Analisis Kemampuan Problem Solving Anak Usia Dini melalui Permainan Gasing Mini Boncel
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1603Keywords:
Permainan Tradisional, Gasing Mini Boncel, Problem Solving, Anak Usia Dini, Perkembangan KognitifAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan problem solving anak usia 5–6 tahun melalui permainan tradisional gasing mini Boncel. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya stimulasi kemampuan berpikir anak melalui kegiatan bermain yang bermakna dan dekat dengan budaya lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif, dengan subjek sebanyak 24 anak, meskipun kehadiran subjek tidak selalu lengkap pada setiap pertemuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan gasing mini Boncel mampu menstimulasi tahapan problem solving anak, mulai dari mengamati masalah hingga mengevaluasi dan memodifikasi strategi. Pada pertemuan kelima, terdapat 13 anak yang mampu bermain gasing secara langsung, 9 anak melalui proses bertahap, dan 2 anak belum berhasil. Permainan ini direkomendasikan sebagai media pembelajaran yang mendukung perkembangan kognitif anak usia dini.
Downloads
References
Aisyah, N., Rahman, F., & Utami, S. (2023). Pemanfaatan permainan tradisional dalam meningkatkan kemampuan berpikir anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 115–123.
Anjarwati, F., & Hasanah Umar, U. (2025). Analisis kemampuan problem solving melalui permainan golf pada anak usia 5-6 tahun. Bocah: Borneo Early Childhood Education and Humanity Journal, 4(2), 121–130.
Anwar, K. (2023). Teori belajar kognitif jean piaget dan j.s.bruner serta implikasinya dalam pembelajaran bahasa arab. Jurnal Madaniyah, 13(2), 204.
Azzahro, A., Munawar, M., & Karmila, M. (2023). Analisis kemampuan problem solving melalui permainan konstruktif buff (build up family) pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Kumara Cendikia, 11(3), 232–240. https://doi.org/10.20961/kc.v11i3.77686
Barokah, A., Hayuningtyas, A. L., Fazriah, I. L., & Nazah, S. (2024). Menganalisis proses belajar dan pembelajaran dalam teori kognitif pada peserta didik di sekolah dasar. Edukatif : jurnal ilmu pendidikan, 6(3), 2490–2497. https://doi.org/10.31004/edukatif.v6i3.6793
Dewi, M. S. R., Wulan, S., & Hapidin. (2025). Pengembangan keterampilan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun melalui kegiatan permainan berbasis etnopedagogi. Aulad: Journal On Early Childhood, 8(2), 1017–1025. https://doi.org/10.31004/aulad.v8i2.1326
Dyah, A. D. M., & Setiawati, F. A. (2019). The problem solving skills in kindergarten student based on the stages of problem solving. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 274–282. https://doi.org/10.31004/obsesi.v3i1.160
Fitriani, E., & Rahmawati, N. (2023). Kemampuan problem solving anak usia dini dalam kegiatan pembelajaran di taman kanak-kanak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Haryanti, D., & Faruq, A. (2021). Perkembangan fisik motorik anak usia dini melalui permainan tradisional gasing ambung kelapa (studi kasus di paud islam terpadu biruni kec. Sungailiat kab. Bangka). Jurnal Madaniyah, 11(1), 63–78.
Haryati, E., Setyowati, S., Fitri, R., Kristanto, A., Istiq’faroh, N., & Syahidul Haq, M. (2026). Permainan tradisional congklak dalam mengembangkan kemampuan problem solving anak usia 5-6 tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(1), 33–43. https://doi.org/10.37985/murhum.v7i1.1837
Hasan, B., & Husein, M. (2024). Traditional games as a means of cognitive stimulation: an analysis of child development: a systematic review. 10(10). https://doi.org/10.47191/ijmra/v7-i10-28
Herniawati, A. (2023). Metode bermain: upaya mengembangkan kemampuan kognitif anak di era kurikulum merdeka. Jurnal Intisabi, 1(1), 10–18. https://doi.org/10.61580/itsb.v1i1.2
Kamilla, K. N. (2025). Permainan tradisional be gasing sebagai sarana pengembangan nilai karakter anak usia dini di kalimantan timur. Ecj: Early Childhood Journal, 4(1), 35–42. https://doi.org/10.30872/ecj.v4i1.4830
Khadijah, & Amelia, N. (2020). Asesmen perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Al Athfaal: Jurnal Ilmiah Pendidikan Anak Usia Dini, 3(1), 69–82. http://ejournal.radenintan.ac.id/index.php/al-athfaal
Khodari, R., & Nurhidayah, S. (2025). Pemberdayaan kearifan lokal: permainan tradisional sebagai upaya pelestarian budaya nusantara serta sarana interaksi sosial masyarakat. Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2), 494–501. https://doi.org/10.53299/bajpm.v5i2.2029
Kusuma, W. S., Sukmono, N. D., & Tanto, O. D. (2022). Stimulasi perkembangan kognitif anak melalui permainan tradisonal dakon, vygotsky vs piaget perspektif. Raudhatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 6(2), 67–81. https://doi.org/10.19109/ra.v6i2.14881
Margarany, K. P., & Fitrianingtyas, A. (2025). Meningkatkan kemampuan problem solving melalui ludo game pada anak usia 5-6 tahun. Jurnal Kumara Cendikia, 13(3), 341–349. https://doi.org/10.20961/kc.v13i1.100661
Mufidah, M., Jannah, F. R., Dhasni, S. M., & Hayati, N. (2026). Studi pustaka: nature based learning sebagai sarana pengembangan problem solving anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 10(1), 641–654. https://doi.org/10.31004/obsesi.v10i1.7696
Nurhasnah. (2019). Belajar atau bermain: upaya memahami perkembangan anak usia dini dalam pembelajaran di lembaga paud. Ya Bunayya, 1(1), 116–129.
