Search
Search Results
-
Peran Pengelolaan Kelas untuk Meningkatkan Efektivitas dalam Proses Pembelajaran di Sekolah Dasar
Diki Somantri, Magdalena Magdalena, Marsanda Claudia Parameswara, Husen WindayanaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.217 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana peran pengelolaan kelas untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur. Adapun teknik pengumpulan data yang digunakan dalam metode studi literatur yaitu melalui beragam sumber-sumber kepustakaan yang relevan seperti buku dan menganalisis jurnal penelitian yang sudah ada sebelumnya sebagai acuan untuk mengembangkan penelitian. Berdasarkan hasil dan pembahasan dapat ditarik kesimpulan bahwa pengelolaan kelas ini sangat berperan untuk meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran di sekolah dasar, hal tersebut terbukti dengan adanya pengelolaan kelas proses pembelajaran dapat terlaksana dengan baik. Terlaksananya proses pembelajaran yang baik ini dapat di dukung dari beberapa hal yaitu persiapan guru dalam mengelola kelas, komponen-komponen yang mendukung, penerapan, perencanaan pengelolaan kelas, media, pendekatan, dan peran guru. Beberapa yang telah disebutkan merupakan hal-hal dalam pengelolaan kelas yang dapat meningkatkan efektivitas dalam proses pembelajaran, sehingga dengan adanya pengelolaan kelas tujuan pembelajaran dapat tercapai.
235-24222-01-2022 -
Pengaruh Metode Pembelajaran Eksperimen Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia 5-6 Tahun
Sandra Puspita, Malpaleni Satriana, Febry MaghfirahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1305 | Check in Google Scholar
Kemampuan berpikir kritis merupakan faktor yang sangatlah fundamental dan perlu mengalami perkembangan pada anak usia dini, karena dengan kemampuan berpikir kritis sehingga anak mampu mengidentifikasi masalah, menyampaikan pendapat, serta mengevaluasi kegiatan secara logis. Penelitian memiliki tujuan yaitu menganalisis pengaruh metode pembelajaran eksperimen sebelum dan sesudah pelaksanaan terhadap kemampuan berpikir kritis anak. Penelitian akan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui desain pra-eksperimen yaitu One-Group Pretest and Posttest Design. Data dikumpulkan dengan cara wawancara, observasi, serta dokumentasi. Teknik analisis data mencakup uji validitas, reliabilitas instrumen, normalitas, homogenitas, analisis statistik deskriptif, serta hipotesis menggunakan uji-T, subjek penelitian ini ialah sebanyak 23 anak usia 5-6 tahun. Hasil dari penelitian memperlihatkan bahwasanya metode pembelajaran eksperimen memiliki pengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis. Analisis paired samples t-test memperlihatkan nilai signifikansi 0,00<0,05, yang mengindikasikan adanya pengaruh signifikan. Dengan demikian, metode pembelajaran eksperimen memiliki dampak signifikan terhadap kemampuan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun.
987-99720-08-2025 -
Pengembangan Aplikasi Giat Bergerak sebagai Desain Pembelajaran Abad 21 bagi Anak Usia 4-6 Tahun
Rika Ar Nurazka, Novi Sofia Fitriasari, Rr. Deni WidjayatriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i2.356 | Check in Google Scholar
Peran penting teknologi menjadi kunci keberhasilan desain pembelajaran abad 21 yang mengintegrasikan keterampilan dalam pengajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan kembali aplikasi Giat Bergerak agar menjadi salah satu fasilitasi pembelajaran abad 21 dengan mengintegrasikan keterampilan 4C (berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi) khususnya pada aspek perkembangan motorik anak usia 4-6 tahun. Metode dalam penelitian ini ialah desain dan pengembangan (D&D) yang berfokus pada 4 fase yakni analisis, desain, pengembangan, dan evaluasi. Hasil pengembangan mendapat validasi dari ahli media dan ahli materi serta penilaian pendidik, perolehan nilai rata-rata 4.5 dengan persentase 89% memasuki kategori sangat baik. Berdasarkan hasil tersebut kualitas konten dalam aplikasi Giat Bergerak telah meningkat dari versi sebelumnya. Saran penggunaan aplikasi tetap dalam pengawasan orang dewasa dan perlu menetapkan batasan screen time. Implikasi bagi guru dalam penerapan aplikasi Giat Bergerak ialah membuat desain ulang pembelajaran yang lebih bermakna bagi anak dengan mengintegrasikan keterampilan 4C sebagai desain pembelajaran abad 21.
