Media Loose Part sebagai Alat Pembelajaran Matematika Permulaan Anak Usia 4-5 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1269Keywords:
Matematika Permulaan, Loose Parts, Anak Usia DiniAbstract
Pengenalan konsep matematika sejak usia dini penting sebagai dasar perkembangan kemampuan berpikir logis anak. Namun, pembelajaran matematika di PAUD masih cenderung menggunakan kegiatan yang kurang bervariasi dan belum banyak melibatkan pengalaman konkret. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penerapan media loose parts dalam mengenalkan konsep matematika permulaan pada anak kelompok A usia 4–5 tahun. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek 15 anak, guru kelompok A, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa loose parts digunakan dalam berbagai aktivitas bermain untuk mengenalkan konsep korespondensi satu-satu, bilangan, pola, klasifikasi, ukuran, perbandingan, ruang, waktu, dan geometri. Kendala yang ditemukan meliputi waktu persiapan dan pengelolaan material berukuran kecil. Penelitian selanjutnya dapat mengkaji penerapan loose parts pada konsep matematika yang lebih spesifik.
Downloads
References
Ainur, U., & Choiroh, M. (2024). Finger painting dalam mengembangkan motorik halus anak di era Society 5.0. Journal of Islamic Early Childhood Education, 4(1), 1–7. https://doi.org/10.51675/alzam.v4i1.779
Alfiliya, F. (2023). Penggunaan media loose parts untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini di TK Tarbiyatul Athfal 04 [Skripsi, Universitas Islam Negeri Walisongo]. Repository UIN Walisongo.
Arifianti, D., Windarsih, C. A., & Lestari, R. H. (2025). Pemanfaatan media permainan loose parts dalam meningkatkan kreativitas anak usia dini. Ceria (Cerdas Energik Responsif Inovatif Adaptif) Online, 8(3), 338–347. https://doi.org/10.22460/ceria.v8i3.27222
Ashari, N., Indah, H., Nurrahmah, S., & Putri, R. (2023). Pengenalan matematika permulaan melalui papan angka pada kelompok A di RA Ittihad Labatu. Abata: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 3(1), 48–60. https://doi.org/10.32665/abata.v3i1.1382
Azhima, I., Meilanie, R. S. M., & Purwanto, A. (2021). Penggunaan media flashcard untuk mengenalkan matematika permulaan pada anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 2008–2016. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1091
Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Permainan berhitung permulaan. Departemen Pendidikan Nasional.
Dewi, K. (2023). Penerapan pembelajaran inkuiri berbasis STEAM dan loose parts untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah anak. Lencana: Jurnal Inovasi Ilmu Pendidikan, 1(2), 74–90. https://doi.org/10.55606/lencana.v1i2.1451
Farikhah, A., Mar’atin, A., Nur Afifah, L., & Safitri, R. A. (2022). Meningkatkan kreativitas anak usia dini melalui metode pembelajaran loose part. Wisdom: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 61–73. https://doi.org/10.21154/wisdom.v3i1.3493
Futri, M., Aulia, R., & Nur, K. (2025). Implementasi media flashcard dalam mengenalkan konsep permulaan matematika pada anak usia dini. Ta’rim: Jurnal Pendidikan dan Anak Usia Dini, 6(1), 21–33. https://doi.org/10.59059/tarim.v6i1.1823
Haryanto, F. T., & Twiningsih, A. (2024). Implementasi media loose parts pada pendidikan anak usia dini. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 9(2), 54–64. https://doi.org/10.32585/edudikara.v9i2.362
Hidajat, D., Susilowati, D., & Wulandari, A. A. (2018). Pengaruh penggunaan miniatur mobil terhadap prestasi belajar matematika. Edudikara: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran, 3(1), 14–22. https://doi.org/10.32585/edudikara.v3i1.74
