Efektivitas Game Educaplay Terhadap Peningkatan Perilaku Konsumsi Sayur Anak Usia Dini

Authors

  • Sintia Desnawati Institut Pendidikan Indonesia Garut, Indonesia
  • Nurheliza Azizah Institut Pendidikan Indonesia Garut, Indonesia
  • Silma Aulia Maharani Institut Pendidikan Indonesia Garut, Indonesia
  • Tetep Tetep Institut Pendidikan Indonesia Garut, Indonesia
  • Abdul Hakim Institut Pendidikan Indonesia Garut, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1625

Keywords:

Konsumsi Sayur, Media Permainan Educaplay, Anak usia Dini, Pencegahan Karies Gigi

Abstract

Usia anak usia dini (golden age) merupakan masa krusial tumbuh kembang yang membutuhkan asupan gizi optimal, di mana rendahnya konsumsi sayur berisiko menurunkan status gizi dan meningkatnya karies gigi. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media permainan Educaplay sebagai strategi intervensi untuk meningkatkan perilaku konsumsi sayur pada anak. Metode yang digunakan adalah pra-eksperimental dengan desain one-group pretest-posttest terhadap sampel 15 anak di Kabupaten Garut. Pengumpulan data dilakukan mengunakan lembar observasi, yang kemudian dianalisis secara statistik menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan skor rata-rata perilaku konsumsi sayur dari 6,53 (pretest) menjadi 13,87 (posttest) setelah intervensi (Ƥ = 0,001 < 0,05). Temuan ini mengimplikan bahwa pembelajaran berbasis permainan digital dapat menjadi strategi inovatif yang efektif dalam mendukung pemenuhan gizi dan pencegahan karies gigi pada anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, P. A., & Sumarmi, S. (2017). Peran ibu sebagai edukator dan konsumsi sayur buah pada anak. Amerta Nutrition, 1(3), 236–242. https://doi.org/10.20473/amnt.v1i3.2017.236-242

Alotaibi, M. S. (2024). Game-based learning in early childhood education: A systematic review and meta-analysis. Frontiers in Psychology, 15, 1307881. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2024.1307881

Arafat, L. Z., Darmawan, D., & Eshbekovich, U. J. (2026). Efektivitas multimedia pembelajaran interaktif berbasis kurikulum merdeka pada materi mencuci tangan. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(1), 307–319. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1351

Behnamnia, N., Kamsin, A., & Ismail, M. A. (2023). A review of using digital game-based learning for preschoolers. Journal of Computers in Education, 10(3), 603–636. https://doi.org/10.1007/s40692-022-00240-0

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Desi, D., Mesyamtia, B., & Ginting, M. (2018). Pendidikan gizi melalui permainan wayang terhadap peningkatan konsumsi sayur dan buah. Jurnal Vokasi Kesehatan, 4(1), 23–29. https://doi.org/10.30602/jvk.v4i1.130

Hirsh-Pasek, K., Zosh, J. M., Golinkoff, R. M., Gray, J. H., Robb, M. B., & Kaufman, J. (2020). A new path to education reform: Playful learning promotes 21st-century skills. Brookings Institution.

Ilić, A., Rumbak, I., Brečić, R., Barić, I. C., & Bituh, M. (2022). Increasing fruit and vegetable intake of primary school children in a quasi-randomized trial: Evaluation of the three-year school-based multicomponent intervention. Nutrients, 14(19), 4197. https://doi.org/10.3390/nu14194197

Kahi Leba, E. R., Putri, R. M., & Sulasmini. (2021). Pola asuh makan (jenis dan frekuensi) “prompting or encouragement to eat” berkaitan dengan konsumsi sayur pada anak prasekolah berusia 4 – 6 tahun. Jurnal Ilmiah Keperawatan Altruistik, 4(1), 10–19. https://doi.org/10.48079/vol4.iss1.68

Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023 dalam angka. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2025). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/MENKES/1512/2025 tentang Pedoman Pelayanan Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini. Kementerian Kesehatan RI.

Kurniati, Y., & Rahmawati, E. (2023). Perilaku konsumsi sayur dan buah pada anak usia dini taman kanak-kanak wilayah kerja Puskesmas RI Sidomulyo. Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 12(2), 105–114. https://doi.org/10.35308/jkm.v12i2.7120

Novita, C. C., & Suyadi, S. (2020). Penggunaan mainan kartu kata membaca berputar berbasis teknologi untuk anak usia dini. Aulad: Journal on Early Childhood, 3(3), 132–138. https://doi.org/10.31004/aulad.v3i3.82

Mufidah, M., Purwanti, A., & Astuti, S. (2020). Hubungan dukungan orang tua dengan perilaku anak usia 4-5 tahun dalam mengkonsumsi sayur di TK Kharismatika Surakarta. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan Masyarakat, 6(1), 35–44.

