Model Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal pada Anak Usia Dini

Authors

  • Rega Permata Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia
  • Asep Deni Gustiana Universitas Pendidikan Indonesia, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1476

Keywords:

Model Pembelajaran, Budaya Lokal, Pendidikan Anak Usia Dini

Abstract

Model pembelajaran berbasis budaya lokal merupakan pendekatan penting dalam pendidikan anak usia dini karena berperan dalam pembentukan karakter, identitas, dan nilai-nilai budaya anak di tengah tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis berbagai model pembelajaran berbasis budaya lokal pada pendidikan anak usia dini (PAUD) di Indonesia dengan menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR). Sebanyak 11 artikel dari tahun 2020–2025 dikaji untuk mengidentifikasi bentuk, efektivitas, dan relevansi model pembelajaran berbasis budaya lokal, serta untuk mengidentifikasi kontribusi pengetahuan dan karakter anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa model seperti Project Based Learning, saintifik, pretend play, coaching berbasis literasi budaya, serta pengembangan kurikulum dan media berbasis budaya lokal memberikan gambaran adanya perkembangan yang bermakna pada berbagai aspek perkembangan anak berdasarkan hasil interpretasi temuan pada literatur yang dianalisis

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhosani, N. (2022). The influence of culture on early childhood education curriculum in the UAE. ECNU review of education, 5(2), 284–298. https://doi.org/10.1177/20965311221085984

Amri, N. A., Intisari, St Asnaeni, Hajerah, & Syamsuardi. (2025). Development of pretend play methods based on local culture to anhance children’s communication skills. Jurnal Smart Paud, 8(1), 37–50.

Anida, & Delfi, E. (2021). Pengembangan model pembelajaran saintifik berbasis kearifan lokal untuk perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1557–1565. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.898

Ardiansari, B. F., & Dimyati. (2022). Identifikasi nilai agama Islam pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 420–433. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.926

Chao, W. L., Chu, S. Y., Wang, Y. W., & Yang, T. H. (2025). Culturally responsive teaching efficacy of teachers at inclusive preschools in taiwan. Early Childhood Education Journal, 521. https://doi.org/10.1007/s10643-025-01882-2

Darihastining, S., Silvina, N. A., Siti, M., & Diana, M. (2021). Penggunaan media audio visual berbasis kearifan budaya lokal pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1594–1602. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.923

Djoehaeni, H., Badru, Z., Rudiyanto, & Dinda, R. (2026). Integrasi nilai kearifan lokal pada pendidikan lingkungan hidup di PAUD. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(2), 1429–1436. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i2.7781

Eliza, D., Trisna, M., Khairi, B., Sri, H., & Fisna, K. (2024). Creation of cultural local wisdom-based picture-science stories application for the introduction of scientific literacy for early childhood. International Journal on Informatics Visualization, 8(1), 417–424. https://doi.org/10.62527/joiv.8.1.2234

Fajriati, R., & Na’imah. (2020). Model pembelajaran berbasis kearifan lokal (local wisdom) pada usia kanak-kanak awal. Jurnal Pelita PAUD, 4(2), 156–160. https://doi.org/10.33222/pelitapaud.v4i2.956

Faridah, R., Arifin, M., & Nina Nurhasanah. (2024). Implementing culturally responsive teaching in Indonesian primary schools: Challenges and opportunities. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran (JPAP), 12(3), 371–379. https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpap ://journal.unesa.ac.id/index.php/jpap

Idhayani, N., Nurlina, Risnajayanti, Siti, S., Halima, & Bahera. (2023). Inovasi pembelajaran anak usia dini : pendekatan kearifan lokal dalam praktik manajemen. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7453–7463. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.5624

Jadidah, I. T., Muhammad, R. A., Levi, L. L., Wira, S., & Nabila, K. (2023). Analisis pengaruh arus globalisasi terhadap budaya lokal (Indonesia). Academy of Social Science and Global Citizenship Journal, 3(2), 40–47 https://doi.org/10.47200/aossagcj.v3i2.2136

Khofsah, Z. A., Fitri, A. F., & Ayunda, S. I. (2023). Pengaplikasian budaya lokal gresik dalam kegiatan pembelajaran PAUD. Aulad: Journal on Early Childhood, 3(3), 462–469. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.561

Kinzel, C. (2020). Indigenous knowledge in early childhood education: Building a nest for reconciliation. Journal of Childhood Studies, 45(1), 19–32. https://doi.org/10.18357/jcs00019397

Kurniati, A., & Wahira. (2024). Pengembangan model manajemen kurikulum pendidikan anak usia dini berbasis kearifan lokal budaya buton. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 1252–1264. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.1015

Kusuma, T. C. (2023). Profil pelajar Pancasila sebagai implementasi kurikulum Merdeka di lembaga PAUD. Jurnal Usia Dini Volume, 9(2), 234–245. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.4453

Lapasere, S., Nengsih, J., Herlina, Rizal, & Ammar, A. J. G. (2025). Pembelajaran tanggap budaya (culturally responsive teaching) di kelas IV sekolah dasar. Attadrib: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, 8(1), 98–112. https://doi.org/10.54069/attadrib.v8i1.859

Lim, L., Michael, T., & Eisuke, S. (2019). Culturally relevant pedagogy: Developing principles of description and analysis. Teaching and Teacher Education, 77, 43–52. https://doi.org/10.1016/j.tate.2018.09.011

Liza, M., Pramono, & Sri, W. (2025). Cultural literacy-based coaching model : enhancing quality early childhood education in the Merdeka curriculum framework. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 6(2), 327–341.

