaran, diferensiasi pendekatan dan imersi nilai dalam pembelajaran, diferensiasi dalam penyusunan modul ajar intra dan modul ajar projek, dan diferensiasi dalam pemilihan dan penggunaan instrumen penilaian.
321-331 -
Penggunaan Media Visual Pop Up Book untuk Perkembangan Bahasa Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun
Miftahul Jannah, Nenden Sundari, Yulianti FitrianiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1001 | Check in Google Scholar
Bahasa merupakan salah satu aspek terpenting dalam tahap perkembangan anak. Optimalisasi perkembangan Bahasa anak dapat dicapai dengan pengintegrasian media pembelajaran konkret yang menarik seperti pop-up book. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dampak penggunaan Pop Up Book dalam meningkatkan keaksaraan pada siswa di TK Nur Jannah Serang. Penelitian dilaksanakan pada 10 siswa menggunakan pendekatan PTK dengan lembar observasi, wawancara, penilaian capaian, serta lembar kerja peserta didik sebagai instrument penelitian. Hasil studi menemukan bahwa pada pada kegiatan prasiklus, kemampuan Bahasa 7 siswa berada pada angka 25% dan 3 sisanya 50%. Pada siklus I, kemampuan Bahasa 6 siswa berada pada angka 50% dan 4 sisanya di angka 75%. Kemudian pada siklus II, kemampuan Bahasa 2 siswa berada pada angka 75% dan 8 siswa pada angka 100%. Berdasarkan analisis ini, dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pop up book secara efektif membantu peningkatan kemampuan bahasa keaksaraan awal peserta didik di kelas A TK Nur Jannah.
332-344 -
Implementasi Media Papan Balok untuk Meningkatkan Kemampuan Logis-Matematis pada Anak Usia Dini di RA Al-Hikmah
Dela Safira, Juli Maini SitepuShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1013 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan logika-matematika anak usia dini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Informasi penelitian dikumpulkan melalui dokumentasi, observasi, dan wawancara. Partisipan meliputi mahasiswa RA dan instruktur mereka. Analisis data Penelitian ini menggunakan model Miles dan Huberman yang terdiri dari tiga langkah yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan logika-MM anak mengalami peningkatan yang terlihat dari kemampuan anak dalam membuat bentuk menara, rumah, rel kereta api, dan masjid melalui media papan balok geometri jauh lebih baik dari sebelumnya, dan anak juga dapat menjelaskan manfaat bentuk bangunan yang telah dibuat. Selain itu kemampuan logika anak juga berkembang yang dilihat dari kemampuan menganalisa dalam membuat suatu bangunan menjadi lebih kokoh.
343-354 -
Program Pembelajaran Adab Sebagai Penguatan Nilai Agama dan Moral
Zerliyana Luthfiyawati Fazry, Fachrul Rozie, Evie Palenewen, Adharina Dian PertiwiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.992 | Check in Google Scholar
Penguatan nilai agama dan moral merupakan hal penting yang perlu dilakukan pada anak usia dini agar memiliki kesiapan bersekolah secara optimal. Salah satunya melalui program pembelajaran adab di PAUD. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan implementasi program pembelajaran adab, muatan nilai-nilai adab yang diajarkan, dan pelibatan orang tua dalam pelaksanaan program pembelajaran adab. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi. Partisipan penelitian terdiri dari anak usia 4-5 tahun di kelompok TK A, kepala sekolah, guru, dan orang tua peserta didik. Data penelitian dikumpulkan dengan wawancara, observasi,dan studi dokumentasi. Analisis data yang dilakukan mengadopsi model Milles & Hubermen pasca pengumpulan data dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil temuan ini menjelaskan, implementasi program pembelajaran adab dilakukan sekolah setiap hari berbentuk aktivitas internalisasi nilai agama Islam dan setiap tiga bulan sekali sekolah mengadakan ujian adab berupa pengetahuan dasar tentang kebiasaan berbasis nilai Islam.