Nørnberg, T. R., Houlby, L., & Perez-Cueto, F. J. A. (2022). Interventions to increase vegetable intake in preschool and school children: A systematic review. Appetite, 172, 105952. https://doi.org/10.1016/j.appet.2022.105952

Peres, R. C. R., & Ribeiro, C. C. (2021). Diet, free sugars and dental caries in children and adolescents. Nutrients, 13(12), 4356. https://doi.org/10.3390/nu13124356

Putri, S. A., & Rahayu, S. (2025). Edukasi gizi interaktif melalui media permainan dalam meningkatkan pengetahuan konsumsi buah dan sayur anak usia dini. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 16(1), 61–72. https://doi.org/10.26553/jikm.v16i1.1890

Romero, M., & Usart, M. (2020). Educational digital games and learning outcomes in early childhood and primary education. Sustainability, 12(9), 3740. https://doi.org/10.3390/su12093740

Rosati, R., Regini, L., Pauls, A., Strafella, E., Raffaelli, F., & Frontoni, E. (2024). Gamification in nutrition education: The impact and the acceptance of digital game-based intervention for improving nutritional habits. Journal of Computers in Education, 11(2), 367–390. https://doi.org/10.1007/s40692-024-00314-1

Sary, Y. N. E., & Ermawati, I. (2023). Hubungan sikap dengan konsumsi buah dan sayur pada anak usia dini. Journal of Midwifery Care, 4(1), 52–61. https://doi.org/10.32583/jmc.v4i1.890

Sheiham, A., & James, W. P. T. (2014). A reappraisal of the quantitative relationship between sugar intake and dental caries. BMC Public Health, 14, 863. https://doi.org/10.1186/1471-2458-14-863

Sitanggang, T. W. (2023). Meningkatkan preferensi konsumsi buah dan sayur pada anak taman kanak-kanak melalui edukasi kesehatan. Jurnal Peduli Masyarakat, 5(3), 741–748. https://doi.org/10.37287/jpm.v5i3.2105

Sugiyono. (2023). Metode penelitian pendidikan: Kuantitatif, kualitatif, kombinasi, R&D dan penelitian pendidikan. Alfabeta.

Susanti, U. V., Amiliya, R., & Basori. (2024). Urgensi masa golden age bagi perkembangan anak usia dini. Al Abyadh, 7(2), 72–81. https://doi.org/10.46773/alabyadh.v7i2.1120

Taylor, C. M., Wernimont, S. M., Northstone, K., & Emmett, P. M. (2015). Picky/fussy eating in children: Review of definitions, assessment, prevalence and dietary intakes. Appetite, 95, 349–359. https://doi.org/10.1016/j.appet.2015.07.026

Telaumbanua, P. B., & Ndraha, A. (2025). Analisis perilaku konsumsi buah dan sayur pada anak usia sekolah. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 3(1), 115–124. https://doi.org/10.54259/gujiik.v3i1.2890

Wang, Y., Zhang, L., Liu, Y., Zhao, X., Chen, Q., & Li, M. (2025). The prevalence and factors associated with food neophobia in preschool children: A cross-sectional study in Jiangsu Province, China. BMC Public Health, 25(1), 412. https://doi.org/10.1186/s12889-025-21924-z

WHO. (2022). Oral health [Fact sheet]. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health

Yusuf, O., Mustapa, N., & Kisno, K. (2026). Menumbuhkan sikap peduli lingkungan melalui prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) pada anak usia dini: Systematic literature review. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(1), 274–288. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1030

Zhang, Q., & Wang, Y. (2021). Game-based learning in early childhood education: Systematic review of learning effectiveness. Computers & Education, 168, 104210. https://doi.org/10.1016/j.compedu.2021.104210

Downloads

Published

15-09-2026

How to Cite

Desnawati, S., Azizah, N., Maharani, S. A., Tetep, T., & Hakim, A. (2026). Efektivitas Game Educaplay Terhadap Peningkatan Perilaku Konsumsi Sayur Anak Usia Dini . Aulad: Journal on Early Childhood, 9(3), 969–976. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1625