Search
Search Results
-
Peran Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar
Diki Somantri, Magdalena Magdalena, Marsanda Claudia Parameswara, Husen WindayanaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.217 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pengelolaan kelas untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam metode studi literatur yaitu melalui beragam sumber-sumber kepustakaan yang relevan seperti buku dan menganalisis jurnal penelitian yang sudah ada sebelumnya sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelolaan kelas ini sangat berperan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, hal tersebut terbukti dengan adanya pengelolaan kelas proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Terlaksananya proses pembelajaran yang baik ini dapat di dukung dari beberapa hal yaitu persiapan guru dalam mengelola kelas, komponen-komponen yang mendukung, penerapan, perencanaan pengelolaan kelas, media, pendekatan, dan peran guru. Beberapa yang telah disebutkan merupakan hal-hal dalam pengelolaan kelas yang dapat meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran, sehingga dengan adanya pengelolaan kelas tujuan pembelajaran dapat tercapai.
235-24222-01-2022 -
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Pada Siswa Sekolah Dasar Kelas 2
Rahma Triani, Siti Quratul AinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v6i1.431 | Check in Google Scholar
Terjadinya pernyimpangan dalam kehidupan sebenarnya berasal dari tidak diimplementasikannya nilai yang terkandung dalam pancasila. Selain itu, permasalahan terkait penerapan nilai pancasila dalam lingkungan sekolah juga terlihat dalam perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi bagaimana sekolah mengimplementasikan nilai yang terkandung dalam pancasila pada siswa kelas dua sekolah dasar. Narasumber yang terlibat adalah kepala sekolah dan guru wali kelas. Teknik pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil analisis data tematik menunjukkan bahwa ada empat tema yang muncul dalam penelitian ini. Keempat tema tersebut adalah persepi guru dan kepala sekolah tentang pancasila, implementasi nilai pada setiap sila dalam pancasila, peran guru terhadap pengimplementasian nilai pancasila, dan sikap guru ketika siswa melangggar nilai pancasila. Implikasi hasil penelitian dapat digunakan sebagai rujukan bagi sekolah dan guru untuk melakukan pelaksanaan atau implementasi nilai yang terkandung dalam pancasila
1-825-01-2023 -
Analisis Pengelolaan Sarana Prasarana Pendidikan di SDN Sukamakmur
Dinar Yuliani, Putri Nur Isnaini, Syalwa Poetrie Chiekal Amalia, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.218 | Check in Google Scholar
Sarana dan prasarana merupakan salah satu faktor penunjang yang penting pada proses pembelajaran. Namun, pada umumnya tidak semua sekolah memiliki sarana dan prasarana yang memadai dan kebanyakan terjadi pada sekolah dasar. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana kondisi sarana dan prasarana yang terdapat di SDN Sukamakmur dan cara pengelolaannya untuk menunjang pembelajaran yang efektif dan efisien. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara kepada Kepala Sekolah SDN Sukamakmur. Hasil penelitian menunjukan bahwa sarana dan prasarana di SDN Sukamakmur belum memadai hanya terdapat sekitar 70% dari standar yang ditetapkan BSNP. Untuk menyiasati hal tersebut maka pihak sekolah melakukan kegiatan pengelolaan sarana yang maksimal dimulai dari kegiatan perencanaan, pengadaan, penyaluran, inventarisasi, pemeliharaan, penyimpanan, hingga penghapusan dengan dilakukan bersama-sama. Pengelolaan yang baik ini menjadikan pembelajaran tetap berjalan efektif sesuai dengan anjuran dari pemerintah bahkan siswanya masih memiliki motivasi tinggi untuk belajar.