345-353 -
Strategi Stimulasi Literasi Membaca melalui Kegiatan Bermain Plastisin
Sifa Nur Aesti, Sofa Muthohar, Mustakimah MustakimahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.961 | Check in Google Scholar
Literasi membaca diajarkan kepada anak untuk mengetahui kemampuan membaca anak dari segi melatih kemampuan bahasa yang nantinya anak sudah siap memasuki jenjang sekolah yang lebih tinggi, sehingga peran guru harus menciptakan pembelajaran yang lebih menyenangkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi guru dalam memberikan stimulasi literasi membaca kepada anak-anak. Responden penelitian ini yaitu kepala sekolah, guru kelas, wali murid dan 18 orang anak. Metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data dalam penelitian ini adalah reduksi data, penyajian data dan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa strategi guru dalam memberikan stimulasi melalui kegiatan bermain plastisin dengan empat strategi pembelajaran yaitu strategi pembelajaran aktif, pembelajaran melalui bermain, pembelajaran berbasis cerita, dan metode demonstrasi. Berdasarkan hasil penelitian dilakukan bahwa kegiatan bermain plastisin dapat menstimulasi literasi membaca anak. Sepuluh dari delapan belas anak yang mengikuti kegiatan bermain plastisin mengalami peningkatan kemampuan literasi membaca.
364-374 -
Tantangan Orang Tua dalam Penerapan Pendidikan Seks Anak Usia Dini: Systematic Literature Review
Siti Musrifah Djunaidi, Achmad Rasyad, Eny Nur AisyahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1038 | Check in Google Scholar
Pendidikan seks untuk anak usia dini merupakan aspek penting dalam pengasuhan dan perlindungan anak, namun menghadapi tantangan kompleks dalam implementasinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis tantangan utama yang dihadapi orang tua dalam penerapan pendidikan seks anak usia dini. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PRISMA, melibatkan sembilan artikel yang dipublikasikan antara tahun 2021 dan 2024. Data dianalisis secara menyeluruh untuk menemukan pola dan kendala yang dihadapi orang tua. Hasil penelitian menunjukkan tiga masalah utama, yaitu kurangnya pengetahuan orang tua tentang pendidikan seks, minimnya alat dan pendekatan pembelajaran kontekstual, serta kurangnya kesempatan komunikasi yang efektif antara orang tua dan anak. Implikasi hasil ini menekankan pentingnya kolaborasi antar disiplin, penggunaan media interaktif, dan penyesuaian pendekatan dengan tahap perkembangan anak untuk meningkatkan efektivitas pendidikan seks usia dini.
375-383 -
Hubungan antara Kelekatan Orang Tua dengan Kecerdasan Interpersonal Anak Usia 5-6 Tahun
Dwi Indah Prasetyowati, Taruni SuningsihShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1041 | Check in Google Scholar
Kecerdasan interpersonal sangat penting dalam berinteraksi sosial. Kecerdasan interpersonal sangat dibutuhkan untuk menjalin hubungan yang baik dan efektif. Di samping itu jalinan kelekatan antara orang tua dan anak dapat memengaruhi interaksi anak dengan orang lain. Tujuan penelitian ini untuk melihat apakah terdapat hubungan antara kelekatan orang tua dengan kecerdasan interpersonal anak. Metode penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif korelasional. Alat pengumpulan data berupa angket dan lembar observasi pada 30 anak dengan rentang usia 5-6 tahun serta orang tau masing-masing. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat kuat antara variabel kelekatan orang tua dan kecerdasan interpersonal anak. Melalui analisis data uji korelasi, memperoleh rhitung yaitu 0,901 yang mana nilai tersebut lebih besar dari rtabel yaitu 0,374. Dengan pengaruh kelekatan orang tua pada kecerdasan interpersonal anak sebesar 81,2%. Implikasi penelitian ini diharapkan menjadi evaluasi bagi orang tua dalam menjalin kelekatan dengan anak.
