Search
Search Results
-
Peningkatan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini melalui Kegiatan Kolase Media Daun Ketepeng
Fitrianingsih Fitrianingsih, Musnar Indra Daulay, Putri Hana PebrianaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v1i1.2 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan motorik halusanak di KB Nahdhotut Tholabah. Untuk itu diperlukan suatu penerapan yang konkret untuk dapat menemukan cara tepat berkenaan dengan kemampuan motorik halusanak, yaitu penerapan kegiatan kolase dengan media daun ketepeng. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah melalui penerapan kegiatan kolase dengan media daun ketepeng dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak di KB Nahdhotut Tholabah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang merupakan suatu pencermatan terhadap kegiatan belajar berupa sebuah tindakan, yang sengaja di munculkan dan terjadi dalam sebuah kelas secara bersama dengan Jumlah anak sebanyak 19 orang anak yang terdiri dari 9 anak laki-laki dan 10 anak perempuan. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik persentase. Dari hasil penelitian tindakan kelas dan pembahasan seperti telah diuraikan diperoleh kesimpulan terhadap hasil penelitian ini yaitu kemampuan motorik halus anak anak usia 5-6 di KB Nahdhotut Tholabah dengan penerapan kegiatan kolase dengan media daun ketepeng mengalami peningkatan setiap siklusnya.
8-1702-12-2018 -
Implementasi Media Loose Parts untuk Mengembangkan Aspek Motorik Halus Anak Usia Dini
Asih Setianingsih, Iys Nur HandayaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.301 | Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas mengenai pembelajaran media loose parts yang perlu diimplentasikan sebagai bahan ajar yang dapat digunakan oleh anak usia dini. Media pembelajaran berbasis loose parts dapat memudahkan anak dalam pencapaian aspek perkembangan motorik halus anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui implementasi media loose parts untuk mengembangkan aspek motorik halus anak usia dini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dimana peneliti akan secara spesifik dan alamiah menggambarkan terkait data berupa fakta-fakta secara nyata dari pelaksanaan pembelajaran. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis data dalam penelitian diskriptif kualitatif yang datanya diperoleh melalui penelitian yang telah dilaksanakan di TK Hardikasiwi. Media loose parts menjadi salah satu solusi bagi pendidik untuk meningkatkan perkembangan anak melalui keterampilan motorik halus. Media pembelajaran loose parts yang dilaksanakan di TK Hardikasiwi Sidomoro dalam proses kegiatan pembelajaran untuk mengembangkan aspek perkembangan motorik halus anak sudah berkembang dengan baik
77-8631-03-2022 -
Penggunaan Media Pembelajaran PAPIKA Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Puspita Dwi Saputri, Suyadi SuyadiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.268 | Check in Google Scholar
Media pembelajaran PAPIKA di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Medan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran. Dalam meningkatkan motorik halus anak yang telah diterapkan oleh pendidik untuk memfokuskan kepada peserta didik supaya bersikap tanggung jawab dan jujur. Bahwa permainan PAPIKA yang telah dilakukan guru untuk mengembangkan dan meningkatkan motorik halus anak. Penelitian ini dilakukan di medan karena sebagai bentuk motivasi bagi sekolah, guru dan juga siswa. Adapun metode yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dalam menggunakan media pembelajaran PAPIKA di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Medan dapat berperan aktif, karena dengn menggunkan media pembelajaran ini anak lebih mudah memahami secara faktanamun tetap dalam pantauan guru, bahwa bermain PAPIKA yang dilakukan pada anak usia dini terdapat aspek baik dari segi keaktifan anak dan juga rasa ingin tahunya dan motorik halusnya dapat bersikap sopan santun serta jujur terhadap guru dan juga teman-temannya.
66-7031-03-2022 -
Eksplorasi Gerak Dalam Lingkungan Sensorik Sebagai Media Stimulasi Motorik Halus Pada Anak Usia Dini
Putri Aulia, Cahniyo Wijaya KuswantoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1689 | Check in Google Scholar
Kemampuan motorik halus krusial bagi kemandirian anak, namun perkembangannya sering terhambat akibat minimnya stimulasi multisensorial di kelas. Penelitian ini bertujuan menganalisis praktik guru di lembaga PAUD dalam merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi kegiatan eksplorasi gerak pada lingkungan sensorik. Penelitian kualitatif studi lapangan ini melibatkan dua guru dan anak Kelompok B yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara semistruktur, dan dokumentasi, yang kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas meronce, menuang bahan alam, dan kolase biji jagung terbukti mengoptimalkan kelenturan jari, teknik menjepit (pincer grasp), serta koordinasi mata-tangan anak. Implikasinya, pengintegrasian ruang bermain sensorik secara terstruktur dapat diadaptasi oleh praktisi PAUD sebagai strategi pedagogis untuk mengubah kelas konvensional menjadi lingkungan belajar yang mandiri dan interaktif.