243-24822-01-2022 -
Revitalisasi Perpustakaan dalam Menunjang Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar
Andika Rizky Nugraha, Husen Windayana, Wahdini Rohmah Jaelani, Yessi VichaullyShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.246 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pentingnya pemanfaatan perpustakaan dalam menunjang prestasi akademik siswa sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur yaitu dengan mengumpulkan data deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perpustakaan sangat penting dan bermanfaat bagi peserta didik sekolah dasar (SD) dalam menunjang prestasi akademiknya. Prestasi akademik siswa sekolah dasar merupakan segala sesuatu yang berhubungan dengan intelektual siswa. Perpustakaan dapat dijadikan sebagai tempat untuk menggali informasi, pemahaman, dan pengalaman siswa, selain itu dengan adanya revitalisasi perpustakaan, diharapkan mampu meningkatkan minat siswa untuk meramaikan perpustakaan sebagai tempat menimba ilmu selain di kelas. Pemanfaatan perpustakaan di sekolah dasar (SD) perlu ditingkatkan kembali untuk menunjang prestasi akademik siswa.
337-34204-02-2022 -
Pembelajaran Hidup Rukun di Kelas Dua Sekolah Dasar Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe TPS
Nurva Miliano Egwu, Sekar Ayu Cahyani, Dinie Anggraeni Dewi, Yayang Furi FurnamasariShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.165 | Check in Google Scholar
Upaya mengembangkan sikap hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari terutama di Indonesia memanglah tidak mudah karena banyak sekali keberagaman didalamnya. Karenanya sikap hidup rukun harus ditanamkan sejak dini supaya terbiasa melakukannya dan teringat sampai akhir hayat nanti. Tujuan penelitian ini adalah memberi tahu pembaca bahwa model pembelajaran Think Pair Share (TPS) merupakan model pembelajaran yang mampu menguatkan karakter anak dalam pembelajaran hidup rukun. Kajian penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Dimana dasar pembahasan serta teori-teori yang ada didalamnya dihasilkan dari studi pustaka yang berasal dari berbagai sumber contohnya seperti buku, jurnal, artikel, koran, dan majalah. Hasil dari kajian penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran hidup rukun melalui model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) sangatlah efisien dan juga efektif untuk siswa sekolah dasar. Model serta tipe pembelajaran yang dipilih dalam penelitian ini juga didukung dengan kurikulum yang paling terbaru yaitu Kurikulum 2013 yang mana memfokuskan pembelajaran kepada siswa serta pembentukan karakter siswa. Hidup rukun dalam kehidupan sehari-hari sangatlah dirasa krusial. Karena pembelajaran hidup rukun ini dimaksudkan untuk menyiapkan serta membentuk karakter siswa untuk terjun langsung dalam kehidupan yang sesungguhnya. Sejalan dengan kebaruan penelitian ini, perlu adanya pengkolaborasian antara pembelajaran hidup rukun di kelas dua sekolah dasar dengan model pembelajaran Think Pair Share (TPS) sehingga pembelajaran akan lebih bermakna bagi siswa.
39-4411-11-2021 -
Efektivitas Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar
Amalya Salsa Saparina, Rezy Vianthia Rendrapuri, Wulan Nurafifah, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.258 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memahami efektivitas pengelolaan pendidikan di sekolah dasar. Banyak sekolah dasar yang belum melakukan pengelolaan pendidikannya secara efektif. Hal ini menimbulkan keterhambatan dalam mencapai tujuan maupun visi dan misi sekolah tersebut. Keterhambatan itu terjadi dalam bentuk penyia-nyiaan sumber daya yang disebabkan karena kurangnya pengetahuan mengenai pelaksanaan pengelolaan pendidikan yang efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Informasi serta fakta-fakta diperoleh melalui studi literatur dari beberapa sumber seperti buku dan jurnal yang relevan. Hasil penelitian menunjukan bahwa efektivitas pengelolaan pendidikan di sekolah dasar bergantung dari berbagai faktor. Faktor pertama adalah proses pengelolaan pendidikan di sekolah dasar. Faktor kedua, terdapat karakteristik pengelolaan yang baik. Faktor ketiga adalah faktor pendukung dan penghambat pengelolaan pendidikan. Faktor terakhir ialah solusi yang diterapkan pada setiap masalah. Jadi, efektivitas pengelolaan pendidikan di sekolah dasar dapat dicapai apabila semua komponen yang ada dalam sistem bisa berfungsi dan bekerja sama dengan baik.