242-25216-08-2022 -
Revitalisasi Manajemen Pembelajaran Daring dalam Rangka Pengembangan Kecerdasan Majemuk Peserta Didik
Jenisa Tasya Kamila, Vesha Nuriefer Haliza, Salsa Berliana Putri, Husen WindayanaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.182 | Check in Google Scholar
Setiap anak memiliki dasar kecerdasan yang berbeda. Salah satu tokoh psikolog yaitu Howard Gardner mengemukakan tentang teori kecerdasan majemuk. Teori ini sangat membantu peserta didik yang tidak memiliki kesempatan dalam dunia akademik yang ditunjang dengan teori kecerdasan majemuk. Perkembangan era revolusi industri 4.0 juga mampu mengubah model pembelajaran peserta didik. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui tentang manajemen pembelajaran dalam rangka pengembangan kecerdasan majemuk peserta didik. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian studi literatur. Hasil penelitian menunjukan bahwa anak yang tidak cerdas dalam akademik mempunyai kecerdasan lain yang dapat menunjang proses pembelajarannya. Salah satunya dengan menggunakan metode role play dan brainstorming. Dampak dari penelitian ini yaitu peserta didik dapat mengeksplor ide-ide pada kecerdasan majemuk yang dimilikinya. Metode role play dan brainstorming cukup efektif dalam pembelajaran peserta didik, namun kekurangan dalam metode brainstorming adalah peserta didik belum terbiasa menyampaikan pendapat pada saat pembelajaran berlangsung
89-9812-11-2021 -
Kesulitan Orang Tua dalam Penerapan BDR di Kelurahan Karot Kabupaten Manggarai Tahun 2021
Theresia Alviani Sum, Maria Fatima Mardina Angkur, Yuliana AtradewShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.102 | Check in Google Scholar
Dua lembaga PAUD yang terletak di Kelurahan Karot Kabupaten Manggarai yaitu TK Santu Fransiskus Asisi Karot dan PAUD Hamba Maria melaksanakan kegiatan belajar dari rumah karena pandemic covid 19. Situasi ini memaksa para orang tua beralih fungsi menjadi guru di rumah dengan segala keterbatasan pengetahuan dan dan kompetensi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat dan mendalami proses belajar dari rumah yang dilaksanakan oleh kedua lembaga serta peran orang tua dalam membantu anak belajar dari rumah. Beberapa hal yang digali adalah bagaimana orang tua membimbing dan membelajarkan anak, menciptakan lingkungan belajar serta media yang disiapkan orang tua untuk mendukung pembelajaran anak di rumah serta kendala yang dihadapi orang tua. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kulitatif dengan menggunakan instrument angket, wawancara dan observasi dalam pengumpulan data. Hasil penelitian menunjukan banyak orang tua yang bingung, tidak tahu apa-apa, belum siap dan merasa terbebani karena begitu banyak kegiatan yang harus diurus termasuk membantu anak belajar terutama dirasakan para orang tua dengan pekerjaan tetap baik di kantor atau tugas lain sebagai ASN. Hal ini kemudian berdampak pada kualitas pembelajaran yang diterima anak-anak49-5631-03-2022 -
Persepsi Pendidik PAUD Terhadap Aplikasi EduGame MARU sebagai Alternatif Media Pembelajaran Jarak Jauh
Desi Safitri, Lizza Suzanti, Rr. Deni WidjayatriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i2.369 | Check in Google Scholar
Kendala dalam pembelajaran jarak jauh terkait ketersediaan media pembelajaran berbasis teknologi bagi anak usia dini dapat disiasati dengan membuat sebuah aplikasi pembelajaran sesuai dengan kebutuhan. Tujuan penelitian ini yaitu mengetahui persepsi pendidik anak usia dini terhadap Aplikasi EduGame MARU sebagai alternatif media pembelajaran jarak jauh. Pendekatan kuantitatif dengan metode survey digunakan dalam studi ini. Teknik pengumpulan data dengan penyebaran kuesioner melalui google form diisi oleh 35 pendidik anak usia dini dengan teknik purposive sampling. Hasil studi menunjukkan responden memiliki persepsi positif terhadap Aplikasi EduGame MARU karena menumbuhkan semangat saat belajar serta menyenangkan bagi anak dalam mengenal matematika permulaan. Aplikasi EduGame MARU pun efektif digunakan selama pembelajaran jarak jauh dan dapat memberikan umpan balik kepada pendidik untuk menyebarluaskan Aplikasi EduGame MARU kepada pendidik anak usia dini lainnya. Rekomendasi dalam penelitian ini adalah Aplikasi EduGame MARU hadir sebagai alternatif media penunjang dalam pembelajaran jarak jauh sehingga kendala yang dihadapi oleh pendidik dapat diatasi dengan optimal.