400-410 -
Persepsi Orang Tua Terhadap Pendidikan Seks Pada Anak Usia Dini di Kecamatan Waru Kalimantan Timur Indonesia
Ashyva Rahmadina Fitri, Adharina Dian Pertiwi, Febry MaghfirahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1024 | Check in Google Scholar
Kasus kekerasan seksual terhadap anak meningkat, salah satu faktor penyebabnya adalah persepsi orang tua yang dinilai tabu akan pemberian pendidikan seks sejak dini. Penelitian ini bertujuan guna memahami persepsi orang tua terhadap pendidikan seks pada anak usia dini di Kecamatan Waru. Penulis menerapkan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui metode survei. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling melibatkan 100 orang tua peserta didik di tiga TK. Hasil menunjukkan perolehan data orang tua yang menjawab setuju sebanyak 95,83% pada materi anggota tubuh yang boleh serta tidak diperbolehkan untuk disentuh. Materi identifikasi anggota tubuh sebanyak 94,25%. Pengenalan identitas gender sebanyak 85%, selanjutnya keterampilan dalam melindungi diri sebanyak 91,25%. Mengenali situasi yang memungkinkan eksploitasi seksual di peroleh sebanyak 73,20% dan terakhir toilet training sebanyak 87,75%. Ini berarti orang tua yang ada di Kecamatan Waru tidak memiliki pemikiran yang tabu mengenai pemberian pendidikan seks yang dimulai sedini mungkin
411-418 -
Penerapan Bermain Peran Dalam Mengembangkan Percaya Diri Anak Usia 5-6 Tahun
Nabila Aulia Cleviandra, Hasbi Sjamsir, Adharina Dian PertiwiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1018 | Check in Google Scholar
Kepercayaan diri anak usia dini penting dalam mendukung kemampuan berinteraksi supaya anak berani bertindak serta mengambil risiko. Namun, beberapa anak masih menunjukkan kepercayaan diri kurang optimal ditandai, lambat membuat keputusan serta malu bertanya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan metode bermain peran terhadap rasa percaya diri anak. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif dengan pendekatan naratif yang melibatkan empat anak usia 5-6 tahun sebagai subjek observasi, guru dan kepala sekolah sebagai subjek wawancara. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan instrumen berupa pedoman wawancara. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman dengan empat tahap, mengumpulkan data, mereduksi data, menampilkan data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan anak yang sebelumnya kesulitan memilih kegiatan yang disukai, serta komunikasi dengan guru dan teman, kini mampu memilih kegiatan secara mandiri, tidak malu bertanya serta dapat mengungkapkan perasaan kepada guru dan teman. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa tidak semua perkembangan anak sama, sehingga pendekatan individu sangat diperlukan.
419-428 -
Implementasi Kegiatan Storytelling Menggunakan Boneka Jari dalam Meningkatkan Kecerdasaan Verbal-Linguistik pada Anak di TK AL-Hikmah
Nofriska Rachmadanty, Mawaddah NasutionShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1053 | Check in Google Scholar
Dalam konteks pembelajaran di pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), penggunaan media yang menarik sangat diperlukan agar anak lebih tertarik dan aktif dalam kegiatan belajar. Salah satu media yang dapat digunakan dalam kegiatan Storytelling adalah boneka jari. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Implementasi Kegiatan Storytelling Menggunakan Boneka Jari Dalam Meningkatkan Kecerdasan Verbal- Linguistik. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif serta menggunakan teknik triangulasi melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang dilakukan di TK Al-Hikmah. Analisis data dilakukan melalui tiga tahap: reduksi data; penyajian data; serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan jika kegiatan storytelling menggunakan boneka jari dapat meningkatkan kecerdasan verbal-linguistik pada anak ditandai dengan antusias dalam kegiatan pembelajaran sehingga berjalan secara optimal, anak-anak dapat berdiskusi dan menjawab pertanyaan guru, dan siswa dapat bercerita sesuai dengan kreativitasnya sesuai dengan tema yang mereka gemari.
429-436 -
Lily The Explorer: Stimulasi Berpikir Logis Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Berbasis Alam
Lidiya Harini, Tomas Iriyanto, Nur AnisaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1035 | Check in Google Scholar
Perkembangan kognitif, khususnya kemampuan berpikir logis, merupakan aspek penting yang mendukung kemampuan anak untuk memecahkan masalah dan memahami dunia sekitar. Penelitian ini bertujuan untuk menciptakan media pembelajaran berbasis alam yang dirancang untuk menstimulasi kemampuan berpikir logis anak usia 4-6 tahun. Metode yang digunakan adalah Research & Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Instrumen penelitian mencakup angket validasi dari pakar materi, media, dan pengguna, dengan subjek penelitian adalah anak usia 4-6 tahun. Data dianalisis menggunakan teknik persentase untuk menentukan tingkat kelayakan media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelayakan dari pakar materi mencapai 87%, pakar media 80,6%, dan pakar pengguna 100%. Uji coba pada kelompok kecil mencapai 87%, sementara uji coba kelompok besar mencapai 81,5%. Hasil ini menunjukkan bahwa media ini sangat layak digunakan untuk menstimulasi kemampuan berpikir logis anak. Implikasi dari hasil ini adalah pentingnya pemanfaatan pembelajaran berbasis alam dalam pendidikan anak usia dini.
