Search
Search Results
-
Pemahaman Guru TK tentang Metode Sosiodrama terhadap Kompetensi Sosial
Ari Sofia, Ulwan SyafrudinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v2i3.39 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui seberapa besar Pemahaman guru paud/tk tentang metode sosiodrama tinggi berpengaruh terhadap kompetensi sosial; (2) seberapa besar pemahaman guru paud/tk tentang metode sosiodrama rendah berpengaruh terhadap kompetensi sosial. Penelitian ini merupakan penelitian Ex Post Facto dan dilakukan pada mahasiswa PPG PGPAUD Universitas Lampung dengan jumlah Populasi atau sampel sebanyak 28. Data pada penelitian ini diambil dengan menggunakan angket. Angket dibagi menjadi 2 data Pemahaman guru tentang sosiodrama dan kompetensi sosial. Teknik analisis yang digunakan dalam menguji hipotesis adalah teknik analisis regresi linear sederhana dan teknik analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) pemahaman guru tentang metode sosiodrama tinggi berpengaruh terhadap kompetensi sosial, dengan sumbangan sebesar sebesar 12,5 %, (2) pemahaman guru tentang metode sosiodrama rendah tidak berpengaruh terhadap kompetensi sosial105-11208-01-2020 -
Implementasi Problem Based Learning dengan Pendekatan Mendalam pada Materi Penerapan Sila Pancasila
Banniyatun Banniyatun, Sutrisna WibawaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1742 | Check in Google Scholar
Pemahaman nilai-nilai Pancasila sejak sekolah dasar penting untuk membentuk karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan nasional. Namun, pembelajaran yang masih bersifat teoritis menyebabkan keterlibatan siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning terhadap pemahaman siswa dalam penerapan prinsip-prinsip Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test post-test yang melibatkan 12 siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum dan sesudah pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman siswa sebesar 20 poin setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL dengan pendekatan deep learning efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap penerapan prinsip-prinsip Pancasila dan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih bermakna di sekolah dasar
740-74727-07-2026 -
Strategi Guru dalam Mengintegrasikan Media Proyektor untuk Menstimulasi Pemahaman Anak Usia Dini
Istighna Ayuningtyas, Fachrul Rozie, Febry Maghfirah, AzainilShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1358 | Check in Google Scholar
Masih sedikit penelitian yang mengeksplorasi strategi pedagogis guru dalam memoderasi penggunaan teknologi agar mampu menstimulasi pemahaman anak. Namun, di TK ini, teknologi menjadi bagian integral pembelajaran selama 15 tahun. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dinamika integrasi teknologi, strategi guru dalam mengintegrasikan teknologi, tantangan yang dihadapi, dan dampaknya terhadap pemahaman anak. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan guru kelas yang memiliki pengalaman mengajar sejak 2005, dan mengamati pembelajaran 13 anak selama proses observasi. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Temuan penelitian menunjukkan pemanfaatan media teknologi proyektor digunakan sebagai integrasi teknologi pembelajaran berpikir kritis secara audiovisual pada anak terutama pengenalan konsep konkret. Strategi khusus yang ditemukan meliputi modifikasi kecepatan video pembelajaran agar sesuai dengan daya serap belajar anak serta penerapan teknik interaksi “berhenti dan bertanya” untuk menjaga keaktifan anak. Pembelajaran ini terbukti efektif dalam menyajikan materi yang menarik.
800-81020-08-2026 -
Survei Pengetahuan dan Kebutuhan Guru Terhadap Penerapan Pembelajaran Literasi Budaya Anak Usia Dini
Fitri Annisa, Rina Wulandari, Prayitno PrayitnoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1397 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pemahaman dan kebutuhan guru TK terhadap literasi budaya anak usia dini. Menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan metode survey, data dikumpulkan melalui kuesioner. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap literasi budaya berada pada ketegori tinggi, terutama dalam aspek konseptual dan urgensinya, namun terdapat kesenjangan antara pemahaman dan penerapan di kelas. Guru juga menghadapi kendala dalam kurangnya pelatihan serta minimnya dukungan dari dinas pendidikan kebudayaan. Di sisi lain, mayoritas guru menunjukkan kebutuhan yang tinggi terhadap media pembelajaran berbasis budaya lokal yang menarik perhatian dan aplikatif, seperti pop-up book dan media digital berbasis budaya. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa pengetahuan konseptual guru belum sepenuhnya terinternalisasi dalam praktik pembelajaran karena terbatasnya pelatihan kontekstual dan dukungan kelembagaan. Oleh karena itu, penguatan literasi budaya anak usia dini perlu diupayakan melalui pengembangan strategi, kebijakan, dan media yang berbasis nilai budaya lokal agar dapat menumbuhkan identitas budaya dan karakter anak sejak dini.