253-26216-08-2022 -
Implementasi Pembelajaran Sentra Bermain Peran Era Covid 19
Renawati Renawati, Na'imah Na'imahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.116 | Check in Google Scholar
Pembelajaran sentra bermain di TK Angkasa Lanud Raden Sadjad Natuna pada TK ini merupakan satu-satunnya TK yang menggunakan pembelajaran sentra di Natuna. Dalam meningkatkan nilai religius yang telah di terapkan pada TK Angkasa Lanud Raden Sadjad guru memfokuskan kepada anak untuk bersikap sesuai norma agama seperti bersikap sopan dan santun, bertanggungjawab serta jujur dan berakhlakul karimah. Bermain beran yang telah dilakukan pada TK Angkasa di masa pandemi covid 19 ini anak melakukan sendiri di rumahnya, bermain peran yang dilakukan yakni anak diberikan pengalaman langsung oleh guru dengan memperlihatkan video yang telah di share oleh guru sebagai panduan untuk ia lakukan. Penelitian ini dilakukan di Natuna karena sebagai bentuk motivasi bagi sekolah TK lainnya, adapun metode yang digunakan dengan cara menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dalam menggunakan pembelajaran sentra bermain peran di TK Angkasa Lanud Raden Sadjad anak dapat berperan aktif disebabkan karena dengan melalui pembelejaran sentra ini anak lebih mudah memahamai secara fakta namun tetap dalam pantauan orangtua dan gurunya. Bermain peran yang dilakukan pada Anak Usia Dini di TK Angkasa Lanud Raden Sadjad Natuna terdapat nilai aspek religius dari segi moral dan agamanya yakni sebelum mengerjakannya berdo’a telebih dahulu, dari segi kognitifnya dapat memahami dengan sendirinya, motorik halusnya dapat bersikap sopan dan santun serta jujur terhadap orang sekitarnya167-17124-09-2021 -
Tantangan Guru dalam Mengelola Perilaku dan Konsentrasi pada Anak dengan Diagnosa Autis-ADHD
Atiq Kartika, Chindy Aprisilia Saputri, Alya' Azzah Salsabila, Adinda Thalia Megantara, Salsabilla Rizqi Aulia, Wilda Isna Kartika, Ulfah Maulidhya, Fahma Mamlu'atul MukarromahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1593 | Check in Google Scholar
Pembelajaran bagi anak Autis–ADHD di Sekolah Luar Biasa menghadirkan tantangan tersendiri bagi guru, terutama dalam mengelola perilaku, menjaga konsentrasi, serta mengatasi keterbatasan komunikasi dan interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tantangan guru dalam merencanakan dan melaksanakan pembelajaran bagi anak Autis–ADHD. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan dokumentasi, kemudian diuji keabsahannya melalui triangulasi sumber. Subjek penelitian adalah dua orang guru kelas. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi kendala dalam pengelolaan perilaku, mempertahankan fokus belajar siswa, keterbatasan guru pembimbing khusus, serta perbedaan pandangan dengan orang tua. Temuan ini menunjukkan pentingnya peningkatan kemampuan guru, penerapan pembelajaran yang fleksibel, serta kerja sama yang lebih baik antara sekolah dan orang tua.