437-445 -
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pengembangan Materi Ke PUPR-AN
Nur Aida, Jumrodah Jumrodah, Jasiah Jasiah, Siminto SimintoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1058 | Check in Google Scholar
Pengembangan materi ke PUPR-AN adalah suatu materi yang membahas mengenai konsep infrastruktur bangunan, jalan, dan lingkungan, yang dapat diimplementasikan pada Pendidikan Anak Usia Dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Pengembangan Materi ke PUPR-AN. Metode yang digunakan kualitatif deskriptif melalui teknik analisis lapangan yaitu pengambilan data berupa instrumen observasi berupa gambar kegiatan, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah, Guru Kelas kelompok A dan B serta 33 Anak. Data tersebut dianalisis dengan model Miles dan Huberman melalui empat tahapan yaitu, pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa pengembangan materi ke PUPR-AN dilakukan melalui perencanaan penyusunan modul ajar, pelaksanaan pembelajaran, dan evaluasi pembelajaran. Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa melalui pengalaman belajar yang kontekstual, kreatif, dan relevan pada anak maka akan memberikan dampak positif bagi perkembangannya
446-454 -
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Melalui Kegiatan Finger Painting Cat tepung Sagu Pada kelompok B di TK Islam Az-Zahrah Palembang
Tiara Ananda Yearin, Taruni SuningsihShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1043 | Check in Google Scholar
Kemampuan motorik halus anak perlu distimulasi sejak dini untuk menunjang kepercayaan diri dan kemandirian dalam melakukan kegiatan di sekolah maupun di rumah. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak kelompok B melalui kegiatan finger painting cat tepung sagu di TK Islam Az-Zahrah Palembang. Jenis metode yang digunakan metode PTK model Kemmis dan McTaggart. Instrumen pengumpulan data yang digunakan yaitu lembar observasi untuk mengetahui kemampuan motorik halus anak dan dokumentasi untuk memperoleh informasi tertulis maupun dokumen, serta menangkap kejadian yang muncul pada pembelajaran. Subjek penelitian anak kelompok B2 berjumlah16 orang terdiri dari 9 perempuan dan 7 laki-laki. Selanjutnya data dianalisis secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan adanya peningkatan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan finger painting yakni dengan rata-rata 53% pada siklus I dan meningkat 81% pada siklus II. Terbukti bahwa kegiatan finger painting melalui cat tepung sagu dapat meningkatkan kemampuan motorik halus anak usia dini.
455-463 -
Pengaruh Bermain Geometri Untuk Meningkatkan Kemampuan Kognitif Anak Usia 5-6 Tahun
Luluk Farida Fitriyani, Evie Palenewen, Malpaleni SatrianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1019 | Check in Google Scholar
Kemampuan kognitif anak usia dini mencakup aspek daya ingat, pemahaman konsep, dan keterampilan berpikir logis yang penting untuk perkembangan akademik dan sosial. Namun, masih ditemukan kendala stimulasi kognitif yang optimal di beberapa PAUD, seperti kurangnya media dan minimnya penerapan metode pembelajaran berbasis eksplorasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan kognitif anak usia 5-6 tahun setelah diberikan stimulasi melalui permainan geometri. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain pre-eksperimental one-group pretest-posttest. Subjek penelitian terdiri dari 15 anak yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi, dokumentasi, serta tes kognitif menggunakan pretest dan posttest. Hasil analisis statistik menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan kognitif, dengan skor rata-rata meningkat dari 38,00 menjadi 69,53 dan N-gain sebesar 0,5287 (kategori sedang). Implikasi penelitian ini menunjukkan bahwa eksplorasi bentuk geometri tidak hanya meningkatkan daya ingat dan pemahaman konsep, tetapi juga melatih anak dalam memecahkan masalah serta mengenali hubungan spasial dengan lebih baik.