29-3831-03-2022 -
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar dalam Kehidupan Sehari-hari
Ai Nurul Nurohmah, Dinda Rahma, Nurul Izzati, Dinie Anggraeni Dewi, Yayang Furi FurnamasariShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.191 | Check in Google Scholar
Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada siswa Sekolah Dasar dalam kehidupan sehari-hari. Metode yang digunakan adalah kualitatif jenis deskriptif, dengan studi kepustakaan berbagai sumber data secara langsung. Dengan menerapkan nilai-nilai Pancasila pada kehidupan sehari-hari tentu siswa akan mampu menghadapi berbagai persoalan yang akan terjadi ke depannya. Pengimplementasian nilai-nilai Pancasila dapat dilakukan melalui pengamalan, pembiasaan, keteladanan, dan pengkondisian lingkungan. Juga dapat diterapkan melalui pendekatan inculcation (penanaman nilai), modeling (keteladanan), fasilitation (fasilitasi), dan skill building (pengembangan keterampilan). Globalisasi terjadi tanpa bisa dihenti, meluas ke berbagai sektor kehidupan, melahirkan berbagai tantangan serta permasalahan baru, tak terkecuali siswa Sekolah Dasar ikut terbawa pengaruh globalisasi. Nilai-nilai Pancasila pun meluntur, nilai luhur masyarakat Indonesia tidak lagi tercermin sebagaimana telah terkandung dalam Pancasila. Dampak dari penelitian ini adalah penulis dan pembaca dapat memahami dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila pada Siswa Sekolah Dasar dalam kehidupan sehari-hari agar nilai-nilai luhur Pancasila kembali pada generasi muda bangsa.
116-12414-11-2021 -
Pengaruh Sarana Prasarana Terhadap Pengembangan Mutu Pendidikan di Sekolah Dasar
Prihatini Prihatini, Ratna Tiara Sari, Fina Puspa Effendi, Visna Leviana Revika AdhaniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.224 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji tentang pengaruh sarana prasarana terhadap pengembangan mutu pendidikan di sekolah dasar. Fokus penelitian yaitu bagaimanakah pengaruh sarana prasarana. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui pengaruh sarana prasarana terhadap mutu pendidikan serta mengetahui dampak sarana prasarana terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar. Pendekatan penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dengan menggunakan metode studi literatur. Sumber data dalam penelitian ini adalah jurnal, buku dan website. Dari penelitian ini maka didapatkan hasil yakni sarana prasarana pendidikan menjadi prioritas penting yang harus disiapkan secara baik dan berkesinambungan sehingga terwujudnya proses pembelajaran yang efektif dan lancar, serta meningkatkan mutu pendidikan di sekolah. Jika sarana dan prasarana yang ada di sekolah tidak memadai atau terdapat kekurangan maka hal tersebut dapat mempengaruhi dan menghambat proses pembelajaran terutama pada peserta didik serta mutu pendidikannya256-26322-01-2022 -
Analisis Faktor-Faktor Penyebab Kesulitan Membaca Permulaan pada Siswa Kelas Satu
Novianty Indah Citaresmi, Akbar Al MasjidShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1589 | Check in Google Scholar
Kemampuan membaca permulaan merupakan fondasi penting dalam keberhasilan belajar siswa sekolah dasar, sehingga kesulitannya perlu dikaji secara mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk kesulitan membaca permulaan serta faktor-faktor penyebabnya pada siswa kelas satu. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus, melibatkan satu guru kelas dan delapan siswa yang dipilih secara purposif, dengan instrumen observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta triangulasi untuk keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan kesulitan dalam membedakan huruf, membaca gabungan konsonan, dan merangkai kata, yang dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Implikasi penelitian ini menekankan perlunya strategi pembelajaran adaptif dan kolaborasi antara guru dan orang tua.
