Analisis Keterampilan Membaca Permulaan Anak Usia Dini: Studi Fenomenologi pada Usia 5–6 Tahun
DOI:
https://doi.org/10.31004/aulad.v9i3.1590Keywords:
Keterampilan Membaca Permulaan, Anak Usia Dini, Perkembangan Literasi AwalAbstract
Keterampilan membaca permulaan penting dikaji karena menjadi dasar perkembangan literasi dan kesiapan akademik anak usia dini. Kemampuan ini membantu anak memahami informasi dan mengikuti pembelajaran pada jenjang berikutnya. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterampilan membaca permulaan anak usia 5–6 tahun. Penelitian menggunakan desain kualitatif deskriptif dengan pendekatan fenomenologis. Subjek penelitian terdiri atas 12 anak dan guru kelas, sedangkan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar anak telah mampu mengenal huruf, memahami hubungan bunyi dan bentuk huruf, serta membaca suku kata dan kata sederhana, meskipun beberapa anak masih mengalami kesulitan membedakan huruf mirip. Hasil ini menunjukkan pentingnya stimulasi membaca yang konsisten dan sesuai tahap perkembangan anak.
Downloads
References
Andika, A., & Siagian, I. (2023). Edukasi pembelajaran huruf melalui membaca pada anak usia dini. Linguistik: Jurnal Bahasa & Sastra, 8(1), 18–23. https://doi.org/10.31604/linguistik.v8i1.18-23
Anisa, N., Eliza, D., Mahyuddin, N., & Afnida, M. (2025). Pengaruh metode shared book reading terhadap pemerolehan kosakata anak di TK Aisyiyah 5. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(5), 1727–1737. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i5.7115
Arisanti, F., Wahyudi, M., & Muttaqin, A. (2024). Pendekatan holistik dalam pendidikan anak usia dini: Menyelaraskan aspek kognitif, emosional dan sosial. JOECES: Journal of Early Childhood Education Studies, 4(1), 15–26. https://doi.org/10.31537/joeces.v4i1.1420
Australian Government Department of Education. (2022). Belonging, being and becoming: The early years learning framework for Australia (V2.0). Australian Government Department of Education. https://www.education.gov.au/early-childhood/resources/belonging-being-and-becoming-early-years-learning-framework-australia-v20
Christianti, M. (2024). Validitas dan reliabilitas asesmen literasi awal (ALIA) untuk anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak, 13(2), 250–264. https://journal.uny.ac.id/v3/jpa/article/view/72100
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). SAGE Publications.
Danita, F., & Wirman, A. (2023). Bagaimana proses pengenalan membaca awal yang sesuai untuk anak usia dini? Aulad: Journal on Early Childhood, 6(3), 345–350. https://doi.org/10.31004/aulad.v6i3.518
Daryati, M. E., Didik, S., & Indrawati. (2026). Brain gym math based on local wisdom using the concrete, representational, abstract method to improve creative problem solving in students. Aulad: Journal on Early Childhood, 9(1), 112–124. https://doi.org/10.31004/aulad.v9i1.1370
Fahitah, I., & Watini, S. (2021). Meningkatkan kemampuan membaca pada anak usia 5-6 tahun melalui media kartu huruf. PAUD Lectura: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(1), 45–52. https://doi.org/10.31849/paud-lectura.v4i02.7603
Fatimah, A. S., Hidayat, Y., & Herniawati, A. (2024). Meningkatkan kemampuan membaca permulaan melalui media gambar pada anak usia 5-6 tahun di PAUD Bahrull Ihsan Kawasen. Jurnal Intisabi, 2(1), 33–50. https://doi.org/10.61580/itsb.v2i1.50
Fatimatuzza’rah, S., Habibi, M., Made, I., Astawa, S., & Rachmayani, I. (2022). Penggunaan kartu kata bergambar untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf anak usia 4-5 tahun di PAUD Samara Lombok tahun ajaran 2020/2021. JMP: Jurnal Mutiara Pendidikan, 2(1), 25–34. https://doi.org/10.29303/jmp.v2i1.3533
Hariyani, I. T., Hidayatul Umamia, F., & Fitri, N. D. (2022). Penggunaan flashcard untuk kemampuan membaca anak 5 tahun dengan metode bercerita. Jurnal AUDHI, 4(2), 86–93. https://doi.org/10.36722/jaudhi.v4i2.927
Helaluddin. (2018). Mengenal lebih dekat dengan pendekatan fenomenologi: Sebuah penelitian kualitatif. UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Repository, 1–15. https://doi.org/10.31219/osf.io/289y3
Judijanto, L., Wibowo, G. A., Karimuddin., Samsuddin, H., Patahuddin, A., Anggraeni, A. F., Raharjo, C., & Simorangkir, F. M. A. (2024). Research design (pendekatan kualitatif dan kuantitatif). PT Sonpedia Publishing Indonesia. https://www.buku.sonpedia.com
Lubis, M., & Yusrona Daulay, S. (2023). Potensi lahiriyah anak usia dini. Jurnal Pendidikan Dan Konseling (JPDK), 5(2), 1820–1828. https://doi.org/10.31004/jpdk.v5i2.13410
Mardhatillah, F., Dwi Wardhani, J., & Sunaryo, I. (2023). Perkembangan bahasa anak usia dini 5-6 tahun pasca covid-19. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 886–898. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.368
Maulana, Z. A., & Budiyono, A. (2024). Kajian komunikasi dalam sudut pandang studi fenomenologi: Literatur review. Translitera: Jurnal Kajian Komunikasi Dan Studi Media, 13(2), 98–110. https://doi.org/10.35457/translitera.v13i2.3645
Meilasari, D., & Diana, R. R. (2022). Peran orang tua dalam mengembangkan literasi pada anak usia dini. JEA (Jurnal Edukasi AUD), 8(1), 41–52. https://doi.org/10.18592/jea.v8i1.6364
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.