Nurhayati, S., dkk. (2024). Analisis kemampuan pemecahan masalah anak usia dini dalam pembelajaran berbasis bermain. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini.
Pertiwi, D. A., Fitroh, S. F., & Mayangsari, D. (2018). Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan kognitif anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Dan Pembelajaran Anak Usia Dini, 5(2), 86–100.
Pura, D. N., & Asnawati. (2019). Perkembangan motorik halus anak usia dini melalui kolase media serutan pensil. Jurnal Ilmiah Potensia, 4(2), 131–140. https://doi.org/10.33369/jip.4.2.131-140
Putri, D., & Handayani, R. (2022). Permainan tradisional sebagai stimulasi perkembangan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 6(4), 3201–3210.
Rahmawati, I., Sulastri, E., & Kurniawan, A. (2023). Pengaruh penggunaan gadget terhadap kemampuan problem solving anak usia dini. Jurnal Golden Age, 7(1), 55–64.
Rini. (2025). Teori bermain anak usia dini menurut para ahli. Tarbiyatul Athfal: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 1(1), 11–19.
Rohmah, U. (2025). Perkembangan dan pendidikan kemampuan kognitif anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(1), 130–138. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i1.5918
Sanenek, A. K., Nurhafizah, Suryana, D., & Mahyuddin, N. (2023). Analisis pengembangan kemampuan motorik halus pada anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(2), 1391–1401. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i2.4177
Sari, B. F., & Raihana. (2021). Pengaruh permainan tradisional engklek terhadap perkembangan fisik motorik kasar anak usia 5-6 tahun. Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 4(2), 1–10.
Sari, M., & Nugraheni, T. (2022). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan sosial emosional anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(3), 14567–14574.
Sava, I. B., & Harianto, S. (2024). Esensi budaya permainan tradisional pada anak-anak di era globalisasi. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 8(4), 765–772. https://doi.org/10.31004/obsesi.v8i4.6030
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif Dan R&D. ALFABETA.
Sulistiawati, S. (2025). Mengenal permainan tradisional begasing sebagai bentuk penanaman nilai-nilai budaya anak. Ecj: Early Childhood Journal, 4(2), 53–67. https://doi.org/10.30872/ecj.v4i2.4821
Suryana, D., & Hijriani, A. (2022). Pengembangan kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah anak usia dini melalui aktivitas bermain. Jurnal Pendidikan Usia Dini.
Susilawati, E., Puspitasari, D., Kusumadewi, F., & Nuryanih, L. (2021). Modifikasi permainan tradisional “congklak” untuk meningkatkan perkembangan kognitif anak. Jurnal Mutiara Ners, 4(1), 24–30. https://doi.org/10.51544/jmn.v4i1.1297
Syadiah, H. M. (2021). Menstimulasi anak usia 5-6 tahun untuk memecahkan masalah dengan kegiatan permainan tradisional dirumah bersama orang tua siswa ra ar-rayhan jati mekar kota bekasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 6462–6467.
Triwahyuni, H., Casnan, Gumelarsari, M., & Firmansyah, I. (2023). Meningkatkan kemampuan problem solving melalui system thinking dalam proses pembelajaran anak usia dini. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7707–7714. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4062
Wahyuni, N. (2022). Meningkatkan solidaritas siswa dengan media permainan tradisional metode bermain di kelas rendah. Edumaniora : Journal Of Education And Humanities, 47–50.
Winata, E. Y. (2023). Perkembangan motorik halus pada anak usia dini pasca pembelajaran daring pandemi covid-19. Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(6), 7755–7762. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i6.4504
Wulandari, R., & Fitriyah, N. (2024). Stimulasi kemampuan problem solving anak usia dini melalui aktivitas bermain. Jurnal PAUD Nusantara, 5(1), 44–52.
Yeni, A., Husni, & Endang Ujang. (2025). Upaya meningkatkan kemampuan problem solving anak melalui permainan tradisional dam-daman. Pandu : Jurnal Pendidikan Anak Dan Pendidikan Umum, 3(2), 58–69. https://doi.org/10.59966/pandu.v3i2.2162
Yuniwanti, R., Hapidin, & Nurjannah. (2024). Pengembangan model permainan tradisional engklek puzzle untuk meningkatkan keterampilan pemecahan masalah anak usia 5-6 tahun. Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 337–349. https://doi.org/10.37985/murhum.v5i2.869
Yuriansa, A. (2022). Kemampuan problem solving pada anak usia dini melalui bermain pola (pattern) di paud arrasyid kajhu kecamatan baitussalam, aceh besar. Teungku: Jurnal Islam Pesantren, Pendidikan Dan Sosial, 1(1), 69–102.
Zulherma, & Suryana, D. (2019). Peran executive function brain dalam perkembangan kemampuan kognitif anak usia dini pada kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Tambusai, 3(2), 648–656.
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Alya' Azzah Salsabila, Chindy Aprisilia Saputri, Atiq Kartika, Adinda Thalia Megantara, Salsabila Rizqi Aulia, Fitri Anjarwati, Eniyawati, Rubie Bulosan Jiminez

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
