Search
Search Results
-
Meningkatkan Perkembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini melalui Metode Bermain Peran
Linda Linda, Farida MayarShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.330 | Check in Google Scholar
Tenaga pendidik kurang memberikan stimulus sehingga Anak tidak bertanggung jawab dalam melakukan tugasnya, anak kesulitan untuk berinteraksi dan bermain kelompok bersama temannya dan anak kurang percaya diri ketika berhadapan dengan anak lainnya sehingga anak cenderung pasif. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan perkembangan sosial emosional anak usia dini melalui metode bermain peran di kelompok B TK Ananda Junior Kecamatan Tampan pekanbaru. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan menggunakan siklus model Kemmis dan Taggart yang terdiri dari 4 tahap (perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi). Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa lembar observasi. Sampel dalam penelitian ini seluruh anak didik berjumlah 14 orang. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus dilakukan tiga kali pertemuan. Dari hasil penelitian dan pembahasan yang telah diuraikan diperoleh kesimpulan bahwa dengan metode bermain peran dapat meningkatkan perkembangan sosial emosional kelompok B di TK Ananda Junior Kecamatan Tampan Pekanbaru.
193-19831-05-2022 -
Implementasi Pembelajaran Sentra Bermain Peran Era Covid 19
Renawati Renawati, Na'imah Na'imahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.116 | Check in Google Scholar
Pembelajaran sentra bermain di TK Angkasa Lanud Raden Sadjad Natuna pada TK ini merupakan satu-satunnya TK yang menggunakan pembelajaran sentra di Natuna. Dalam meningkatkan nilai religius yang telah di terapkan pada TK Angkasa Lanud Raden Sadjad guru memfokuskan kepada anak untuk bersikap sesuai norma agama seperti bersikap sopan dan santun, bertanggungjawab serta jujur dan berakhlakul karimah. Bermain beran yang telah dilakukan pada TK Angkasa di masa pandemi covid 19 ini anak melakukan sendiri di rumahnya, bermain peran yang dilakukan yakni anak diberikan pengalaman langsung oleh guru dengan memperlihatkan video yang telah di share oleh guru sebagai panduan untuk ia lakukan. Penelitian ini dilakukan di Natuna karena sebagai bentuk motivasi bagi sekolah TK lainnya, adapun metode yang digunakan dengan cara menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dalam menggunakan pembelajaran sentra bermain peran di TK Angkasa Lanud Raden Sadjad anak dapat berperan aktif disebabkan karena dengan melalui pembelejaran sentra ini anak lebih mudah memahamai secara fakta namun tetap dalam pantauan orangtua dan gurunya. Bermain peran yang dilakukan pada Anak Usia Dini di TK Angkasa Lanud Raden Sadjad Natuna terdapat nilai aspek religius dari segi moral dan agamanya yakni sebelum mengerjakannya berdo’a telebih dahulu, dari segi kognitifnya dapat memahami dengan sendirinya, motorik halusnya dapat bersikap sopan dan santun serta jujur terhadap orang sekitarnya167-17124-09-2021 -
Metode Bermain Peran untuk Meningkatkan Kemampuan Bahasa Anak Usia 5-6 Tahun
Herlin Syahdina Lubis, Khadijah KhadijahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1282 | Check in Google Scholar
Meningkatkan keterampilan bahasa anak usia 5-6 tahun dengan metode bermain peran menjadi cara yang tepat. Latar belakang penelitian ini ditemukannya anak usia 5-6 tahun yang menunjukkan keterlambatan pada kemampuan bahasa. Penelitian ini mengadopsi pendekatan penelitian tindakan kelas dan dilaksanakan pada kelompok B yang terdiri dari anak-anak berusia 5 hingga 6 tahun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengoptimalkan kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun melalui penerapan metode bermain peran. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 20 anak, terdiri 11 anak perempuan dan 9 anak laki-laki. Penelitian dilaksanakan dua siklus, dengan perlakuan yang diberikan pada siklus pertama dan kedua memiliki perbedaan dalam pembiasaan serta penguatan. Berdasarkan hasil yang diperoleh, metode bermain peran terbukti mampu memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kemampuan berbahasa anak usia 5-6 tahun.
1007-101630-08-2025 -
Dampak Kegiatan Bermain Peran Dalam Meningkatkan Kemampuan Berhitung Anak Usia 5-6 Tahun
Fitri NurhayatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.212 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji dampak dari kegiatan bermain peran untuk meningkatkan kemampuan berhitung pada anak usia dini. Penelitian ini juga bermaksud menyelidiki kemampuan berhitung anak yang muncul melalui kegiatan bermain peran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian eksperimen, dengan desain penelitian matching pretest-post-test control group design. Pengamatan dan wawancara dilakukan untuk mendapatkan informasi dari anak-anak TK yang terlibat dalam penelitian ini. Hasilnya menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik dan kemampuan berhitung anak-anak dalam kelompok eksperimen, yang menunjukkan bahwa kemampuan berhitung anak meningkat setelah melakukan kegiatan bermain peran. Selain itu hasilnya menunjukkan bahwa anak-anak yang telah melakukan kegiatan bermain peran dapat mengembangkan sikap positif terhadap proses berhitung. Pada akhirnya hasil penelitian ini dapat disarankan untuk penelitian selanjutnya
15-2120-01-2022
