Efektivitas Game Educaplay Terhadap Peningkatan Perilaku Konsumsi Sayur Anak Usia Dini
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1625Keywords:
Konsumsi Sayur, Media Permainan Educaplay, Anak usia Dini, Pencegahan Karies GigiAbstract
Usia anak usia dini (golden age) merupakan masa krusial tumbuh kembang yang membutuhkan asupan gizi optimal, di mana rendahnya konsumsi sayur berisiko menurunkan status gizi dan meningkatnya karies gigi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media permainan Educaplay sebagai strategi intervensi untuk meningkatkan perilaku konsumsi sayur pada anak. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest terhadap sampel 15 anak di Kabupaten Garut. Pengumpulan data dilakukan mengunakan lembar observasi, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata perilaku konsumsi sayur dari 6,53 (pretest) menjadi 13,87 (posttest) setelah intervensi (Ƥ = 0,001 < 0,05). Temuan ini mengimplikan bahwa pembelajaran berbasis permainan digital dapat menjadi strategi inovatif yang efektif dalam mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan karies gigi pada anak usia dini.
Downloads
References
WHO. (2022). Oral health.
Afif, P. A., & Sumarmi, S. (2017). Peran ibu sebagai edukator dan konsumsi sayur buah pada anak. Amerta Nutrition, 1(3), 236. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i3.2017.236-242
Alotaibi, M. S. (2024). Game-based learning in early childhood education: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307881
Arafat, L. Z., Darmawan, D., & Eshbekovich, U. J. (2026). Efektivitas multimedia pembelajaran interaktif berbasis kurikulum merdeka pada materi mencuci tangan. 307–319. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1351
Behnamnia, N., Kamsin, A., & Ismail, M. A. (2023). A review of using digital game-based learning for preschoolers. Journal of Computers in Education.
Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research design: qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.
Desi, D., Mesyamtia, B., & Ginting, M. (2018). Pendidikan gizi melalui permainan wayang terhadap peningkatan konsumsi sayur dan buah. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(1), 23. https://doi.org/10.30602/jvk.v4i1.130
Hirsh-Pasek, K., Zosh, J. M., Golinkoff, R. M., Gray, J. H., Robb, M. B., & Kaufman, J. (2020). A new path to education reform: Playful learning promotes 21st-century skills. Brookings Institution.
Ilić, A., Rumbak, I., Brečić, R., Barić, I. C., & Bituh, M. (2022). Increasing fruit and vegetable intake of primary school children in a quasi-randomized trial: Evaluation of the three-year school-based multicomponent intervention. Nutrients, 14(19). https://doi.org/10.3390/nu14194197
Indonesia, K. K. R. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kemenkes RI.
Kahi Leba, E. R., Putri, R. M., & Sulasmini. (2021). Pola asuh makan (jenis dan frekuensi) “prompting or encouragement to eat” berkaitan dengan konsumsi sayur pada anak prasekolah berusia 4 – 6 tahun. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 4(1), 10–19. https://doi.org/10.48079/vol4.iss1.68
Kementrian Kesehatan RI. (2025). Keputusan Kementrian Kesehatan Republik indonesia. 1–49.
Kesmas, A.-T. (2023). Perilaku konsumsi sayur dan buah pada anak usia dini taman kanak-kanak wilayah kerja Puskesmas RI Sidomulyo. Al-Tamimi Kesmas.
Khan, S. (2021). Diet and dental caries. Nutrients.
Mufidah, M. dkk. (2020). Hubungan dukungan orang tua dengan perilaku anak usia 4-5 tahun dalam mengkonsumsi sayur di tk kharismatika surakarta.
Nørnberg, T. R. (2022). Interventions to increase vegetable intake in children. Appetite.
Novita, C. C., & Suyadi, S. (2020). Penggunaan mainan kartu kata membaca berputar berbasis teknologi untuk anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 3(3), 132–138. https://doi.org/10.31004/aulad.v3i3.82
Papadakis, S. (2024). Game-based learning in early childhood education. Frontiers in Psychology.
Putri, S. A. (2025). Kata Kunci: 4(April), 61–72.
Romero, M. (2020). Educational digital games and learning outcomes. Sustainability.
Rosati, R. (2024). Gamification in nutrition education: The impact of digital game-based intervention for improving nutritional habits. Journal of Computers in Education.
Sary, Y. N. E., & Ermawati, I. (2023). Hubungan sikap dengan konsumsi buah dan sayur pada anak usia dini. Journal of Midwifery Care.
Setiawan, A., & al., et. (2021). Sampling in educational research. Journal of Educational Research.
Sheiham, A., & James, W. P. T. (2015). A reappraisal of the quantitative relationship between sugar intake and dental caries. BMC Public Health, 14, 863. https://doi.org/10.1186/1471-2458-14-863
Sitanggang, T. W. (2023). Meningkatkan preferensi konsumsi buah dan sayur pada anak taman kanak-kanak melalui edukasi kesehatan. Jurnal Peduli Masyarakat.
Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan (kuantitatif, kualitatif, kombinasi, r&d dan penelitian pendidikan).
Susanti, U. V., Amiliya, R., & Basori. (2024). Urgensi masa golden age bagi perkembangan anak usia dini. Al Abyadh, 7(2), 72.
Taylor, C. M. (2015). Picky eating in children. Public Health Nutrition.
Telaumbanua, P. B. (2025). Analisis perilaku konsumsi buah dan sayur pada anak usia sekolah. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan.
Wang, Y., E. (2025). The prevalence and factors associated with food neophobia in preschool children: a cross-sectional study in jiangsu Province, China. https://doi.org/https://doi.org/10.1186/s12889-025-21924-z
Yusuf, O., Mustapa, N., & Kisno, K. (2024). Menumbuhkan Sikap Peduli Lingkungan Melalui Prinsip 3R ( Reduce , Reuse , Recycle ) Pada Anak Usia Dini : Systematic Literature Review. 274–288. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1030
Zhang, Q. (2021). Game-based learning in early childhood. Computers & Education.
Downloads
Published
Check Article Index
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Sintia Desnawati, Nurheliza Azizah, Silma Aulia Maharani, Tetep, Abdul Hakim

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
