Search
Search Results
-
Pengelolaan Perpustakaan dalam Mengembangkan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar
Rachmi Nursifa Yahya, Putri Salma N, Aulia Nur Jannah, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.161 | Check in Google Scholar
Minat baca di indonesia khususnya di sekolah dasar masih terbilang sangat rendah, hal tersebut di pengaruhi oleh beberapa faktor baik dari internal maupun eksternal salah satunya adalah perpustakaan. Perpustakaan merupakan suatu pendukung sistem pendidikan oleh karena itu diperlukan pengelolaan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar khususnya bagi siswa sekolah dasar. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis lebih dalam mengenai pengelolaan perpustakaan dalam mengembangkan minat baca siswa sekolah dasar. Kajian penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data kualitatif atau pendekatan secara deskriptif. Dimana teori serta dasar pembahasannya didapat dari hasil studi kepustakaan dari beberapa sumber seperti buku, jurnal, dan artikel. Untuk mengembangkan minat baca siswa sekolah dasar maka perlu memperhatikan pengelolaan perpustakaan yang mempunyai kriteria seperti jaringan keluar yang luas, memberikan akses maupun layanan yang nyaman dan mudah, mempunyai koleksi buku yang lengkap dan melakukan agenda rutin untuk membahas mengenai keberlanjutan perpustakaan ke depannya. Dari hasil pembahasan dapat diketahui bahwa minat baca khususnya bagi siswa sekolah dasar dapat kita upayakan dengan berbagai cara yaitu dengan dilatihkan, dibiasakan dan dikembangkan melalui pengelolaan perpustakaan yang menunjang.
74-7912-11-2021 -
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Daya Berpikir Kritis Siswa
Fadhilah Salsabila Riadi, Rachmi Nursifa Yahya, Syva Lestiani Dewi, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.315 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap daya berpikir kritis siswa dalam pelajaran Matematika. Hal ini dilatarbelakangi karena siswa masih kurang peduli terhadap pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggabungkan dua pendekatan yang pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif didapatkan Dengan metode wawancara sedangkan data dari pendekatan kuantitatif didasarkan pada transkrip nilai Matematika salah satu sekolah dasar yakni SDN Cibiru 9. Dalam pengolahan datanya kami menggunakan teknik deskriptif untuk menggeneralisasikan hasil penelitian ini. Hasilnya adalah adanya hubungan positif antara model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap gaya berpikir siswa dalam pelajaran matematika
56-6016-06-2022 -
Penerapan Manajemen Kelas dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Mahasiswa PGSD UPI Kampus Cibiru
Desnita Fitriani, Acep Iyan, Mochammad Fahmi Iskandar, Husen WindayanaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.255 | Check in Google Scholar
Belajar merupakan suatu proses menerima dan memahami hal-hal baru. Proses belajar biasanya dilakukan melalui lembaga pendidikan formal seperti instansi pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengedukasi para pengajar tentang pentingnya penerapan manajemen kelas yang baik dalam proses pembelajaran. Manajemen kelas berusaha untuk meningkatkan interaksi kegiatan belajar mengajar dalam rangka untuk mewujudkan pembelajaran yang efektif. Keberhasilan pembelajaran dalam kelas tidak terlepas dari profesionalisme guru dalam hal pengelolaan kelas. Penelitian ini adalah penelitian yang bersifat kualitatif dengan menggunakan pendekatan deskriptif untuk menjabarkan hasil analisis yang ada. Sumber data yang diperoleh berasal dari kajian literatur yang berkaitan dengan topik yang diteliti serta penelitian-penelitian terdahulu. Melalui penelitian ini diperoleh bahwa penerapan manajemen kelas dapat meningkatkan motivasi belajar mahasiswa PGSD Kampus Cibiru karena suasana kelas sangat mempengaruhi kondisi emosional mahasiswa. Oleh sebab itu, para pengajar dituntut untuk memiliki kemampuan memanajemen kelas yang mumpuni agar mampu manarik perhatian mahasiswa dan membuat mereka lebih tertarik untuk belajar dengan kondusif selama proses pembelajaran berlangsung. Implikasi teoritis pada penelitian ini yaitu penerapan prinsip manajemen kelas dapat menciptakan suasana kelas yang kondusif dan mendukung proses pembelajaran, sehingga dapat berpengaruh pada tingginya motivasi belajar siswa di kelas. Selain itu, implikasi praktis pada penelitian ini yaitu hasil penelitian dapat digunakan sebagai masukan bagi guru dalam mengelola kelas menggunakan prinsip manajemen kelas87-9116-06-2022 -
Program SANBERQU (Santai Bersama Alqur’an) dalam Pembentukan Karakteristik Siswa di SMP Negeri 40 Medan
Mhd. Rifky Azmi, Hasrian Rudi SetiawanShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1768 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Program SANBERQU (Santai Bersama Al-Quran) di UPT SMP Negeri 40 Medan membentuk karakter siswa, serta variabel apa saja yang berperan dalam proses tersebut. Strategi deskriptif digunakan dalam penelitian kualitatif ini. Siswa, guru mata pelajaran, kepala sekolah, dan pengajar pendidikan agama Islam terlibat dalam pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Membaca Al-Quran, berdoa, dan memberikan khutbah agama yang mencakup ajaran Islam dan prinsip-prinsip moral adalah beberapa cara Program SANBERQU membantu siswa mengembangkan karakter keagamaan mereka, menurut hasil penelitian. Selain mengajarkan siswa tentang Islam, program ini memberi mereka kesempatan untuk tumbuh secara spiritual, mengembangkan pengendalian diri, dan mengadopsi pola perilaku yang lebih Islami. Untuk membangun lingkungan pendidikan keagamaan, Program SANBERQU bergantung pada dedikasi kepala sekolah, keterlibatan pengajar, dan dukungan keseluruhan dari komunitas sekolah. Sebagian siswa memiliki pemahaman yang dangkal tentang informasi keagamaan, sebagian lainnya kurang memiliki kemauan untuk aktif terlibat dalam kegiatan keagamaan, dan minat siswa dalam pembelajaran agama telah terpengaruh oleh kemajuan teknologi dan globalisasi. Oleh karena itu, Program SANBERQU merupakan inisiatif sekolah yang bertujuan untuk membentuk karakter keagamaan siswa dengan secara konsisten menanamkan prinsip-prinsip keagamaan dalam kehidupan mereka.