321-32714-04-2026 -
Analisis Problematika Ketatausahaan Di Sekolah Dasar
Az-Zahra Aulia Karomatunnisa, Jamilla Agustin Agustin Ummu Sholih, Nida Hanifah, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.248 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memahami serta menganalisis masalah yang ada dalam ketatausahaan di sekolah dasar. Sehingga nanti didapatkan sebuah upaya dalam mengatasi permasalahan tersebut. Penelitian ini menggunakan metodologi penelitian kualitatif yang bersumber kepustakaan. Sumber yang dipakai didapatkan dari jurnal, buku, dan artikel. Ketatausahaan menjadi hal yang wajib ada dalam sebuah organisasi. Karena organisasi akan dapat memenuhi tujuannya secara lebih mudah dengan bantuan tata usaha. Sekolah adalah salah satu organisasi formal yang harus memiliki staf ketatausahaan tetapi kenyataannya di sekolah dasar negeri terutama yang berada di desa-desa kecil memiliki staf ketatausahaan yang tidak profesional serta jumlahnya yang sangat sedikit. Hal ini pun yang dapat menyebabkan sekolah tersebut tertinggal dari sekolah-sekolah lain. Oleh karena itu seharusnya pihak sekolah dan juga pemerintah lebih memperhatikan masalah staf ketatausahaan di sekolah dasar negeri, agar lebih baik lagi dan dapat dikelola oleh staf-staf yang profesional.
15-2130-03-2022 -
Storytelling Method to Enhance Learning Interest in Indonesian Language Learning
Feni Lestari, Tri Shandra Abridinata WibowoShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.1759 | Check in Google Scholar
This study aims to analyze the implementation of the Storytelling method to enhance students’ learning interest in Indonesian Language learning in Grade VI at SD Negeri 2 Tugu Harum and to identify its supporting and inhibiting factors. The study employed a descriptive qualitative approach involving Grade VI students and their Indonesian Language teacher. Data were collected through classroom observations, in-depth interviews with the principal, the Indonesian Language teacher, and students, and documentation. Data were analyzed thematically through coding, categorization, cross-source comparison, and triangulation. The findings indicate that Storytelling, implemented through contextual story selection, simple visual media, expressive and interactive delivery, discussion, reflection, and evaluation, was associated with improvements in attention, participation, curiosity, and enjoyment. The observed indicators increased from a baseline range of 15–30% to 80–95% at the second implementation stage. Supporting factors included teacher creativity, student responsiveness, and school support, while the main constraints were limited instructional time and visual media. These findings suggest that Storytelling can function as a contextual and participatory strategy for Indonesian Language learning in primary schools.