Hulu, A., Amazihono, E., Tamba, M. I., & Rohana, W. (2024). Perkembangan kognitif anak usia dini usia 5-6 tahun di PAUD KB Ananda. Nubuat: Jurnal Pendidikan Agama Kristen dan Katolik, 1(4), 244–251. https://doi.org/10.61132/nubuat.v1i4.556
Imamah, Z., & Muqowim. (2020). Pengembangan kreativitas dan berpikir kritis pada anak usia dini melalui metode pembelajaran berbasis STEAM and loose part. YinYang: Jurnal Studi Islam, Gender, dan Anak, 15(2), 263–278. https://doi.org/10.24090/yinyang.v15i2.3917
Kulsum, U. (2022). Upaya peningkatan kemampuan kognitif anak melalui media loose parts. Jurnal Ilmiah Cahaya PAUD, 4(1), 60–66. https://doi.org/10.33387/cp.v4i1.4046
Kusumawardani, R. (2013). Peningkatan kreativitas melalui pendekatan brain based learning. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 143–162. https://doi.org/10.21009/JPUD.091.09
Lestari, M. O., & Halim, A. K. (2022). Penggunaan media loose part dalam mengembangkan kreativitas anak usia dini di PAUD Tunas Harapan. Jurnal Family Education, 2(3), 271–279. https://doi.org/10.24036/jfe.v2i3.69
Marli’ah, S. (2019). Pengaruh permainan sains terhadap perkembangan kecerdasan logika matematika anak usia dini. Journal of Childhood Education, 1(2), 1–12. https://doi.org/10.30736/jce.v1i2.15
Mubarok, H. E., Badrusalam, D., & Aryani, W. D. (2024). Sistem pendidikan sekolah dan kurikulum berbasis keterpaduan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 10(3), 293–304. https://doi.org/10.5281/zenodo.10637909
Mukhlisin, & Lestari, K. (2023). Penerapan konsep matematika pada anak usia dini. MKJ PAUD: Mitra Ash-Shibyan Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(2), 85–94. https://doi.org/10.46368/mkjpaud.v3i2.1933
Nita, S. (2023). Pengaruh penggunaan media loose part terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di RA Azalia Kecamatan Tuah Madani Pekanbaru [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau]. Repository UIN Suska Riau.
Rahma, E., Dewi, V., & Ali, M. (2022). Loose part: Finding innovation in learning early childhood education. Jurnal Golden Age: Jurnal Ilmiah Tumbuh Kembang Anak Usia Dini, 7(2), 53–66. https://doi.org/10.14421/jga.2022.72-01
Safitri, R., Rusdiyani, I., & Fadlullah. (2023). Pengaruh bermain compact disc interaktif edukatif terhadap perkembangan kognitif anak usia 4-5 tahun. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 9(2), 3120–3128. https://doi.org/10.36989/didaktik.v9i2.1182
Sardi, M., & Mayar, F. (2023). The effect of loose parts on the development of early childhood creativity. Al-Ishlah: Jurnal Pendidikan, 15(3), 4120–4128. https://doi.org/10.35445/alishlah.v15i3.4107
Ulfah, M., & Felicia, L. (2019). Pengembangan pembelajaran matematika dalam National Council of Teachers of Mathematics (NCTM) pada anak. Equalita: Jurnal Pusat Studi Gender dan Anak, 1(2), 127–142. https://doi.org/10.24235/equalita.v1i2.5642
Utami, I. O., Pardarina, N., & Haryati, G. (2026). Pemanfaatan media loose parts dalam implementasi Kurikulum Merdeka untuk mengembangkan kreativitas anak usia dini: Studi pustaka. Jurnal Al-Athfal STAIM Probolinggo, 7(3), 686–700. https://doi.org/10.46773/sbcf8e77
Wardhani, D. K. (2017). Peran guru dalam menerapkan pembelajaran matematika yang menyenangkan bagi anak usia dini. Jurnal PAUD Agapedia, 1(2), 153–159. https://doi.org/10.17509/jpa.v1i2.9355
Warmansyah, J., & Amalina. (2019). Pengaruh permainan konstruktif dan kecerdasan visual-spasial terhadap kemampuan matematika awal anak usia dini. Math Educa Journal, 3(1), 1–12. https://doi.org/10.15548/mej.v3i1.270
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sintia Rahmawati, Isti Rusdiyani, Ratih Kusumawardani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