761-77031-07-2026 -
Meningkatkan Motorik Halus Kelompok A melalui Penerapan Media Kolase
Neti Familiani, Na’imah Na’imahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i2.111 | Check in Google Scholar
Variasi media yang digunakan akan membantu motorik halus cepat berkembang sesuai dengan usianya. penelitian mendeskripsikan dan menganalisis pelaksanaan pembelajaran melalui media kolase bahan alam untuk meningkatkan motorik halus kelompok A TK PKK Mulyojati 16 C Metro Barat Kota Metro. Teknik pengumpulan data menggunkan portofolio, observasi dan dokumentasi. Penggunaan Portofolio melihat kemampuan dalam kegiatan pembelajaran kolase bahan alam. Observasi untuk mengetahui perkembangan motorik halus. dokumentasi digunakan untuk memperoleh informasi tertulis maupun dokumen, serta menangkap kejadian-kejadian yang muncul pada pembelajaran. Penelitian ini dilaksanakan dengan metode penelitian tindakan kelas, dan dilaksanakan dalam II siklus dan masing-masing siklus dilaksanakan 2 kali pertemuan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Pelaksanaan siklus sebelumnya menjadi acuan untuk siklus selanjutnya. hasil penelitian, menunjukan peningkatan kemampuan motorik halus peserta didik TK PKK Mulyojati pada siklus I peserta didik yang mendapatkan kriteria berkembang sesuai harapan sejumlah 8 peserta didik pada siklus ke II meningkat menjadi 11 peserta didik105-11311-08-2021 -
Pengaruh Penggunaan Media Diorama terhadap Perkembangan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Arkas Hasanah, Elise MuryantiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v2i2.29 | Check in Google Scholar
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui seberapa pengaruh dari penggunaan media diorama terhadap perkembangan kemampuan motorik halus anak di TK Jannatul Ma’wa Padang. Dalam penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang berbentuk quasy eksperimen. Dengan jumlah populasi anak TK Jannatul Ma’wa Padang sebanyak 20 orang. Kelas B1 dijadikan sebagai sampel kelas eksperimen, kelas B2 dijadikan sebagai kelas kontrol, masing-masing kelas berjumlah 10 orang anak. Tes dijadikan sebagai teknik pengumpulan data, data yang didapat kemudian diolah menggunakan uji—t untuk melihat perbandingan. Dari hasil penelitian yang didapat menunjukkan rata-rata dari nilai kelas eksperimen adalah 60,25, sedangkan rata-rata nilai kelas kontrol adalah 53,75. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penggunaan media diorama berpengaruh dalam perkembangan kemampuan motorik halus anak1-730-07-2019 -
Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus melalui Messy Play
Siti Nuryanah, Luthfi Aji RamdhaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.323 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun melalui kegiatan messy play di Pos PAUD Kasih Bunda Desa Sidomoro. Penelitian ini menggunakan metode penelitian tindakan kelas (PTK) yang dikembangkan oleh Kemmis and Taggart dengan model spiral dimana pelaksanaannya dilakukan secara berulang-ulang dengan 4 tahapan yaitu perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Subyek penelitian adalah anak usia 4-5 tahun yang jumlahnya 10 anak dengan menggunakan observasi dan dokumentasi. Penelitian ini di lakukan dengan 2 siklus selama 6 hari. Hasil penelitian untuk kemampuan motorik halus melalui messy play di nyatakan meningkat dengan indikator : mengikuti mencetak pasir sangat baik, menirukan membentuk dengan plastisin sangat baik, menunjukkan cara melukis dengan jari tangan( finger painting) sangat baik, membedakan biji-bijian sangat baik
93-9831-05-2022 -
Bermain Menggambar Dekoratif untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Khotibatun Annisa, Mohammad FauziddinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v2i1.19 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif pada anak kelompok B TK Mutiara Kampung Godang Bangkinang. Jenis penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas secara kolaboratif antara peneliti dengan guru kelas. Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklusnya dilaksanakan dua kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 16 anak yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 11 anak perempuan. Objek penelitian adalah kemampuan motorik halus anak. Teknik pengumpulan data melalui observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat setelah adanya tindakan melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif. Langkah-langkah yang ditempuh untuk meningkatkan kemampuan motorik halus anak adalah guru mempersiapkan media dan mendemonstrasikan cara menempel/kolase. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa adanya peningkatan kemampuan motorik halus naak melalui kegiatan Kegiatan Bermain Menggambar Dekoratif.