916-92509-09-2026 -
EfektivitasS Implementasi Blended Learning di Sekolah Dasar
Amelia Putri Wulandari, Annisa Anastasia Salsabila, Renata Nur Annisa, Husen WindayanaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.187 | Check in Google Scholar
Pendidikan saat ini sedang mengalami kesulitan sehingga pembelajaran di sekolah pun menjadi tidak efektif ini karena adanya Covid-19, yang tadinya pembelajaran diadakan secara luring sekarang menjadi daring, dengan daring ini pembelajaran pun menjadi tidak maksimal. Hal ini disebabkan oleh adanya beberapa faktor pembelajaran daring yang diantaranya yaitu sarana dan prasarana dalam pembelajaran yang belum tercukupi seperti, koneksi internet tidak stabil, tidak memiliki kuota internet, dan juga lingkungan keluarga yang tidak mendukung. Artikel ini bertujuan untuk memaparkan seberapa efektifkah penerapan metode blended learning di Sekolah Dasar. Metode penelitian yang digunakan dalam artikel ini adalah systematic literature review, dengan pendekatan deskriptif kualitatif hasil pencarian beberapa penelitian. Hasil dari penelitian ini didapatkan bahwa blended learning dinilai efektif pada pembelajaran di masa pandemi seperti ini dan dalam pengimplementasiannya metode blended learning dapat menggunakan beberapa media belajar online agar pembelajaran menjadi lebih efektif. Dengan penelitian ini guru dapat meningkatkan pembelajaran dengan mudah dan berinovasi dengan pembelajaran blended learning
59-6311-11-2021 -
Peran Orang Tua dan Guru terhadap Kemampuan Membaca Siswa Kelas II Sekolah Dasar
Dinda Gustia Putri, Latif LatifShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1148 | Check in Google Scholar
Kemampuan membaca adalah fondasi penting dalam pembelajaran di tingkat dasar, menjadikan topik ini krusial untuk dibahas demi peningkatan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peran sinergis orang tua dan guru dalam mengembangkan kemampuan membaca siswa Sekolah Dasar. Metode kualitatif digunakan dalam penelitian ini, dengan data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi dari siswa kelas II, orang tua, dan guru. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif untuk mengidentifikasi pola peran yang muncul. Hasil penelitian menunjukkan peran orang tua sebagai pendidik, motivator, dan fasilitator, sementara guru berperan sebagai model, pembimbing, dan evaluator yang krusial. Implikasi dari temuan ini menekankan pentingnya kolaborasi aktif antara keluarga dan sekolah untuk menciptakan ekosistem belajar yang optimal bagi peningkatan kemampuan membaca siswa.
834-84230-06-2025 -
Say No to Bullying Behavior : Implementasi Nilai Pendidikan Kewarganegaraan di Sekolah Dasar.
Tisa Yunita, Tsabitah Rafifah, Dinie AnggraeniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.174 | Check in Google Scholar
Pada masa kini anak anak lebih cenderung senang memainkan gawai dibanding bermain dengan teman. hal ini memberikan dampak negatif salah satunya bullying yang disebabkan oleh media sosial yang mempengaruhi anak. Beattie (2015) menjelaskan bahwa bullying adalah penyalah gunaan kekuasaan secara sistematis dan tergolong perilaku agresif yang dilakukan oleh teman sebaya yang berulang kali melakukannya dan ditandai dengan ketidakseimbangan kekuasaan (korban memiliki kelemahan dalam kemampuan memela diri). Tujuan dari penulisan ini ialah untuk menginformasikan kepada semua pembaca bahwa bullying tengah marak di kalangan anak anak dan membawa dampak buruk bagi perkembangannya. Metode yang digunakan dalam penulisan artikel ini sendiri menggunakan deskriptif analisis. Hasil penelitian ini mendeskripsikan: 1) pengertian bullying. 2)contoh-contoh kasus bullying. 3) dampak korban dan pelaku pada perilaku bullying. 4) faktor penyebab terjadinya bullying. Kesimpulan dari penelitian ini diharapkan dapat membantu menyadarkan dan mengedukasi kepada pembaca tentang bullying agar bisa menghindari perilaku buruk tersebut. Hal ini didukung oleh Strorey dkk (2013) anak-anak atau remaja dapat melindungi diri dari bullying dengan bersikap baik. Memiliki sikap yang baik yang tidak menimulkan bullying atau pemalasan individu yang asertif dengan percaya diri dan rasa kontrol dapat mencegah perilaku bullying.
183-18922-01-2022 -
Penerapan Media YouTube untuk Meningkatkan Minat Belajar Sains pada Siswa Sekolah Dasar
Andri Kurnia Puspita Dewi, Yuli Prihatni, Ana Fitrotun NisaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1517 | Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi digital menuntut pemanfaatan media sosial sebagai sumber belajar yang inovatif dan relevan untuk meningkatkan minat belajar siswa sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas penggunaan YouTube dalam meningkatkan minat belajar siswa. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek guru dan siswa kelas rendah sekolah dasar. Instrumen penelitian meliputi observasi, wawancara, dan angket siswa. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video pembelajaran berbasis YouTube meningkatkan perhatian, motivasi, serta keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran. Selain itu, guru terbantu oleh penyajian visual yang konkret sehingga memudahkan pemahaman siswa. Temuan ini mengimplikasikan bahwa YouTube dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik pembelajaran di sekolah dasar.