464-472 -
Pengembangan E-Modul Berbasis Case Method pada Materi Perawatan Bayi bagi Mahasiswa PG-PAUD
Rukiyah Rukiyah, Taruni Suningsih, Dara Zulaiha, Akbari AkbariShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.876 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul berbasis Case Method pada materi perawatan bayi bagi mahasiswa PG-PAUD Universitas Sriwijaya. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE. Instrumen penelitian berupa angket, tes pretest dan posttest, dan lembar observasi. Subjek penelitian sebanyak 35 mahasiswa semester V PG-PAUD Universitas Sriwijaya. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dan kualitatif. Uji coba lapangan terbatas terhadap 5 mahasiswa dengan perolehan hasil skor rata-rata 83,2% pada kategori sangat praktis, selanjutnya uji coba kelompok kecil terhadap 10 mahasiswa dengan perolehan hasil skor rata-rata 86,0% pada kategori sangat praktis, serta uji coba lapangan operasional terhadap 20 mahasiswa dengan perolehan nilai pretest 65,55, nilai postest sebesar 82,65. Nilai n-gain sebesar 54.93% pada kategori ‘cukup efektif’. Dapat disimpulkan E-Modul berbasis Case Method ini dinyatakan layak dan efektif untuk digunakan dalam pembelajaran, sehingga mahasiswa dapat menerapkan pengetahuan teoretis dalam situasi nyata, terutama dalam praktik di Taman Penitipan Anak
473-488 -
Strategi Pendidik Dalam Menstimulasi Perkembangan Sosial Emosional Anak Panti Asuhan Usia 4-5 Tahun
Ifriliyah Umi Khasanah, Diana DianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1004 | Check in Google Scholar
Perkembangan sosial emosional mencakup perkembangan di mana anak-anak dapat mengontrol emosi mereka saat bersosialisasi dan melakukan kegiatan. Tujuan penelitian untuk mengetahui perkembangan sosial emosional anak panti asuhan ketika di sekolahan serta strategi pendidik dan pengasuh untuk menstimulasi perkembangan sosial emosional anak panti asuhan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yaitu pendekatan fenomenologi dengan menggunakan teknik observasi, dokumentasi dan wawancara. subjek penelitiannya yaitu kepala sekolah, 1 guru kelas, 1 pengasuh panti asuhan. Analisis data yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi guru dalam menstimulasi perkembangan sosial emosional anak yaitu bermain peran, membuat karya, permainan kolaboratif, menyanyi, kolase, meronce, sehingga pembelajaran tidak bosan, dengan bermain anak bisa berkomunikasi dengan temannya dan anak bisa mengontrol emosinya melalui bermain sehingga bisa memberikan dukungan untuk perkembangan sosial emosional anak waktu di sekolahan.
489-498 -
Implementasi Program Literasi: Buku Cerita Istimewa
Indah Ludiana, Dewi FitrianiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1069 | Check in Google Scholar
Kegiatan pembelajaran yang dirancang secara kreatif dan menyenangkan serta bersumber dari ide dan hasil karya anak akan meningkatkan interaksi keterlibatan dan kreativitas anak. Hal ini terlihat pada program literasi "Buku Cerita Istimewa" yang menggunakan portofolio anak sebagai media pembelajaran literasi. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses pelaksanaan program pembelajaran literasi “Buku Cerita Istimewa” yang dikreasikan dari hasil karya anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dimana pengumpulan data dilakukan dengan tehnik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisa data dilakukan dengan model interaktif Miles dan Huberman yang terdiri dari data reduction, data display dan data verification. Hasil penelitian memaparkan pelaksanaan program literasi "Buku Cerita Istimewa" yang dilaksanakan berdasarkan 3 (tiga) tahapan pembelajaran yakni perencanaan, implementasi, dan evaluasi. Program literasi "Buku Cerita Istimewa" juga diintregasikan dalam program sekolah dan menggunakan pendekatan terstruktur untuk meningkatkan keterampilan literasi anak serta mampu menciptakan lingkungan belajar interaktif yang mendorong anak untuk kreatif.
499-510 -
Pengaruh Peran Kepala Sekolah, Kompetensi Pedagogik dan Disiplin Kerja Guru terhadap Mutu Lulusan: Studi Korelasi Deskriptif
Agnes Ayu Febriana Agnes, Titik Haryati, Widya KusumaningsihShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1048 | Check in Google Scholar
Kemampuan literasi, numerasi motivasi, kompetensi guru, dan karakter masih menjadi faktor dalam menentukan mutu lulusan pada tingkat sekolah dasar. Hal ini membutuhkan upaya untuk meningkatkan capaian mutu lulusan yang kompetitif dan berdaya saing tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh: (1) peran kepala sekolah sebagai manajer terhadap mutu lulusan ;(2) kompetensi pedagogik guru terhadap mutu lulusan;(3) disiplin kerja guru terhadap terhadap mutu lulusan. Jenis penelitian ini adalah descriptive correlation study dengan jumlah sampel 113 guru. Teknik analisis data menggunakan program SPSS for windows versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat pengaruh peran kepala sekolah sebagai manajer terhadap mutu lulusan dengan nilai korelasi 0,236 dan besar pengaruhnya 12,1%;( 2) terdapat pengaruh kompetensi pedagogik guru terhadap mutu lulusan dengan nilai korelasi 0,596 dan nilai pengaruhnya 87,4% ;(3) terdapat pengaruh disiplin kerja guru terhadap mutu dengan nilai korelasi 0,236 dan besar pengaruhnya 12,1%. Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi faktor lain yang memengaruhi mutu lulusan, seperti sarana pendidikan dan keterlibatan orang tua dengan menggunakan jenis penelitian komparatif.