Lubis, H. Z., & Nadia, A. (2025). Model - model pembelajaran anak usia dini. Khatulistiwa: Jurnal Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 5(1), 844–850. https://doi.org/10.55606/khatulistiwa.v5i1.6453

Manga, D., Hasmawaty, Nurul, J. S., & Andi, N. M. I. (2025). Tren model pembelajaran PAUD dalam konteks budaya lokal dan kurikulum Merdeka di Sulawesi Selatan. EDUCATIONAL: Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran, 5(2), 451–460 https://doi.org/10.51878/educational.v5i2.6497

Mimin, E. (2023). Pentingnya nilai-nilai kearifan lokal Suku Ngalum ok dalam kurikulum PAUD guna menghasilkan siswa berkepribadian unggul. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(4), 4500–4512. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i4.3984

Muzakki, M., & Puji, Y. F. (2015). Implementasi pembelajaran anak usia dini berbasis budaya lokal di PAUD full day school. Jurnal Pendidikan Dan Pemberdayaan Masyarakat, 2(1), 39–54 https://doi.org/10.21831/jppm.v2i1.4842

Nafsia, A., Yasinta, M. F., & Maria, A. G. R. (2024). Development of flash card applications based on ngada local culture to improve understanding of geometry concepts for children aged 4-5. Jurnal Smart PAUD, 7(1), 14–20.

Nanda, V. D., & Yuniawatika. (2025). Meningkatkan kualitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan culturally responsive teaching (crt). Jurnal Integrasi Dan Harmoni Inovatif Ilmu-Ilmu Sosial, 5(6), 2–5. https://doi.org/10.17977/um063.v5.i6.2025.2

Ningrum, M. A., Rachma, H., Mas’udah, M., & Ruqoyyah, F. (2023). PAUD holistik integratif berdimensi profil pelajar Pancasila. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 563–574. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i1.3730

Novitawati, & Chresty, A. (2022). Pengembangan perencanaan pembelajaran bermuatan budaya lokal tepian sungai pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(1), 220–230. https://doi.org/10.31004/obsesi.v6i1.767

Nur Putri, N. A., Ida, Y. R., & Dian, K. (2022). Implementasi model pembelajaran cerdas berbahasa Indonesia fonik (CBI FONIK) dalam menstimulus kemampuan menyimak anak usia dini. Jurnal Paedagogy, 9(4), 772–781. https://doi.org/10.33394/jp.v9i4.5480

Pornpimon, C., Ariratana, W., & Chusorn, P. (2014). Strategy challenges the local wisdom applications sustainability in schools. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 112, 626–634. https://doi.org/10.1016/j.sbspro.2014.01.1210

Rahayu, R., Herman, & Sri, W. A. (2024). Pengaruh model pembelajaran project based learning berbasis kearifan lokal terhadap kemampuan bahasa ekspresif anak. Jurnal Pendidikan Dan Pengasuhan Anak, 5(2), 21–28.

Rahmawati, I. (2025). The golden generation 2045 and early childhood education: Between idealism and economic reality. Policy Futures in Education, 23(6), 1044–1050. https://doi.org/10.1177/14782103251320536

Safitri, L., & Agus, W. (2024). Culturally responsive teaching (CRT) pemahaman budaya pada pembelajaran teks hikayat culturally. TRANSFORMATIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Pengajarannya, 9(1), 141–156 https://doi.org/10.31002/transformatika.v9i1.1480

Safitri, S. A. (2025). Implementasi pendekatan pembelajaran culturally responsive teaching pada mata pelajaran PPKn kelas v sekolah dasar. Jurnal Pendidikan Tambusai, 9(1), 1040–1045. https://doi.org/10.24114/js.v8i1.55063

Sakti, S. A., Suwardi, E., & Arif, R. (2024). Integrating local cultural values into early childhood education to promote character building. International Journal of Learning, Teaching and Educational Research, 23(7), 84–101. https://doi.org/10.26803/ijlter.23.7.5

Wahyunengsih, Y., Nina, S., Tin, R., & Nono, H. (2018). Big book sebagai alat pengembang media literacy dalam konteks budaya lokal. Cakrawala Dini: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(2). https://doi.org/10.17509/cd.v8i2.10540

Winandar, A. K., Winantu, Otniel, L. L., Martinus, A., & Novanty, P. S. (2023). Model pembelajaran kontekstual berbasis budaya lokal dalam pendidikan anak usia dini di Papua. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 9(4), 627–637.

Yuniarni, D., Novia, S., & Pratista, A. S. (2024). Pengembangan media pembelajaran “ular tangga khatulistiwa” mengenalkan budaya khas Kalimantan Barat. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(1), 219–230. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i1.617

Downloads

Published

14-10-2026

How to Cite

Permata, R., & Gustiana, A. D. (2026). Model Pembelajaran Berbasis Budaya Lokal pada Anak Usia Dini . Aulad: Journal on Early Childhood, 9(3), 1108–1118. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1476