648-65708-07-2026 -
Pengembangan Media Pembelajaran Power Point Berbasis Mind Mapping pada Pembelajaran Tematik
Dini Fensya Putri, Siti Quratul AinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.311 | Check in Google Scholar
Pembelajaran dalam metode ajar guru membutuhkan sebuah pengembangan agar siswa lebih mengerti akan bahan ajar yang diberikan oleh guru. Pengembangan media pembelajaran yang menarik dengan menggunakan power point berbasis mind mapping. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Bagaimana pengembangan media power point mind mapping serta validitas media power point mind mapping di SDN 21 Pekanbaru. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui Bagaimana pengembangan media power point mind mapping serta validitas media power point mind mapping di SDN 21 Pekanbaru. Landasan teori adalah pengembangan media pembelajaran power point berbasis mind mapping. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan (Research and Development) dengan model pengembangan pembelajaran ADDIE yang diujikan melalui ahli materi, ahli desain dan ahli bahasa. Metode pengumpulan data wawancara, angket dan observasi. Hasil penelitian ini adalah pengembangan media power point berbasis mind mapping pada pembelajaran tematik kelas V SDN 21 Pekanbaru sangat valid dengan rata-rata persentase skor 95% yang diujikan melalui ahli desain sebesar 98%, pada ahli materi sebesar 96% dan ahli bahasa sebesar 91% serta sangat layak untuk digunakan.
92-9816-06-2022 -
Permasalahan Pembelajaran Online dengan Offline Pendidikan Kewarganegaraan di SD Linggawastu
Solihin Ichas Hamid, Dinie Anggraeni Dewi, Benedicta Dwi Adventyana, Dina Amaria Sembiring, Lesi Oktiani PutriShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.188 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penulisan ini ialah untuk menginformasikan kepada semua pembaca bahwa Perbandingan permasalahan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SD Linggawastu secara online dan secara offline sangat berbeda. Dan sangat membawa dampak buruk bagi perkembnagan pengetahuan anak terhadap pendidikan kewarganegaraan. Oleh karena itu diharapkan tulisan ini dapat membantu menyadarkan dan mengedukasi kepada pembaca tentang permasalahan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan di SD Linggawastu secara online dan secara offline, metode ini bersifat metode survey, Dampak penelitian ini diharapkan membantu pendidik mengerti permasalahan yang terjadi serta dapat mengatasinya.
165-17307-01-2022 -
Analisis Penggunaan Media Pop-Up Book dalam Meningkatkan Konsentrasi Belajar Anak Usia Dini
Agnes Sane Seran, Rizka Anisa Fitri, Nur HayatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i3.1649 | Check in Google Scholar
Penelitian ini mengkaji seberapa jauh efektivitas Pop-up book dalam meningkatkan fokus belajar anak prasekolah melalui ulasan literatur sistematis. Terdapat 23 artikel yang diterbitkan antara tahun 2020 hingga 2025 dari jurnal nasional yang terdaftar di Sinta dan jurnal internasional yang bereputasi, dianalisis mengikuti langkah-langkah protokol PRISMA, dari pengidentifikasian, penyaringan, evaluasi kelayakan, sampai dengan pemilihan studi yang sesuai. Hasil analisis menunjukkan bahwa Pop-up book memiliki potensi untuk meningkatkan konsentrasi, perhatian, keterlibatan, dan motivasi belajar anak berkat rangsangan multisensori yang menyatukan unsur visual, taktil, dan kinestetik. Besar manfaatnya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti desain tiga dimensi yang interaktif, pilihan warna yang menarik, tingkat kompleksitas mekanik yang sesuai dengan usia, kesesuaian tema, kompetensi pengajar dalam menggunakan media, tahap perkembangan anak, dan frekuensi penggunaan dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu, media ini pantas dijadikan pilihan inovatif untuk mendukung pembelajaran yang aktif dan berorientasi pada anak, sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka dalam pendidikan anak usia dini.