511-524 -
Dampak Co-Parenting Orang Tua terhadap Perkembangan Sosial-Emosional Anak Usia Dini : Sebuah Studi Kasus
Hanifa Najla Gymnastia, Nenden Sundari, Esya Anesty MashudiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1079 | Check in Google Scholar
Perkembangan sosial-emosional anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas pengasuhan dalam keluarga, terutama pasca perceraian orang tua. Co-parenting, yaitu kerja sama pengasuhan pasca perceraian, berperan penting dalam menjaga stabilitas emosi dan sosial anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak berbagai tipe Co-parenting terhadap perkembangan sosial-emosional anak usia dini. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan kualitatif, yang melibatkan dua anak usia lima tahun sebagai subjek. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif untuk mengidentifikasi dampak tiap tipe Co-parenting. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola Co-parenting seperti conflicted parenting dan parallel parenting berdampak negatif terhadap perkembangan sosial dan emosional anak, sementara shared parenting memberikan dampak positif pada interaksi sosial dan regulasi emosi anak. Implikasi hasil penelitian ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dan Komunikasi yang efektif antara orang tua pasca perceraian serta merekomendasikan pengembangan program parenting di PAUD sebagai intervensi strategis dalam meningkatkan kualitas pengasuhan.
525-541 -
Penguatan Karakter Religius Anak Usia Dini Melalui Cerita Alkitab di Sekolah Minggu
Ruslige Juliarti Br Silitonga, Yulianti Fitriani, Roby Naufal ArzaqiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i1.1057 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengeksplorasi penerapan cerita Alkitab dalam memperkuat karakter religius anak usia dini di Sekolah Minggu serta faktor-faktor yang memengaruhinya. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek anak usia 4–6 tahun, guru Sekolah Minggu, dan orang tua. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, lalu dianalisis dengan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil menunjukkan bahwa penyampaian cerita Alkitab secara sistematis, kontekstual, dan interaktif mampu membentuk sikap religius seperti iman, kasih, dan ketaatan. Cerita Daniel di Gua Singa menanamkan nilai iman dan ketaatan kepada Tuhan, sedangkan Orang Samaria yang Baik Hati mengajarkan kasih, empati, dan kepedulian terhadap sesama. Keberhasilan didukung oleh pemilihan cerita yang sesuai perkembangan anak, alat peraga menarik, penyampaian ekspresif, serta keterlibatan orang tua. Penelitian ini diharapkan menjadi rujukan bagi pendidik di PAUD dan Sekolah Minggu dalam mengembangkan strategi pembelajaran yang mendukung penguatan karakter religius anak usia dini
542-553 -
Analisis Konten Video Klip Lagu Lima Indra sebagai Media Pengenalan Panca Indra Anak Usia Dini
Eyda Rahma, Yulianti Fitriani, Roby Naufal ArzaqiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1056 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kecenderungan konteks pembelajaran yang menggunakan media seperti lagu dengan tujuan untuk menganalisis konten youtube lagu "Lima Indra" yang digunakan sebagai media pembelajaran untuk mengenalkan panca indra pada anak serta bagaimana anak-anak usia dini memaknai lagu tersebut. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten oleh semiotic Pierce. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat, peneliti mendengarkan lagu, menganalisis tanda-tanda dalam liriknya, serta menghubungkannya dengan konsep panca indra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu ini representatif untuk menggambarkan pengalaman sensorik yang mendalam melalui penggunaan simbol dan tanda dalam liriknya. Setiap bagian lagu secara eksplisit mengaitkan fungsi setiap indra dengan pengalaman sehari-hari anak, dan memberikan informasi relevan terkait upaya pengenalan ragam dan fungsi tentang panca indra pada anak usia dini. Berdasarkan temuan ini, direkomendasikan agar guru dan lembaga pendidikan mempertimbangkan penggunaan lagu sebagai media pembelajaran yang sesuai untuk mengenalkan panca indra, khususnya bagi anak.
554-568
