Memberdayakan Guru melalui Strategi Berbasis Kompetensi untuk Pendidikan Rehabilitasi Inklusif

Authors

  • Farah Rizkita Putri Sekolah Tinggi Agama Islam Jangkung, Indonesia
  • Isna Maylani Sekolah Tinggi Agama Islam Jangkung, Indonesia
  • Wafiq Nurul Huda Sekolah Dasar Negeri Triguno, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1336

Keywords:

pendidikan rehabilitasi, pendidikan inklusif, kompetensi guru, teknologi pendidikan, pelatihan berbasis kompetensi

Abstract

Pendidikan rehabilitasi bagi anak dengan disabilitas penting untuk mendukung perkembangan kognitif, sosial, emosional, dan fisik dalam pendidikan inklusif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tantangan kompetensi guru dan strategi penguatannya. Penelitian menggunakan mixed-methods dengan desain eksplanatori sekuensial pada 100 guru sekolah inklusif. Data kuantitatif dikumpulkan melalui kuesioner Likert 5 poin dan dianalisis dengan statistik deskriptif, uji t independen, dan ANOVA; data kualitatif diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan skor rata-rata relatif paling rendah pada kompetensi teknologi (M = 2,85), sedangkan kompetensi sosial relatif paling tinggi (M = 3,50). Perbedaan signifikan ditemukan pada kompetensi teknologi berdasarkan lokasi sekolah dan kompetensi pedagogik berdasarkan jenjang pendidikan. Temuan kualitatif menegaskan kebutuhan pelatihan berbasis kompetensi, kolaborasi multidisiplin, dan pemanfaatan teknologi. Implikasinya adalah perlunya pengembangan profesional berkelanjutan, dukungan spesialis, dan penguatan akses teknologi yang kontekstual.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Braun, V., & Clarke, V. (2006). Using thematic analysis in psychology. Qualitative Research in Psychology, 3(2), 77–101.

BPS. (2023). Statistik pendidikan Indonesia. Badan Pusat Statistik.

Dea Mustika, Agnes Yurika Irsanti, Evi Setiyawati, Fretika Yunita, Nurhafizdah Fitri, & Putri Zulkarnaini. (2023). Pendidikan inklusi: Mengubah masa depan bagi semua anak. Student Scientific Creativity Journal, 1(4), 41–50. https://doi.org/10.55606/sscj-amik.v1i4.1575

Firdiansyah, A., & Sufiyanto, M. I. (2024). Pelatihan guru terkait strategi pembelajaran inklusif berbasis sipao yang didasarkan pada metode community based participatory action research (cbpar). As-Sidanah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(2), 235–249. https://doi.org/10.35316/assidanah.v6i2.235-249

Florian, L., & Black-Hawkins, K. (2011). Exploring inclusive pedagogy. International Journal of Inclusive Education, 15(7), 813–828. https://doi.org/10.1080/13603110903337383

Florian, L., & Spratt, J. (2013). Enacting inclusion: A framework for interrogating inclusive practice. European Journal of Special Needs Education, 28(2), 119–135. https://doi.org/10.1080/08856257.2013.778111

Hornby, G. (2015). Inclusive special education: Evidence-based practices for children with special needs and disabilities. Routledge.

Herdian, H., & Listiana, A. (2024). Implementasi psikologi inklusif dalam pengembangan keterampilan sosial emosional anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 636–636. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i2.749

Izzatun Ni’mah, U. N., Elhady, A., & Mustofa, T. A. (2024). Strategi pembelajaran pendidikan agama islam untuk siswa inklusi di sekolah menengah pertama kelas delapan. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 104–114. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.589

Nurussakinah, T., & Romadona, N. F. (2023). Permainan inklusif: Solusi untuk anak dengan keterlambatan perkembangan emosi. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(3), 1029–1038. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i3.843

Perdana, C., Liftiah, L., & Pranoto, Y. K. S. (2023). Efikasi diri guru tk inklusi ditinjau dari faktor pendidikan terakhir, lama mengajar, dan usia. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7171–7180. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5621

Pratiwi, D. W., & Sukartono, S. (2025). Persepsi guru terhadap tantangan dan peluang dalam implementasi pendidikan inklusi. Aulad: Journal on Early Childhood, 8(1), 189–197. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i1.954

Rrustemi, J., & Kurteshi, V. (2023). Pedagogical practice as a foundation course for the development of professional skills. International Journal of Instruction, 16(2), 1135–1150. https://doi.org/10.29333/iji.2023.16260a

Sholihah, W. M. (2020). Metode dan model pembentukan kesiapan guru dalam praktik pendidikan inklusi. PEDAGOGIK: Jurnal Pendidikan, 7(1), 153–194. https://doi.org/10.33650/pjp.v7i1.796

Simanjuntak, O. P., Ayuningtyas, I., & Andrayana, P. F. (2025). Peran guru terhadap kemandirian anak tunanetra. Aulad : Journal on Early Childhood, 8(2), 823–833. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1153

UNESCO. (2020). Global Education Monitoring Report: Inclusion and Education – All means all. UNESCO Publishing.

Yuniarni, D., Linarsih, A., Miranda, D., Halida, H., & Seli, S. (2023). Persepsi guru tk terhadap penyelenggaraan pendidikan inklusif di kota pontianak. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 629–636. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3615

Downloads

Published

18-10-2026

How to Cite

Putri, F. R., Maylani, I., & Huda, W. N. (2026). Memberdayakan Guru melalui Strategi Berbasis Kompetensi untuk Pendidikan Rehabilitasi Inklusif. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(3), 1151–1160. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1336