1040-105001-10-2026 -
Media Digital pada Pembelajaran Multikultural di Sekolah Multi-Etnis
Karla Mahardika, Ernawulan Syaodih, Heny DjoehaeniShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1202 | Check in Google Scholar
Pembelajaran multikultural pada anak usia dini penting untuk dibahas karena keberagaman etnis dan budaya yang semakin nyata dalam lingkungan sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran multikultural dengan memadukan media digital di TK yang berada di lingkungan multietnis. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Subjek penelitian meliputi guru dan siswa dengan usia 5-6 Tahun di TK-Y di Kota Tasikmalaya. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan langkah reduksi data, penyajian data, dan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media digital (animated drawing), dapat meningkatkan keterlibatan siswa & mempermudah pemahaman mereka terhadap nilai-nilai keberagaman budaya. Kegiatan seperti menyanyikan lagu tradisional, mengenakan pakaian adat, serta menari tarian daerah yang dipadukan dengan media visual memberikan pengalaman belajar yang multisensori dan kontekstual. Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa guru perlu mengembangkan media digital yang adaptif, inklusif, dan sesuai dengan konteks budaya anak untuk mendukung pembelajaran multikultural.
998-100620-08-2025 -
Penggunaan Kartu Huruf Sebagai Media Pembelajaran Membaca Anak Disleksia
Asep Supena, Uyu MuawwanahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i2.120 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah penggunaan media pembelajaran kartu huruf sebagai media yang digunakan pada anak disleksia yang mengalami kesulitan belajar membaca dan menulis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, dimana data yang dihasilkan dituangkan dalam suatu deskripsi yang menggambarkan hasil keseluruhan dari penelitian ini. Penelitian ini dilaksanakan di salah satu Sekolah Dasar Peradaban di Kota Cilegon dengan subjek 1 siswa,. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa media pembelajaran kartu huruf dapat digunakan untuk siswa penderita disleksia yang identic dengan kesulitan belajar membaca dan menulis98-10403-07-2021 -
Penerapan Learning Apps Sebagai Media Pembelajaran Inovatif di Ranah Pendidikan Anak Usia Dini
Yumna Hukmaini Syahla, Sukma Ayu Ristiyaningsih, Gia Nikawanti, Jely Nurul AmaliaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1493 | Check in Google Scholar
Pemanfaatan teknologi digital dalam pendidikan anak usia dini memerlukan pendekatan pedagogis yang selaras dengan karakteristik belajar berbasis bermain. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi learning apps serta dampaknya terhadap kompetensi guru dalam merancang media pembelajaran digital. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang melibatkan empat guru di sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi terstruktur, dan dokumentasi dilakukan pada bulan November 2025. Analisis dilakukan secara kualitatif melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan adanya keberhasilan kompetensi guru dalam merancang media yang mengarah pada stimulasi kognitif anak (mengelompokkan, mengamati, membandingkan) dan memanfaatkan sumber lain sebagai sumber tambahan (audio dan visual). Dalam hambatannya kemampuan teknis guru perlu pendampingan. Rekomendasi penelitian ini adalah penerapan learning apps dapat berkelanjutan di PAUD untuk meningkatkan efektivitas media pembelajaran inovatif dan interaktif berbasis literasi digital.
162-17113-03-2026 -
Penggunaan Media Pembelajaran PAPIKA Untuk Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus Anak Usia Dini
Puspita Dwi Saputri, Suyadi SuyadiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v5i1.268 | Check in Google Scholar
Media pembelajaran PAPIKA di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Medan merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam proses pembelajaran. Dalam meningkatkan motorik halus anak yang telah diterapkan oleh pendidik untuk memfokuskan kepada peserta didik supaya bersikap tanggung jawab dan jujur. Bahwa permainan PAPIKA yang telah dilakukan guru untuk mengembangkan dan meningkatkan motorik halus anak. Penelitian ini dilakukan di medan karena sebagai bentuk motivasi bagi sekolah, guru dan juga siswa. Adapun metode yang dilakukan dengan menggunakan metode observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian ini diketahui bahwa dalam menggunakan media pembelajaran PAPIKA di PAUD Aisyiyah Bustanul Athfal Medan dapat berperan aktif, karena dengn menggunkan media pembelajaran ini anak lebih mudah memahami secara faktanamun tetap dalam pantauan guru, bahwa bermain PAPIKA yang dilakukan pada anak usia dini terdapat aspek baik dari segi keaktifan anak dan juga rasa ingin tahunya dan motorik halusnya dapat bersikap sopan santun serta jujur terhadap guru dan juga teman-temannya.