257-26708-04-2026 -
Implementasi Problem Based Learning dengan Pendekatan Mendalam pada Materi Penerapan Sila Pancasila
Banniyatun Banniyatun, Sutrisna WibawaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1742 | Check in Google Scholar
Pemahaman nilai-nilai Pancasila sejak sekolah dasar penting untuk membentuk karakter peserta didik sesuai tujuan pendidikan nasional. Namun, pembelajaran yang masih bersifat teoritis menyebabkan keterlibatan siswa dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai Pancasila belum optimal. Penelitian ini bertujuan mengukur efektivitas penerapan model Problem Based Learning (PBL) dengan pendekatan deep learning terhadap pemahaman siswa dalam penerapan prinsip-prinsip Pancasila. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen one-group pre-test post-test yang melibatkan 12 siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui tes tertulis sebelum dan sesudah pembelajaran, kemudian dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor pemahaman siswa sebesar 20 poin setelah penerapan pembelajaran. Temuan ini menunjukkan bahwa model PBL dengan pendekatan deep learning efektif meningkatkan pemahaman siswa terhadap penerapan prinsip-prinsip Pancasila dan dapat menjadi alternatif pembelajaran yang lebih bermakna di sekolah dasar
740-74727-07-2026 -
Analisis Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Melalui Video Animasi di Kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 02 Bogor
Annisa Annisa, Putri Rizqi Aura Tanzil Sudirman, Roja Khalda Berlian As, Solihin Ichas Hamid, Dinie Anggraeni DewiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.170 | Check in Google Scholar
Dalam penelitian ini, media video animasi digunakan untuk menganalisis kemampuan anak dalam memahami pembelajaran PKn di sekolah dasar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan dalam proses pembelajaran dan hasil dari pembelajaran anak ketika diberikan materi melalui video animasi dan tidak melalui video animasi. Metode penelitian yang digunakan dalam pembuatan jurnal ini adalah pendekatan kualitatif yaitu dengan menggunakan metode pengumpulan data. Objek yang digunakan dalam penelitian ini adalah siswa siswi MIM MUHAMMADIYAH 02 yang berjumlah 10 orang. Metode pengumpulan data yang digunakan dalam menganalisis adalah metode kuisioner dan observasi dengan menggunakan media Google Form dan Whatsapp sebagai media perantara. Hasil analisis dari penelitian ini menyatakan bahwa siswa siswi MIM Muhammadiyah 02 cenderung lebih memilih belajar menggunakan video animasi dibandingkan dengan membaca materi secara online. Penelitian yang samapun pernah dilakukan oleh Handayani dan Siska pada tahun 2018. Hasil penelitian mereka membuktikan bahwa pembelajaran menggunakan video animasi, dapat meningkatkan prestasi belajar peserta didik. Dengan mengaplikasikan video animasi pada pembelajaran diharapkan berdampak pada keefektifan dan efisiensi waktu yang digunakan saat pembelajaran daring sedang berlangsung45-4911-11-2021 -
Pengaruh Model Pembelajaran Student Facilitator and Explaining Terhadap Daya Berpikir Kritis Siswa
Fadhilah Salsabila Riadi, Rachmi Nursifa Yahya, Syva Lestiani Dewi, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.315 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui keterkaitan antara model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap daya berpikir kritis siswa dalam pelajaran Matematika. Hal ini dilatarbelakangi karena siswa masih kurang peduli terhadap pembelajaran Matematika. Penelitian ini menggabungkan dua pendekatan yang pendekatan kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data dengan pendekatan kualitatif didapatkan Dengan metode wawancara sedangkan data dari pendekatan kuantitatif didasarkan pada transkrip nilai Matematika salah satu sekolah dasar yakni SDN Cibiru 9. Dalam pengolahan datanya kami menggunakan teknik deskriptif untuk menggeneralisasikan hasil penelitian ini. Hasilnya adalah adanya hubungan positif antara model pembelajaran Student Facilitator and Explaining terhadap gaya berpikir siswa dalam pelajaran matematika