1335-134124-11-2025 -
Analisis Pemahaman Orang Tua terhadap Literasi Dasar Anak Usia Dini
Ristiany Ristiany, Asep Deni GustianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.849 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya harapan orang tua anak lulus dari TK mampu membaca. Pemahaman orang terhadap literasi dasar anak usia dini sangat berpengaruh terhadap perkembangan literasi anak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan pemahaman orang tua terhadap literasi dasar anak usia dini khususnya membaca. Jenis penelitian ini kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik pengumpulan data wawancara semi terstruktur, observasi, dokumentasi. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu TK swasta di Kecamatan Pagerageung Kabupaten Tasikmalaya dengan jumlah partisipan penelitian orang tua siswa sebanyak 20 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman orang tua terhadap literasi dasar anak usia dini adalah pemahaman orang tua terhadap literasi dasar anak usia dini adalah orang tua fokus pada pengenalan huruf atau keaksaraan, sekolah menjadi harapan orang tua dalam mengembangkan literasi dasar karena pemahaman orang tua terbatas dalam memahami cara mengembangkan literasi di rumah dan Anak mampu membaca menjadi tuntutan di SD. Implikasi dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan rekomendasi kepada pihak orang tua dan guru untuk mengoptimalkan penjenjangan membaca yang terbukti berpengaruh terhadap perkembangan kemampuan membaca dengan benar pada anak usia dini.
706-71616-05-2025 -
Penerapan Pendekatan Matematika Realistik terhadap Kemampuan Pemahaman Konsep Pengukuran pada Anak Usia 5-6 Tahun
Amalina Amalina, Fitri Yanti, Jhoni WarmansyahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i2.378 | Check in Google Scholar
Pentingnya pemahaman konsep pengukuran untuk mengembangkan aspek kognitif anak menjadi latar belakang penelitian ini dengan tujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan pendekatan matematika realistik terhadap kemampuan memahami konsep pengukuran anak usia 5-6 tahun. Pendekatan kuantitatif diterapkan pada penelitian ini dengan menggunakan jenis penelitian quasy experiment dan disain penelitian randomized control group only design dimana pemberian perlakuan pada kelas eksperimen menggunakan pendekatan matematika realistik sedangkan kelas kontrol tidak diberi perlakuan (pembelajaran konvensional). Subjek penelitian berjumlah 20 orang anak dengan kelas B1 sebagai kelas eksperimen dan B2 kelas control di TK Permata Bunda, Pagaruyung. Pengumpulan data penelitian menggunakan lembar ceklis observasi dengan pengujian hipotesis menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil analisis uji statistik dengan menggunakan uji beda (uji-t) pada taraf signifikan 5% diperoleh t hitung 2,73 lebih dari t tabel yaitu 1,73. Jadi dapat disimpulkan kemampuan pemahaman306-31225-08-2022 -
Pemahaman Pendidikan menurut Buya Hamka dengan Mengimplementasikan Lambang Bangsa Indonesia
Shela Andri Mauliddina, Dinie Anggraeni Dewi, Yayang Furi FurnamasariShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.166 | Check in Google Scholar
Laporan postingan riset penelitian ini bertujuan untuk mengenal serta menganalisis pemikiran ataupun gagasan Haji Abdul Malik Karim Amrullah maupun yang lebih banyak dikenal Buya Hamka, khususnya yang berkaitan dengan nilai-nilai pembelajaran yang tercantum dalam ajaran Islam baik secara eksplisit maupun implisit dengan mengimplementasikan sila-sila Pancasila. Riset ini memakai tata cara kualitatif lalu memakai pendekatan deskriptif. Tata cara ini dicoba dengan metode menganalisis informasi ataupun bahan diperoleh dari berbagai referensi seperti buku, jurnal, dan/atau artikel. Berdasarkan hasil analisis dapat disimpulkan bahwa pemikiran Buya Hamka tentang pendidikan yang diperoleh dari nilai-nilai ajaran Islam sangat relevan dengan kondisi terkini dan dapat diterapkan dalam dunia pendidikan mutkahir dalam hal ini pun adanya sila-sila Pancasila. Pemikiran-pemikiran Buya Hamka tersebut jika diterapkan dengan tepat dapat mewujudkan manusia yang bermoral atau berakhlak mulia, berkarakter, cerdas, serta berwawasan luas. Lambang bangsa Indonesia yaitu Garuda Pancasila dimana terdapat sila-sila Pancasila. Kebaruan dan dampak dari hasil penelitian ini kita dapat membandingkan dan mengetahui apa saja implementasi dalam pandangan buya hamka dalam sila-sila Pancasila
61-7116-06-2022