66-7031-03-2022 -
Digitalisasi Dan Edupreneurship Pada Transformasi Paud Menuju Pendidikan Berdaya Saing Global
Nadia Aliyatuz Zulfa, Nurita Sari, Erni Munastiwi, Lailatu RohmahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.943 | Check in Google Scholar
Transformasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi isu penting dalam menghadapi tantangan globalisasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran digitalisasi dan edupreneurship dalam meningkatkan daya saing PAUD. Menggunakan metode kualitatif fenomenologi, data dikumpulkan melalui wawancara dan observasi di lima lembaga PAUD di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Analisis data dilakukan dengan teknik reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun beberapa lembaga telah mengadopsi teknologi dan konsep edupreneurship, kendala seperti keterbatasan infrastruktur dan kompetensi tenaga pendidik masih menjadi tantangan utama. Studi ini mengimplikasikan perlunya pelatihan pendidik, pengembangan kurikulum berbasis teknologi, serta kolaborasi lintas sektor guna memastikan keberlanjutan dan daya saing global PAUD.
1277-128514-10-2025 -
Efektifitas Model Pembelajaran Interaktif pada Mata Pelajaran PKn di Kelas Rendah
Syva Lestiyani Dewi, Dinie Anggraeni Dewi, Yayang Furi FurnamasariShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.154 | Check in Google Scholar
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbandingan antara pembelajaran dengan model konvensional dan interaktif pada aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar mata pelajaran PKN di sekolah dasar kelas rendah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena yang umum terjadi di sekolah bahwa siswa acuh tak acuh terhadap mata pelajaran PKN karena pelajaran ini dianggap membosankan. Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK).Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi dan tes hasil belajar. Adapun untuk teknik pengolahan datanya penulis menggunakan teknik deskriptif untuk memperoleh kesimpulan dari penelitian ini. Hasilnya, terdapat peningkatan yang signifikan dari model interaktif dalam pembelajaran PKN di SD kelas rendah. Proses belajar mengajar yang didukung oleh model pembelajaran yang menarik dapat membuat pembelajaran jauh lebih efektif. Hal ini juga didukung oleh pendapat para ahli tentang bagaimana pembelajaran yang efektif dapat dilakukan, yang salah satunya adalah relasi antara model pengajaran yang tepat serta menyenangkan dengan hasil belajar siswa yang tinggi.
12-1910-11-2021 -
Belajar Mengukur Sambil Bermain: Kajian Literatur tentang Perkembanan Kognitif Anak Usia Dini melalui Aktivitas Length, Weight, and Time
Th Atta Sekar Puspitasari, Nur HayatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1428 | Check in Google Scholar
Penelitian ini dilatarbelakangi kebutuhan stimulasi kognitif anak usia dini melalui pengalaman bermain yang melibatkan aktivitas pengukuran sederhana. Tujuan penelitian adalah memetakan bagaimana kegiatan mengukur panjang, berat, dan waktu mendukung perkembangan berpikir anak. Metode yang digunakan ialah literature review dengan kerangka analisis tematik terhadap 21 publikasi terbitan 2015–2024. Proses seleksi menghasilkan empat tema utama: pengalaman konkret sebagai dasar pemahaman kuantitatif, peran interaksi sosial dan scaffolding, kontribusi lingkungan eksploratif, serta integrasi alat konkret–digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa aktivitas pengukuran berbasis bermain memperkuat kemampuan logis, ilmiah, dan matematis awal anak. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan pentingnya perancangan kegiatan bermain yang memberi kesempatan anak bereksplorasi, berdialog, dan merefleksi pengalaman sehingga perkembangan kognitif, sosial, dan pemahamannya terhadap konsep ukuran berkembang lebih optimal.