Moustakas, C. (1994). Phenomenological research methods. SAGE Publications. https://doi.org/10.4135/9781412995658
Nasrullah, R., & Asmarini, P. (2024). Meningkatkan literasi Indonesia melalui optimalisasi peran buku (W. Prihartono, M. Aziz, K. M. Abdul, & A. Aminudin, Eds.; 4th ed.). Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.
Nurhayati, N. (2022). Studi literasi pembelajaran pendidikan agama Islam anak usia dini. Jurnal Penelitian Pendidikan, 14(1), 31–40. https://doi.org/10.21137/jpp.2022.14.1.5
Permendikbud. (2014). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 137 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Anak Usia Dini. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Priyatni, I., Irmawanti, I., Ishartiwi, I., & Handoyo, R. R. (2025). Peningkatan kosakata anak usia dini hambatan bicara melalui media cerita bergambar berbasis proyek di TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 9(6), 3369–3377. https://doi.org/10.31004/obsesi.v9i6.7657
Putu, N., Meilina, R., Made, I., Cahaya, E., & Lestari, P. I. (2023). Model pembelajaran multisensori dalam meningkatkan kemampuan membaca permulaan anak usia 5-6 tahun di TK ABCD School. JAPRA: Jurnal Pendidikan Raudhatul Athfal, 6(1), 45–56. https://doi.org/10.15575/japra.v6i1.29126
Radjen Miftahulrizqi, T. S., & Akil Musi, M. (2025). Analisis strategi dan layanan dalam meningkatkan kemampuan literasi anak di taman kanak-kanak Kota Makassar. Jurnal Caksana: Pendidikan Anak Usia Dini, 8(1), 75–86. https://doi.org/10.31326/jcpaud.v8i.2562
Rezeki Wulandari, I., Sofian Hadi, M., & Arifin, S. (2025). Analisis tantangan guru dalam meningkatkan keterampilan membaca pada siswa sekolah dasar di Kota Tangerang. Lingua Rima: Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 14(1), 101–112. http://jurnal.umt.ac.id/index.php/lgrm/article/view/10214
Rika Widhi Rahayu, F., & Dwi Wardhani, J. (2023). Peningkatan kemampuan membaca permulaan anak dengan menggunakan media kartu suku kata bergambar. Murhum: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(2), 688–698. https://doi.org/10.37985/murhum.v4i2.375
Sausan, N. L., & Shofwan, I. (2026). Penerapan metode visual-interaktif untuk stimulasi membaca permulaan pada anak usia dini di PAUD SPNF SKB Kota Semarang. JIIP: Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 9(2), 1205–1214. https://doi.org/10.54371/jiip.v9i2.3412
Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Tri Ashari, A., Nasution, A., Pransiska, D., & Gabriela Simanjuntak, M. (2024). Strategi guru dalam perkembangan bahasa Indonesia pada anak usia dini dengan metode cerita bergambar. Jurnal Global Ilmiah, 1(10), 415–422. https://doi.org/10.55324/jgi.v1i10.102
UNESCO. (2026). Global education monitoring report 2026: Access and equity, countdown to 2030. GEM Report UNESCO. https://doi.org/10.54676/JLKL3223
Whitehurst, G. J., & Lonigan, C. J. (1998). Child development and emergent literacy. Child Development, 69(3), 848–872. https://doi.org/10.1111/j.1467-8624.1998.tb06247.x
Widiyanti, D., & Darmiyanti, A. (2021). Upaya meningkatkan keterampilan membaca anak usia dini melalui metode bermain flash card. Jurnal Kajian Perkembangan Anak Dan Manajemen PAUD, 4(2), 85–94. https://doi.org/10.52484/al_athfal.v4i2.265
Yatimah, T., Madjid, T. A., & Hartaya, K. (2021). Upaya meningkatkan kemampuan membaca permulaan dan motivasi belajar melalui metode bernyanyi berbantuan kartu huruf pada peserta didik kelompok B TK Pertiwi Gunungsindur Bogor. Jurnal Teknologi Pendidikan, 10(2), 145–156. https://doi.org/10.32832/tek.pend.v10i2.4925
Zahra N, S., & Ngatmini. (2025). Pengaruh media kartu huruf terhadap kemampuan membaca. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 4(9), 2314–2322. https://doi.org/10.5281/zenodo.12345678
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Categories
License
Copyright (c) 2026 Nanda Hadijah, Tri Wahyuningsih, Malpaleni Satriana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgement of the works authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journals published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).