831-83529-08-2026 -
Pengaruh Kelompok Belajar dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19
Fitria Rayani Rahman, Husen Windayana, Intan Oktaviani AgustinaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.233 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kelompok belajar terhadap penanaman motivasi belajar siswa sekolah dasar selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan, dan peneliti melakukan penelitian mendalam terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Selama masa pandemi Covid-19, metode pembelajaran menggunakan kelompok belajar kecil yang terdiri dari 5-10 orang, tergantung jarak ke rumah siswa yang lebih dekat. Belajar bersama tim peneliti untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Tujuan kelompok belajar ini adalah untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 dan memotivasi siswa untuk belajar di rumah. Kelompok belajar ini memberikan motivasi kepada siswa untuk belajar, sehingga meningkatkan hasil belajar dan menyenangkan siswa. Selain itu, siswa dapat langsung bertanya kepada guru apabila materi pembelajaran belum jelas. Pembaruan penelitian ini yakni untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran di masa pandemi299-30522-01-2022 -
Peran dan Dampak Lingkungan Siswa Terhadap Pembentukan Karakter: Sebuah Penelitian Systematic Literature Review
Pini Pujiastuti, Muhammad AbduhShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1616 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter anak sekolah dasar sangat urgen untuk diteliti karena perkembangannya dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungan sosial, khususnya teman sebaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif dampak pergaulan teman sebaya terhadap proses pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan instrumen pedoman kelayakan PRISMA 2021 yang melibatkan subjek tinjauan berupa 28 artikel relevan terbitan tahun 2015-2025. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui proses ekstraksi dan sintesis tematik menggunakan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa teman sebaya memberikan dampak positif seperti peningkatan keterampilan sosial dan motivasi belajar, namun rentan memicu dampak negatif seperti perilaku menyimpang dan agresif. Implikasi dari temuan ini menuntut adanya penerapan strategi kolaboratif yang kuat antara pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mengawasi serta mengoptimalkan pengaruh positif dari lingkungan pertemanan anak.
638-64722-06-2026 -
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Membangun Hasil Belajar Yang Efektif
Noviani Arum Sari Nur Hidayat, Nurul Nisa, Silviana Lilis Apriliani, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.206 | Check in Google Scholar
Dalam mencapai hasil belajar siswa yang efektif, salah satunya harus didukung dengan kompetensi seorang guru karena guru sebagai penunjang dalam pencapaian prestasi belajar siswa. Satu dari keempat kompetensi seorang guru yaitu kompetensi pedagogik. Kompetensi pedagogik harus bisa dijalankan dengan baik supaya proses pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi pedagogik guru dalam membangun hasil belajar yang efektif. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Dimana pembahasan dan teori yang diperoleh berdasarkan hasil studi kepustakaan yang didapat dari buku teks, e-book, jurnal ilmiah, artikel, dan sumber lain yang sesuai dengan penelitian ini. Berbeda dengan penelitian terdahulu, penelitian ini berfokus pada kompetensi pedagogik guru dalam membangun hasil belajar yang efektif. Dampak dari penelitian ini adalah supaya guru bisa mengembangkan kompetensi pedagogiknya untuk menciptakan hasil belajar yang efektif. Adapun, salah satu kompetensi tersebut adalah bisa memahami karaktersitik setia peserta didiknya.