416-42409-05-2026 -
Pemahaman Guru PAUD tentang Pembelajaran Coding untuk Anak Usia Dini
Sugiana, Tommy Rizki Prasetyo, Susanthi Pradini, Vivi IrzalindaShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v6i2.394 | Check in Google Scholar
Pembelajaran saat ini telah tersentralisasi oleh digital yang membuat kita harus belajar banyak guna mengupgrade kemampuan, termasuk pada pembelajaran coding bagi Pendidikan Anak Usia Dini. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran paradigma guru PAUD mengenai pembelajaran coding. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian statistik deskripsi. Sampel dalam penelitian ini adalah guru TK yang berjumlah 100 orang. Penelitian ini menghasilkan temuan bahwa pemahaman guru PAUD tentang pembelajaran coding untuk anak usia dini berkategori sedang. Yang berarti bahwa pengetahuan guru PAUD tentang pembelajaran coding AUD masih sampai tahap pemahaman (C2) pada tahapan Taksonomi Bloom. Berdasarkan hasil temuan penelitian ini, peneliti menyarankan untuk penelitian lanjutan agar penelitian selanjutnya dapat dilakukan secara luas dan dapat melihat implementasi pembelajaran koding AUD dalam mengembangkan 6 aspek perkembangan.
121-12619-05-2023 -
Peran Guru Paud dalam Menciptakan Lingkungan Inklusif Bagi Anak Berkebutuhan Khusus
Tiara Septia Utami; Ayu Aprilia Pangestu Putri, Lailatul Badriyah, Nur RafizahShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i3.1376 | Check in Google Scholar
Pendidikan inklusif di jenjang PAUD menuntut keterlibatan aktif guru dalam membangun lingkungan belajar yang ramah bagi seluruh anak, termasuk mereka yang berkebutuhan khusus. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran guru PAUD dalam menciptakan lingkungan belajar yang inklusif. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara dan observasi terhadap guru di lembaga PAUD inklusif. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa guru berperan dalam menyesuaikan pembelajaran dengan kebutuhan anak, membangun interaksi sosial positif, serta menjalin kolaborasi dengan orang tua dan tenaga pendukung. Penelitian ini juga menemukan adanya faktor pendukung serta hambatan yang memengaruhi pelaksanaan peran guru dalam mewujudkan lingkungan inklusif di PAUD
1308-131709-11-2024 -
Peningkatan Sikap Percaya Diri dan Kerja Sama Siswa Sekolah Dasar pada Pembelajaran Melalui Model Inkuiri
Putri Nuryani, Ana Fitrotun Nisa, Banun Havifah Cahyo Kosiyono, Akbar Al MasjidShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i2.1740 | Check in Google Scholar
Sikap percaya diri dan kerja sama merupakan keterampilan sosial yang penting untuk mendukung keberhasilan pembelajaran, namun keduanya masih perlu ditingkatkan melalui pembelajaran yang berpusat pada siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan sikap percaya diri dan kerja sama siswa melalui penerapan model pembelajaran inkuiri. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dua siklus dengan subjek 21 siswa sekolah dasar. Data dikumpulkan melalui observasi dan angket, kemudian dianalisis menggunakan deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan sikap percaya diri dari 25,20 menjadi 47,80 dan 69,40, serta kerja sama dari 39,60 menjadi 56,40 dan 75,50 pada siklus II. Temuan ini menunjukkan bahwa model pembelajaran inkuiri efektif mengembangkan keterampilan sosial siswa dan dapat dijadikan alternatif pembelajaran yang lebih aktif serta kolaboratif.
731-73927-07-2026 -
Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Anak Usia Dini Melalui Pembelajaran Proyek yang Mengandung Konten Sains dan Teknologi
Riyanti Vitriyana, Yuliani Nurani, Hapidin HapidinShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v8i2.1145 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis anak berusia 5-6 tahun di TK Hanifah Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor melalui metode pembelajaran berbasis proyek yang memuat konten sains dan teknologi. Metode penelitian yang diterapkan adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan secara kerjasama antara peneliti dan guru kelas. Subjek dari penelitian ini adalah anak-anak dalam kelompok usia 5-6 tahun yang berjumlah tujuh belas orang. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif. Berdasarkan data yang diperoleh, persentase kemampuan berpikir kritis anak pada pra siklus adalah lima puluh persen. Pada pra siklus, kemampuan berpikir kritis anak tergolong dalam kategori mulai berkembang (MB). Sedangkan pada siklus I (TCP), kemampuan berpikir kritis anak berada dalam kategori berkembang sesuai harapan (BSH). Pada siklus 2 tingkat pencapaian anak secara umum berada dalam kategori berkembang sangat baik (BSB). Terlihat adanya kemajuan dalam kemampuan berpikir kritis anak yang meningkat sejak pra siklus, siklus I, dan siklus 2.