45-5101-04-2019 -
Pengaruh Kegiatan Art Craft Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 4-5 Tahun
Puryanti Puryanti, Anti IsnaningsihShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.319 | Check in Google Scholar
Aspek motorik halus anak usia dini berpengaruh terhadap kemampuan akademis dan mobilitas fungsi sosial di jenjang pendidikan selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji apakah kegiatan Art Craft atau seni kerajinan dapat berpengaruh terhadap aspek ketrampilan motorik halus anak usia 4-5 tahun. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen dengan one group pre-test post-test design. Subjek dalam penelitian ini sebanyak 15 anak usia 4-5 tahun TK TK Hardikasiwi MNU 40 Sidomoro, kecamatan Buluspesantren, Kebumen. Pengamatan observasi dilakukan untuk mendapatkan informasi sebelum dan sesudah mendapatkan treatment atau perlakuan yang berupa kegiatan Art Craft. Analisis data uji efektifitas menggunakan paired sample t test dengan taraf signifikansi 0.05. adanya perbedaan kemampuan ketrampilan motorik halus sebelum dan sesudah menerapkan kegiatan Art Craft yang dilihat dari hasil uji t sebesar 6.914>2.160. karena Thitung>Ttabel maka Ha diterima atau terjadi perubahan setelah diberikan perlakuan.
162-16731-05-2022 -
Pengaruh Bermain Kolase Terhadap Kemampuan Motorik Halus Usia Dini
Sinta Fazira, Musnar Indra Daulay, Lusi MarleniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v1i1.7 | Check in Google Scholar
Berdasarkan hasil pengamatan di TK Mutiara Kampung Godang terhadap kemampuan motorik halus anak belum berkembang dengan optimal. Sehingga perlu dilakukan penerapan kegiatan bermain kolase. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini 15 orang anak. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan menggunakan program SPSS 16.0. hipotesis penelitian ini adalah kegiatan bermain kolase mempunyai pengaruh terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang. Hal ini dapat diketahui dari hasil analisisa data yang diperoleh diperoleh thitung = 17.193 dengan Sig = 0,0000, karena nilai sig 0,000< 0,05 maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan kemampuan motorik halus anak yang signifikan sesudah kegiatan bermain kolase dalam pembelajaran. Jadi artinya Ho ditolak dan Ha diterima yang berarti ada perbedaan yang sangat signifikan antara sebelum dan sesudah melakukan eksperimen dengan menerapkan kegiatan bermain kolase. Pengaruh bermain kolase terhadap kemampuan motorik halus anak kelompok B di TK Mutiara Kampung Godang sebesar 47,76%.
60-7102-12-2018 -
PESBOOK: Permainan Edukatif Smart Book sebagai Media Stimulasi Motorik Halus Usia Dini
Eva Oktaviani, Imawan Eko SetiyonoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i3.387 | Check in Google Scholar
Studi menunjukkan prevalensi keterlambatan perkembangan motorik halus anak usia dini meningkat selama masa pandemi mencapai 60,7%. Motorik halus sangat mempengaruhi kehidupan anak di masa depan, sehingga perlu mendapatkan perhatian yang serius. Pemilihan media dalam proses pembelajaran sangat penting agar anak menjadi lebih tertarik. Alat permainan edukatif merupakan solusi belajar berbasis permainan yaitu dengan media smart book dan berfungsi sebagai alat stimulasi. Tujuan penelitian ini untuk mengembangkan permainan edukatif smart book (PESBOOK) sebagai media stimulasi motorik halus anak usia dini. Metode penelitian adalah Research and Development dengan pendekatan PPE yaitu planning, production, evaluation. Hasil uji validasi ahli menunjukkan smart book sangat baik dan layak untuk digunakan sebagai media stimulasi motorik halus. Uji coba terbatas pada 10 orang anak PAUD menggmbarkan ketrampilan motorik halus anak menjadi berkembang sesuai harapan setelah diberikan stimulus dengan smart book. Pemilihan media pembelajaran yang tepat diharapkan dapat memberikan pengaruh yang positif kepada tumbuh kembang anak secara optimal335-34210-12-2022