56-6016-06-2022 -
Problematika Pengelolaan Pendidikan di Sekolah Dasar pada Masa Pandemi Covid-19
Dewi Kartini, Ai Nurul Nurohmah, Dwi Wulandari, Prihantini PrihantiniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.201 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah mengetahui bagaimana permasalahan dalam pengelolaan pendidikan yang terjadi di tengah pandemi ini terutama di Sekolah Dasar, Sejalan dengan adanya pandemi covid-19 yang mengakibatkan munculnya problematika-problematika di bidang pendidikan. Pendidikan di Indonesia harus beradaptasi terhadap segala perubahan yang terjadi, yang mulanya pendidikan berjalan normal dengan pembelajaran tatap muka, harus menjadi pembelajaran tatap maya, kemudian akhir-akhir ini menjadi pembelajaran campuran antara tatap muka dan tatap maya. Hal ini berdampak pada pengelolaan pendidikan seperti pada pengelolaan kurikulum dan pembelajaran, ketatausahaan, pendidik dan tenaga kependidikan, dan sarana dan prasarana. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yaitu dengan studi pustaka dengan mengkaji dari berbagai jurnal. Hasil dari penelitian ini adalah problematika-problematika terhadap pengelolaan pendidikan di masing-masing sekolah memiliki kemiripan, tetapi tiap sekolah memiliki solusi yang bervariatif untuk menyelesaikannya. Diharapkan setiap Sekolah dapat bersinergi untuk memulihkan kembali pendidikan, agar tercipta generasi yang unggul dan berkualitas.
206-21322-01-2022 -
Pengaruh Kelompok Belajar dalam Menumbuhkan Motivasi Belajar Siswa Sekolah Dasar di Masa Pandemi Covid-19
Fitria Rayani Rahman, Husen Windayana, Intan Oktaviani AgustinaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.233 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mempelajari pengaruh kelompok belajar terhadap penanaman motivasi belajar siswa sekolah dasar selama masa pandemi COVID-19. Penelitian ini merupakan studi kepustakaan, dan peneliti melakukan penelitian mendalam terhadap penelitian-penelitian sebelumnya. Selama masa pandemi Covid-19, metode pembelajaran menggunakan kelompok belajar kecil yang terdiri dari 5-10 orang, tergantung jarak ke rumah siswa yang lebih dekat. Belajar bersama tim peneliti untuk terus menerapkan protokol kesehatan. Tujuan kelompok belajar ini adalah untuk mengurangi dampak pandemi Covid-19 dan memotivasi siswa untuk belajar di rumah. Kelompok belajar ini memberikan motivasi kepada siswa untuk belajar, sehingga meningkatkan hasil belajar dan menyenangkan siswa. Selain itu, siswa dapat langsung bertanya kepada guru apabila materi pembelajaran belum jelas. Pembaruan penelitian ini yakni untuk menumbuhkan motivasi belajar siswa dalam pembelajaran di masa pandemi299-30522-01-2022 -
Peran dan Dampak Lingkungan Siswa Terhadap Pembentukan Karakter: Sebuah Penelitian Systematic Literature Review
Pini Pujiastuti, Muhammad AbduhShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1616 | Check in Google Scholar
Pendidikan karakter anak sekolah dasar sangat urgen untuk diteliti karena perkembangannya dipengaruhi secara signifikan oleh lingkungan sosial, khususnya teman sebaya. Penelitian ini bertujuan mengkaji secara komprehensif dampak pergaulan teman sebaya terhadap proses pembentukan karakter siswa. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan instrumen pedoman kelayakan PRISMA 2021 yang melibatkan subjek tinjauan berupa 28 artikel relevan terbitan tahun 2015-2025. Data yang terkumpul kemudian dianalisis melalui proses ekstraksi dan sintesis tematik menggunakan bantuan perangkat lunak VOSviewer. Hasil tinjauan menunjukkan bahwa teman sebaya memberikan dampak positif seperti peningkatan keterampilan sosial dan motivasi belajar, namun rentan memicu dampak negatif seperti perilaku menyimpang dan agresif. Implikasi dari temuan ini menuntut adanya penerapan strategi kolaboratif yang kuat antara pihak keluarga, sekolah, dan masyarakat untuk mengawasi serta mengoptimalkan pengaruh positif dari lingkungan pertemanan anak.