214-22122-01-2022 -
Tantangan Guru dalam Mengelola Perilaku dan Konsentrasi pada Anak dengan Diagnosa Autis-ADHD
Atiq Kartika, Chindy Aprisilia Saputri, Alya' Azzah Salsabila, Adinda Thalia Megantara, Salsabilla Rizqi Aulia, Wilda Isna Kartika, Ulfah Maulidhya, Fahma Mamlu'atul MukarromahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1593 | Check in Google Scholar
Pembelajaran bagi anak Autis–ADHD di Sekolah Luar Biasa menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, terutama dalam mengelola perilaku, menjaga konsentrasi, serta mengatasi keterbatasan komunikasi dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran bagi anak Autis–ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Subjek penelitian adalah dua orang guru kelas. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala dalam pengelolaan perilaku, mempertahankan fokus belajar siswa, keterbatasan guru pembimbing khusus, serta perbedaan pandangan dengan orang tua. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kemampuan guru, penerapan pembelajaran yang fleksibel, serta kerja sama yang lebih baik antara sekolah dan orang tua.
648-65708-07-2026 -
Pengembangan Sikap Cinta Tanah Air untuk Anak Sekolah Dasar dalam Memajukan Kualitas Bangsa
Khaliza Abdatisyah, Chairunissa Chairunissa, Rifdah Naqiyyah, Dinie Dewi Anggraeni, Yayang Furi FurnamaisaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.198 | Check in Google Scholar
Sikap cinta tanah air dapat dibuktikan dengan usaha dalam membela, menjaga, serta rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Perasaan cinta tanah air perlu dipupuk sejak dini dalam jiwa setiap masyarakat sebagai upaya menjadi warga negara yang baik dalam upaya mencapai tujuan negara. Tujuan penelitian ialah menumbuhkan sikap rasa cinta tanah air untuk memajukan kualitas bangsa indonesia terhadap generasi muda terutama anak sekolah dasar, dan juga menambahkan pengetahuan muatan Pendidikan Kewarganegaraan di buku tematik sekolah dasar. Metode penulisan jurnal ini menggunakan studi literatur melalui buku, buku ajar buku tematik dari Kemendikbud revisi 2013, jurnal, tesis, maupun sumber terpercaya lainnya. Hasil dari penelitian ini ialah menggunakan buku ajar tematik sebagai acuan pembelajaran. Kesimpulannya sebagai pendidik dimasa depan kita harus menumbuhkan sikap cinta tanah air melalui pembelajaran yang ada di sekolah dasar melalui berbagai pendekatan dan metode ajar.
131-13614-11-2021 -
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Satu
Novianty Indah Citaresmi, Akbar Al MasjidShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1589 | Check in Google Scholar
Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi penting dalam keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, sehingga kesulitannya perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesulitan membaca permulaan serta faktor-faktor penyebabnya pada siswa kelas satu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, melibatkan satu guru kelas dan delapan siswa yang dipilih secara purposif, dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan dalam membedakan huruf, membaca gabungan konsonan, dan merangkai kata, yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran adaptif dan kolaborasi antara guru dan orang tua.
321-32714-04-2026 -
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar dalam Kehidupan Sehari-hari
Ai Nurul Nurohmah, Dinda Rahma, Nurul Izzati, Dinie Anggraeni Dewi, Yayang Furi FurnamasariShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.191 | Check in Google Scholar
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada siswa Sekolah Dasar dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah kualitatif jenis deskriptif, dengan studi kepustakaan berbagai sumber data secara langsung. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari tentu siswa akan mampu menghadapi berbagai persoalan yang akan terjadi ke depannya. Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui pengamalan, pembiasaan, keteladanan, dan pengkondisian lingkungan. Juga dapat diterapkan melalui pendekatan inculcation (penanaman nilai), modeling (keteladanan), fasilitation (fasilitasi), dan skill building (pengembangan keterampilan). Globalisasi terjadi tanpa bisa dihenti, meluas ke berbagai sektor kehidupan, melahirkan berbagai tantangan serta permasalahan baru, tak terkecuali siswa Sekolah Dasar ikut terbawa pengaruh globalisasi. Nilai-nilai Pancasila pun meluntur, nilai luhur masyarakat Indonesia tidak lagi tercermin sebagaimana telah terkandung dalam Pancasila. Dampak dari penelitian ini adalah penulis dan pembaca dapat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar dalam kehidupan sehari-hari agar nilai-nilai luhur Pancasila kembali pada generasi muda bangsa.
116-12414-11-2021 -
Peran Orang Tua dan Guru terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas II Sekolah Dasar
Dinda Gustia Putri, Latif LatifShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1148 | Check in Google Scholar
Kemampuan membaca adalah fondasi penting dalam pembelajaran di tingkat dasar, menjadikan topik ini krusial untuk dibahas demi peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran sinergis orang tua dan guru dalam mengembangkan kemampuan membaca siswa Sekolah Dasar. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dari siswa kelas II, orang tua, dan guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola peran yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua sebagai pendidik, motivator, dan fasilitator, sementara guru berperan sebagai model, pembimbing, dan evaluator yang krusial. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara keluarga dan sekolah untuk menciptakan ekosistem belajar yang optimal bagi peningkatan kemampuan membaca siswa.
834-84230-06-2025