1058-106602-09-2025 -
Metode Menghafal Alquran Pada Anak Usia Dini di Tahfidz Center Darul Hufadz kota Padang
Awwaliya Mursyida Lubis, Syahrul IsmetShow Abstract | DOI: 10.31004/aulad.v2i2.30 | Check in Google Scholar
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan metode menghafal Alquran yang diterapkan Tahfidz Center Darul Hufadz kota Padang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian yaitu guru program tahfidz balita dan informan penelitian meliputi pengawas tahfidz balita serta peserta didik. Pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini ditemukan data metode menghafal Alquran yang diterapkan di Tahfidz Center Darul Hufadz kota Padang adalah metode Tabarak. Faktor pendukung program menghafal Alquran adalah ruang belajar yang kondusif, penggunaan media dalam kegiatan menghafal, dan dukungan orangtua yang membantu proses menghafal anak di rumah. Sedangkan faktor penghambatnya adalah anak yang bermain atau mengantuk dalam kegiatan menghafal, anak yang terlambat atau tidak hadir ke sekolah, dan kesibukan orangtua sehingga tidak sempat mengulang hafalan anak di rumah. Upaya yang dilakukan dalam mencapai keberhasilan program menghafal Alquran adalah pengadaan buku muraja’ah yang dievaluasi oleh orangtua setiap harinya, bimbingan dan kontroling hafalan anak selama di rumah, pertemuan pihak sekolah dengan orangtua, kewajiban orangtua mengantarkan anak tepat waktu ke sekolah serta membatasi pemakaian TV dan gadget pada anak8-1430-07-2019 -
Bagaimana Keterkaitan Jenis Video Animasi dengan Kecerdasan Visual Spasial Anak Usia Dini?
Miftakhul Khusna, Ika Budi MaryatunShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v9i1.1448 | Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi digital membuat anak usia dini semakin akrab dengan video animasi sebagai media hiburan maupun pembelajaran. Kondisi ini memunculkan pertanyaan mengenai pengaruh jenis video animasi terhadap aspek perkembangan anak, khususnya kecerdasan visual spasial. Penelitian ini bertujuan menganalisis keterkaitan antara jenis video animasi yang ditonton anak dengan perkembangan kecerdasan visual spasial berdasarkan perspektif orang tua. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui wawancara dengan 14 orang tua yang anaknya rutin menonton video animasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis video animasi dapat mendukung perkembangan kecerdasan visual spasial, namun video animasi tematik dinilai lebih efektif karena lebih eksplisit menampilkan warna, bentuk, pola, posisi, dan arah objek. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemilihan konten yang sesuai usia dan pendampingan orang tua untuk meminimalkan risiko seperti kecanduan.
41-5215-01-2026 -
Pembelajaran Bermuatan STEAM dengan Media Loose Parts di Taman Kanak-Kanak
Fitri NurhayatiShow Abstract | Download PDF | DOI: 10.31004/aulad.v4i3.222 | Check in Google Scholar
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memaparkan pembelajaran bermuatan STEAM dengan media loose parts yang ada di Taman Kanak-kanak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif. Pelaksanaan pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan dua metode, yaitu metode observasi dan metode wawancara. Observasi dilakukan saat guru melakukan persiapan, pelaksanaan pembelajaran dan penataan loose parts. Sedangkan wawancara dilakukan untuk mengumpulkan data mengenai perasaan yang dirasakan oleh anak saat anak mengikuti proses pembelajaran bermuatan STEAM dengan media loose parts. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penyatuan proses pembelajaran yang bermuatan STEAM dan media loose parts, maka pembelajaran menjadi lebih bermakna juga berdampak positif baik bagi perkembangan anak dan guru. Dampak positif bagi anak, anak akan lebih kreatif, inovatif, dan dapat berpikir kritis dalam menciptakan produk-produk baru sesuai dengan ide-ide mereka dan perasaan mereka senang dalam mengikuti pembelajaran. Selain itu, Sedangkan bagi guru, guru juga dapat lebih kreatif dan inovatif dalam mengemas, menata dan melakukan pembelajaran dengan media loose parts.
227-23222-01-2022