638-64722-06-2026 -
Internalisasi Nilai dan Budaya Sunda di SDN Ciluluk 1 dan 2
Aulia Nur Hakim, Annisa Sabilla, Leni Yulia, Yusuf Tri HerlambangShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.271 | Check in Google Scholar
Nilai dan Budaya Sunda merupakan hal yang perlu untuk dijaga dan dilestarikan. Salah satu upaya dalam pelestarian nilai dan budaya Sunda adalah dengan menginternalisasikannya pada pendidikan di Sekolah Dasar. Sekolah Dasar sebagai lembaga pendidikan formal yang mewadahi proses pembelajaran ilmu pengetahuan dasar untuk bekal di masa selanjutnya. Sehingga nilai dan budaya sunda harus dapat diinternalisasikan pada proses pembelajaran di Sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara kepada tenaga pendidik di SDN Ciluluk 1 dan SDN Ciluluk 2. Hasil yang diperoleh pada penelitian ini adalah bahwa internalisasi nilai dan budaya sunda di SDN Ciluluk 1 dan SDN Ciluluk 2 dilakukan melalui proses pembelajaran, dalam mata pelajaran muatan lokal, kegiatan bermain permainan tradisional Sunda. Efektivitas dari metode yang digunakan dalam menginternalisasi nilai dan budaya Sunda cukup efektif melihat perubahan sikap dan tata krama siswa menjadi lebih baik. Proses penginternalisan di lingkungan sekolah ini pada akhirnya tercermin pada sikap siswa yang berlandaskan nilai dan budaya Sunda
39-4431-03-2022 -
Pengembangan Sikap Cinta Tanah Air untuk Anak Sekolah Dasar dalam Memajukan Kualitas Bangsa
Khaliza Abdatisyah, Chairunissa Chairunissa, Rifdah Naqiyyah, Dinie Dewi Anggraeni, Yayang Furi FurnamaisaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.198 | Check in Google Scholar
Sikap cinta tanah air dapat dibuktikan dengan usaha dalam membela, menjaga, serta rela berkorban demi kepentingan bangsa dan negara. Perasaan cinta tanah air perlu dipupuk sejak dini dalam jiwa setiap masyarakat sebagai upaya menjadi warga negara yang baik dalam upaya mencapai tujuan negara. Tujuan penelitian ialah menumbuhkan sikap rasa cinta tanah air untuk memajukan kualitas bangsa indonesia terhadap generasi muda terutama anak sekolah dasar, dan juga menambahkan pengetahuan muatan Pendidikan Kewarganegaraan di buku tematik sekolah dasar. Metode penulisan jurnal ini menggunakan studi literatur melalui buku, buku ajar buku tematik dari Kemendikbud revisi 2013, jurnal, tesis, maupun sumber terpercaya lainnya. Hasil dari penelitian ini ialah menggunakan buku ajar tematik sebagai acuan pembelajaran. Kesimpulannya sebagai pendidik dimasa depan kita harus menumbuhkan sikap cinta tanah air melalui pembelajaran yang ada di sekolah dasar melalui berbagai pendekatan dan metode ajar.
131-13614-11-2021
